
Suasana Dirumah Dion Dan Ellena Semakin Panas Ya Karena Dion Membentak Fania.
"Mas Kamu ngebentak aku demi dia" Kata Fania
"Dia siapa maksud kamu hah" Kata Dion
"Ellena kamu cinta kan sama dia" Tanya Fania
"Jelas-jelas Saya sangat mencintai Dia karena Kami Bersama Sudah Lebih 5 tahun ingat itu bahkan dia yang nemenin saya disaat susah dan senang tapi saya malah jahat sama dia" Kata Dion
"Aku gak mau tau mas pokok ceraikan dia" Kata Fania
"Lo gak punya Malu banget ya jadi cewek" Kata Annora
"Eh Lo anak Kecil gak usah ikut campur emang Lo siapa" Tanya Fania
"Hahaha Lo gatau siapa gua, astaga Lo baru deket sama bang Dion astaga lucu banget Lo" Kata Annora
"gak usah ngaku-ngaku deh Lo itu siapa cuma pembantu bukan atau asistennya Ellena" Kata Fania
"Nanti Lo tau siapa gua nyesel" Kata Annora
"Fania Diam Jaga Ucapan Kamu, Annora Adalah Adik saya, saya tegaskan lagi dia adalah Adik Kandung Saya ingat itu. jangan sekali-kali kamu mengatainya karena jika sampai itu terjadi lagi kamu berhadapan dengan saya" Bentak Dion
Fania pun terdiam ia tidak menyangka bahwa Dion Mempunyai Satu Adik perempuan yang ia tau Dion hanya mempunyai satu Kakak yaitu Bang Ferril.
Ellena pun melarikan Diri ya ia tidak ingin berada di Rumah itu itu lagi hanya Dompet dan Handphone yang ia bawa.
"Papa Ell Pergi" Kata Mama
"Ell Kamu mau kemana" Kata Dion
Namun Ellena sudah tidak menghiraukannya lagi dan saat berada dijalan ia pun hampir saja tertabrak mobil.
"Kamu Gpp" Kata Reygan
Ellena pun menatap sosok Laki-laki Di depannya.
"Jangan Takut Aku bukan orang jahat kok" Kata Reygan.
Dia Adalah Reygan Eldrian Gasendra Ya Dia Adalah Sahabat Dari Danesh Attalaric, Dia Adalah CEO Di Gasendra Company, Sekaligus Dokter Muda Di Rumah sakit X.
"Kalau Kamu Gak Mau cerita Sekarang gpp masuk ke mobil Saya " Kata Reygan
Ellena pun mengiyakan ia pun memasuki Mobil Milik Reygan.
"Mbak kenapa sepertinya ketakutan" Kata Reygan
"Maafin saya mas saya mohon bawa saya pergi dari sini" Kata Ellena Memeluk Reygan.
Reygan yang dipeluk Oleh Ellena pun sangat Bingung ada apa dengan wanita di depannya ini apalagi ia dalam keadaan hamil besar.
__ADS_1
"Tapi Apakah Mbak lagi ada masalah sampai seperti ini" Kata Reygan
"saya mohon mas Saya takut tolong bawa saya pergi" Kata Ellena.
Reygan pun mengendarai Mobilnya menuju Rumahnya ya ia paham bahwa wanita di sampingnya ini masih sangat ketakutan hingga ia tidak ingin bercerita.
Sesampainya Dirumah Reygan ia pun membawa Ellena memasuki rumah tersebut dan mengantarkan Ellena ke kamar tamu yang ada di Rumahnya.
"Kamu istirahat kalau butuh apa-apa bisa panggil saya kamar saya ada di pojok sana oke" Kata Reygan
Ellena pun Menganggukkan kepalanya ya ia langsung memasuki Kamar Tamu.
Reygan Eldrian Gasendra Ya Dia Memang Suka Menolong Orang tapi untuk kali ini ia bertanya-tanya bagaimana bisa seseorang wanita yang sedang hamil besar malam-malam berada di pinggiran jalan dan sangat ketakutan.
Reygan Sendiri Adalah Seorang Duda Istrinya telah Tiada Ketika Melahirkan Putra dan putrinya ya Anak Reygan adalah kembar.
Yang Ia beri nama Ranendra Brian Fabrizio Gasendra & Reandra Berlian Fallona Gasendra mereka Berumur 7 Tahun Dan Untuk Reygan Sendiri Dia berumur 31 ya dulu Ketika Ranendra Dan Reandra Lahir Reygan berumur 24 tahun.
"Aku akan segera tidur karena sudah malam dan besok harus bekerja" Kata Reygan
Ketika Reygan Akan Melangkahkan Kakinya untuk memasuki kamarnya tiba-tiba Terdengar Teriakan dari Kamar Tamu yang langsung membuatnya Berlari Menuju Kamar Tamu untung Saja Kamarnya tidak dikunci.
