Kembalinya Cinta Pertamaku

Kembalinya Cinta Pertamaku
Episode 9 "Harus berpisah tanpa putus"


__ADS_3

bab 9


Revan pun tiba di rumahnya .terlihat beberapa kendaraan di parkir di halaman rumahnya.ternyata semua keluarganya sedang berkumpul,hari itu memang kebetulan kakaknya libur kerja ,kedua orang tua dan pamannya pun asikk mengobrol bercanda ria, "pamaannn.....dari mana??


main bola yukk." keponakannya berlari ke arahnya sambil membawa sebuah bola." "paman baru Dateng...besok aja yah..." "yahhhh....paman gak seru...yaudah dehhh...aku maen sendiri aja." "heehee....iya..." .Revan pun memarkir motornya dan memasuki rumahnya,terlihat semua anggota keluarganya memenuhi area ruang tamu dan ruang keluarga,mereka akan masak dan makan bersama.revan pun ikut menyiapkan makanan dan makan bersama,


mereka berncana menginap seminggu lamanya.setelah merek selesai.revan langsung masuk kamar dan mengunci pintu kamarnya,air mata nya menetes sambil berbaring menatap ke atap,dia benar-benar belum bisa menerima kepergian nya.dia juga bingung.kalau seandainya dia tidak berangkat kesana masa depannya akan semakin suram.


Sebenarnya Reyna melarang Revan untuk pergi bekerja ke luar kota.karena Reyna percaya rezeki itu bisa di cari di sini juga,gak udah jauh-jauh pergi ke luar kota.resikonya sangat tinggi apalagi berada di pelosok,Revan pun harus berpisah dengan Reyna tanpa ada kata putus,karena mereka berdua saling mencintai.


pertemuan singkat membuat keduanya saling jatuh cinta dan menjadikannya cinta pertama.akankah hubungan mereka retak???..di situasi seperti ini Revan terus menghibur diri dengan melakukan beberapa aktifitas.dia terus berfikir semoga ada jalan keluarnya,setelah itu Revan menelpon Reyna


."Hallo ...sayang ...boleh gak aku minta foto kamu.hanphone ini kan belum ada yang bisa pake kamera canggih masih kamera biasa maklum kan dunia belum canggih," iya sayang...besok aku cuci foto dulu yah...di dekat sekolah ada tempat cuci fotonya .ini teman aku juga mau di foto,emang sihh kualitas fotonya masih jelek..heehee.." "gak apa-apa sayang buat simpanan aku kalo seandainya kangen sama kamu." "gimana kalo kita foto bareng say??.besok kan masih ada waktu beberapa hari,kita foto bareng aja."baiklah sayangku...


"sampe ketemu besok yahhh..."


Revan tidak sabar untuk bertemu Reyna..matanya tidak dapat terpejam,fikirannya di penuhi bayangan Reyna."Duhhhh....susah tidur nihhh...aku jadi ngebayangin tubuh si Reyna yang sexy jadi gak konsen nihh,,,"


setelah itu Revan pun tertidur.suara berisik dari luar kamarnya pun mengganggu tidurnya.keluarganya masih asik mengobrol dan begadang sampai malam.


Keesokan harinya Reyna berangkat ke sekolah,pria misterius pengagum rahasianya menunggu di luar dan menunggu Reyna lewat.


"Hay...nanti kamu main ke rumah yahh.ini teman sekolah kamu juga ada .kenal kan??" "ohh...iya ..itu kaka kelas aku..kali mereka berdua emang tetangga aku,nanti aja yah lain kali aku maen,aku buru-buru nihh ada tugas sekolah."


"yaudah hati-hati di jalan yahh..." Reyna pun berangkat sendirian ke sekolah temannya terlambat bangun dan tidak bisa ke sekolah,Revan sudah mengirimkan pesan teks dari pagi,rencana nya nanti pas jam istirahat Reyna mau ke tempat fotocopy untuk mencetak beberapa fotonya,setelah tiba di sekolah dia bertemu Irma,,


"Hay Irma ...nanti anter aku cetak foto yahh.." "iya Rey..malu juga mau ahh..." "okk...Rey...dadahh." Irma pun memasuki ruang kelas,jam pelajaran di mulai.


