Kembalinya Cinta Pertamaku

Kembalinya Cinta Pertamaku
Episode 5 "first love became my boyfriend"


__ADS_3

bab 5


Hujan pun turun membasahi semua tanaman dan pepohonan.air mengalir seolah berhenti saat kau menatap wajahku.derasnya air terjun seakan berhenti sejenak,,,tatapan mata itu membuatku seakan terbang melayang,mata tajam dan senyuman manisnya membuatku tak berdaya,apa yang harus aku lakukan di saat kau menyatakan cinta.....


apakah ini nyata atau sebatas mimpi,aku masih tidak percaya...


"Reynaa....Reyna...." saat itu Reyna terdiam.revan pun berbicara akan tetapi Reyna masih terkesima,,"Reyna ...ayo kita pindah ke tempat lain.gerimis niih" ajak Revan,,,"ohhh.....iy..i..iya ..."jawab Reyna terbata-bata,"mereka pun menepi ke sebuah mini cafe yang terletak di sekitar wisata air terjun.karena hujan mulai turun,gerimis pun mulai membasahi area wisata air terjun,dan seketika hujan menjadi deras,suasana semakin terasa dingin walaupun waktu masih siang,Reyna pun langsung masuk ke kafe dan duduk di pojok dekat jendela kafe,


setelah itu Revan pun memesan 2 minuman hangat dan beberapa makanan ringan,"ini Reyna diminum minumannya," "Terima kasih Revan",suasana berubah,Reyna menjadi canggung ngobrol bersama Revan,seteguk minuman hangat mulai di minumnya,,,sambil menatap ke luar jendela Reyna masih bingung mau menjawab apa,hati kecilnya sangat ingin menjadi kekasih Revan di sisi lain dia masih takut mendengar kisah temannya yang selalu galau karena percintaan,saat itu Reyna tidak langsung menjawab,


Revan pun terus memandangi wajah cantik Reyna walaupun make up nya luntur terkena air hujan.


"duhhh....bagaimana ini aku harus ngomong apa yah??koq jadi canggung gini,mana sekarang dia terus merhatiin wajah aku terus ,,"ucap Reyna dalam hati,hujan pun semakin deras dan udara semakin dingin,Revan membuka jaketnya lalu berdiri di belakang Reyna sambil memakaikan jaketnya."nihhh pake jaket aku saja ,kayaknya kamu kedinginan","gak usah Revan,kamu juga pasti kedinginan sekarang"


" gak apa-apa koq aku cuma kebasahan sedikit,mereka pun duduk berhadapan,suasana kafe dekat air terjun membuat suasana semakin romantis di iringi lagu melow seakan tempat ini cocok untuk pasangan yang sedang jatuh cinta.


"kamu gak ngerokok Revan??," "engga,,,karena aku selalu menjaga kesehatan aku," " ohh...begitu,maaf yah sikap aku tadi"," Tenang aja ...aku menunggu jawaban dari kamu,sekarang minum dulu aja minumannya biar badan kamu hangat," "iya...",hujan mulai reda waktu pun semakin berlalu jam sudah menunjukan pukul 03'00 sore.setelah itu kami pun keluar dari kafe menuju air terjun berikutnya.saat itu matahari sudah mulai tenggelam.


aku tidak bisa melihat indahnya air terjun dengan jelas,karena cuaca mendung,Revan pun memegang tangan ku karena takut aku terpeleset lagi,senangnya hatiku saat berada di sampingnya sangat nyaman dan dunia seolah milik kita berdua.


"triiiiling.....trilllling....suara handphone berbunyi,,ternyata bukan suara dari tas aku melainkan dari saku Revan,ternyata ada yang menelpon Revan,dia pun izin menjauhiku sebentar untuk menerima telepon,aku pun sedikit curiga takut dia punya wanita lain di belakangku.aku masih trauma dan terkadang aku enggan kenal sama cwo .teman-teman ku biasanya sudah pacaran sejak SMP atau SD,tapi aku sama sekali belum pernah pacaran.


karena aku sangat takut,kecurigaan ku semakin bertambah Revan mengangkat telepon sambil senyum-senyum dan sepertinya dia juga di suruh pulang ke rumah .soalnya terlihat dia memegang kunci motor seakan-akan terburu-buru meninggalkan tempat ini.padahal aku masih ingin bersama dia.


