
bab 14
"Assalamualaikum ada orang di rumah"
Terdengar suara tamu dari luar rumah,ternyata Shelly teman kakaknya revan.dia tahu Revan sudah pulang dari luar kota,dan ingin mengobrol dengan nya.
"Walaikum salam...masuk Shelly "
Kebetulan kakak Revan sedang ada di rumah,Revan buru-buru mandi dan pergi keluar mencari udara segar.
"Ngapain tuhh cwe pagi-pagi udah datang..,mending aku telepon sayang Reyna,tapi kayaknya aku langsung kesana aja dehh...kabuurrrr dari si Shelly genit."
Tak lama kemudian Revan membawa motornya keluar dan segera pergi dari rumah.
kakak perempuannya mencegahnya dan memanggil-manggil...tapi Revan cuek dan pergi terburu-buru.
"Dasar lu...gak ngehargai tamu datang,awas lu yahhh kalo pulang...Revan...Revan...."
"Gak apa-apa teh...aku juga sekalian mampir aja tadi mau ke tempat teman juga..."
Dengan wajah muram Revan ngebut dan mencari sarapan pinggir jalan ,sekalian dia juga bungkusin buat Reyna.
"Bungkus 2 yahh bang....yang enak yahh."
"Siap ......ini makanannya "
"Makasih bang...ambil aja kembaliannya."
Pagi-pagi sekali Revan sudah tiba di Gg rumah Reyna ,dia membawakan sarapan dan menelponnya.
"Sayang...aku udah di Gg rumah kamu nihh aku juga bawain makanan buat kamu"
"Ihhh....pagi banget sihh...aku kan baru beres mandi..tunggu sebentar yahh sayang aku pake baju dulu."
"Dandan yang syantik yah.....hehehe...."
Dia pun duduk dekat Gg rumah Reyna ada seorang pria melewatinya dengan berjalan kaki,ternyata teman kuliahnya , kebetulan rumahnya dekat dengan Reyna.
"Hay broww....kemana aja ..lagi ngapain disini??mampir ke rumah."
"Ahhh...kaya gak tau aja nihhh...pacar aku kan orang sini juga,emang rumah kamu dmn?
"Itu di depan ...Deket koq ke jalan.ayo ikut sini daripada di pinggir jalan."
"Sebentar aja yahh...aku mau anterin cwe aku dulu main ."
"Ajakin aja kesini gpp...aku punya koleksi bunga dan ada kolam ikan juga .kamu pasti suka .tenang aja keluargaku baik koq."
"Yaudah..ayo.....tapi nanti aku jemput Reyna pacar aku dulu yahh.."
__ADS_1
Ternyata Revan bertemu teman kuliahnya dan mengajaknya main kerumah setelah itu Reyna pun selesai berdandan dan menelpon revan.ternyata dia sedang berada di rumah temannya yang jaraknya tidak jauh dari rumah reyna.revan pun menjemput Reyna dan mengajak ke rumah temannya.
"Say...mampir dulu ke rumah teman aku yahh...nanti baru kita main,gpp kan??"
"Okkk...gpp koq.yang penting hari ini aku bisa menghabiskan waktu seharian sama kamu."
"Sippp.....aku otw yahh.."
Baju berwarna pink muda dengan celana jeans membuat badan Reyna terlihat ramping,Revan pun terkesima dengan keindahan body Reyna yang aduhai.sayang banget kalo sampai melepaskannya ,setelah itu Revan mengajak ke rumah temannya dan mengobrol sebentar di sebuah gazebo depan kolam ikan .di sana ada beberapa tanaman hias yang tergantung di dinding kolam ikan.suasana rumah yang nyaman dan asri.
Dua jam berlalu ,Revan pun langsung mengajak Reyna ke sebuah tempat yang romantis,tapi Revan ingin mengajaknya ke rumahnya terlebih dahulu.karena kakaknya pergi bekerja.di rumah kosong.orang tuanya juga jarang di rumah.
Takut bercampur sakit hati saat berada di rumah Revan .akan tetapi ketika dekat dan bersama Revan suasana itu pun hilang.revan membawanya ke dalam rumah,dan mengobrol sebentar,dia menghabiskan hari bersama Reyna di dalam rumah untuk berduaan dan mengobrol bercerita dan bercanda,siang hari nya Revan mengajak Reyna keluar karena kakaknya akan pulang,dia mengejak ke taman dekat rumahnya.
