
Seminggu kemudian, Kini Arjuna dan Vanessa resmi menjadi suami-istri, mereka telah menikah, Namun Arjuna juga masih memikirkan Devi, Bagaimana dengan dirinya saat mengetahui pernikahan ini.
Tujuannya Hanya Balas dendam dan mendapatkan Keturunan dari Vanessa, selebihnya tidak ada rasa maupun cinta.
Malam pertama sebagai suami istri, Vanessa gugup ia duduk di tepi ranjang, menunggu suaminya selesai mandi.
"Ada apa" Tanya Arjuna
"sehari sebelum akad aku selesai tamu bulanan kak, kemungkinan kalau kita melakukannya pasti bisa langsung isi" Kata Vanessa
"Kamu siap hamil anak saya" Tanya Arjuna
"Nessa siap kak" Kata Vanessa
Tidak ada pemanasan ataupun apa, Justru Arjuna bermain dengan agak kasar, tapi masih bisa merasakannya, Hingga keesokan harinya, Vanessa terbangun,ia masih menatap dirinya yang tidak mengenakkan Apa-apa, Dan suaminya pun juga sama, Ketika akan melangkahkan kakinya, Terasa ngilu dan sakit, Bagaimana ini dirinya ingin mandi.
"Kak Juna" Panggil Vanessa
"Masih pagi apaan sih " tanya Arjuna
"Bantu Nessa mandi" Kata Vanessa
"Merepotkan" Kata Arjuna
Arjuna segera membopong tubuh istrinya, dan membiarkan istrinya berendam, Setelah selesai mandi Vanessa berjalan dengan sebisanya walaupun masih sangat terasa, Arjuna yang melihatnya tersenyum puas dengan apa yang telah ia lakukan semalam.
"Malam nanti saya masih menginginkannya" Kata Arjuna
"Tapi kak" Kata Vanessa
"Dosa menolak suami" Kata Arjuna
Vanessa segera turun dengan perlahan, tenyata sudah kumpul di meja makan, mereka menatap ke arah Vanessa, dengan keadaan rambut yang masih basah dan jalannya berbeda.
"Otw punya cucu Daddy" Kata Naomi
Azzura, Kanaka dan Kanaya menatap tidak suka, sudah pasti mereka tebal, kak Juna benar-benar, Sudahlah toh mereka sudah menikah.
"Duduk sini, kenapa jalannya berbeda nak" Tanya Naomi
Arjuna menyusul dan segera duduk di samping istrinya, Adik-adik menatapnya penuh dengan tanda tanya, Arjuna hanya tersenyum saja.
"Kalian satu kampus kan" Tanya Danesh
"Tidak Daddy, Nessa di kampus z" Kata Vanessa
__ADS_1
"Oke kalau gitu" Kata Danesh
Kalau dalam waktu 1 bulan Azzura tidak membawa calon, Daddy akan Menjodohkan dirinya, apa-apaan ini, Demi apa dirinya harus mencari calon, dalam waktu 1 bulan, nyari dimana?.
Azzura segera berpamitan, Ia segera ke kantor dimana dirinya bekerja, mengapa tidak bekerja di perusahaan Daddy-nya? karena ia ingin terlihat mandiri, Dan katanya ada CEO baru, Maka dari sekarang mereka kumpul, Azzura adalah sekretaris CEO, Namun siapa CEO yang baru dirinya tidak mengenalnya.
Brandon Agrata Levi Narendra, Pria berusia 27 tahun itu, Pria blasteran Tampan Dan Gagah dan Galak, Tapi Sangat Dingin dan Cuek, Berdamage sekali, Senyumnya bisa meluluhkan hati, Sudah cerdas dan tampan apa kurangnya.
Kini Keringat dingin membasahi tubuh Azzura,karena apa? dirinya berhadapan dengan CEO Baru, ia takut dirinya galak, memang galak dan cuek sih.
"Kamu sekretaris saya" Tanya Brandon
Azzura hanya menganggukkan kepalanya, ia tidak berani menatap pria di depannya ini, Sepertinya menakutkan, Brandon tersenyum licik menatap gadis yang menundukkan kepalanya itu, menarik juga sekretarisnya.
"Siapa namamu" Tanya Brandon
"Azzura pak" Kata Azzura
"Tatap mata saya Azzura" Kata Brandon
Kini Azzura memberanikan diri untuk menatap Brandon,dan Tatapan Mata mereka bertemu, Brandon menatapnya, Hingga Azzura mengalihkan pandangannya.