"Maaf menunggu lama...


aku habis di telfon Kakaku,dia menyuruhku pulang,minta tolong anter belanja barang buat di salon nya," "ohh...begitu yahh...terus gimana??gpp koq kalo kamu mau pulang,aku bisa mampir ke rumah Tante aku dekat sini,kebetulan rumahnya memang dekat tempat wisata air terjun ini," "engga usah koq,ternyata dia mau berangkat sama adik bungsu aku.


kebetulan dia sedang di rumah,jadi.....aku masih bisa sama kamu dehhhh...."Revan pun tersenyum.lalu mereka pun berjalan menuju pintu keluar,di belakang Revan dan Reyna ada seoran wanita dewasa sedan memperhatikannya,

__ADS_1


"wahhhh....cwo dan cewe itu bodynya bagus-bagus yahh..tinggi nya serasi .aku jadi iri.hehehe...mereka pasti pasangan kekasih,andai aku bisa dapet jodo cepat,hufz,,"Revan pun menoleh ke belakang dan memberikan senyum manisnya.wanita itu pun langsung membalas senyumannya dan mengagumi kegantengan nya


,"weleeehh....weleehhhh.....ganteng banget yahh,,".setelah itu Revan pun mengajak Reyna untuk makan di sebuah resto dekat air terjun ,jam makan siang sudah lewat mereka berdua hanya minum minuman ringan dan beberapa cemilan.reyna pun mengajak makan makanan yang agak berat seperti nasi dan lainnya,Revan pun langsung berjalan menuju parkiran tempat wisata air terjun tersebut,


setelah itu Reyna menarik Revan dari belakang."tunggu..ini aku kembalikan jaket kamu,sekarang hujannya sudah reda ,aku gak dingin lagi koq" " pakai aja gpp,kamu bisa kembalikan kapan saja,".aroma parfum Revan masih tercium walaupun kita berjalan seharian tapi Revan tidak mengeluarkan bau badan yang tidak enak.badannya masih tercium wangi dan segar.aku pun ingin memeluknya ,Revan pun menyalakan motornya dan mengajak Reyna menaiki motornya,Reyna pun naik dan memeluk Revan dari belakang,


walaupun kita belum jadian aku ngerasa ngaman dan seolah-olah sudah kenal lama,perjalanan cintaku terasa indah,setelah itu reyvan pun mengendarai motor menuju restoran favorit Reyna .


"kamu capek gak??" "engga koq...aku senang banget jalan sama kamu jadi gak berasa capek," "kamu kan biasanya jam segini tidur siang heeehee..." Revan meledek reyna.."iiihhh...kamu yahhh,,,,ngatain aku tukang tidur" "just kidding Reyna sweettt,,,",Reyna pun tidak melepaskan pelukan hangatnya,Revan melaju dengan kencang setelah itu,tiba di tempat makan,di sana ada tempat pacuan kuda dengan hamparan bukit yang sangat indah,


Revan mencari parkiran motor dan Reyna duduk di hamparan rumput yang sangat hijau..setelah Revan memarkirkan motornya dia pun menghampiri Reyna yang sedang memandangi indahnya langit setelah hujan,"Revan sini dulu sebentar",


"kenapa kamu duduk disini." " aku senang aja duduk di bawah hehehe...Revan....emmmm...emmmmm....aku mau nerusin pembicaraan yang tadi di air terjun boleh gak?" "tentu saja,,tadi kan kamu belum menjawab pertanyaanku...terus bagaimana?" "seeeee....seeee...semuuuuuutttt....hahaaahaa"


Revan pun kaget,padahal Reyna bercanda.ternyata benar ada semut besar melewati mereka yang sedang duduk di rumput.revan pun langsung membuang semut di samping Reyna akan tatapi terjatuh tepat di depan wajah Reyna untung saja tangan kanannya menahan supaya tidak jatuh menimpa reyna.akan tetapi wajah mereka semakin berdekatan berhadap-hadapan,


"iya.....Revan aku mau banget jadi pacar kamu,dari awal aku bertemu sama kamu aku sudah suka sama kamu,hari ini adalah hari jadian kita" "yang bener nihhh...aku senang banget Reyna ,makasih yah kamu udah mau jadi pacar aku".Revan pun gak berhenti memegang erat tangan Reyna sambil menatap wajahnya.membelai rambutnya yang panjang sepinggang terurai indah.reyna pun gak bisa menahan nafsunya saat melihat wajah Revan yang tampan dan badannya yang atletis,di hamparan bukit pacuan kuda ,disanalah awal kisah mereka,akhirnya mereka jadian dan menjadi sepasang kekasih,


Revan pun langsung berdiri dan mengajak Reyna makan karena sudah terlalu sore,Revan khawatir Reyna sakit belum makan siang,setelah itu mereka pun menuju restoran cepat saji di sekitar pacuan kuda tersebut,Reyna memilih duduk dekat jendela sambil memandangi indahnya hamparan rumput hijau.revan pun duduk di hadapannya dengan tersipu malu,dan senyum-senyum sendiri,alangkah bahagianya bisa bersama pujaan hatinya dan cinta pertamanya.


