
bab 11 .
Pagi hari yang Cerah di iringi dengan suara burung-burung kecil di halaman sekolah Reyna ,dia pun duduk di samping lapangan sambil menatap ke atas langit.
"Indahnya duniaaaaa.......serasa bebanku sudah hilang sekarang..pagi hari terasa sangat dingin dan sejuk walau matahari telah bersinar ."
Salah seorang penjaga sekolah datang menghampirinya.
"Lagi apa neng..kotor duduk di bawah kayak gitu..bapak mau sapu-sapu dulu yah."
"Ohh....ia silahkan pa...aku sampe keasikan nihhh duduk di bawah kayak gini..hehehee..."
Seragam Reyna kotor sedikit,karena duduk di bawah lantai lapangan,lalu dia pergi ke WC untuk membersihkannya.
"Yaelah...pake acara kotor segala lagi.tapi cuma dikit sihhh....rebezzz..."
"Rey...mlagi di dalem yahh....sarapan yukk.."
Terdengar suara Vira dari luar kamar mandi ,Reyna pun menghampirinya dan segera keluar WC ,setelah itu mereka sarapan di warung belakang kelas Reyna.
Sembari mengelus rok belakang akhirnya bersih juga,Reyna pun duduk di bangku warung gorengan ,setelah itu terlihat Shandy dan temanya sedang jajan juga.teyna pura-pura tidak lihat.
Selama ini Reyna menyembunyikan hubungan nya dengan Shandy karena takut ketahuan teman sekelasnya.apalagi kalo si Leny sampe tahu.nanti dia pasti cerita kepada Revan..
"Gawat...ada si Shandy tuhh...aku jadi malu nihhh.....senyum-senyum gitu ...ihh ...lebay."
"Kamu kenapa sih Rey...aneh banget..?
Vira menganggap hari ini Reyna terlihat aneh .tapi dia sihh cuek dan tidak terlalu meresponnya.setelah selesai makan Reyna pun buru-buru masuk ke dalam kelas.
"Duhh.....lebay banget tuh si shandy.rese dia kan punya cwe di sekolah kalo aku ketahuan pasti nanti aku di labrak."
Reyna berbicara pelan di dekat Vira akan tetapi sepertinya Vira mendengar suara reyna.akhirnya jujur juga.
"Hayooo...ketauan dehh...kamu pacaran bukan sama si Shandy???.dia kan punya cwe cantik banget namanya Ella, Shandy kan dekat rumah aku Rey."
"Ohh gitu..kamu update banget sihh...yowezz yang penting kan aku gak seriusan sama dia hanya pelarian sejenak.dia jugavtahu koq aku punya si Revan."
__ADS_1
"Parahhh kamu Rey,aku gak sangak kamu kayak gitu.yaudah putusin aja si Shandy cepet-cepet nanti kamu kena masalah lagi."
"aku fikir dulu yahh...tenang aja sist,sekarang kan udah beres ujian sekolahnya jadi aku bebas.."
"gak bisa gitu juga kali...si Revan kan mau pulang ,kali aja dia kembali sama kamu."
"Justru itu aku bingung ,yaudah lahh jalani saja,mau gimana lagi."
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam kelas ,ujian sekolah telah usai.mereka hanya menunggu nilai akhir sekolah.biasanya guru memberikan nilai raportnya sekitar sebulan setelah ulangan selesai.
Yang Reyna fikirkan hanyalah Revan seorang ,apalagi sebentar lagi Revan pulang.detik-detik menjelang Revan pulang Reyna mempersiapkan dirinya agar terlihat lebih cantik.
Badannya yang terlihat agak gemuk sekarang lebih langsing ,karena dia akhir-akhir ini sering berolahraga,selain itu rambutnya selalu di rawat hingga terlihat panjang berkilau,selain itu kulitnya yang kemarin kecoklatan karena sering di lapangan sekarang perlahan putih kembali.
Mungkin untuk menyenangkan hati Revan setelah sekian lama tidak bertemu,di sisi lan Revan yang berubah menjadi kurang terawat karena pekerjaannya berada di pedalaman.
"Segerr....dah mandi nihhh aku telepon Reyna dulu ahh....dia lagi apa yah...??"
Di waktu luang Revan mencoba menghubungi Reyna,walau sinyal tidak terlalu bagus disana .
"Hari ini guru nya gak masuk say.aku santai sejenak nihh ....biasa...lagi di belakang kelas aja."
