
bab 16
Hujan rintik rintik membasahi dedaunan di pekarangan rumahku,hari ini hari Minggu saatnya beristirahat aku dan keluargaku biasanya berkumpul di rumah.
"Hujan nihh...enaknya bikin cemilan di rumah sama Ade aku."
"Kak ,,,aku ikutan donk..kakak mau bikin apa?"
"Sini dek,,,,ini ada bahan makanan di dapur kita bikin cemilan aja yahh..kakak lagi liburan.'
Reyna dan adiknya asyik membuat cemilan ,hari ini Revan akan pergi jauh tapi Reyna tidak menghubunginya,Revan pun enggan berbicara sepatah kata pun.
"Wahhh....sepertinya hujan..aku harus berangkat pagi-pagi nihh...temanku bentar lagi jemput."
"Revan kamu hati-hati yah di jalan ,ibu sama ayah menunggu kamu di sini."
"Iya Bu ...doain aku yah...semoga selamet sampe tujuan dan lancar di perjalanan."
"Iya Revan ,,,kakak juga doain kamu koq,jangan percaya omongan si Reyna ,berita hoaxx ..hahaaaa....ibu dan ayah kamu selamet koq di sini gak akan terjadi apa-apa,Kakak juga yakin kamu bakal dapet uang miliyaran."
"Setelah itu teman Revan datang dan mereka berangkat menggunakan mobil temannya.dia berangkat bersama menuju bandara,semua perlengkapannya sudah di bawa,sampailah di bandara dengan selamat dan terbang menuju tujuan ,setibanya di sana Revan merasa sedih.
Kangen kepada Reyna dan masih belum bisa melupakannya ,walaupun wajahnya terlihat ceria akan tetapi dia tidak bisa membohongi perasaannya.rasa rindu yang semakin menggebu menyiksa dirinya.
Setelah itu Revan menuju sebuah mess di kantornya,dia membawa semua perlengkapannya.dia tidak menelpon Reyna sama sekali dan mengganti nomer teleponnya.dia mencoba bertahan disana.
"Kenapa broww....senyum donk.murung amat.kita kan dapet proyek besar."
"ahh...gpp koq...lagi kangen aja sama seseorang di sana."
"Yaelah....kirain kenapa,,,ayo kita ke lapangan,si boss udah nunggu tuhh.."
"Okk....mas..kita kesana nanti terlambat."
Hari pun berlalu,bulan pun berlalu ,Reyna masih menahan rasa rindunya kepada revan.air matanya sudah tidak bisa terbendung lagi,hanya bisa menatapi foto Revan dan gelang peninggalannya.
"Gak kerasa udah sebulan Revan di sana .dia belum sempat menghubungi aku,kangen bangettt....."
Rasanya campur aduk,mau gak mau Reyna harus merelakan Revan,dia menghibur diri dengan melakukan aktifitas bersama tema-temannya.hidupnya menjadi kacau ,dan dia frustasi gak percaya yang namanya cwo.
Terlintas dalam fikirannya untuk berselingkuh,karena menurut dia semua laki-laki sama saja brengsek.
"Bagaimana yah aku mengatasi rasa rindu ini...udah kangen banget tapi gak bisa ketemu,apakah dia juga sama mikirin aku ?"
Reyna pun mencoba menghapus rasa kangennya dengan pergi ke rumah teman-temannya,hampir seminggu 3 kali dia berkeliling berkunjung ke rumah temannya.
Akhirnya Reyna pun pergi ke rumah temannya yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.
"Hay Rey...sini maen aja ke rumah aku,di rumah ku banyak buah-buahan ,kamu pasti suka.mampir dulu sini."
__ADS_1
"iya Fira...aku boleh main ke rumah kamu kan,aku lagi kangen sama Revan."
"Yaudah Rey,,,,tenangin dulu fikiran kamu."
"Gimana bisa tenang...setiap hari kebayang wajah dia terus ,aku kan pusing."
"Makannya kamu sering main ke rumah aku,di sini kamu boleh curhat dan cerita sama aku ,supaya beban hidup kamu hilang."
"Thanks yah Fira kamu memang sahabat terbaik aku."
