
BM Models Internasional
Di ruangan serba putih yang di penuhi berbagai lampu. Caca terus bergonta ganti pose untuk pemotretannya kali ini.
Bram sejak tadi terus memerhatikan proses pemotretan model kebanggaannya dan begitupun dengan Lika yang menunggu nonanya sambil duduk di sebelah Mr Bram. Lika sangat bangga dengan nona mudanya itu yang sudah bisa menjadi model go internasional dan menjadi kebanggaan agensinnya.
" Putri mu sangat luar biar Sean, tidak sia-sia aku menerimanya menjadi model di agensi ku. " Batin Bram yang sangat-sangat puas dengan kinerja putri sahabatnya itu.
Sampai pemotretan selesai, Caca menghampiri asistennya dan juga Mr Bram. Sejak tadi dia gugup terus diperhatikan atasannya itu, dia takut salah dan malah membuat nama agensinya jelek dimata umum.
" Luar biasa Queen! semakin hari kinerja mu sangat luar biasa. " Ujar Bram dengan bertepuk tangan sambil tersenyum.
Caca yang mendengarnya tersenyum sambil membungkukkan badannya sekilas.
" Terimakasih Mr, tapi saya masih harus belajar. " Ujar Caca dengan merendah.
" Saya sangat salut pada mu caca, saat performa mu yang sangat luar biasa tapi kau masih mau merendahkan diri mu dan terus belajar. Tidak sia-sia saya menerima mu sebagai model disini. " Ujar Mr Bram membuat Caca tersenyum.
Caca sangat lega mendengar Mr Bram yang sangat menyukai posenya.
" Untuk Ajang kontes model di Jerman, kau bisa berangkat malam ini. Saya sudah menyiapkan dua tiket pesawat untuk mu dan asisten mu. Saya harap kau tidak mengecewakan ku, agensi dan negara. " Ujar Mr Bram.
" Baik Mr, saya akan melakukan yang terbaik untuk Mr dan agensi ini. " Ujar Caca dengan menundukkan kepalanya.
__ADS_1
" Saya percaya padamu, sekarang pulang lah dan bersiap-siap untuk keberangkatan mu nanti malam. Disana kau akan bertemu dengan orang kepercayaan ku Mr Gio, dia yang akan menemani kalian berdua selama di Jerman. " Terang Mr Bram.
" Baik Mr, kalau begitu saya pamit. " Ujar Caca dengan membungkukkan badannya begitupun dengan asisten Lika.
" Saya harap kau bisa menjaga nona muda mu Lika, lindungi dia selama di Jerman dan saya tidak ingin mendengar gosip buruk selama kalian di Jerman. " Ujar Mr Bram dan diangguki Lika.
" Siap Mr. Saya akan menjaga nona Queen sebaik mungkin. "
Mr Bram tersenyum, selain menyukai kinerja Caca. Dia juga menyukai kinerja Lika sebagai asisten modelnya itu. Lika sangat menjaga nama baik nona mudanya dan menjauhkan nona mudanya dari segala scandal-scandal di luar sana.
Makanya selama ini Caca tidak pernah terkena scandal apapun, karna asisten Lika yang selalu menjauhkan nona mudanya dari scandal-scandal yang ada.
" Kalau begitu pulanglah kalian, siapkan diri kalian untuk nanti malam. Good luck. " Ujar Mr Bram dan setelah itu Caca dan asisten Lika pun pergi darisana menyisakan Mr Bram yang terus menatap keduanya.
...-----------------...
Semua para model terus memerhatikan Caca yang baru keluar dari ruang pemotretan khusus, mereka sudah mengetahui bahwa Caca lah yang menggantikan pemotretan kali ini. Karna Mr Bram ingin yang terbaik untuk agensinya dan mereka tau gimana bagusnya kinerja Caca. Walaupun Caca terbilang model baru, tapi kinerjanya sangat luar biasa.
Setiap posenya bisa memikat semua orang. Jadi tidak heran job kerja Caca sangat padat dan terus diincar Ceo-ceo perusahaan terkenal di luar sana. Tidak heran juga banyak model-model diluar sana yang iri dan benci padanya, termasuk Oliv.
Mereka tau betapa tidak sukanya Oliv pada Caca. Oliv terus menghasut model-model disini agar mereka juga membenci Caca. Seperti tadi pagi, Oliv menjelek-jelekkan Caca di depan semua para model disini bahkan di depan Mr Bram.
" Lihat, lihat, dia keluar. " Bisik model satu ke model lainnya.
__ADS_1
" Ck, model baru aja belagu. "
" Iyaa, masih baru udah berani ngambil job orang lain. "
" Bukan dia yang ngambil, tapi Mr Bram yang nyuruh. Gak aneh sih, kan kinerja dia selama ini bagus, apalagi dia kan lagi naik daun, jadi lebih cepat membuat agensi kita tenar. "
" Iyaa juga ya, secara ajang kontes kali ini bisa mengharumkan nama agensi. Berarti gua salah menilai dia, ini gara-gara hasutan Oliv. "
" Lagian gampang banget kehasut. " Celetuk asisten Lika di depan model tersebut yang sejak tadi menjelek-jelekkan nona mudanya.
" Maaf Queen. " Ujar Model itu menundukkan kepalanya saat melihat Caca berdiri di hadapannya.
" Tidak papa, ayo kak kita pulang. " Ujar Caca tersenyum kearah model itu.
Model itu pun mendongak kepalanya, dia kira Queen akan memarahi dirinya setelah tau dirinya menjelek-jelekkan dirinya. Tapi dugaannya salah, justru Queen menanggapinya dengan senyuman.
Caca dan Lika pun langsung berlalu keluar dan memasuki mobil mereka yang sudah terparkir di depan loby utama.
~Bersambung~
Lama ya kalian nunggu aku up🤠Maaf ya otak ku buntu banget😂 jadi baru bisa up sekarang, kalau episod kali ini gaje tolong dimaklumi aja karna di paksain up disaat otak sedang buntu😌
Likenya jangan lupa ya😘
__ADS_1