"ohh gitu yahh...aku jadi pulang say hari Minggu depan .kamu libur kan??soalnya aku pengen banget ketemu sama kamu ."
"Tentu aja say..aku libur hari Minggu,kita ketemu di tempat biasa aja ,kamu tahu kan kondisi aku Sama keluarga kamu gimana.untuk sementara kita jalani dulu kayak gini,daripada bejoooll..hahaha..."
"Iya sayangku...aku ngerti koq.aku juga pengen banget ngebahagiain kamu,makannya aku mau kerja jauh-jauh."
"Tapi disana kamu gak selingkuh kan??pasti banyak yang suka sama kamu.."
"Haaahaaa....ada tuhh orang suku Dayak....kamu bisa aja .disini yang kerja rata-rata cwo semua ,mana bisa aku selingkuh."
"Masa sihhh ......kan di luar ada banyak cwe cantik kenapa kamu masih mau sama cwe ingusan,pengangguran ,gak punya uang dan gazebo kayak aku."
"kamu koq ngomongnya gitu.aku tulus cinta dan sayang sama kamu,aku juga ini usahain pulang buat kamu ."
"Yaudah say aku percaya sama kamu dehh...janji yahh jangan kecewain aku."
__ADS_1
"Pasti nya dunkkk.....love you honey."
"Love you too....."
Sambil terdiam setelah menutup telepon dari Revan dia pun menangis,tak bisa membendung air matanya,dan rasa rindunya yang sudah lama terpendam,Reyna menyendiri di belakang kelas sambil terus mengusap air matanya
"Aku harus move on ...smanget...."
lalu Reyna pun pulang ke rumah dan beristirahat sejenak ,fikirannya kembali galau dan gak karuan ,tapi senang juga akan bertemu kembali dengan Revan.
Beberapa hari kemudian......
Terlihat seorang pria menghampiri Revan ,dan mengajak di untuk pulang ke rumahnya bersama.
"Van ....jadi gak kita pulang..katanya kamu mau pulang sekarang,,,,cepetan yah....aku tunggu di parkiran ."
"Sabar donk broww.....aku lagi berea-beres dulu nihhh.....duluan aja..aku kesana 10 menitan lagi."
"Yaudah.....awas jangan sampai ada yang ketinggalan ......."
"Siappp.......brow.."
Tas besar berisi pakaian dan oleh-oleh buat Reyna sudah di kemas rapih.lalu Revan membawanya keluar dan memasukan ke dalam mobil temannya.dia berangkat setelah zuhur.sebelum berangkat dia berpamitan dengan semua temannya.
Beberapa waktu kemudian Revan pun berangkat menuju bandara bersama teman-teman nya.dia tidak bisa menghubungi Reyna karena sinyalnya susah dan kurang bagus,setelah itu mereka tiba di bandara.
Di perjalanan Revan terlihat sedih dan senang ,Sampai bandara pun fikirannya kurang fokus.dia tetap memikirkan Reyna ,mungkin karena dia cinta pertamanya.pesawat sudah siap untuk berangkat,Revan berjalan menuju pesawat bersama kedua temannya yang searah pulang ke kampung halaman nya.
Tanpa beban dan fikiran Reyna mencoba bertahan dan bersabar.ternyata kisah pertamanya akan kembali lagi,walaupun sekarang keadaannya kurang baik dan sedih.
4 jam perjalanan dari bandara menuju rumahnya ,ternyata sampai dengan cepat dan selamat,hal yang pertama Revan lakukan adalah menemui kedua orang tuanya dan memberikan oleh-oleh.
Sampai di rumah dia tiduran sejenak untuk melepas penat .di rumahnya hanya ada kedua orang tuanya ,kakka dan adiknya sedang sibuk dengan aktifitas nya.dia ingin menghubungi Reyna tapi takut menggangu kegiatan pembelajaran di sekolahnya.
"Alhamdulilah sampai juga ..aku bisa ketemu lagi sama reyna.sekarang aku bisa dapet uang sendiri dan hidup lebih layak.walaupun seadanya dan cuma sedikit.tapi lumayan lahh..."
Teringat kenangan bersama Reyna saat pertama bertemu dan Revan selalu ingin bersama Reyna setiap waktu.akan tetapi nasib yang berkata lain.dia harus pergi jauh dan meninggalkan semuanya...
__ADS_1