Revan kesiangan bangun dan berjalan ke arah luar."motor ku kemana ????..wahh..pasti di pake adeku nihh..." dia langsung mandi dan sarapan.setelah itu fatan datang mengajak masak-masak."Van kita masak-masak yukk??.". " ayoo....di rumah kakak aku aja yah..di rumah ku banyak orang,kakak ku lagi nginep disini ." okkk ...siapp...nanti siang abis Zuhur aku kesini lagi,aku juga ajak teman 2 orang "


" iya ...biar rame" .setelah itu Revan berjalan ke lapangan sepak bola.ternyata benar motornya di pake adek nya.sebenarnya bukan milik dia juga sihh..punya kakak nya tapi udah seperti milik dia sendiri."liatin aja nanti kalo sudah sukses aku pasti beli motor sendiri".


lalu Revan mengambil motornya dan kembali ke rumah dia menelpon Reyna untuk mengajaknya masak-masak.kebetulan Revan di suruh kakaknya mengecek dan membersihan rumahnya.karena dia masih menginap di rumah orang tuanya."Revan....tuhhh kunci rumah kakak.kamu di sana aja dulu nginep,sekalian bersihin rumah kakak."


"assiiiappp...kak..." Revan pun langsung menuju rumah kakaknya.setibanya di sana dia menyiapkan bahan untuk masak dan membersihkan rumah kakaknya.lalubfatan dan temannya datang.membawa bahan makanan." bentar yah aku telpon dulu pacar aku." " say...kamu udah pulang belum?" "bentar lagi say,aku mau cetak foto dulu..."


"kita masak-masak di rumah kakak yah..nanti aku jemput," "iya sayang...." Reyna pun menuju tempat fotocopy dan mencetak fotonya..tidak lama kemudian Revan datang ke tempat fotocopy menjemputnya,"haii....ganteng .kemana aja."sapa Irma dengan senyuman ."


"ada aja koq kamu mau ikutan gak masak-masak di rumah kakak aku?" "mau donkk...tapi aku kesana sama siapa??" "bentar yah aku telpon fatan dulu suruh jemput kamu." "makasih yah". Reyna pun selesai mencetak fotonya.irma menunggu fatan datang menjemputnya.


.


"sayang...ini foto aku..jelek yahh.." "cantik banget sayang..makasih yahh..ayooo..berangkat.tuhh si fatan udah di luar kayaknya."


" let's go...." mereka pun pergi ke rumah kakak Revan,di sana mereka mengadakan acara masak-masak dan berfoto-foto ria.sebagai kenang kenangan atas kepergian Revan Minggu ini ."foto nya udah banyak say...di save aja.nanti cetak yahh..aku masih ingin bersama kamu say" fatan dan temannya mengantar Irma pulang ,Revan dan Reyna masih berada di rumah kakaknya,mereka membereskan sisa makannan dan peralatan masak.


"ahh....kenyang juga yahh...aku tiduran bentar ahh..."Reyna pun berbaring di karpet ruang tamu,Revan menutup pintu rumah .suasana sepi karena rumah kakaknya berada jauh dengan tetangga.revan pun terus memperhatikan Reyna dari jauh.baju seragam Reyna yang sexy terbuka kancing bajunya satu.rok nya pun naik sedikit memeprlihatkan pahanya yang sexy dan mulus.


mata Reyna terpejam,Revan pun hilang akal.dia menghampiri Reyna dan mulai menciumi keningnya setelah itu pipi dan turun ke bibirnya.ciuman yang lembut mulai terasa di bibir mungil reyna.tangannya menggerayangi tubuhnya.reyna pun terbangun dan duduk ,Revan hampir membuka bajunya dan akhirnya Reyna tersadar.


