
bab 19
Panji memegang tangan Reyna sambil memberika uang untuk membayar rokok dan cemilannya .Reyna pun malu dan menundukkan wajahnya,waktu itu Reyna kebetulan segan berjaga di rental PS milik pamannya.dan lumayan sepi .
"Ini uangnya Rey ....tangan kamu lembut bangat yahh...hehehe..."
"Ihhh....lepasin donk...aku malu tau..banyak bocah di sini.."
"Iya dehhh.....kita keluar yuk sebentar aku mau ngomong sama kamu "
"Iy.. kebetulan ada yang mau aku sampaikan sama kamu .bentar yahh 5 menit lagi paman aku datang gantiin jaga rental."
"Okk ..aku tunggu di luar yahh .."
Setelah itu pamannya datang dan menggantikan berjaga rental,Reyna pun keluar menghampiri Panji ,setelah itu Panji mengajak ke dekat villa dekat Gg rumah Reyna ,di sana ada taman kecil untuk duduk santai.
"Kita mau kemana Panji...??koq sepi banget."
"Itu ke villa depan bentar ,,,,gpp kan masih sore ini .belum terlalu malam."
"Iya dehh ..nanti anterin aku pulang yahh."
"Tenang aja ...santaiii......"
Ada sebuah pohon rindang ,di bawahnya ada sebuah bangku untuk duduk santai.villa tak berpenghuni di jaga oleh seorang bapak tua.
"Pak....ikut duduk yah ...'
"Iya silahkan de...duduk aja .bapak mau keluar dulu sebentar."
Mereka pun memulai pembicaraan mengenai hubungan nya saat ini .Revan berencana mengajak Reyna berpacaran ,di sisi lain Reyna masih ragu dan tak punya perasaan terhadap Reyna saat ini.
"Emmhh...mulai dari mana yahh ..ohhh iya Panji mau ngomong apa.aku dulu yahh ."
"Silahkan Rey....kamu duluan aja."
"Jadi gini..aku kan ketemu teman SMP dia ngajakin aku reunian makan bersama gitu di rumah teman aku,kamu mau gak anter aku kesana dan ikut kesana."
"Tentu saja.....aku siap anterin kamu kapanpun kamu mau ..aku senang berada dekat kamu Rey.."
"Makasih banyak yah...nanti aku kabari lagi hari apa dan jam berapa ,kamu pulang kerja jam berapa ??bisa kan ??
"Bisa lahh... kebetulan kalo hari biasa aku bisa off dulu kerjanya ,aku pasti enterin kamu."
"Yaudah nanti ketemunya di Gg rumah kamu aja yahh..aku kan gak bilang sama keluarga aku kalo aku lagi Deket sama kamu."
"tenang aja koq keluarga aku kan masih di Palembang ,kamu tahu kan aku juga bukan orang sini.jadi aman saja."
"Yaudah kita pulang aja aku takut nihh gelap banget ngeriii....kamu anterin aku yahh.."
"Siap bozzz....tapi gpp kan kalo aku anggap kamu pacar aku.abisnya kamu gak jawab pertanyaan aku waktu itu."
"Iya ...terserah kamu dehh..hehee.."
suasana semakin gelap ,dan malam pun tiba Reyna pergi ke rumahnya diantar oleh Panji sampai depan rumahnya.
Cinta mulai sirna...rasa cinta Reyna terhadap Revan mulai sirna ,karena sudah lama sekali Revan tidak pulang ke kampung halamannya.telponya pun tidak aktif.katanya ganti nomer lagi .dia sama sekali sudah enggak menelpon Reyna.
Tapi Reyna pun tidak keberatan.malahan enjoy,dia bisa fokus dengan sekolah dan karirnya.mungkin cintanya pada Revan akan segera pudar.ada pengganti yang baru.
"Yesss....si Panji mau nganterin aku ke reunian temanku..asiiikkk....lumayan lah bawa cwo ganteng .kalo jalan bareng gak malu juga kali...kan illfeel kalo bawa cwo biasa aja..hahaha....."
Reyna pun mencoba menghubungi Nelly dan menanyakan hari acara di mulai,Nelly pun memberitahunya kalo Minggu sekarang akan diselenggarakan ya.waktunya sekitar pukul 16:00 sore.jadi Reyna bisa maen dulu dengan panji.setelah itu Reyna mengunjungi rental.