"Iya sama-sama...yaudah kamu makan dulu yah ...ini ada buah-buahan,kebetulan ayah aku yang tanam buahnya.masih seger."
"Enak banget nihhh..boleh aku bawa pulang?"
"Tentu saja Rey...aku bungkusin yah buat kamu,tunggu sebentar."
Saat itu Reyna menghabiskan waktu di rumah Fira untuk menyenangkan hatinya di saat kangen sama revan.fira pun mensupport Reyna dengan senang hati dan mempersilahkannya untuk selalu berkunjung ke rumahnya.
Di sisi lain Revan yang baik berubah menjadi lelaki tidak baik.semua kelakuannya berubah 360 derajat,sikapnya yang kalem menjadi pemarah.kelakuannya pun berubah yang tadinya setia menjadi pemain wanita,mungkin dia juga sama karena frustasi gak jadi nikah sama Reyna karena di tentang oleh kedua orangtuanya dan juga kakaknya.
Alhasil semua kerjaannya menjadi terganggu ,rasa kangennya kepada Reyna membuat Revan tidak fokus bekerja.dia berniat melupakan Reyna sejenak,tapi tetap saja menggangu fikirannya.
semua kenangan bersamanya perlahan sirna,banyak wanita mendekatinya di sana dan dia pun meresponnya .walaupun cuma bercanda tapi sikap Revan benar-bernar berubah ,hingga pa suatu hari.....
Jaman mulai semakin canggih.berminculan sosial media friendster,yahoo dll.reyna mencari akun revan di jejaring sosial,waktu itu baru bermunculan warnet dengan type komputer jadul,reyna pun mencoba membuka akun revan ,ternyata ketemu dia mengirimkan surel berisi pesan untuk reyna.
Setelahh itu reyna membuka pesan dari Revan hanya memberi tahu kalo dia baik-baik saja.akan tetapi setelah memeriksa beberapa foto terlihat ada seorang wanita sedang berfoto bersama dia.
Kata-kata kasar terlontar dari mulut Reyna ,dia sempat kesal dan marah,selain itu ada beberapa wanita yang asyik berkirim SMS dan pesan di dinding akun sosial medianya.
"Ohhh...jadi gitu yahh.udah banyak duit aku di tendang,gak mikir apa waktu susah kamu Dateng dan aku Nerima kamu apa adanya,aku tuh kangen banget tau...ehhh...malah dapet informasi kaya gini,nyesel aku buka akun sosmed kamu."
Hanya satu jam Reyna menyewa komputer dan langsung pergi meninggalkan warnet ,dia benar-benar sakit hati dan mencoba menenangkan diri,dia pergi ke luar warnet dan berjalan di area sekitar warnet.
"Wahhh...banyak oppa tampan tuhh...lumayan hahaha.....cuci mata daripada aku mikirin si cwo brengsex kaya gitu.sialan,****."
Waktu itu Reyna pindah rumah ke rumah nenek nya,jaraknya lumayan jauh,di sana memegang daerah perkotaan ,banyak lelaki kaya dan tampan menghampirinya.
"Tau gitu dari dulu aja aku selingkuh,dasar cwo edan.ngapain aku harus kangen sama dia,gak penting juga kali."
Tiba-tiba ada 3 orang pria lewat di depan nya .cwo berkebangsaan cina dan Korea terlihat glowing dan tampan ,Reyna pun memalingkan wajahnya dan terus menatapnya.
"Gila tuh cwo mukanya pake apa yahh...mulus beneerrr.......mungkin lelaki itu yang cocok sama aku ,secara umur aku juga masih belasan.belum tua-tua amat."
Sepertinya cwo itu ingin mengajak Reyna berkenalan tapi Reyna langsung pergi.karena hari semakin sore,jalanan macet setiap hari,dia harus menaiki angkutan kota 3x menuju rumah neneknya.
"Pulang ahhh...pusing nihhh mikirin cwo brengsek,nyesek banget ehhhh..."
Jarak rumahnya memang jauh,tapi mau bagaimana lagi dia harus tinggal di rumah neneknya untuk sementara.