"Kamu Kenapa" Kata Reygan Mendekati Ellena ya Terlihat Ellena sangat Ketakutan.
"Aku takut mas jangan tinggalin aku mas" Kata Ellena Memeluk Reygan Dengan Erat
"Aku takut mas jangan pergi mas aku mohon" Kata Ellena
"Aku gak akan ninggalin kamu tidurlah Kasihan Baby-nya" Kata Reygan mengusap Punggung Ellena.
Namun Ellena Masih Mengeratkan pelukannya Kepada Reygan ia tak sadar bahwa yang ia peluk adalah Reygan Bukan Dion.
Hingga Beberapa Menit Kemudian Ellena Tertidur Di pelukan Reygan.
"rupanya sudah tidur" Kata Reygan
Reygan pun Membenarkan Posisi Tidur Ellena Agar Perut Ellena nyaman saat tidur saat Ia akan pergi Tangannya Di Pegang Oleh Ellena.
"Mas Jangan Pergi" Kata Ellena
Reygan pun menurutinya ia kembali duduk di tepi Ranjang dan Mengelus Rambut Ellena Tanpa Disadari ia pun tertidur dengan bersandar Di Ranjang.
Pagi Harinya Ellena Terbangun ia Terkejut Melihat Ada Seorang Laki-laki yang tengah tidur.
"Apa dia orang yang menolongku" Kata Ellena
Ellena pun Memandangi Wajah Reygan ya memang Reygan Jauh Lebih Tampan Dibandingkan Dion Reygan yang tinggi dan gagah bahkan Ketika Ellena berdiri di sampingnya Ia hanya Se ketiak Reygan.
"Puas Memandangi saya" Tanya Reygan
Ellena pun kaget ketika mendengar suara berat ciri khas orang bangun tidur.
__ADS_1
"Aku tidak kenapa kamu ada disini" Tanya Ellena
"Apa kau lupa nyonya ini rumahku, dan kau malam tadi mengigau dan ketakutan dan memelukku tidak membiarkan aku pergi entah apa yang terjadi padamu sebelumnya" Kata Reygan
"Aku Takut Jika Suamiku Maksudku Mantan suamiku menemukan keberadaan ku" Kata Ellena
"Apa maksudmu kamu mempunyai suami" Kata Reygan
"setelah anak Kami lahir aku akan berpisah dengannya" Kata Ellena
"Mengapa kamu kabur jikalau masih punya suami" Kata Reygan
"Suamiku menikah lagi dengan sahabatku dan pernikahan itu tidak aku ketahui aku tidak pernah menyangka bahwa Sahabatku sendiri akan mengkhianati aku bahkan selama aku hamil suamiku perduli pun hanya setengah mungkin tidak ada setengahnya dia lebih sibuk dengan urusan sendiri sampai akhirnya aku mengetahui sebuh fakta bahwa suamiku telah menikah lagi itulah yang membuatku hancur" Kata Ellena Lalu ia menangis.
Reygan yang melihatnya pun menjadi iba ia pun membawa Ellena kedalam pelukannya ya bermaksud untuk menenangkannya.
"Berapa usia kandunganmu" Kata Reygan
" 34 Minggu mas" Kata Ellena
"Nanti saya Antar Kamu cek kandungan ya" Kata Reygan
"jangan mas aku gamau ngerepotin mas" Kata Ellena
"Tentu tidak direpotkan" Kata Reygan
"Sekali Lagi Terimakasih Mas" Kata Ellena.
"Sama-sama, saya tinggal kebawah dulu ya saya mau lihat anak-anak saya dulu mau ikut? " Kata Reygan
"Boleh mas" Kata Ellena
Reygan Dan Ellena pun turun bersama ya Ellena Dengan Hati-hati Menuruni Tangga karena ia takut terpeleset nantinya Namun Dengan Sigap Reygan Memegang Tangan Ellena ya ia bermaksud agar Ellena tidak terjatuh.
"Terimakasih Mas" Kata Ellena
Tentunya Dibalas Dengan Senyuman Reygan Yang Sangat Memabukkan.
"Papa Rane dan Rea Nunggu papa buat sarapan" Kata Ranendra
"Tante ini siapa pa" Kata Reandra
"Hai kenalin Tante Ellena " Kata Ellena dan Disambut Senyuman Kedua anak-anak Reygan.
"Hallo Tante aku Ranendra" Kata Ranendra
"dan aku Reandra" Kata Reandra
"Halo sayang salam kenal" Kata Ellena
Reygan pun tersenyum melihat kedua anaknya Cepat akrab dengan Ellena.
__ADS_1