
Setelah Kepulangan Naomi Beserta Belly Dan Grisella Ellena pun langsung beristirahat ya hari ini sangatlah lelah sekali.
"Mbak Mau makan dulu" Tanya Annora
Dia Adalah Annora Adik Dari Suamiku namun dia selalu mengurus kebutuhanku. aku sangat bersyukur telah dipertemukan dengan keluarga mas Dion yang mereka sangatlah perduli kepadaku.
"Mbak Ngantuk, Nanti aja ya" Kata Ellena
"Nora juga istirahat ya mbak kalau gitu" Kata Annora
"iyaa" Kata Ellena
Dirumah Danesh
Naomi sedang Kepikiran Bagaimana Nantinya Jika Ellena Bertemu Dengan Fania apakah Ellena akan tetap tegar.
"Ell Semoga kamu kuat ya, Aku akan selalu ada untuk kamu" Kata Naomi
"Ada apa sayang kamu kelihatannya cemas sekali" Kata Danesh
Danesh pun menatap istrinya yang terlihat sangat cemas entah apa yang sedang ia pikirkan.
"Mas Aku takut Ellena Kenapa-kenapa dan apabila nanti Ellena bertemu dengan Fania apakah dia akan tetap tegar" Kata Naomi
"Mas yakin Ellena bisa, kita support dari sini ya, Mas Bisa membantu dia dengan cara mungkin mendekatkan dia dengan sahabat mas jikalau nanti Dion menceraikannya agar Ellena dan anaknya terlindungi" Kata Danesh
"Bisa kita bertemu dengan sahabat mas terlebih dahulu" Kata Naomi
"sangat bisa nanti mas akan mengundang dia untuk makan malam bersama" Kata Danesh.
"Terimakasih Mas" Kata Naomi Memeluk Danesh ya disaat Gelisah seperti sekarang Danesh lah yang bisa menenangkannya.
"sudah jangan dipikirkan lagi ya sayang kasihan baby kita nanti kalau kamu banyak mikir" Kata Danesh
"Mas Kita harus selalu bantu Ellena ya mas" Kata Naomi mengeratkan pelukannya.
"sayang mas dukung apapun yang kamu mau udah jangan sedih-sedih ya senyum Dong " Kata Danesh.
Disebuah Cafe Dimana Ferril Dan Estiara Sedang Mengobrol Bersama Estiara yang tau bahwa Ferril banyak pikiran ia tak ingin membuat Ferril semakin banyak beban.
"Mas Feriil" Panggil Estiara
__ADS_1
"Iya Ra ada apa" Tanya Arnawama
"Mas kita kesini cuma nyuruh Ara ngelihatin mas Melamun aja" Kata Estiara
"Maaf Ara mas lupa kalau ada kamu" Kata Arnawama
"Mas ada apa sih" Kata Estiara
"Adik Mas Mempermalukan Keluarga dia menikah lagi tanpa pengetahuan Istri pertama dan keluarga" Kata Arnawama
"Ih kok bisa gitu ya, Awas aja kalau mas kayak gitu " Kata Estiara
"Mas bakalan setia sama Estiara yang cantik ini" Goda Arnawama
Dirumah Dion dan Fania mereka sedang adu Argumen ya entah apa yang mereka bicarakan.
tepat di malam hari Papa Dan Mama Dion sudah Berada Di rumah Dion dan Ellena ya mereka akan menunggu Dion Beserta Istri Barunya.
"Mama sudah lama kok gak bangunin El sih ma" Kata Ellena
"Mama gak tega sayang bangunin Ell" Kata Mama
Tiba-tiba Mereka Dikejutkan Oleh Kedatangan Dion Beserta Fania ya Ellena tentu diam saja ia tau Bahwa mereka akan datang dirumahnya ini.
"Apa Jadi istri kedua kamu sahabat Ell dion" Kata Mama
"Gila ya Lo bang Lo gila, dan Lo Cewek Murahan Lo kenapa tega merusak kebahagiaan Mbak Ell apa salah dia padahal Lo sahabatnya sendiri" Kata Annora
Dion Pun Terdiam begitupun dengan Fania tidak ada suaranya sama sekali.
Datanglah Arnawama Dan Estiara ya sebenernya Estiara tidak ingin ikut campur masalah mereka namun Arnawama memaksanya untuk ikut.
