
"nggak salah liat kan gue "
" widih ada bidadari turun''
"cantik banget "
"pakai hijab cantiknya bertambah ber××××× "
" ISS sok cantik banget "
"cantikan aja gue , dasar caper "
"cocok jadi ibu buat anak-anak gue"
"jangan hulu, mana mungkin secantik itu mau sama seburik lu"
" kalau Yang atas udah kasih Lo bisa apa,, hahahaha"
"emmm beruntung banget si amel yang mukanya pas Pasan punya Abang kayak duo Z "
"mau dong di kawal dua pangeran hihihi"
Begitulah pujian dan nyiyiran semua orang yang berada di koridor yang pangling dengan sosok baru seorang Amel dan kedua sayap pelindung yang selalu berada di samping Amel.
sedangkan tiga saudara yang menjadi trending topik, tak menanggapi atau sekedar membalas senyuman saja, mereka trus berjalan dengan memasang wajah datarnya mengantar sang perinces.
"udah sampai kelas Abang tinggal ya" ucap Zidan pamit
"nanti Abang kesini lagi jam istirahat,kamu tunggu Abang Dateng,Oky" sambung Zaid
amel mengangguk tanda mengerti, sedangkan duo Z memberikan kecupan ke dua pipi Amel dan berlalu pergi.
__ADS_1
semua siswa yang berada di dapan kelas Amel pada jingkrak jingrak kegirangan melihat adegan romantis 3 saudara
"amellllll"
teriakan empat sekawan yang mampu membuat gendang telinga jebol
Amel membalas empat sekawan dengan senyuman, sambil menutup telinganya
"Mel ini beneran Lo Mel?'' ucap Nisa yang memutar Amel
" iya ini gue, jangan puter puter bikin pusing tau" saut Amel yang melepas tangan Nisa
"Mel Lo beneran kan pakai hijabnya,, ng,,,gak cuma hari ini aja"" timpal Salwa
"Lo apa kabar,, udah sembuh total?" sambung Laura
" udah sembuh and gue serius pakai hijab, bukan sekedar buka pasang aja ''
"tapi kalian nggak akan jauhi gue kan, kalau pakai hijab?'' Amel yang cemas karna semua temanya kecuali Salwa beda agama
"yaa nggak akan lah kita jatuhin lo Mel, meski Lo pakai cadar pun kita tetap bersama Lo " ucap Nisa di anggukan oleh Laura
"nah Lo Salwa, kapan pakai hijabnya?" sambung Nisa
" nggak tau'' ucap Salwa yang berlalu pergi
"SAL Lo mau kemana!!" triakan Laura
"kantin beli BoBa " saut Salwa yang terus berjalan
"anjirrr masih pagi , nggak mules tuh perut." sambung Nisa
__ADS_1
"kita susul Salwa yuk" ucap laura
"ayok gue juga belum beli Setok Senk nih sekalian mau cuci mata dulu" ucap Nisa" Mel Lo ikut nggak?" sambung Nisa
" Lo berdua aja, gue nitip beli permen milkita satu renteng"
"suek lu nggak kemarau tuh tenggorokan,,, pesen milkita sebanyak itu" ucap laura
"bodoh lu pada mana mungkin gue makan semua permen, gue cuma makan tiga atau empat ,sisanya pasti lopada yang sikat""
"Oky ,oky,Oky kita pergi dulu bayyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy amelia cantek!!!!!!!!
di kantin Salwa dengan santainya duduk di ujung pojok bersama Angga yang kebetulan berada di kantin
"Hay Lo sendiri aja, yang lain nggak ikut?, gue boleh duduk ?" sapa Angga yang duduk di depan Salwa
"udah duduk ngapain izin ,bentar lagi pasti muncul tuh tiga curut" sahut Salwa cuek
"Hehehehehe maaf, Lo pesen apa?""
"Lo buta ya "
"judes amet sih "
"buat apa gue ramah sama lu nggak guna"
"tega amat lu "
"Lo mau makan atau cuma ngoceh yang nggak guna sama sekali , mending Lo pergi deh!!!!!" ucap tegas Salwa
" Oky Oky gue pesen makan dulu" saut Angga yang pergi memesan makanan
__ADS_1