Keluarga Posesif

Keluarga Posesif
15


__ADS_3

"Udah Abang bersihin aja dulu tuh kamar selamat malam Abang " Amel yang langsung berlari meninggalkan Alan yang ngoceh sendiri


Pagi hari tiga saudara trbangun dari tidurnya nyaman merek, Zaid yang notabenya seorang yang selalu di idolakan oleh seorang guru memiliki sifat yang rajin,cerdas,kalau soal ganteng mah udah jelas idola para wanita kekurangannya mah trlalu cuek, tapi berbanding terbalik dengan kembaranya, muka sih sama namun sifat mereka yang beda Zidan yang memiliki siapat pemalas dalam segi apapun,selalu tebar pesona,salalu menjadi inceran guru BK.


"Hemzzzz,duo curut bangun,lu pade sekolah ?


"Bentar bang nanggung ni mimpi belum ending" sahut Zidan dengan suara serak bangun tidur


"Udah udah bangun entar lu sambung aja tuh mimpi,paling juga mimpi basah" sahut Zaid dengan suara serak basahnya, yang masa bodok langsung menendang Zidan


Bunggkkk


"Auuuuuuuu" jeritan Zidan


"Abang lu tega banget yaa kdrt Ama gue, salah gue apa?." Dengan nada emosi


"Udah kalian kenapa masih pagi udah buat keributan aja" timpal Malik yang datang tiba2


"Zidan bangun ngapain duduk di lantai kayak orang gak punya sopa aja" sambung malik


"Salahin aja tuh Abang yang dorong sampe bongkon Zidan cium lante" sahut Zidan dengan wajah mayunnya


" Jangan sebut2 nama gue orang yang dorong lu tuh kembaran lu "


Zidan langsung melirik kembaran yang tidak merasa bersalah


"Udah kalian bertiga siap siap udah di tunggu Alan sama Amel di bawah, kita sarapan bareng "


"Oky yah " sahut mereka bertiga keluar dari kamar Amel

__ADS_1


Baru saja ayah Malik sampai di lantai bawah langsung mendengar teriakan mereka bertiga


"Alannnnnnnnnnnnnnnnnnnn"langsung berlari turun


" Astangfirullah " ayah Malik yang kaget meliah ke tiga anaknya berlari ke ruang makan


"Alan Lo kenap berantakkin kamar gue?"


"Bukan gue "


"Bang kamar gue juga lu berantakin"


"Bukan gue Zaid"


"Bang kamar gue juga "


"Kamar lu dah berantakan dari sana Zidan"


"Trus kalo bukan lu siapa lagi yang jahinya seper banget di rumah ini "


"Bener tuh bang Lo kan ya paling usil gak bisa diem" timpal Zidan


"Udah ngaku aja bang" sahut Zaid


"Lu pada lupa di sini tuh ada yang sama kayak gue ,trs kemarin malem gue liat tuh bocah masuk kamar kalian" timpal Alan dengan santai


"Alah ngeles lu mana mungkin perinces gue sejahil lu "


"Kalau gak percaya tanya aja sama orangnya yang dari tadi ketawa gak jelas" sahut Alan yang meliah Amel

__ADS_1


"Perinces Abang tanya bener kamu yang jahilin kamar kita "


Amel hanya mengangguk dan trtawa


"Bocillll lu.......


Amel mendengar terikan duo Z langsung berlari sembunyi di belakang ayah


"Bang bantuin tangkep tuh bocil kita mau kasih dia pelajaran " riakan Zidan


"Zidan lu jaga dari sebelah" sahut Zaid


"Okey "


"Kejer aja kalau berani Wekkkk😝😝😝"


Terjadilah kejar kejaran antara Meraka bermpat, yang membuat keributa di masion


Setelah kejar kejaran di masion mereka berlima bersepakat berangkat ke sekolah Duo Z sekaligus sekolah baru Amel,sebenarnya sih Amel nggak ingin ikut bersama Abang abangnya apa lagi mempublikasika tentang dirinya .


"bang boleh kan Amel nggak ikut keluar?"tanya Amel


"loh kenapa bontot"


"Amel nggak mau mereka tau Amel adek Abang semua"


"Yoh kenapa gitu perinces..?


"kamu malu punya Abang kayak kita cill?"

__ADS_1


"enggak bang Amel cuma gak ingin punya temen gara gara seratus sosial amel.


__ADS_2