__ADS_1
"Lama...laaallaaa....nyanyi dulu ahh...ada gitar nganggur nihh...si Panji pasti lagi sibuk kerja."
"Hai reyy lagi apa??mau ikut Tante nonton bioskop gak??ada film seru tau ...itu kan pemainnya mirip si Panji yah,Nicholas Saputra."
"Iya bener film AADC "ada apa dengan cinta",tau aja Tante yang bening-bening."
"Kamu pacaran bukan sama si panj??koq keliatannya Deket banget.."
"Belum sihhh....baru mau heeeh..."
"Ohh....lumayan juga sih dia..yaudah lah terserah kamu aja.mending kita nonton filmnya,malem Minggu sekarang kita ke bioskop ,biasa barengan sama Genk kita."
"Okkk Tante sipp dehhh......"
"Asikkk.....mau nonton film si Panji..hahaha....emang beneran mirip koq ,tuhan maha adil memeberikan aku cwo-cwo tampan ..hahaha..."
Malam Minggu pun tiba ,semua teman Tante Reyna berkumpul di rumahnya ,mereka sudah berdandan dan akan mpergi ke bioskop,dengan menggunakan kendaraan umum,karena mereka tidak mempunyai SIM mobil untuk mengendarai mobil tantenya.karena masih di bawah umur.
"Let's gooo....selamet malem mingguan semuanya .siapin uang buat ongkos dan tiletnya yah ."
"Okkk....siap...jangan lupa beli popcorn dan minuman ringan juga ."
Sesampainya di bioskop mereka memesan tiket,dan langsung memasuki gedung bioskop.setelah itu Reyna di suruh membeli beberapa makanan dan minuman mereka pun masuk dan duduk di kursi paling atas berbaris sejajar ,Reyna pun masuk dan membawa minuman dan makannan.
Film AADC Segera di putar ,mereka bersenang senang tanpa beban menikmati malam minggunya.rasa jenuh Reyna terhadap Revan sirna semuanya.karena sekarang Reyna lebih bahagia bersama saudara nya.
"Yee....seru juga filmnya .kita ke mall yukk kita foto bareng gitu.."
"muka aku kan kucel...kita kan belum pada mandi .hahaaa...."
"Yaudah sihhh gpp....santai aja."
Setelah itu mereka menuju studio foto dan foto bersama .hati Reyna sangaat bahagia saat itu dan mereka pun kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat.
beberapa hari kemudian Reyna mendapat telepon dari Revan .dia kaget Revan sakit dan ingin bertemu dengannya.
"aku di rumah say...kamu minum obat donk.terus izin dulu kerjanya."
"Iya sayang....udah dulu yah aku bobo dulu pusing banget kepala aku."
"Iya sayang dadah..."
Sepertinya sekarang cinta Reyna sudah mulai sirna tidak seperti dulu saat Revan masih berada di dekatnya.dia mulai mengabaikan Revan dan fokus ke kehidupannya di sini.
"Tuhhh kan aku juga udah ingetin pasti ada sesuatu di sana.ngeyel sihh.."
Telpon milik Reyna di matikan ,Reyna pun tidur dan beristirahat ,karena besok dia berencana mengikuti acara reunian teman sekolahnya.
Keesokan harinya tepatnya hari Minggu Reyna bangun agak siangan ,Panji masuk shift pagi...dia pulang siang,Reyna pun bersiap dan menelpon Nelly kembali agar menunggu disana ,karena Reyna akan pergi bersama Panji.
"beres mandi,dandan dulu ahh...bentar lagi si Panji mau jemput ke rumah."
"Rey....menor amattt...mau kemana nihhh?"
Tiba-tiba tantenya datang dan mengajak Reyna main bareng.
"Aku ada janji nihhh ..maaf yah hari Minggu ini aku gak bisa ikutan main sama Tante."
"Yahh ...padahal Tante mau ngajak berenang bareng kakka Tante beli rumah baru di perumahan elite .sekalian kita nginep juga."
"Maaf Tante ..aku harus pergi...lain kali aja yahh.."
