Kekasih Simpanan Mafia Bastard

Kekasih Simpanan Mafia Bastard
Episode 31


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Pagi harinya di apartemen mewah milik Caca. Tania terbangun dari tidurnya, gadis itu memegangi kepalanya yang sedikit pusing efek semalam.


Cklek ...


Tania menoleh kearah pintu, disana terlihat Caca sahabatnya yang tengah memegang segelas susu putih di tangannya, dia berjalan menghampiri dirinya.


" Minumlah untuk menetralkannya. " Ujar Caca memberikan gelas itu dan langsung di sambut Tania.


" Terimakasih. " Ujar Tania langsung meminumnya.


" Kenapa kau lakuin itu? Kau tau sendiri alkohol tidak baik buat kesehatan, bagaimana kalau aunty Vero tau? " Ujar Caca membuat Tania yang selesai meminum susunya itu langsung menatap kearahnya.


" Entahlah, itu di luar pemikiran ku. Lagian pikiran ku sedikit membaik sehabis minum minuman itu. " Ujar Tania membuat Caca menghela nafas.


" Seterah, aku sudah memberitahukan mu. Kalau sampai aunty Vero tau, aku tidak mau membantu mu. " Ujar Caca yang langsung mengambil gelas dari tangan Tania.


" Aku sudah menyiapkan sarapan di meja makan, aku harus berangkat karna ada pemotretan pagi. " Ujar Caca yang langsung berlalu meninggalkan Tania yang terus menatap kearahnya.


" Kenapa dengannya? Aku rasa dia sedikit menjauhi ku? Apa aku melakukan kesalahan? " Ujar Tania bertanya-tanya di hatinya.


...-------------...


Setelah selesai mengantarkan susu kepada sahabatnya, kini Caca langsung mengambil tasnya di sofa ruang tengah dan berlalu keluar apart menuju mobil pribadinya.


Hari ini dia memutuskan untuk menyetir mobilnya sendiri. Karna jarak lokasi pemotretannya sekarang tidak terlalu jauh dari apartemennya.


Caca menyetel lagu barat kesukaannya. Selain menyukai lagu kpop, gadis cantik itu juga sangat menyukai lagu barat.


Drtt ...


Drtt ...


Caca mengambil earphonenya dan menerima panggilan dari mommynya.


" Halo mom. " Ujar Caca sambil fokus menyetir.


" Halo sayang, bagaimana kabar mu? "


" Aku baik mom, kalian bagaimana? " Ujar Caca sambil membelokkan mobilnya ke tempat parkiran. Ya, dia sudah sampai di tempat lokasi pemotretannya, disana dia bisa melihat Lika sedang menunggu dirinya.

__ADS_1


" Semuanya sehat sayang, kapan kau akan main ke mansion lagi? Mommy merindukan mu. "


" Minggu depan Caca main kesana, udah dulu ya mom. Caca lagi ada jadwal. "


" Huhh, ya sudah. Kau hati-hati ya sayang, jangan lupa makan dan jangan terlalu capek. "


Caca bisa mendengar nada kecewa dari mommynya itu. Tapi mau gimana lagi, dia harus turun dan melakukan pemotretan.


" Iyaa, iya mommy ku sayang, Love you mom. " Ujar Caca mengambil tasnya dan bersiap ingin turun.


" Love you too princess. "


Setelah itu panggilan diakhiri Caca. Caca pun langsung turun dari mobil dan berjalan menghampiri Lika, asisten pribadinya yang sudah stand by di depan pintu masuk.


" Selamat pagi nona. " Ujar Lika tersenyum menyambut kedatangan Caca.


" Pagi kak. " Ujar Caca membalas tersenyum.


" Mari nona keruangan anda. " Ujar Lika dan diangguki Caca.


Saat mereka berdua ingin masuk, seorang wanita berpakaian seksi menyenggol bahu Caca, membuat Caca sedikit oleng dan ingin jatuh, untung saja Lika siap menahan tubuh nonanya itu.


" Kau tidak punya mata nona Oliv? " Ujar Lika menatap tajam wanita bernama Oliv itu.


" Ck, gitu aja marah. " Ujar Oliv dengan menatap sinis Lika dan Caca.


" NONA QUEEN!!! "


Ketiganya langsung menatap kearah pria paruh baya yang merupakan ketua agensi mereka. Ya, mereka kini sedang berada di gedung agensi mereka, kali ini Caca melakukan pemotretan di gedung agensinya.


" Selamat pagi Mr. " Ujar Caca dengan sedikit membungkukkan badannya.


" Pagi nona Queen. " Bram juga sedikit membungkukkan badannya membalas penghormatan model mudanya itu.


" Halo Mr, jam berapa pemotretan ku? " Ujar Oliv dengan nada menggoda.


" Ck, ******. " Gumam Lika yang masih bisa di dengar Caca disebelahnya.