Duduk di bangku taman sambil melihat rerumputan,sambil menatap wajah Reyna Revan pun tersenyum bahagia,di cium jemari tangannya dan membelai lembut rambutnya.
"Sayang .....aku gak mau pisah lagi sama kamu,walaupun kita nanti jauh kamu mau kan nunggu dan setia sama aku?"
"Pastinya donk say..aku kan disini setia sama kamu,aku juga nunggu kamu terus,kamu sendiri gimana disana,betah gak?."
"Sebenarnya aku kesiksa ,aku betah di sini yahhh walau penghasilan kecil cukup buat makan aja tapi aku senang dengan kamu,sekarang yang aku banyak tapi aku ngerasa hampa dan gak nyaman."
"Aku kan udah bilang ngapain duit di kejar,tohh kamu juga tersiksa,aku sih terserah sama kamu aja,menurut aku sih kamu gak usah pergi lagi."
"Tapi Minggu depan aku harus pulang kesana lagi ada beberapa proyek miliyaran.katanya aku bisa dapet bonus gede bisa beli mobil dan rumah buat kamu."
"Jangan pergi sayang ...aku disini tersiksa banget..aku juga kan nanti bisa kuliah dan kerja nyari duit,kenapa sihh duit terus yang kamu kejar,kamu gak mikirin perasaan aku??"
"Tapi feeling aku berkata lain sayang...aku bener-bener khawatir sama kamu.....uang bisa di cari."
"Maafin aku sayang tapi aku harus pergi lagi,makannya sekarang aku ingin ngabisin waktu seharian sama kamu,dan sebagai obat rindu aku."
"Kita jalani dulu aja yah sayang..kalo kita jido kamu pasti kembali lagi.."
Tangisan Reyna yang tak bisa lagi terbendung.revan memeluk erat tubuhnya sambil mengusap pundaknya,Revan mencoba menenangkan hatinya.revan mengajak Reyna ke tempat lain,hari sudah mulai sore,Revan takut orang tua Reyna khawatir karena pergi dari pagi.hanya itu yang bisa Revan beri, oleh-oleh dari luar kota dan seharian bersama Reyna mungkin bisa membuat hatinya lebih tenang lagi.
Sore harinya Revan mengajak Reyna pulang ,tapi Reyna menolak dia ingin pergi lagi bersamanya.terlintas di fikiran Reyna untuk melakukan hubungan intim bersama Revan agar dia bisa menikahinya.
mereka pun pergi ke suatu tempat sepi,Reyna meminta Revan untuk tetap tinggal.revan pun menuju tempat sepi untuk melanjutkan obrolannya dengan Reyna.
"Sayanggg...Kita ML aja mau gak??biar kamu bisa nikahin aku.."
"Maksud kamu ????inget sayang kamu masih muda banget ,aku takut dan gak mau ngerusak masa depan kamu."
"Tapi aku pengen nikah sama kamu say.."
"Umur kamu masih muda.gak bisa lahh daftar ke KUA untuk menikah.aku janji akan menikahi kamu dan mencari uang untuk biaya kita nikah."
"Pleasee. say jangan pergi...aku gak sanggup pisah sama kamu,jujur aja susah banget cari cwo kaya kamu,kemarin pas kamu pergi udah ada cwo yang nembak aku.tapi aku tolak."
__ADS_1
"Siapa say??kamu juga jangan selingkuh yahh...kamu milik aku sepenuhnya.aku gak rela kamu sama cwo lain.aku akan segera menikahi kamu."
"Iya sayang....i love youuuu.....yaudah kita pulang aja sekarang udah gelap nihh .bentar lagi malem ."
Air matanya mulai reda,mata Reyna memerah,ciuman terakhir dari Revan membekas di bibir imut Reyna,mereka kembali ke rumah masing-masing.seperti biasa Revan mengantar Reyna sampai Gg rumahnya,Revan pun kembali ke rumah.