"Yaudiiinnn......selamet happy-happy yahh.."
__ADS_1
Reyna pun melanjutkan berdandan dan menunggu Panji datang.Taknlama kemudian Panji tiba di rumah paman Reyna .di sana ada beberapa teman nongkrongnya sedang bermain PlayStation.
"Cieee......keren banget hari ini .udah kaya artis aja luhh .."
."Iya donkkk kan mau weekend an nihh..."
"Sama siapa tuhhh....bagi-bagi donk cwe nya.kamubkan playboy kelas teri.pasti banyak kenalan cwe cantik...hahah.."
"Engga lahh...aku udah tobat....yaudah aku berangkat dulu yahh..."
Setelah itu Reyna pun keluar rumah dan menghampiri Panji ,dia berdandan sangat cantik dan oanji pun terlihat rapi.
"Hay ...kamu udah siap??ayo kita berangkat .."
"Keren amat...ayooo....."
Mereka pun berjalan kaki menuju jalan dan tiba di tempat reunian teman Reyna .di sana sudah berkumpul teman-temannya dan menikmati hidangan pembuka.
Panji pun ikut masuk dan duduk sambil menikmati hidangan pembuka,dia terlihat malu karena teman Reyna jauh lebih muda umurnya .tapi wajah Panji tidak terlihat tua.malahan masih terlihat umur 17 tahunan.
Dia pun mengobrol dengan teman reyna.di sisi lain Reyna tidak malu membawa panjibke tempat temannya.setelah itu temannya mempersilahkan makan .karena hidangan nya sudah siap.reyna membantu menyiapkan hidangannya .
"Rey ...itu siapa ??pacar kamu bukan??cuci banget??hehee...."
"Aku belum pacaran koq ...dia tetangga aku ,kebetulan dia lagi senggang.aki ajakin aja,gpp kan dia ikutan nimbrung."
"Iya ...gpp koq.sekolah dimana dia"
"Hahaaa....dia udah tuiirr kali ...dia lulus SMA 5 tahun lalu..."
"Massa seehh....koq keliatannya muda banget.imut gitu mukanya kaya nicholes Saputra..hahaaa..."
"Iya Kan kata aku juga...yaudah ayooo bawa makanan nya takut keburu dingin nanti gak enak kalo dingin."
"iyaa juga yahh....ayoo...."
Mereka pun menikmati hidangan masakan teman Reyna ,lalu kakak Kevin datang dan membantu membawa piring ke meja.
"Sini aku bantu....nanti kamu capek"
"Makasih yahhh....sedikit lagi koq."
"Udah...kamu duduk aja sana,aku aja."
Terkesima dengan ketampanan wajah kakak Kevin yang masih saudaranya.badannya yang tinggi tegap dan kulit putih ,di tambah wajahnya seperti blesteran amerika-indonesia ,padahal dia hanya orang desa biasa,dan tinggal di sebuah pedesaan.
"Wuiiiihhhh......kerenn.....lebih mirip artis luar negri kakak Kevin."
Setelah itu mereka makan bersama ,Panji pun duduk di samping Reyna sambil mengambil nasi dan lauk pauknya.reyna pun mengambilkan minumannya.daei kejauhan kakak Kevin terus memandanginya,Reyna pun tersipu malu,jantungnya berdebar lebih kencang seperti saat bertemu dengan Revan dulu.sepertinya dia menyukai kakak Kevin.
"Makanannya habiskan Panji...kamu pasti laper yahh..kamu kan cape abis pulang kerja,ini minumannya .."
"sini aku suapin Rey....asa...ammm...enak kan"
"Yammyyy...tuh ada nasi nyangkut di bibir kamu,bersihin dulu ..."
"Ohhh ....iya......habis makan kita mau keman Rey..?? aku masih pengen sama kamu."
""kita pulang aja yahh...besok kan aku masuk pagi,aku pasti cape,"
"Yaudah dehh....gpp ...aku juga besok kerja sihh..shift malem ."
"Sorry yahhh ...masih ada waktu lain kali.kamu udah beres makannya,kita pamitan dulu yahh sama teman aku."
__ADS_1
"Iya...aku udah selesai nihh..."
Panji pun mengantar Reyna pulang.