" Gak boleh gitu kak. " Ujar Caca menyenggol bahu Lika untuk memperingati asistennya itu agar tidak bicara yang gak-gak takut menyinggung Olivia nantinya.


" Maaf nona. " Bisik Lika.


" Sebentar lagi pemotretan mu di mulai Oliv dan untuk ajang kontes di Jerman kamu diganti oleh Queen . "


Oliv yang mendengarnya terkejut. Dia sungguh tidak terima namanya diganti oleh musuh bebuyutannya.

__ADS_1


" Tidak bisa gitu Mr! Saya tidak terima bagian saya di ganti oleh dia! Lagian saya lebih bagus dari dia! " Ujar Oliv dengan kesal.


" Maaf Mr, kenapa bagian kak Oliv harus digantikan oleh saya? " Ujar Queen yang merasa tidak enak.


" Kinerja kamu lebih bagus dari Oliv, Karna Ajang kontes kali ini sangat menguntungkan bagi agensi kita, oleh karna itu saya menggantikan Oliv dengan kamu. " Terang Mr Bram.


Oliv mengepalkan tangannya. Dia tidak terima dirinya diganti oleh Queen. Karna dengan projek pemotretan ini, namanya bisa kembali melambung tinggi. Karna bisa mengharumkan nama agensi dan negara.


" Tidak bisa gitu Mr! Dari awal saya yang diunjuk melakukan pemotretan itu, kenapa sekarang jadi dia!!! " Ujar Oliv dengan menunjuk Caca.


" Maaf nona, turunkan tangan anda dari nona saya. " Ujar Lika dengan menepis tangan Oliv yang menunjuk wajah Caca.


" BERANI SEKALI KAU MENYENTUH TANGAN KU! MANUSIA RENDAHAN SEPERTI MU TIDAK PANTAS MENYETUH TANGAN KU!!!" Bentak Oliv dengan menatap tajam Lika.


" Jaga bicara mu nona Oliv yang terhormat, tidak seharusnya kamu merendahkan asisten ku. " Ujar Caca dengan datar.


Caca paling tidak suka melihat seseorang merendahkan orang lain dihadapnya. Apalagi orang itu merendahkan asisten pribadinya, yang selalu ada untuknya.


" DIAM KAU! KAU PASTI MENJUAL TUBUH MU UNTUK BISA SEPERTI SEKARANG KAN?! " Teriak Oliv mengundang perhatian model lainnya dan juga pekerja disana.


Para model saling berbisik-bisik menggosipkan Caca. Mereka berpikir yang dibicarakan Oliv ada benarnya juga, tidak mungkin model baru sepertinya bisa langsung se-tenar seperti sekarang.


Oliv tersenyum puas melihat model-model lain terhasut perkataannya. Tapi tidak dengan Lika yang menatap jengah kearah mereka, pikirnya gampang sekali mereka terhasut. Caca hanya menatap biasa-biasa saja kepada mereka yang membicarakannya.


" CUKUP!!! " Teriak Mr Bram membuat mereka semua terdiam.


" Kau sungguh memalukan Oliv! Kemana jalan pikiran kamu bisa menyimpulkan seperti itu! Kalian ini sama-sama partner kerja, tidak seharusnya kalian menjelek-jelekkan partner kalian sendiri! " Nasehat Mr. Bram membuat mereka semua menunduk terdiam.


" Kalau kalian terpecah begini, agensi kita tidak akan pernah maju! " Lanjut Mr. Bram.


" Keputusan saya sudah bulat, Queen akan menggantikan kamu untuk ajang kontes di Jerman dan untuk kau Oliv. Kau tetap melakukan pemotretan dengan salah satu perusahaan K'busana, saya harap kalian berdua tidak mengecewakan saya. " Ujar Mr. Bram menatap Oliv dan Caca secara bergantian.


" Queen sekarang kau bersiap-siap, dua puluh menit lagi pemotretan di mulai dan kau Oliv berangkat sekarang, jangan membuat mereka menunggu. Dan kalian semua bubar! " Ujar Mr. Bram menatap para model lainnya dan juga para pekerja disana.


Mereka semua langsung berhambur pergi. Begitupun dengan Oliv yang langsung pergi dengan masih menahan kesal dan juga dendam. Suatu hari nanti dia akan menjatuhkan Queen darisini.


" Saya permisi Mr. Bram. " Ujar Caca dan diangguki Mr. Bram.


Caca bersama Lika langsung berjalan meninggalkan Mr. Bram yang masih berdiri menatap kepergian Caca.


" Kau tenang saja Zen, dia aman disini. " Batin Mr. Bram yang ternyata teman sekolah SMA Zeno dulu sekaligus sahabat baik Zeno.


~Bersambung~


Karna aku gak jarang" up, sebagai gantinya di episod kali ini ku banyakin🤭 Jangan lupa likenya ya😘

__ADS_1


__ADS_2