setelah beberapa menit pesanan makanan pun datang dan mereka pun langsung menyantap makanan yang telah di pesan.karena menunggu lama mereka terlihat lahap.revan pun menyuapi Reyna ,sungguh romantis hubungan mereka berdua."alhamdulilah ...kenyang juga,"maaf yah Rena aku jadi lupa kamu tadi belum makan siang .karena terbawa suasana hatiku deg-degan tadi .aku takut kamu gak mau jadi pacarku,fikiranku langsung kacau..." "iya ...aku juga sama tadi,tapi sekarang kan kamu udah jadi pacar aku,semoga kamu gak ngecewain aku yah," "Engga lahh..mana mungkin aku mengecewakan cwe secantik kamu sweettyyy...


"Revan pun mulai mengajak bercanda,"habisin makanan nya ...aku masih pengen sama kamu terus nihhh..tapi aku takut orang tua kamu nyariiin." "kamu tau sendiri kan mereka gak pernah peduli,makannya aku senang banget punya pendamping seperti kamu,udah ganteng,baik,perhatian juga,terus suka humor,aku suka bangettttttt......".


Suasana berubah menjadi hangat,senyuman Reyna dan canda tawa Revan membuat ramai kafe,untung saja pengunjung kafe saat itu sudah mulai sepi karena kafe sudah mau tutup.mereka pun menghabiskan makanannya dan berencana untuk pulang ke rumah.karena besok Reyna harus pergi ke sekolah dan memulai aktivitas seperti biasanya.akan tetapi Revan ingin terus bersama dan mengajak Reyna ke tempat lain,melihat kondisi fisik Reyna yang lemah Revan pun tidak tega dan kasihan ,dia takut Reyna malah nantinya akan sakit ,wajah Reyna mulai pucat karena biasanya jam segini tidur siang.revan pun mengerti keadaan Reyna yang seperti ini dan tidak melanjutkan perjalanan mereka.


setelah itu Revan pun menarik tangan Reyna dan mengandeng tangan nya.mereka bersiap untuk pulang ,Revan berniat mengantar pulang Reyna sampai kedepan pintu rumahnya .akan tetapi Reyna masih merahasiakan hubungan nya kepada kedua orang tuanya.reyna masih takut karena masih dia bawah umur .dia baru berumur 16 tahun kurang.baru beranjak dewasa,


untuk seusianya belum pantas untuk pacaran

__ADS_1


lingkungan tempat Reyna tinggal pun tidak memungkinkan untuk membawa seorang pria memasuki rumahnya.karena tetangga disana agak usil dan rata-rata semuanya adalah saudaranya.dia malu kalo saudaranya tau ,makannya dia merahasiakan hubungannya sampai usianya sudah siap untuk berpacaran,fisik Reyna emang seperti orang dewasa.memiliki bidan tinggi semox cantik,dan bergaya dewasa emang hoby nya .dia senang berdandan dan ber-make up apabila sedang berada di luar sekolah ,


kelakuannya pun memang agak aneh dari siswi lainnya,setelah pertemuan dengan Revan,Reyna hanya diantar sampai GG rumahnya saja ,sebenarnya Revan ingin bertemu dengan keluarganya.tapi dia juga sadar kalo Reyna belum cukup umur untuk berpacaran.revan pun langsung pulang ke rumahnya.reyna berjalan kaki menuju rumahnya,di perjalanan dia baru ingat.jaket yang dia pakai itu jaket Revan .dia langsung melipatnya dan memasukan ke dalam tas miliknya.takut orang tuanya tahu.


setibanya di rumah pintu masih terkunci dan tidak ada orang.adik laki-laki ku biasanya di titipkan di rumah nenek yang jaraknya gak jauh dari rumahku.aku pun langsung membuka pintu dan bergegas masuk.setelah itu aku langsung mandi dan mencuci jaket revan.baju aku basah semua karena tadi hujan sangat deras .rambutku mulai kusam dan berantakan aku pun mencuci rambut dan luluran ,setelah itu aku langsung beristirahat di kamar sambil mengecas hp .karena batrenya habis aku tidak bisa mengabari revan.aku buka buku diary ku..di sana aku mulai menulis kemabali kisah ku bersama revan.sambil menunggu batrai hp terisi penuh aku terus menulis kisah dan pengalamanku tadi bersama revan.


sungguh terasa indah masa remaja ku.dan akhirnya aku jadian dengan cinta pertama ku.dari sekian banyak lelaki di luar sana baru pertama kali aku menemukan lelaki yang mendekati sempurna seperti itu,dia tidak pernah berkata kasar,sopan,menghibur hati aku di saat aku sendiri dan kesepian dan dia mengubah hidupku


,tok.....tokk....tokkkk....terdengar rengekan bocah laki-laki mengetuk pintu kamar ku.ternyata adiku sudah pulang,dia berumur 11 tahun ,hanya adiku lah.yang selalu ada menemaniku,adik perempuan ku masih balita,dia di titipkan di rumah nenek ku .orang tua ku belum kunjung pulang karena mereka Sama sama bekerja dan jarang meluangkan waktu untuk ku dan kedua adiku.