"Nahhhh....Dateng juga kamu ...dasar anak sontoloyo.....kakak kiri lagi sekarang kesana."
"Ampun kak,tadi aku beneran sibuk.."
"Udah kakak bilang jangan ngedeketin cwe miskin dan gak jelas itu.bocah ingusan ,kerja aja belum , pakaian nya juga sexy."
"Tapi aku sayang sama dia kak..."
"Sayang apanya ...mau hidup kamu sengsara,gak bisa makan,harus pinjam uang sama orang..ihhh...amit-amit dehh.emang si Reyna itu cantik ,tapi busuk hati dan kelakuannya,kakak pengen kamu dapetincwe kaya,kalem,baik-baik ,pakaian nya juga sopan kayak si shelly.ngerti kamu."
"Terserah kakak aja dehh...aku mau bobo."
"Di bilangin ngeyel...hari Minggu kamu harus pergi lagi kesana ,,awas kamu yahh.'"
"Bodo amaatttt.......bawelll....."
Pintu kamarnya di tutup kencang,Revan marah dan kesal,dia berdiam diri di dalam kamar,tapi dia senang banget bisa ketemu seharian dengan Reyna .dan bisa mencium Reyna lagi setelah sekian lama.
"Dasar si bawal..emangnya dia yang mau kawin.syukur-syukur aku udah mau pergi ke sana,aku sihhh yakin aku bahagia cuma sama Reyna bukan si Shelly."
Terdengar suara Omelan kakak Revan dari luar kamar.dia mengunci pintu kamarnya dan menyalakan handphone nya.lalu dia mengirim pesan kepada Reyna agar beristirahat dan bersabar menghadapi ujian yang di alami.
Beberapa saat kemudia fatan datang dan mengetuk pintu kamar Revan.
"Broww...keluar donk...mancing yukkk...bentar lagi kan kamu mau pergi lagi .kita ngobrol-ngobrol lagi broww..."
"Next time aja dehh aku lagi kesel nihhh sama si bawel...aku istirahat dulu bentar."
"Dia lagi pergi barusan belanja.ayo cepetan keluar .....aku pengen ngobrol tentang si Irma nihhh....dia type aku banget imut2 cute."
"Yaudah tunggu bentar ....kamu tunggu di luar dulu aja .aku mau cuci muka dulu nihhh."
Rambut Revan terlihat kusut dia membasuh wajahnya dan mengganti bajunya.dia pergi keluar bersama fatan untuk mengusir kejenuhan,dia pergi ke tempat pemancingan untuk mengambil ikan,sambil bercerita tentang Irma teman sekelas Reyna.
Kesan pertama membuat fatan jatuh hati sama Irma,di sisi lain Revan sedang sedih karena beberapa hari lagi dia akan pergi kembali ke luar kota untuk bekerja.
fatan terus menghiburnya ,walaupun sulit dan berat dia selalu berusaha menghibur temannya yang sedang sedih dan kesulitan.setiap hari dia main dan berkunjung ke rumah Revan,akan tetapi setelah Revan pergi fatan merasa kehilangan juga.seperti Reyna yang selalu mengharapkan Revan berada di sisinya .
Di keheningan malam Reyna terbangun dan bermimpi buruk.bakal terjadi sesuatu pada revan.mimpinya menjelaskan bahwa Revan tidak akan menjadi kaya walaupun pergi ke luar kota,hidupnya akan biasa saja dan tidak ada perubahan sedikitpun.bahkan Reyna bukan istrinya dalam mimpinya tersebut.
"Ya tuhannn ...semoga ini cuma mimpi.aku harus melarang dia pergi untuk kebaikan dia juga.aku gak ingin dia sengsara."
Malam harinya Revan pun tidak bisa tertidur,dia pun merasa gelisah dan tidurnya terus terganggu.akhirnya dia pun terbangun menuju ruang tamu .dia menonton acara televisi Samapi larut malam.sepertinya memang banyak fikiran dan insomnia.
__ADS_1
Matanya tidak bisa tertutup masih terbayang wajah cantik Reyna,semua anggota keluarga nya sudah tertidur pulas,dia memikirkan untuk kembali kesana atau tidak.dia ingin kawin lari sama Reyna tapi itu bukan jalan terbaik.