Keluarga Posesif

Keluarga Posesif
11


__ADS_3

ber jam jam Meraka lalui perjalanan dengan canda,tawa dan kejahilan Alan yang selalu menggoda Amel dengan cebol,bontot,cerewet dan lain- lain nya


sampai Amel tidur yang membuat mobil juga hening


Alan yang selalu mengusap rambut lambat amel yang sedang terlelap di pundaknya dengan anteng


jam 9 malam mereka sampai di kota M tempat kelahiran kelima anaknya


Amel yang masih terlelap anteng tidak menyadari sudah sampai di masion kelurga Malik


"aduhh anteng banget tidurnya,sampai gak ngerasa mobil udah berhenti"


"Bener Lo AL dari tadi gak gerak- gerak sedikitpun loh


" biar ayah aja yang bawa ke dalam kalian bawa tuh barang dan oleh oleh yang di minta Zaid'' sahut ayah MALIk yang langsung menggendong Amel


"ayah kok gitu sih" protes Aldo dan Alan


"kalian mau jadi anak durhaka, suruh ayah bawa barang kalian"


Aldo dan Alan langsung mengambil barang barang dan mengekor sang ayah MALIk yang terhormat


semua maid masion melongo melihat tuan Malik mengendong wanita dan di ikuti kedua aden muda


" siapa yang di gendong tuan Malik


apa mereka sudah baikan


apa mereka akan kembali ke Maison


aduh Aden Aldo sama Aden Alan ganteng banget


mungkin begitulah gosip gosip para mid yang meliahat Aldo dan Alan kembali ke masion


salah satu mid membukakan pintu utama keluarga Malik dan sudah di sambut dengan tatapan sinis Zidan yang masih menyalahkan Malik atas kepergian ibu dan adiknya


"Lo kalo lihat biasa aja, gak usah melotot gue colok tuh mata" sahut Alan

__ADS_1


"apaan Lo pulang-pulang seenaknya ngomong,gak tahu malu,Lo berdua balek Sono " sahut Zidan dengan sinis


"udah udah kalian jangan ribut kasihan adek kalian kebangun" timpal Malik agar semuanya tidak semakin runyam


"adek..?" Zaid yang bertanya tanya


"Amelia Marlina Malik" sahut Aldo yang langsung mengambil ahli mengendong amel dari ayah menuju pintu utama keluar


"Aldo tunggu Lo mau bawa kemana ade gue" teriakan Zidan yang berlari mengejar Aldo


Aldo langsung masuk mobil, Zidan menggedor kaca mobil


"Abang Al buka dong, Zidan mau ketemu adek"


"Abang jangan Gini dong


Zidan yang tidak mendapat respon dari Aldo langsung berbalik menuju ayah untuk membujuk Abang Aldo


"yah maafin adek ,adek ngaku salah,ayah tolong bujuk Abang buat Bawak adek bontot masuk" Zidan yang berlutut di depan ayah


" Abang Alan maafin adek, tong bujuk Abang Alan, adek nyesel bang" yang mengayun ayunkan tangan Alan


"Abang amel ngantuk, jangan berisik"


"maaf udah ngerusak tidur nyenyak ya princess" sahut Aldo yang mengusap rambut Amel


Tok tok tok. suara kaca mobil Aldo yang di ketuk ayah MALIk, Aldo langsung menurunkan kaca mobilnya


"bang bawa masuk princess kasihan gak nyaman dia tidur "


"tapi yah Aldo mau balas dendam sama tuh bocah sialan"


"kalau bales dendamnya nanti aja di lanjutin kasihan princess ayah "


"em demi princess Abang


Zidan yang melihat pintu mobil Abang Aldo trbuka langsung berlari dan mengambil alih Aldo mengendong amel

__ADS_1


"" asihhhh " umpatan Aldo yang melihat Amel di bawa lari Zidan


""Abang trimakasih udah bawa inces pulang Sarange"" teriakan Zidan dengan jari jempol dan telunjuk membentuk LOVE


"ikhis ikhis ikhis " suara tangisan Amel tidurnya terusik


"Amel kenap nangis?"


" hiks hiks hiks Abang siapa?"


"Abang Zidan,Abangnya Amel "


"hiks hiks hiks hiks hiks" tangisan Amel yang semangkin tinggi


"loh kok nangisnya nambah parah.?" Zidan yang mulai panik


"Amel mau di gendong Abang tengil"


"Abang tengil?" Zidan yang tak mengerti maksud inces


"Amel mau Abang Alan, Amel gak mau sama Abang jutek "


"siapa yang kasih tau Abang jutek.?" Zidan yang melihat kedua abangnya


"Abang Aldo sama Abang tengil" sahut amel


"apa Lo " sahut Alan yang melihat Zidan melihat mereka berdua


"Abang tengil, Abang tengil " triakan Amel yang mendengar suara Alan


"apa bontot " sahut Alan yang berjalan menuju Amel yang masih di gendongan Zidan


" Abang tengil gendong "


"gak mau kan udah di gendong sama Abang Zidan"


"Amel gak mau di gendong sama Abang jutek " Amel yang menunjukan Popy easy

__ADS_1


"hahahahhah Abang jutek maaf yaa " mengejek Zidan


masion yang sunyi sekarang di penuhi tawa semua orang yang menertawai Zidan yang menunjukan wajah masam nya yang langsung mengekor Alan yang membawa Amel


__ADS_2