"Kenapa terlihat sangat gugup, ini bukan bertemu mertua kan" Tanya Brandon
"Apa yang bapak butuhkan, untuk saat ini tidak ada jadwal meeting" Kata Azzura
"Tapi saya kan sekretaris di kantor, bagaimana pekerjaan saya pak" Kata Azzura
"Sekretaris di kantor sekaligus Asisten pribadi saya" Kata Brandon
"Tidak bisa begitu dong" Kata Azzurra
"Berani membantah" Tanya Brandon
Azzura hanya diam saja ,tak ingin menjawabnya toh percuma melawan, Kini dirinya duduk di ruangannya yang berada di sebelah Ruangan CEO itu.
Brandon memanggilnya dan mengajak dirinya ke pertemuan,entah pertemuan apa, Azzura hanya ikut saja, Brandon tenyata mengendarai mobilnya sendiri,saat Azzura ingin duduk di belakang, Brandon melarangnya dia mengatakan bahwa dirinya bukan supir jadi duduklah disampingnya.
Brandon fokus menyetir, Dan Azzura mengalihkan pandangannya ke arah jalan, Tidak ada sepatah katapun yang mereka ucapkan.
Setelah sampai Brandon segera mengajak Azzura turun, Azzura hanya mengekor di belakangnya, hingga Brandon berhenti mendadak, Azzura pun menabrak punggung Brandon.
"Astaga, kenapa berjalan di belakang saya Azzura" Tanya Brandon
"Bapak kenapa berhenti mendadak, bilang kek" Kata Azzura
__ADS_1
"Berjalanlah disamping saya bukan dibelakang saya" Kata Brandon
Ternyata pertemuan bisnis, Setelah selesai Tenyata Brandon Mengajaknya untuk disini terlebih dahulu, Makan bersama menikmati pemandangan yang indah ini.
"Santai saja kalau diluar kantor" Kata Brandon
"Tapi tetap gak enak pak" Kata Azzura
"Kamu menarik juga, apakah mempunyai pacar" Tanya Brandon
"Saya tidak punya pak" Kata Azzura
"Sayang sekali" Kata Brandon
Sore hari mereka pulang, Azzura tidak membawa mobil jadi dirinya diantar Brandon, bagaimana bisa seorang CEO mengantarkan Sekretarisnya, Azzura menjadi tidak enak, Brandon hanya menatap halaman rumah Azzura, Kawasan elite artinya Azzura bukan orang biasa, Tapi mengapa dia memilih masuk ke perusahaannya, NFM COMPANY dan DNS COMPANY bukan perusahaan biasa mereka perusahaan besar, lalu apa tujuan Azzura.
Brandon segera meninggalkan rumah Azzura, banyak pertanyaan untuk Azzura nantinya, entah ia tidak ingin memikirkan ini.
Sedangkan Dikamar Arjuna sedang fokus menatap laptopnya, Dan Tiba-tiba sang istri tidur di pangkuannya, membuat Arjuna menatap tidak suka kepada dirinya, Istrinya pun terlelap dalam tidurnya.
Setelah selesai Arjuna membopong tubuh istrinya dan merebahkannya di ranjangnya, Ia juga ikut merebahkan dirinya.
Namun bukan, Di balkon kamar dirinya menelfon Devi, Devi yang mendapatkan telfon dari kekasihnya pun sangat berbunga-bunga, ia sangat merindukannya, Devi juga mengetahui pernikahan Arjuna, Arjuna pun keluar rumah ia segera menemui Devi.
Di Taman Tempat mereka bertemu biasanya.
"Kamu lupa sama aku Jun, setelah kamu menikah kamu berubah" Kata Devi
"Sayang aku tidak berubah" Kata Arjuna
"Kamu berubah,kamu jarang respon aku" Kata Devi
"Maaf sayang" Kata Arjuna
"Aku gak mau jauh dari kamu" Kata Devi
Arjuna memeluk Devi, Sungguh ia kasihan melihat Devi yang menangis karena merindukannya, Devi sudah lama ditinggalkan oleh kedua orang tuanya, bahkan keberadaan keluarganya pun tidak diketahuinya, dirinya sendiri disini hanya Arjuna,tapi mengapa Arjuna menikah dengan yang lainnya.
"Aku takut Jun, aku disini sendiri hanya kamu tapi kamu" Kata Devi
"Kamu mau jadi istri keduaku, Aku akan adil dengan kalian berdua, waktuku akan aku buat untuk kamu" Kata Arjuna
"Aku gak mau merusak pernikahan kalian Jun" Kata Devi
"Terimalah, Seminggu lagi kita akan menikah " Kata Arjuna
__ADS_1
Devi tetap memeluk Arjuna, Ia menangis dalam pelukannya, Arjuna tidak tega melihat wanita yang ia cintai menangis.