
bab 1
Kisah Pertamaku
“Telepon Umum”
Sunyii...aku terdiam melihat indahnya mentari pagi yang menyinari halaman rumah,tiba tiba ibuku memanggil ku .”Reiina .. Reiiina ....” Jam pun menunjukan pukul 6:30 pagi.aku pun berlari menghampiri ibuku yang sedang memasak di dapur “ ada apa Bu???” .ibuku menyuruhku membantu menyiapkan sarapan untuk aku dan kedua adiku, setelah itu aku pun langsung bergegas pergi ke sekolah.jarak sekolah ke rumah lumayan jauh sekitar 20 menit.dan aku pun harus berjalan kaki sekitar 15 menit.setiap hari aku menuju ke sekolah dengan menggunakan kendaraan umum.kadang kadang aku diantar oleh ayah ku .
“triiiiiiilllliiiiiiiiiinggggg........” bel masuk pun berbunyi..siswa dan siswi sudah memasuki ruangan kelas.hanya beberapa yang masih ada di luar...”aduuuhhh bagaimana yahh, aku telambat” pintu gerbang pun sudah di tutup oleh penjaga sekolah.tapi aku harus segera memasuki ruang kelas.untung saja penjaga sekolah mengizinkan masuk. “Akhirnya sampe juga”..jam pelajaran pun di mulai seluruh siswa dan siswi sudah memasuki ruangan kelas,pelajaran pun segera di mulai ,jadwal pelajaran pertama adalah pelajaran Fisika,pelajaran favoritku dan aku selalu mendapatkan nilai 10.
Hari ini hari Senin Bu tari memberikan ku tugas kelompok pelajaran fisika.satu kelompok terdiri dari 5 siswa ,dan inilah awal pertemuan dengan my first love.sepulang sekolah aku langsung ke rumah temanku untuk mengerjakan tugas kelompok.jam menunjukan pukul 02:00 siang.teman ku sesudah sampai duluan di rumah teman ku.aku pun menuju tempat kerja kelompok.disana aku bercerita tentang kisah cinta kepada semua anggota kelompok belajarku.hampir semua sudah mempunyai pacar atau gebetan.aku hanya tersipu malu dan terdiam di saat menceritakan kisah cinta mereka.
__ADS_1
“ Dooooorrr.....” si Leny mengagetkan ku di saat aku terdiam ..”kenapa kamu Reina??” tanya Leny..aku pun hanya bisa terdiam dan enggan berkomentar..”tenang saja nanti aku kasih kenalan cowo yang ganteng....hahahhaa....” Leny tertawa sambil meledek ku...” aku pun penasaran dan ingin merasakan bagaimana rasanya pacaran atau sekedar PDKT sama cowo..” setelah kerja kelompok selesai Leny pun memberikan nomor telepon rumah si cowo...dengan inisial “R”..”telepon aja orang itu di jomblo koq salah satu mahasiswa jurusan teknik komputer .orangnya juga baik dan ganteng lagi...hahaaaa....”.” serius kamu Leny??,baiklah akan ku coba menghubungi dia...
Setelah selesai mengerjakan tugas fisika aku pulang ke rumah duluan.teman-teman ku masih asik mengobrol dan curhat tentang pacarnya .Leny teman sekelas ku sempat meledeku “kenapa cwe secantik kamu belum mendapat pacar?”.mungkin karena aku takut disakiti laki-laki dan menyesal saat nanti aku mulai berpacaran.untuk ukuran wanita berumur 15 tahunan aku mempunyai tinggi 165cm ,kulit putih bersih,rambut panjang lurus dan wajah manis..semua temanku membicarakan ku ,mana mungkin cwe seperti aku masih jomblo.aku pun hanya tersenyum manis dengan lesung Pipit yang ada di bawah pipi.setelah itu aku berjalan pulang menuju rumah.saat aku melewati rumah temanku ternyata ada telepon umum terpasang di pinggir jalan.waktu itu tahun 2005 ,masih banyak telepon umum yang terpasang di jalan raya.
