
bab 20
Dia pun menggengam tanganku dan mengajakku berjalan perlahan,kita mendatangi sebuah mall untuk mengobrol dan bermain sebentar,dag Dig dug hati ku saat dia memegang erat jemari tanganku.
Bersandar di dekat lift sebuah mall Panji pun menatap ku sambil berkata bisik-bisik ,dan memegang tangan kananku .
"Maukah kamu jadi pacar aku Reyna??"
Dengan mata terbuka lebar aku sedikit terkejut ,ini kedua kali Panji menyatakan cinta padaku,bingung dan gak karuan karena yang ada di fikirannya hanya Revan .
Panji pun tersenyum manis sambil berharap Reyna menerima cintanya,sikap Panji yang romantis dan berbeda jauh dengan Revan yang cenderung cuek .karena Revan belum berpengalaman pacaran .
Sedangkan Panji di kenal playboy dan suka Gonta ganti pasangan.Reyna pun ragu dan takut dia dipermainkan lagi.tapibreyna berfikir dia juga gak punya perasaan khusus,hanya mengagumi ketampanan nya saja .
Akhirnya Reyna pun menerima cinta Panji,dia yakin Panji bisa menggantikan Revan selama ini.dan mulai sekarang dia tidak memikirkan untuk hubungan yang lebih jauh dan serius.karena dia takut jatuh lagi.
"Emmmhhhh.....gimana yahh...kita jalani dulu aja yah ,tapi hubungan kita jangan terlalu serius.santai aja okk..."
"Jadi kamu Nerima aku ???syukurlah....aku seneng banget Rey...makasih yahh."
"Iya ...mulai sekarang kita jadian yahh.kamu janji kan akan jadi pacar yang baik buatku"
"Tentu saja...mulai detik ini kita resmi jadian...yeaaahhhh....,kita jalan-jalan dulu bentar yahh..aku masih kangen sama kamu."
Mereka pun berjalan di sekitar mall ,sambil mengobrol,Panji mengajak makan,tapi Reyna masih kenyang,mereka duduk di bangku di area mall.sambil cerita banyak hal.
Akhirnya Reyna selingkuh juga dari revan.mungkin karena rasa sakit hati yang mendalam karena Revan memulai duluan.hingga akhirnya Reyna pun berselingkuh.
"Boleh gak aku bilang sayang...hehe...."
"Lebay dehh..terserah kamu aja,aku kan masih bocah tau...kamu kan udah cukup umur"
"Yaudah adeku sayang...cuppp...cuppp..."
"Hiihii....iya lah...aku cocok jadi Ade kamu,bukan pacar kamu kali.."
Mereka pun bercanda dan tertawa bahagia,Revan tidak mengetahui kalo Reyna punya pacar baru,hari ini merupakan hari yang bahagia buat Reyna.sekian lama dia menunggu Revan.
Ternyata Revan tak kunjung kembali ,sisa masa remajanya di habiskan bersama teman dan pacarnya.reyna pun tidak berharap banyak kepada Panji,mungkin hanya cinta sesaat .jalani aja dulu.
"Sayang ..udah malem nihh ..aku anterin kamu pulang yahh..aku anterin sampai rumah koq."
""Iya say....bolehhh...aku juga udah ngantuk nihh pengen bobo.."
"Bobo di rumah aku aja ..hahaha...bercanda."
"Ihhh....apaan sihhh...yaudah ayo pulang."
Jemari tangan Reyna pun di raih oleh Panji,dia pun menggandeng Reyna dan berjalan bersama reyna.di perjalanan Reyna tertidur ,Panji pun buru-buru mengantarnya pulang.agar tidak ketiduran di jalan.
"Sayang...udah sampe nihh...aku pamit dulu yahh...besok kamu main aja ke rumah aku"
"Ohhh...iya...hati-hati di jalan yah....liat besok aja takutnya aku ada tugas di sekolah."
"Okk...kabari aja yahh..met bobo sayang."
"Iya ...bye..."
Reyna pun langsung berbaring di kamarnya dan tertidur pulas,Panji pulang ke rumah neneknya dan dia pun rehat sejenak,dia duduk di teras loteng rumahnya,sambil menatap ke atas langit yang penuh dengan bintang.
