
Kediaman Roderick Family
Sean yang sudah siap dengan pakaian kerjanya, melewati kedua orang tuanya yang tengah sarapan pagi.
Erika yang melihat putranya melewati dirinya dan suaminya langsung memanggilnya.
" SEAN!!! " Teriak Erika membuat langkah kaki Sean berhenti tanpa menoleh sedikit pun.
" Sarapan dulu sini, bunda udah buatkan sadwith kesukaan kamu. " Ujar Erika menghampiri putranya.
" Sean sarapan di kantor. " Ujar Sean yang langsung berlalu pergi tapi Erika langsung menahannya.
" Kamu hari ini gak usah ke kantor dulu, cari Tania. Tunangan mu sejak semalam gak pulang. " Ujar Erika membuat Sean jengah mendengarnya.
" Sean sibuk. " Ujar Sean yang langsung menepis tangan bundanya yang menahan tangannya.
Sean pun langsung berlalu pergi tanpa memerdulikan bundanya yang terus berteriak memanggil dirinya.
" Sudahlah bund, biarkan saja. " Ujar Rai dengan memakan sarapannya.
" Kenapa anak itu sekarang susah banget diatur. " Ujar Erika yang kembali menghampiri suaminya.
__ADS_1
" Dia bukan lagi anak kecil yang gampang kau atur ini itu, biarkan dia menentukan jalan hidupnya sendiri. "
Rai menasehati istrinya itu, agar tidak lagi mencampuri urusan dan jalan hidup putranya. Dia ingin putranya menjadi seperti dulu, yang hangat kepada dirinya dan istrinya. Tidak seperti sekarang yang menjadi anak pembangkang, cuek dan pemarah.
" Ini juga demi kebaikannya, bunda hanya ingin Sean mendapatkan pasangan yang baik dan benar bibit bebet bobotnya. " Ujar Erika yang duduk di sebelah suaminya.
" Sudahlah Erika, stop mencampuri urusan Sean. Biarkan dia yang menentukan pendampingnya sendiri, kau ingin melihat putra mu terus terusan seperti ini? Jarang pulang, pemarah, pembangkang? "
Erika terdiam, yang dikatakan suaminya benar. Sekarang putra mereka sudah berubah drastis. Apa selama ini dia salah?. Dia hanya ingin yang terbaik untuk putranya dan dia tidan ingin putranya salah dalam mencari pendamping.
...------------...
Sean mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Moodnya pagi ini sedang kacau. Sampai kapan bundanya terus mengatur hidupnya. Dia muak dengan bundanya yang sekarang, yang egois dan mementingkan dirinya sendiri. Tanpa memerdulikan perasaannya.
Dia tidak memerdulikan umpatan-umpatan dari pengendara lain. Yang dia pikirkan sekarang bagaimana caranya menyingkirkan gadis pembawa sial itu. Karna kehadirannya merusak segalanya.
Tokk ...
Tokk ...
Sean menoleh saat kaca mobilnya di ketuk dari luar. Dia melihat seorang pria paruh baya yang masih terlihat sangat muda dan berwibawa tengah mengetuk-ngetuk kaca mobilnya.
__ADS_1
Tanpa berlama-lama, Sean langsung turun dari dalam mobilnya menemui pria paruh baya tadi. Sean menatap penampilan pria paruh baya itu yang tengah membuka kacamata hitamnya.
" Maaf tuan, kau berhenti mendadak sangat membahayakan pengendara lain. " Ujar Pria itu yang menegur Sean, tanpa meminta pertanggung jawabannya.
" Berapa? " Singkat Sean menatap pria paruh baya itu dengan datar.
" Saya tidak meminta ganti rugi, hanya saja kau harus memerdulikan pengendara lain jangan seenaknya berhenti mendadak. " Ujar pria paruh baya itu membuat Sena berdecih, dia pun kembali masuk kedalam mobilnya dan mengendarai mobilnya meninggalkan pria paruh baya itu yang masih terdiam menatapnya.
" Ck, pilihan mu sangat jelek putri ku. " Ujar pria paruh baya itu yang tidak lain ialah Zeno Albert Germani, Daddy Caca.
Zeno sudah tau putrinya tengah menjalin hubungan dengan Sean. Selama ini dia diam-diam menyuruh salah satu mata-mata terbaiknya untuk memantau putrinya dari jarak jauh dan melaporkan semua kegiatan putrinya kepadanya.
Sempat kaget dia melihat pria yang memberhentikan mobilnya mendadak dan membuat mobil bagian depannya penyok adalah kekasih putrinya. Apalagi melihat sikap Zeno yang sangat tidak sopan itu membuat Zeno tambah terkejut dengan pilihan putrinya yang sangat-sangat mengecewakan.
" Maaf tuan besar, seharusnya saya saja yang menegurnya. " Ujar sang supir yang menghampiri tuan besarnya.
" Tidak papa, kita kembali ke kantor. " Ujar Zeno yang kembali masuk kedalam mobil diikuti supirnya.
~Bersambung~
Ya allah Sean, kesan pertama kamu sangat buruk di mata calon bapak mertua mu🥲
__ADS_1
Maaf ya guys aku baru up🤠sibuk banget ini, dan juga selamat tahun baru buat kalian semua😊 semoga di tahun ini kita semua bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dan semua yang diimpikan cepat terkabul🤲😊