Lalu terdengar suara....”cringg...cringg...cringg...” suara dari kantong baju seragam ku.ternyata uang koin pecahan Rp.100. yang sudah aku tukar tadi di warung.untuk menelpon pria yang dikenalkan Leny kepadaku...”Aku harus ngomong apa yah??...duhhh...gugup banget nihhh...tapi penasaran juga”
Hatiku berdegup kencang karena baru pertama kali aku mencoba menghubungi laki-laki yang belum aku kenal.aku takut dan sangat malu andaikan dia tidak mau bicara dan mengecewakan ku..”satuuuu....dua.....tiii.......ga” aku pun menutup mata sambil memegang gagang telepon umum .setelah itu aku masukan koin satu persatu.dan mulai menekan nomor telepon rumah yang telah di berikan temanku tadi..
“Benerannn...??””Maaf yah sebelumnya aku Cuma pengen kenal aja sama kamu.salam kenal yah,,ngomong-ngomong kamu sibuk apa??”.”Kebetulan aku sekarang lagi istirahat dulu kemarin kuliah jurusan teknik Komputer tapi baru selesai ujian...,bagaimana kalo kita ketemu langsung aja ,kamu tahu kan GG rumah leny.nanti aku tunggu disana.besok jam 2 siang kita ketemu disana..” “tapppiii.....aku malu..,””gak usah malu aku akan tunggu yah nanti telepon lagi aja sekitar pukul satu biar aku siap-siap dulu” “baiklah,aku senang ngobrol sama kamu ternyata kamu orangnya baik dan asik juga,,,””sampai ketemu besok yah”....aku pun menutup telepon nya aku merasa sangat senang sekian lama aku menunggu ternyata aku akan bertemu dengan cwo idamanku..aku jadi gak sabar menunggu besok.........
Cahaya matahari mulai memasuki jendela ,hari ini adalah hari aku bertemu dengan Revan."huaaaaaammmmzzzzz....."masih ngantuk nih.semalem tidurku gak bisa nyenyak karena kefikiran tentang cowo itu terus.aku pun segera bersiap untuk pergi ke sekolah ,hatiku sangat senang dan berbunga bunga.
__ADS_1
"Reyna, Kenapa kamu senyum sendiri??" tanya ibuku...
"heeeheeehee...aku gak apa-apa bu.Reyna langsung membereskan perlengkapan sekolah dan menyiapkan keperluan lainnya untuk di bawa ke sekolah,biasanya sebelum berangkat Reyna selalu sarapan bersama keluarga,"selesai juga nihh...buku-buku sudah aku bawa,buku paket,ohhh...aku lupa tugas Matematika belum beres sedikit lagi,nanti aja ahh kerjakan sebelum bel"."aku harus segera berangkat sekolah nih biar bisa mengerjakan PR Matematikannya.
Reyna pun pergi ke sekolah bersama tetangga nya..kebetulan teman sekolahnya adalah sepupu Reyna sendiri,di perjalanan Reyna pun bercerita kepada sepupunya bahwa dia akan bertemu dengan Revan,sepupunya pun sebaya dengan Reyna dia selalu berangkat bersama setiap pagi dengan berjalan kaki,menurut Reyna berjalan kaki itu sehat dan sangat menyenangkan.
di perjalanan Reyna bertemu dengan Leny yang kebetulan datang bersamaan menuju ke sekolah,,
"haiii...lenyyy....",sapa Reyna dengan ceria,
kesini sebentar Len,aku mau ngomong." "Ada apa sihhh Reyna pagi-pagi udah ceria kegirangan gitu,,kamu lagi happy yahh..?","iya Leny,,,aku sudah menelpon cwo yang kemarin kamu kenalin.ternyata dia baik dan asyik juga,hari ini dia mengajakku ketemuan di dekat rumah kamu",," ohhhhh....syukurlah, aku ikut senang Reyna dengarnya,coba aja dulu ketemu semoga aja kamu cocok ,,"terus ciri-cirinya gimana Leny??" "emmmmm.....lumayan lah tinggi sekitar 180cm,kulitnya putih,ganteng pokoknya,,hahaaaa...aku juga mau",,"dasar genitt..yaudah nanti aku cerita lagi kalo udah ketemu sama dia." "aku tunggu kabarnya yah Reyna" .lalu Reyna pun langsung lari ke ruangan kelas dan duduk di bangku dengan tergesa-gesa,dia langsung mengerjakan tugas matematika nya yang belum selesai,sambil menunggu bel masuk berbunyi,teman sebangkunya ikut membantu agar PR nya cepat selesai,akhirnya Reyna pun selesai dengan tugasnya.
__ADS_1