__ADS_1
"Ahhhh....pulang juga dehh....rebahan dulu ahhh....biar dingin nihhh hati.parahhhhh.....gazeboooo revaaaaann...arggggghhhhhh.....!!"
Ternyata wanita itu hanya teman kantornya saja tetapi Reyna berfikir itu selingkuhannya.karena umur mereka sepertinya gak jauh beda dan terlihat cocok.
"Emang nya gw cwe apaan ...tuh cwe emang cocok sama si Revan ,sama-sama tua...hahahhaa...."
Amarah Reyna tidak bisa di bendung lagi ,padahal di sangat kangen berat sama Revan,tidak lama berselang Revan pun membaca surel balasan dari Reyna.
""Say...maksud kamu apa foto bareng sama cwe ...kenapa kamu kayak gitu sihh.??"
Revan pun membalas kembali surelnya.
"Tenang dulu sayang ...itu cuma teman dekat aku aja.,kamu jangan salah faham ,aku gak punya cwe di sini"
Feeling Reyna kuat bahwa Revan berselingkuh,akan tetapi Revan terus mengelak dan saling bertukar surel,pada akhirnya hubungan mereka menjadi sangat berantakan.reyna ingin memutuskan Revan tapi tidak bisa.sama dengan Revan yang enggan memutuskan Reyna.
"Duhhh...ini orang emang gak mau kalah ,udah salah ngotot...mending aku keluar dulu sebentar gitar-gitaran sama paman dan ponakan ."
Di sana terlihat ramai ,pemuda dekat rumahnya sedang berkumpul sambil memainkan alat musik gitar,Reyna pun ikut bernyanyi bersama melepaskan stress,selain itu dia pun ikut memainkan alat musik bersama sambil menyanyi.
Ada seorang pria tampan bukan berasal dari kotanya sedang ikut duduk memeperhatikan reyna.ternyata dia anak teman ibunya ,yang kebetulan tinggal dekat rumahnya.
Tubuhnya yang tidak gemuk dan tidak terlalu kurus membuat badannya terlihat ideal di tambah wjahnya yang rupawan dan kulit putih membuat penampilannya menarik hati.
Pria itu pun mendekati reyna yang sedang asik bermain gitar.
"Hebat kamu bisa maen gitar,boleh kenalan gak??,aku Panji tetangga kamu,"
"Hai...nama aku Reyna ,senang berkenalan sama kamu,tapi kayaknya bukan orang sini yah koq baru lihat."
"Iya aku sekarang baru pindah dan tinggal sama nenek aku ."
"Ohh gitu yahh...salam kenal yahh..ayo nyanyi dan maen gitar bareng "
Mereka pun bernyanyi bersama seolah melupakan beban yang ada.panjinsudah mulai tertarik dengan Reyna ,tapi Reyna masih belum menyadarinya dan fokus pada gitarnya.
Beberapa hari kemudian....
"Ke warnet dulu ahhh...pengen tahu dia bales email aku gak yah..??"
Reyna pun membuka email-nya dan penuh dengan permintaan maaf revan.dia cuek dan tidak peduli .karena dia tahu Revan yang sekarang berubah drastis .dia pun mulai menjauhinya.dan fokus ke sekolahnya.
"Udah dulu ahh..mending aku pergi ke sekolah pendidikan lebih penting .dengan ilmu,aku bisa lebih sukses dari Revan."
Dia pun langsung pergi menuju pemberhentian angkot.lalu menaiki angkot kosong,akanntetapi setelah dekat dengan sekolah angkot menjadi penuh dan ramai dia pun bertemu beberapa teman sekelasnya.
Hasil ulangan kemarin pun telah keluar,semua siswi sudah dibagikan raport.reyna akhirnya naik ke kelas 3..dia tidak bisa bertemu dengan Shandy lagi.hubungannya kandas di tengah jalan setelah pacar Shandy melabrak Reyna di sekolah.sungguh mengharukan .
"Yessss...aku naik kelas ,ujian ku berhasil dan dapet nilai bagus.untung aku gak terlalu fokus mikirin si revan.cwo brengsex."
__ADS_1
Rasa kangen reyna perlahan sirna....