
Fania tiba-tiba Ditelfon oleh Dion Entah apa yang dion inginkan hingga ia mengajaknya bertemu.
Fania pun langsung menuju Cafe dimana tempat janjiannya bersama Dion ya dia sudah meminta izin pada Naomi karena hari ini dia harus bertemu dengan Dion terlebih dahulu.
Yang Fania lihat Dion Telah Menunggunya Terlebih dahulu entah hal penting apa yang ingin ia bicarakan.
"Fania Akhirnya kamu datang juga" Kata Dion
"cepat katakan apa maksudmu" Tanya Fania
"duduklah sebentar Fania" Kata Dion
"tidak sebaiknya cepat kau katakan kak" Kata Fania.
Dion pun segera berdiri dan menatap Mata Hitam milik Fania.
"Jadilah Istri keduaku" Kata Dion
bak disambar petir disiang bolong Fania pun tidak percaya akan yang dikatakan oleh Dion.
"Kak kau gila" Tanya Fania
"aku serius fan menikahlah denganku" Kata Dion.
"Kak Dion Kau sudah mempunyai istri dan istrimu adalah sahabatku kak" Kata Fania.
"Plis Fania aku Mohon" Pinta Dion ia pun memegang Tangan Fania
"aku bingung kak aku tidak bisa" Kata Fania lalu ia melepaskan Tangannya Dari genggaman Tangan Dion.
Dion pun masih berusaha meyakinkan Fania agar mau menjadi istrinya tentu mungkin ini hal yang sangat konyol tapi untuk Fania tidak mungkin ia menerimanya.
"Maaf kak Fania harus pergi" Kata Fania
Fania pun segera berlari meninggalkan Dion yang masih menatap kepergiannya.
Dan Lalu Fania menuju Rumah Naomi.
Sesampainya dirumah Naomi ia pun segera Turun .
"Assalamualaikum" Kata Fania
"waalaikumsalam Fania masuk"Ajak Naomi
"Nao Bagaimana bisa Dion memintaku untuk menjadi istri kedua" Kata Fania
Naomi terkejut mendengarnya bagaimana bisa Dion seperti itu.
"apa salah jika aku menerimanya" Tanya Fania
__ADS_1
"fan jelas-jelas salah karena dia suami sahabat kita" Kata Naomi
"Tapi Aku mencintainya salahkan jika aku ingin bahagia " Kata Fania
Naomi pun melihat Kesedihan Di Mata Fania sebenarnya ia tidak tega melihat sahabatnya sedih.
"Fan apapun pilihanmu gpp kalau kamu senang ya terserah kamu" Kata Naomi
Fania pun segera Pamit ia menelfon Dion dan mengajaknya Bertemu kembali.
Dilain Tempat Ada Yang sedang Berkencan berdua siapa mereka?
ya Arnawama Dan Estiara.
"Estiara Attalaric" Panggil Arnawama
"Mas Ferril" Kata Estiara
"Kamu sudah besar ya cantik sekali" Kata Arnawama
"Mas Feriil bisa aja, mas kok gak datang ke pernikahan bang Danesh sih" Tanya Estiara.
"Mas Di luar Negeri saat itu, kamu sekarang kuliah Ra" Tanya Arnawama
"iya mas Maba aku" Kata Estiara
Arnawama pun tersenyum Memandang Wajah Cantik didepannya apakah ia sudah terpesona dengan Adik sahabatnya sendiri?
"Mas Ferril Makin ganteng deh lama gak Ara tau mas Ferril" Kata Estiara
"Kamu sudah Punya pacar" Tanya Arnawama
"aku tidak pacaran mas, jikalau nantinya ada yang melamarku aku siap mas" Kata Estiara
"kalau mas yang melamar gimana" Tanya Arnawama
"kamu serius mas" Tanya Estiara
"Aku serius Ara, aku akan bilang ke orang tuaku" Kata Arnawama
Estiara pun tersenyum ya dia memang mengangumi Arnawama tapi dulu dia masih kecil saat menyukai Arnawama.
"Ayo Ara kita jalan-jalan" Ajak Arnawama
"Boleh Mas" Kata Estiara
Arnawama Dan Estiara Pun jalan-jalan berdua ya walaupun mungkin Arnawama lebih muda 2 tahun dari Abangnya.
"Segera Mas Lamar Kamu Ya Ara,Biar Kita bisa Selalu bersama" Kata Arnawama
__ADS_1
Estiara pun memeluk Arnawama ya ia merindukan Arnawama.
dan Arnawama Pun membalas Pelukan Estiara.
Arnawama Dan Estiara Pun ada di Cafe ya mereka sedang nongkrong bersama walaupun pertemuannya dengan Cantiknya Ini tidak disengaja.
Di Lain Tempat Dion Sangat Senang ketika Mengetahui Fania mengajaknya untuk Bertemu.
"ada apa sayang" Tanya Dion
"A-Akuu Mau Jadi istri kedua kamu" Kata Fania
"Terimakasih Fan Secepatnya Aku urus pernikahan Kita aku akan menikahi kamu secara agama dan Negara" Kata Dion
"Tapi Aku Takut Kak" Kata Fania
"Jangan Takut Fania aku selalu ada di sampingmu dan kamu akan tinggal dirumah ku yang satunya itu adalah rumah utama dan rumah yang aku tempati bersama Ellena adalah hadiah pernikahan dari orang tua" Kata Dion
1 Bulan Kemudian Fania Dan Dion Resmi Menikah Ya siapa sangka Fania akan menjadi istri kedua?.
"Makasih sayang" Kata Dion Mencium Kening Fania.
"Apakah Aku akan tinggal sendirian mas" Tanya Fania
"Aku setiap hari akan pulang kerumah ini" Kata Dion
"Tapi Bagaimana Dengan Ellena Mas" Tanya Fania
"sudah jangan dipikirkan" Kata Dion
Salahkah Jika Fania Ingin Egois Salahkah Jika Ia ingin memiliki Dion seutuhnya.
"Kamu tetap Bekerja" Tanya Dion
"Boleh kan mas aku tetap bekerja, dirumah pun aku bosan" Kata Fania
"Oke sayang" Kata Dion
Dion Sangatlah Bahagia karena Ia bisa menikahi Fania ya walaupun Fania sebagai Istri kedua tapi ia sangat Bahagia.
"Mas Jangan pernah pergi dan Ninggalin aku ya" Kata Fania Lalu Memeluk Dion
Dion pun membalas pelukan Fania dan mengeratkan pelukannya.
Dirumah Naomi Ya sekarang usia kandungannya sudah memasuki 12 Minggu tentu Danesh sangat overprotektif pada dirinya.
"sayang aku khawatir sama Fania" Kata Naomi
"sudahlah Fania juga sudah menikah walaupun menjadi istri kedua" Kata Danesh
__ADS_1
"bagaimana kalau Ellena tau mas" Kata Naomi
"pasti Dion bisa mengatasi sayang" Kata Danesh