"maafin aku sayang aku gak maksud ML sama kamu.aku cuma kelewat *****.ini juga yang terakhir buat aku sebelum aku pergi .aku masih punya iman koq," "iya sayang kita kan belum ML.kamu baru mau buka baju aku aja.yaudah sana cuci muka anterin aku pulang.besok kan harus siap-siap."


" iya sweetyku ...emmmuah .." Revan pun mencuci wajahnya,dan memakai jaket hitam,Reyna pun merapikan kembali bajunya,dan bersiap untuk pulang,seperti biasa Revan hanya mengantar Reyna sampai GG rumahnya.revan pun pulang ke rumahnya utuk berkemas,karena besok harus berangkat.

__ADS_1


Revan memang pria dewasa yang sudah cukup umur ,pantas saja kalo hawa nafsunya tidak dapat terbendung lagi.


orang tua nya pun khawatir terjadi sesuatu antara Reyna dan Revan karena mereka sudah terlalu dekat.maklum keluarganya sangat ketat dalam ajaran islam.jadi mereka membatasi pergaulan wanita dan laki-laki,kakak nya pun tahu saat Reyna di ajak masuk ke kamar Revan .


makannya dia sangat marah dan kesal waktu itu.dan ingin merusak hubungan Revan diam-diam.revan pun pulang dan tiba di rumahnya.kakak perempuannya memberikan paspor untuk keberangkatan nya besok siang.


"Revan....nihhh paspor kamu.nanti kamu berangkat siangan yahh.semua baju dan keperluan sudah siap di mobil kakak,jangan begadang besok pagi harus sudah siap.


" "siap bozzz.....aku juga mau siapin barang yang harus di bawa .aku cek lagi takut ada yang ketinggalan.revan pun masuk ke kamarnya dia mengecek beberapa perlengkapan yang harus di bawa.foto yang tadi Reyna kasih pun di bawanya.dia tidak akan melupakan moment indah bersama reyna.setelah itu Revan pun menelpon Reyna.


"sayy.....udah bobo belum..???" "beeee...lummm....say..." "koq suaranya kaya gitu??kamu nangis lagi yahhh.aku gak bakal tenang kalo kamu nangis terus .please say jangan nangis lagi.aku pasti kembali koq" "huuuuu...uuuuuu......sayangggg.....jangan pergi......aku kehilangan kamu disini.."


"kita kan berpisah doank tapi kan gak putus kaliiii..." "iya ..tapi tetep aja aku pasti kangen dan kehilangan kamu.aku lagi liatin foto kamu yang tadi foto berdua .aku lagi pelukin foto kamu " "sabar sayang...ini juga buat kamu koq,semua uang aku nanti buat kamu,buat kita nikah juga.tunggu aku yah sayang..."


Reyna pun mematikan telpon revan.tidak henti-hentinya dia menangis,fikirannya kosong,harinya gak karuan.


revan pun sama ,pelan Pelang dia pun meneteskan air mata,saat itu suasana hatinya sangat sakitt dan bimbang.dia juga sama memikirkan masa depannya.dia lebih nurut sama orang tua dan kakaknya di banding reyna.dia memilih meninggalkan Reyna di saat hidup Reyna sedang dalam masalah.revan pun sadar kalo Reyna butuh sosok pendamping yang bisa menghiburnya.


karena orang tua Reyna sibuk,sekarang pun dia perlu pendamping untuk menemani belajar bersama .menuju ujian nasional.tapi Reyna harus merelakannya.inilah takdir.