Arnawama pun memberi kode kepada Estiara agar menenangkan Ellena.
"Mbak El gpp kan " Kata Estiara
Ellena pun Hanya Terdiam Menatap Nanar ke arah Dion Dan Ellena.
Dan Arnawama Menatap Kearah Arah Dion dengan tatapan yang sangat marah.
"Dion Apa salah Papa hingga Kelakuan kamu seperti ini, Asal Kamu tau papa gak pernah mengajari kamu hal yang seperti ini, papa setia dengan satu orang yaitu mama kamu tapi kamu tidak bisa setia dengan Ellena padahal Ellena sedang hamil anak kalian,dimana hati kamu Dion sungguh papa kecewa" Kata Papa
__ADS_1
"Puas Lo Udah Bikin Papa mama Kecewa Sama kelakuan Lo puas, Dion Gua sebagai Abang Lo gatau lagi sama jalan pikiran Lo Dion, Lo tega-teganya nyakitin hati istri Lo orang tua Lo demi orang lain, Apa kurangnya Kami Kepada Lo Dion apa? Lo susah gua bantu, tapi gua mohon jangan pernah menyakiti hati kedua orang tua kita Dion tapi apa yang Lo Lakukan Lo membuat mereka sakit hati dan kecewa" kata Arnawama
"Bang Dion Annora Juga kecewa sama Abang, apa kurangnya Mbak ell kepada Abang, selama ini hidupnya untuk Abang tapi balasan Abang? seperti ini mengkhianati Mbak Ell Dengan Menjadikan sahabatnya istri kedua, begitu bang? " Tanya Annora
"apa Sahabat" Tanya Arnawama
"iya bang dia sahabat mbak Ell" Kata Annora
Fania pun Angkat Bicara ya ia tidak mau selalu dipojokkan oleh keluarga Dion.
"Apa salahnya ketika saya menjadi istri kedua saya tidak merebut Mas Dion dari Ellena, karena mas Dion sendiri yang ingin menikahi saya apakah itu salah" tanya Fania
"Gak salah Fan aku bakalan ngelepas mas Dion untuk kamu, memang cocok kalian yang satu penggoda yang satu penghianat" Kata Ellena
"Maksud Lo siapa yang penghianat" Tanya Fania.
"Iya Lo lah Lo kan penghianat+ penggoda" Kata Ellena
"justru Lo yang ngerebut Mas Dion dari gua" kata Fania
"maksud Lo gua perebut? Ingat Fan Lo cuma PACARNYA dulu dan kalaupun gua tau Lo pacaran sama mas Dion gua gak akan Mau diajak nikah dia" Kata Ellena
Dan Ellena Menatap Dion Ia menatap sepasang Mata yang sebentar lagi mungkin ia tak sudi menatapnya Lagi.
"Untuk kamu mas, suami yang aku sangat sayang dan cinta Aku Minta kamu menceraikan aku ya mas semoga kamu bahagia dengan Fania" Kata Ellena
lalu meninggalkan Dion Namun Tangannya Ditahan Oleh Dion Membuat Ellena Menghentikan Langkahnya dan Menghadap Dion lagi.
"Ell Maafin mas, mas gamau pisah sama kamu, mas cinta sama kamu plis Ell Jangan minta pisah dari aku" Kata Dion
"Semua terlambat mas keputusanku sudah bulat" Kata Ellena
"Ell Maafin mas" Kata Dion Bersimpuh di Kaki Ellena.
"Bangunlah mas jangan merendahkan diri kamu bangunlah, ini takdirnya mas bahwa mungkin kita berjodoh sampai disini dan sekarang waktunya kamu bahagia bersama Fania, " Kata Ellena
Dion pun masih menatap Wajah Istrinya bahwa ia tidak rela ketika harus kehilangan istrinya.
"Bagus kalau kamu sadar Ell" Kata Fania.
"Jaga ucapan Kamu Fania yang seharusnya Sadar itu kamu" Bentak Dion.
__ADS_1
Fania pun terdiam bagaimana bisa Dion membentaknya Demi Ellena.
Nasi sudah menjadi Bubur Ellena tetap menginginkan perpisahan ya siapa yang ingin terus terusan seperti ini cukup ia sakit hati atas perlakuan Dion selama ini.