
Berlin, Jerman.
Pagi hari ini, Caca bangun cukup pagi. Gadis itu tengah bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan mengelilingi kota Berlin. Dia akan menghabiskan dua hari liburnya untuk mendatangi setiap tempat wisata kota Berlin.
" Waktunya kita turun untuk sarapan. " Ujar Caca sambil menatap penampilannya di cermin dan di rasanya penampilannya sudah pas, gadis itu menuruni anak tangga menuju meja makan.
Setibanya di meja makan, Caca menyapa para maid yang tengah menata makanan di meja makan.
" Pagi semuanya. " Ujar Caca sambil tersenyum dan mulai duduk.
" Pagi nona muda. " Ujar mereka serempak.
" Duduklah, temani saya sarapan. " Ujar Caca yang merasa kesepian tidak ada Lika, asistennya.
Hari ini asisten Lika akan ke bandara menjemput manager Caca. Kalian penasaran kan selama ini dengan Caca yang tidak memiliki manager disampingnya. Padahal gadis itu memiliki manager, tapi karna managernya tengah sibuk mengurus model lainnya, membuat dirinya harus ditinggal cukup lama.
Manager Caca menaungi tiga model. Dua model perempuan dan satu model laki-laki. Reni selaku manager mereka tengah mengurus satu model laki-laki yang tengah melakukan pemotretan selama sebulan di Jepang.
Dan untungnya Caca memiliki asisten yang cukup cekatan dan bisa mengurus semua kegiatannya mengganti manager Reni untuk sementara.
" Maaf nona muda, kita sarapan nanti saja. " Tolak kepala pelayan dengan sopan.
" Baiklah, aku sarapan sendiri saja. " Ujar Caca dengan mencibikkan bibirnya kesal.
__ADS_1
Caca paling tidak suka sarapan sendiri di meja makan yang cukup luas. Bahkan diapartemennya saja Caca tidak memiliki meja makan, biasanya gadis itu akan makan di meja bar yang menyatu dengan dapur yang hanya memiliki lima kursi.
Drtt ...
Drtt ...
Caca yang baru ingin menyuapkan sepotong saidwith kedalam mulutnya harus diurungkan karna mendengar dering panggilan masuk di ponselnya.
" Hallo ada apa kak? " Ujar Caca yang tersenyum melihat panggilan dari kekasihnya.
" Kangen, kenapa kemarin tidak mengabari ku, hmm? "
" Maaf kak, kemarin aku sibuk pemotretan. Kakak lagi dimana? " Ujar Caca sambil menyuapkan sepotong saidwith kedalam mulutnya.
" Benarkah? " Ujar Caca yang terlihat sangat senang. Siapa sih yang tidak senang disusul kekasihnya?.
" Hmm, sekalian ketemu kolega disana. "
Caca sangat-sangat senang mendengarnya. Rasanya dia ingin mempercepat waktu untuk bisa bertemu dengan kekasihnya.
" Baiklah kak, nanti Caca jemput dibandara. Kakak berapa lama disini? "
" Tidak lama baby, hanya dua sampai tiga hari. "
__ADS_1
Caca bisa mendengar nada kekecewaan dari kekasihnya itu. Bahkan dia juga sama kecewanya mendengarnya.
" Baby..."
" Iya kak..." Caca tersadar dari lamunannya.
" Tidak papa kan? "
" Iya kak gak papa, yang penting kita bisa ketemu. Kakak jaga kesehatan disana, jangan sampai lupa makan dan istirahat yang cukup. "
" Baiklah, kamu juga jaga kesehatan, aku tutup dulu ya baby, sebentar lagi sampai kantor. "
" Baiklah kak, sampai bertemu disini. " Ujar Caca dan panggilanpun berakhir.
Caca menghela nafas kecewa. Dia kecewa kekasihnya hanya menghabiskan dua hari disini. Baru dua hari berjauhan dengan kekasihnya itu, dia sudah sangat merindukan kekasihnya.
" Semangat Caca, tinggal 29 hari lagi. " Gumam Caca walaupun 29 hari masih cukup lama.
Ingin sekali dia pulang cepat dan kembali bertemu dengan kekasihnya. Tapi tidak bisa, bahkan ajang kontesnya saja masih belum dimulai. Mereka baru melakukan hari pertama pemotretan untuk di balik layar.
Caca sempat memikirkan tawaran yang diberikan oleh Mr Peter untuk menjadikan dirinya sebagai model di agensinya. Tapi apa dia bisa berjauhan dengan kekasihnya untuk dua tahun kedepan?, Bahkan dua hari saja berjauhan sudah membuat dirinya rindu akan kehadiran kekasihnya itu.
~Bersambung~
__ADS_1
Kacian banget yg lagi ldr an🤠Jangan lupa likenya ya guysss, btw menurut kalian covernya bagus yang sekarang atau yg kemarin? Atau sama aja😂 Yuk komen yukkk