
"Amel tolong anter makan"
"tunggu bentar kak ,Amel ganti seragam dulu"
"cepetan Mel"
Amel menunjukkan kedua jempol,menandakan๐๐ Oky
"baru Dateng Mel"
"ada pak bos, tumben banget survey Lokasi"
" kebiasaan kamu Mel di tanya malah nanya balik"
langsung mencubit pipi embem amel
"aduh aduh aduuhh pak bos jangan di cubit dong pipi Amel,nanti gak cubiyy lagi''.
firdaus terKeKeH melihat wajah cemberut amel, melepas cubitannya
"yaudah kamu cepet ganti seragam sana jangan mager"
"ISS pak bos yang nahan Amel tetap aja Amel yang salah"
"inget mel bos selalu benar"
"sebahagi pak bos dah "
"Hehehehe"
Selesai mengganti seragam Amel mengerjakan tugas yang telah di berikan masing ''
"Kak Ina, mana yang harus di anter "
"ini makanan dan Alamatnya ingat jangan ceroboh"
"asyappp kak Ina catek bak bunga Bangkai "
"Dasar cebol"
"Hehehehe"
Amel keluar dengan tertawa lepas . siap meluncur mengantar makanan yang sudah di pesan,menggunakan motor.
montor yang di Kendari amel berhenti pada gegung yang menjulang pencakar langit
"widih tinggi banget nih gedung"
resepsionis melihat Amel yang celinak celinuk langsung menghampiri
"Maaf adek ada keperluan apa..??"
"oh iya kak, Amel mau mengantar makanan dari restora mastera"
"atas nama siap dek"
"atas nama bapak Maikel kak"
"oh tunggu ya kak hubungi bapak Maikel dulu"
"asyappp Kaka cantik"
__ADS_1
resepsionis trsenyum mendengar pujian Amel
"gimana kak udah ada"
" adek di suruh antar sendiri nomer kamarnya A2 09 lantai 9.
"Oky "
resepsionis yang melihat Amel yang begitu cantik dan menggemaskan ingin mencubit pipi gembul Amel
"adek Kaka boleh minta tolong nggak"
"boleh tapi gak aneh aneh kan"
"gak aneh kok cuma mau cubit pipi kamu"
"Apaaa"
"gak boleh ya dek"
"Kaka Lagi ngidam ?"
resepsionis tercengang mendengar pertanyaan Amel "punya pacar aja belum gimana mau ngidam ,tapi gak papa deh di bilang ngidam yang penting bisa cubit pipi gembul nya." suara hati kak resepsionis
"iya dek Kaka lagi ngidam"
"yaudah boleh deh Kaka"
"issss gemes banget gembul pengen Bawak pulang "
"hehehe udah ya kak mau anter makanan dulu " Amel langsung berlari meninggalkan resepsionis
"Hay dek Kaka belum puas " teriakan resepsionis itu
Ting
suara life terbuka
Amel langsung bergegas mencari kamar A2 09
"05,07,08,ini dia 09 "
langsung menekan bell kamar berulang kali
Ting tong
Tin tong
Tin tong tin tong tin tong
Maikel yang mendengar bell pintunya di pencet berulang kali ,membuat Maikel geram
" A***** " umpatan Maikel langsung membuka pintu apartemennya
amel yang mendengar pintu dibuka mundur selangkah dan mengangkat bungkus makanan
Tang
serrrrrr
"ada"
__ADS_1
Maikel tidak melanjutkan perkataanya saat melihat mata wanita yang mengantar makana sama dengan mata nyokap sahabatnya
"maaf pak makanannya"
ujar amel yang melihat laki" yang bernama Maikel bengong
Maikel langsung mengambil makanan yang dari tadi di bawa wanita itu dan meminta maaf
"oh ya maaf ,kalau boleh saya tau nama kamu siapa"
"buat apa bapak nanyain nama saya..?"
"oh itu, biar saya kasih bintang di restoran" ujar Maikel berbohong
"basi bilang aja mau kenallan"
Maikel yang kaget melihat wanita di hadapannya tidak ada jaim-jaimnya sama sekali sebelas dua belas seperti Alan
"Yah malah ngelamun lagi" suara hati Amel sambil memegang bahu Maikel supaya keluar dari lamunannya
"oh maaf maaf , kalo saya mau kenalan sama kamu bolah gak..?"
"boleh apa sih yang gak boleh sama AA ganteng ๐๐"
Maikel langsung menyodorkan tangannya untuk berkenalan
"kamu bisa aja. kenalin nama AA Maikel Pebrianto panggil aja Maikel"
"ameL" menyambut uluran tangan Maikel
"nama panjangnya.??
"AMELIA MRLINA M"
Maikel mengulang nama Amel "AMELIA MARLINA M". sempat berpikir apa jangan" nih saudaranya Al dan LAN
dibalas anggukan oleh Amel dan izin pamit
"yaudah gue pulang dulu "
"hati hati di jalan meL"
"asyap Abang ganteng"
setelah mengantar makanan Amel membantu perkerjaan teman temanya sampai waktu pulang tiba kebiasaan Amel kalau jam pulang pasti berteriak
"asyap udah jam pulang kerja back too panti gaessss "
" ameLLLL gak usah teriak"
suara karyawan yang meneriaki ameL balik
"pak bosss, Amel di Bully"
firdaus mendengar Amel mengadukan teman" kerjanya padanya langsung menjawab tanpa rasa berdosa
"Emang gue pikirin"
semua karyawan tertawa terbahak bahak meliahat wajah cemberut Amel yang menggelembung kan pipinya yang cubiyy
"sungguh kezamnya ,kezamya dirimu pada diri ku " amel yang bernyanyi sambil meninggalkan teman temanya,menuju montor miliknya
__ADS_1