Alarm berbunyi .jam menunjukan pukul 05'00 pagi.revan terbangun dan berjalan menuju kamar mandi.sevelumnya dia mandi dan solat subuh terlebih dahulu,


kakaknya sudah menunggu di luar untuk sarapan bersama .karena perjalanan menuju bandara lumayan jauh,Revan harus berangkat pagi sekali,agar tidak ketinggalan pesawat,setelah itu Revan berpamitan kepada kedua orang tua dan kakaknya.barang barangnya sudah di bawa ke dalam mobil.mesin mobil pun di nyalakan.dia masih duduk terdiam di kursi depan rumah.fikirannya masih tertuju kapada reyna.


pesan SMS teks di kirimnya .SMS perpisahan untuk sang pujaan hati,sebelum berangkat Revan berdoa untuk keselamatan di perjalanan .semua keperluannya sudah di bawa.kakaknya ikut sedih...semua keluarga berkumpul diluar..


Revan pun akhirnya pergi meninggalkan Reyna,dia berangkat diantar kakak laki-laki nya.wajahnya terlihat murung dan enggan bersuara,koper berisi pakaian mulai diangkut ke dalam mobil,dia pun bersalaman dengan orang tuanya .langkah kakinya terasa berat.


apalah daya harus terjadi,"Revan....ayo naik nanti kamu telat ,penerbangan pukul 14:00.kamu harus tiba sebelumnya". "iya kak..." .setelah itu Revan pun langsung menaiki mobil kakaknya dan duduk di samping kakak nya,sambil melihat ke luar jendela dia terus merenung dan mencoba bersabar,


"Revan....makan dulu yukkk...kakak yang traktir,kamu harus sehat,kakak juga doain kamu disana." "iya kak...aku sebenernya juga gak mau jauh dari keluarga,tapi mau bagaimana lagi nyari kerjaan susah.aku pasti berusaha kak untuk membahagiakan keluarga."lalu......beberapa jam kemudian pesawat pun siap untuk terbang,Revan berjalan menuju pesawat ,


semua keperluannya sudah di bawa,dia pun akhirnya memasuki pesawat dan duduk di dekat jendela.wajahnya yang pucat menahan tangis air mata,yang ada di fikirannya hanyalah Reyna. handphone Revan dimatikan,pesawat sudah lepas landas,"ya Allah selamatkan lah aku di perjalanan...semoga lancar..tapi aku kefikiran Reyna terus nihh..semoga aja di la baik-baik saja disana".


"Heyyyyyy......reyyyy....kamu tidur yah".Irma datang menghampiri Reyna yang sedang tidur di bangkunya."lihatt ...guru sudah mau masuk kelas,cepat bangun...." "Duhhhh...kamu ganggu aja ..aku kan masih ngantuk nihh."akhirnya Reyna pun terbangun walau matanya masih terlihat mengantuk,jam pelajaran pun di mulai,hari ini semua siswa akan mengadakan ulangan harian matematika


,untungnya Reyna sudah belajar semalaman jadi dia ketiduran di kelas,"readyyyyyy.....gooo...aku pasti bisa." ternyata soalnya gampang banget ," "Reyna kasih tau dunkkk...kamu udah selesai bukan??" "nihhhh.....cepetan nanti ketahuan."aku keluar duluan yahh....setelah itu Reyna pergi ke kantin sekolah untuk makan siang ...handphonenya menyala .ternyata ada pesan teks dari Revan.


"cek dulu ahh ...kali aja ada SMS masuk...sayang ....udah berangkat ternyata...aku gak boleh nangis lagi aku harus kuat,aku bales dulu ahh .." Reyna pun mulai tegar menghadapinya,karena ini takdir yang harus dia jalani,


setelah itu dia pun pergi ke kelas untuk melanjutkan pelajaran,Irma datang duduk di sampingnya ,"Rey kamu kenapa??jangan sedih yahh.aku pasti temenin kamu,kita main lagi yuk ke rumahku.."


"bolehh...nanti pulang sekolah kita kesana".


Revan Samapi di tempat kerjanya.disana terlihat kantor besar milik perusahaan batu bara,di depan kantor ada pria menunggunya ternyata teman kakak perempuannya yang sudah menunggu dari tadi.ternyata Revan di suruh langsung bekerja dan di tempatkan di bagian administrasi.