"Akhirnya aku dapet cwe juga.cewe lugu,baik,polos,dan bikin aku nyaman dekat dia.met malem Reyna i love you"
Paman Panji datang menghampirinya dan menyuruhnya masuk ,karena besok dia harus bekerja,lalu Panji pun masuk dan tertidur di kamar atas rumahnya.
__ADS_1
Keesokan harinya Reyna pun memulai aktifitanya ,setelah itu dia terbangun dan segera pergi ke sekolah,di sekolahnya sedang diadakan acara pentas seni ,dia di tunjuk sebagai ketua nya.
"Aduhhh...ribet nihh urusannya aku harus bener-bener prepare dari nol."
Fira pun membantunya bersama teman lainnya ,acara pentas seni pun berjalan dengan lancar ,walau hanya sehari tapi sangat sulit dekorasi dan penataan ruangnya, akhirnya berjalan dengan baik.reyna pun pulang dari sekolah untuk beristirahat.
Beberapa hari ini Panji jarang keliatan mungkin karena kecapean kerja .akhirnya Reyna memutuskan untuk mengunjungi Panji ke rumahnya.terlihat di depan rumahnya ada adik laki-lakinya sedang bermain bola.
"hai dekk...kakak kamu ada gak??"
"Ada tuhh di dalem ..lagi libur..bentar yah kak aku panggilan dulu."
Setelah itu Panji pun keluar rumah dan terkejut melihat Reyna ...
"Sayangg ...masuk sini...cuma ada Ade sama nenek aku koq .sini salaman dulu sama nenek aku dia lagi duduk di ruang tamu."
"Iya say...siang nek ,aku temannya Panji."
"Masuk nak...duduk sini...kamu cucu nya tentara yang di atas rumah Panji yahh.."
"Iya nek...itu kakek aku,salam kenal yah nek."
"Yaudah Panji ajakin ke lantai atas aja ,nenek mau belanja keluar dulu sama Ade kamu."
"Iya nek...hati-hati di jalan."
Panji pun mengajak Reyna ke lantai atas ,disana terdapat sebuah sofa panjang dan pemandangan diatas loteng sangat indah.reyna pun duduk sambil melihat pemandangan ke luar .
"Wahh...udaranya segar yah ..rumah nenek kamu luas banget.kamu tidur sendirian di atas."
"Iya Rey....ada 3 kamar di atas yang satu kosong,yang satu di isi adik laki-laki aku.soalnya mamah sama keluarga aku masih tinggal di Palembang."
"Ohh gitu...aku duduk di sini yahh.."
"Maunya.....udah mandi belom nihhh??.ngapain ganteng tapi bau..hahah.."
"Udah donnkk.aku kan lagi off kerja sekarang.besok masuk pagi ."
Panji terus memandangi Reyna dan membelai rambut rayna yang terurai hitam panjang sepinggang.panjibpun mengusap tangan Reyna yang putih bersih,tatapan mata Panji menunjukan bahwa dia sangat menyukai Reyna.
"Biasa aja donk ngeliatin ya,udah kaya kucing yang ngeliat ikan...hahaha..takuuttt..."
"Aku sayang kamu reyyy...boleh gak aku cium kamu sedikit??"
""Banyak juga gak apa-apa koq.hehe..."
Sofa panjang di ruang atas di duduki oleh Reyna dan panji.diatas tidak ada orang.semua penghuni rumah sedang berada di bawah sambil mengobrol.panji pun mulai mengecup bibir Reyna yang mungil.
"Sayang....i love you...maav yah aku cium kamu,aku gak tahan lihat body kamu."
""Iya...aku ngerti koq...aku juga sayang sama kamu..udah ahh ..nanti Ade cwo kamu masuk kesini lagi.."
"Iya say...aku masih bisa kontrol koq tenang aja.kamu sisir rambutnya ,berantakan tuhh...tadi kan tiduran di kursi"
"Ohhh ...iya say...aku sisir dulu yah...yaudah aku mau pulang yahh...nanti malem mampir ke rental yah...kita maen PlayStation bareng gimana ??biar mereka gak curiga."
"Okk dehh say...kamu mau dianterin gak?"
"Gak usah say ...aku pulang sendiri aja ."