"sini de ...Kakak punya Snack buat kamu.ini juga ada coklat dan permen ,makan yahh".makanan ringan yang Revan kasih tadi ternyata dia masukan ke dalam tas aku.dia benar-benar sayang dan perhatian sama aku .akan tetapi aku masih takut akankah hubungan kita berlangsung lama ....


Ade ku duduk di sampingku sambil mengunyah permen dan melihat lihat buku pelajaran ku.selain itu aku selalu membantu mengerjakan tugas sekolah adiku,matahari sudah tenggelam orang tua ku akhirnya pulang dan tiba di rumah.mereka pun berkumpul di ruang keluarga .aku kecapean dan tiduran di kamar.hp aku sudah selesai da cas.lalu aku buka pesan dari revan.ternyata dia sudah menelpon ku beberapa kali inilah kebiasaan ku yang membuat aku merasa bersalah terkadang aku mengabaikannya.ternyata dia sangat khawatir aku belum sampe rumah.aku pun merasa kasihan tadi dia kedinginan karena jaketnya dibawa kerumah olehku


."triliiing..."suara telepon berbunyi..aku tidak mengangkat telepon dari Revan karena aku takut terdengar keluar .dan mengganggu kedua orang tuaku yang sedang beristirahat menonton televisi.aku langsung membalas pesan dan memperingatkan Revan untuk tidak menelpon malam hari atau saat aku berada di rumah.dia pun mengerti kondisi aku."Revan maaf yah SMS aja gak usah telpon.aku sudah sampai rumah dengan selamat,sebentar lagi aku mau istirahat dan tidur karena aku gak biasa tidur malam.maaf banget yahh""iya sweety ku...


jaga kesehatan kamu juga yah..kamu kanntadi belum tidur siang,yaudah bobo aja ,besok kabari aku lagi yahh.aku tunggu,selamat malem sweetyyyyku.." " malem juga".


Setelah itu Reyna pun tidur cukup pulas .kedua orang tuanya masih berkumpul dan menonton tv bersama.reyna tidak begitu dekat dengan keluarga nya atau pun orang lain.mungkin karena dari kecil kehidupannya sudah penuh dengan masalah,dan orang tuanya pun sibuk dengan aktifitasnya.setelah itu Revan pun membuka pesan terakhir dari reyna.dia menyimpan nama Reyna dengan sebutan "sweetyku"..


Revan pun terus membawa handphone nya kesana kemari tanpa jauh dari handphone nya.seolah-olah Reyna yang selalu berada dekat dengannya.


Revan masih belum bisa melupakan moment indah kebersamaannya tadi.sepulang dari sana dia senyum-senyum sendiri dan enggan mencuci bajuny.karena tadi Reyna memeluk erat tubuhnya wangi parfum Reyna masih melekat di kaos putih miliknya .dia menggantung kaos di kamarnya sambil memandanginya.wajah Reyna terbayang-bayang di fikirannya,ternyata cwo tampang playboy seperti Revan baru pertama kali pacaran.revan pun berbaring di kasur empuknya sambil memegang erat handphone dan memandangi terus- menerus kaos putih kesayangannya.tak lama kemudian kakak laki-lakinya memanggil.terdengan suara keras dari luar .


Revan pun segera menemuinya ,"kamu dari mana saja?kakak tadi belanja sama adikmu," "aku dari rumah teman kak,maaf yah kelamaan," "ya sudah gpp.lain kali anter Kakak belanja lagi yahh" "iya ...pasti ".Revan pun berbohong kepada keluarganya ,karena dia malu dan gakbpernah mengajak wanita masuk kerumahnya,tempo hari memang ada teman Kakak perempuannya datang membawa wanita muda umuran 20 tahunan .dia sempat mau mengenalkan kepada revan.


tapi dia menolak dan memilih untuk mencari sendiri.


"masih sore nihhh baru jam 7 revan pun berjalan keluar sambil membawa secangkir kopi.dia duduk di halaman rumah sambil minum kopi bersama kakak ipar nya,,terlihat suasana mulai sepi,setelah itu dia pergi ke rumah fatan dan bercerita tentang pacar barunya,Revan bercerita sampai larut malam,dan akhirnya dia pun pulang dan tidur beristirahat.dia tidak sabar untuk menghubungi Reyna lagi,,

__ADS_1


__ADS_2