Revan pun langsung masuk ke dalam kantor dan berkenalan dengan para karyawan di sana.dia di beri mess untuk tempat tinggal,"Revan ...kamu boleh istirahat dulu sebentar ,besok aja kamu mulai kerja," "iya pak....saya istirahat dulu yah.."temannya mengantar ke dalam mess,lalu mereka mengobrol bersama menceritakan tentang perjalannya,


setelah itu Revan tiduran di kasur sambil mengecas handphone nya.ternyata sinyal disana tidak terlalu bagus.karena lokasinya sangat jauh dari keramaian,setelah itu dia menelpon Reyna.


"sayang....maaf yah baru ngabarin" ."iya sayang gpp...kamu udah sampe?? Istirahat dulu aja ..jangan lupa makan yahh.." "iya sayang ini juga aku lagi tiduran di mess.gimana ulangannya bisa gak??"


"udah beres sayy...gampang koq." yaudah kamu boboan dulu aja nanti telepon lagi..aku mau main ke rumah Irma." "iya sayang...jangan macem-macem yah sama cwo di sana." "engga donk say...aku setia sama kamu."

__ADS_1


"Horeeee.......bel udah bunyi nihh ...ayooo pulang .kita maen ke rumah kamu Irma." "okkk.....ajakin si Leny sama yang lain biar rame dan seru."


"iya ....kita ajakin biar rame." setelah itu mereka berangkat menaiki angkutan umum ,jarak rumahnya lumayan jauh,angkotnya juga agak susah.harua menunggu lama ,.


setelah itu Reyna main bersama Leny dan yang lainnya.mereka asyikk bercanda dan tertawa melepas penat,daripada Reyna terus memikirkan Revan,rumah Irma menjadi ramai oleh Reyna dan teman-temannya.walaupun Reyna tertawa tapi sebenarnya hatinya sangat sedih.


Perpisahan ini membuat mereka semakin tersiksa.tapi....reyna yakin bahwa Revan akan kembali kepadanya.."reyy....kamu kan cantik mending kamu cari cwo lain aja..kemaren kan si Rendi suka sama kamu .itu kakak kelas kita yang supeerrr rese."


"ahh...masa sihh..tapi aku kan masih pacaran sama Revan aku kan belum putus..masa aku harus selingkuh " "gpp lahh ..yang penting kamu happy...."setelah itu Reyna dan temannya nongkrong di luar rumah Irna sambil melihat camilaan kesukaan Irma.tiba-tiba ada cwo lewat ke depan reyna.


cwo itu minta nomor handphone Irma."Rey....itu tetangga aku minta nomer handphone ..tapi dia masih bocah..hahaaa...." "sumpehh lohh....dia kan masih anak SMP. tapi ganteng juga sihh..." "ahh dasar playgirl." Reyna pun berkenalan dengan cwo itu dan memberikan nomor handphone nya.


ternyata cwo itu memang sudah kenal Reyna dari dulu dia penggemar rahasia reyna.mereka pun selesai berkumpul di rumah Irma dan pulang ke rumah masing-masing ,setibanya di rumah Reyna masih sedih.dan tidak bisa membohongi perasaanya .


akhirnya dia harus merelakan si revan.dia menghibur diri sendiri dengan mendengarkan musik metal kesukaannya dan akhirnya dia mau keluar rumah maen dengan tetangganya.


keesokan harinya Reyna hanya berdiam diri di rumah padahal hari minggu.terdengar suara temannya memanggil dari luar mengajak dia maen ke rumahnya.setelah itu dia pun keluar menghampirinya.