"Kamu pamitan dulu sama nenek di bawah.kayaknya sihh belum pulang belanja.yaudah kamu langsung pulang aja.aku anter sampe gerbang depan."
"Iya say....dadahhh....."
__ADS_1
Selanjutnya Reyna pun kembali ke rumahnya ,dan masuk ke kamar untuk beristirahat sejenak.
"Wahhhh......dia nyium bibir aku tadi...kaget banget,,di lihat dari dekat wajah nya memang ganteng yah..hehehe..."
Beberapa jam kemudian Panji pun datang lagi ke rental PS b,sepertinya Reyna kelelahan dan tidak keluar dari kamarnya,padahal Panji sudah menunggu .
"Kemana tuhh si Reyna...kayaknya ketiduran dehh...yaudah lah aku maen sendiri aja ."
"Hay broww ...maen sama aku aja lahh..kita tanding bareng...deall..."
"Okkk...siap ...let's fight..'
Temannya datang dan memgajak bermain bersama ,sampai berjam-jam, akhirnya mereka pun kelelahan dan pulang ke rumah.panji masih ingin bertemu Reyna tapi sepertinya Reyna sudah tertidur pulas..
Akhirnya Reyna pun selingkuh juga dan melupakan kisahnya dengan revan.hubungannya dengan Panji sebatas pelarian saja tanpa ada rasa cinta.
"Hujaaannn........untung sekarang aku libur tanggal merah..ngapain yahh..??"
"Rey.....sini main keluar dulu bentar."
tantenya datang mengajak main.
"Aduhhh...aku masih pusing nihh baru bangun.ada si Panji gak??"
""Kayaknya dia sibuk dehh apalagi hari libur gini restoran pasti rame."
"ohhh ..yaudah dehh kalo gitu aku bobo lagi bentar"
"Dasar putri tidur...abis di cium pangeran yahh...hahaha...."
Reyna pun tersenyum dan kembali ke tempat tidurnya.siang harinya dia pun berjaga di rental PS.dia duduk dan maen PS sendiridengan asiknya..lalu....Panji menutup mata Reyna dari belakang.
"Hayoooo.....tebak siapa coba..."
"Panji yah....koq udah pulang??"
"Iya...aku kerja dari semalem sampe pagi.barusan tidur bentar lalu kesini dehh.'
"Yaudah sini maen PS bareng....kemaren maav yah aku ketiduran.cape banget soalnya."
"Iya.....gpp ,readyyyy gooo.....lawan aku Rey,kamu pasti bisa ngalahin aku main"
"Sipp...yang menang dapat hadiah yah."
"Tenang....aku traktir lagi koq."
Mereka pun bermain bersama sampe berjam-jam sampai Reyna pun kewalahan menghadapi Panji bermain perang-perangan.
"Horee....aku menang ....beliin ice cream yahh"
"Iya dehhh....kita beli di luar aja yuk Rey...sekalian kita nonton pertandingan bola di lapangan dekat tempat kerja aku."
"Boleh.......ayooo brangkaatt.."
"ayooo...hujannya udah reda nihh."
Setelah itu Reyna pun pergi melihat pertandingan bola bersama panji.temoatnya cukup luas.ada area taman dan villa juga.mereka pun menghabiskan waktu bersama membeli ice cream dan makanan ringan .,hubungan mereka semakin akrab dan dekat,walaupun menjalin hubungan terlarang.
Beberapa hari kemudian Reyna agak jarang bertemu Panji ,karena sibuk dengan aktifitas masing-masing.reyna pun sesekali mendatangi warnet dan membuka email dari Revan.
Sebenarnya hatinya sangat terluka dan sakit.setelah di kecewakan oleh Revan.tapi dia selalu teringat kenangan indah bersama Revan.walau pun banyak pria tampan di sekitarnya tapi Reyna masih berharap Revan kembali.
Setelah membaca surel kiriman Revan .ternyata kehidupan Revan sedang jatoh ,Reyna pun tidak peduli mungkin itu balasan karena dia telah menghina ,membully dan menyakiti Reyna .dia sekarang tidak terlalu fokus dengan Revan.
__ADS_1
Reyna pun melanjutkan perselingkuhannya...