"reyy....lagi ngapain..?"main yukkk ke rumah aku..ada yang mau ketemu nihh..." "siapa??....aku males banget." "udah...sini aja..."Reyna pun pergi ke rumah temannya ternyata ada sua pria menunggu yang satu pacar temannya yang satu lagi kakak kelasnya yang suka sama dia.reyna langsung terkejut melihat nya.dia hampir kembali kerumahnya .


tapi temannya melarang dan menarik tangannya ,akhirnya dia pun mau duduk dan mengobrol bersama kakak kelasnya itu .


hari-hari pun berlalu ,


Revan jarang menghubunginya karena sinyal disana sangat buruk .di pedalaman desa terpencil.tapi terkadang Revan juga mengabarinya.karena sulit untuk berkomunikasi dan jadwal Revan yang sibuk.mereka susah untuk berkomunikasi.


mereka hanya memendam rasa rindunya.untung saja Reyna bisa menahannya.dia tetap setia di sini walaupun banyak pria menginginkannya.


Mereka pun harus berpisah tanpa ada kata putus.revan fokus pada kerjaannya karena gaji yang menggiurkan,


Revan rela meninggalkan segalanya,dia fikir uang yang dapat membahagiakan hidupnya.akan tetapi Reyna berfikir lain.hidup sederhana dan selalu dekat dengan Revan itulah yang buat dia bahagia.reyna pun menyibukkan diri dengan mengerjakan tugas sekolahnya.


menunggu Revan kembali entah sampai kapan jajninya sekitar enam bulan kemudian.akan tetapi terasa sangat lama.


hari berganti dan bulan berganti.reyna pun merasa jenuh dan ingin mencari pria pendamping lain


dia bermain ke rumah tetangga nya.di sana cwo yang suka sama dia sedang main ke rumahnya,dia ingin maen ke rumah Reyna .akan tetapi dia takut orangtuanya marah,temannya pun mengajak pacarnya juga.akhirnya mereka datang bermain ke rumah Reyna .


ternyata Rendi menyatakan cintanya.reyna tidak bisa menjawab.tapi Rendi tetap menganggap Reyna sebagai pacarnya .Rendi tinggal di asrama dekat rumahnya .dia menyukai Reyna setahun yang lalu,Reyna masih belum putus dengan Revan dan gak mau mengganti dia.reyna pun tidak menyukai Rendi karena bukan tipe nya.


kulit Rendi hitam,tinggi badannya pun gak jauh dari Reyna,tampang Rendi juga tidak terlalu ganteng,setelah itu Reyna pergi ke rumah tetangganya dan curhat masalah rendi.dia meminta bantuan untuk menjauhkan Rendi darinya.setelah itu Rendi mengajak Reyna kencan dan makan di kafe.tapi Reyna menolak,


Reyna pun jadi merasa canggung saat berada di sekolah.setelah itu Reyna pergi ke kantin.rendi terus memandangi dan mengikutinya.reyna memalingkan wajahnya.dan membawa makannan ke kelas.


saat pulang sekolah ternyata Rendi sudah menunggu di luar gerbang ,dia mengajak main kerumah Reyna ,tapi Reyna menolak,dia tetap mengikutinya sampai rumahnya dan singgah di rumah tetangganya.


setelah itu Reyna pun memperbolehkan Rendi masuk ke rumah ya.mereka mengobrol lama dan Rendi mengajak Reyna menikah segera.


tapi Reyna masih belum siap.karena umurnya masih sangat muda ,Reyna mengusir Rendi secara halus.tapi Rendi tetap diam .temannya lah yang mengusirnya dan akhirnya Rendi pulang.


keesokan harinya Revan menelpon dan merencanakan pulang ke rumahnya,hari Reyna sangat senang dan tidak sabar ingin bertemu dengannya


Revan menanyakan oleh-oleh apa yang harus di bawa nya .Revan ingin membelikan sesuatu dengan gaji pertamanya,di tempat kerja nya Revan selalu setia walau banyak wanita cantik dewasa yang menghampirinya.

__ADS_1


Ternyata Revan tidak bisa pulang.tiga bulan berlalu.masih belum boleh pulang.dia di beri jadwal cuti sekitar 6 bulanan.reyna pun kecewa dan sedih ,dia harus menunggu Revan 3 bulan lagi.waktu yang sangat lama.....


__ADS_2