Kembalinya Cinta Pertamaku

Kembalinya Cinta Pertamaku
Episode 21 Tak kunjung pulang


__ADS_3

bab 22


Beberapa bulan kemudian...


Perasaan Reyna semakin kesal dan benci karena Revan tidak pernah menghubunginya lagi,masalah pekerjaan yang terus menimpanya kini bertambah banyak.


Selain itu Revan benar-benar terpuruk saat itu sehingga dia tak kunjung pulang ke rumah nya.semua impian dia menjadi kaya raya semua hancur berantakan ,di tambah keadaan keluarganya semakin memburuk.


Tertidur di mess yang kumuh dengan fasilitas seadanya ,Revan harus menahan semuanya demi meraup pundi pundi uang yang di janjikan kakak dan teman kakak perempuan nya.alhasil semuanya nol..


"Hufz.....cape juga...bener kata si Reyna ,jauh-jauh datang ke sini malah dapet malapetaka...bener-bener sial hidup ku ini."


Revan termenung di suatu perbukitan area batu bara sambil memandang keindahan alam dari ketinggian.cuaca sangat panas dan terik matahari menyinari sekeliling pegunungan tempat kerjanya.


"Dorrr.....siang-siang bolong gini udah ngelamun,awas kesambet.ini kan hutan belantara ,,hati-hati Revan."


"Hahahaha....bisa aja kamu...aku lagi ngilangi jenuh dan stress ...mau bagaimana lagi aku harus pasrah sama keadaan ini."


"Sabar browww....masih ada aku teman di samping kamu,semua pasti berlalu."


"Boro-boro berlalu ...yang ada nambah lagi masalah,sampe gaji aku di potong,Karen pas pengiriman barang,ada kecurangan gitu,jadi aku yang kena."


"Yaelahhh....sial banget sihh kamu Revan."


"Justru itu aku makin menderita nihh,mau pulang juga sudah udah kepalang."


"Yahhhh....tadinya aku mau ajak kamu pulang bareng.yowezzzz...mau gimana lagi aku juga gak bisa bantu."


Revan duduk sambil bersandar di bawah pohon rindang,temannya turun dari pegunungan menuju area pertambangan.tidak lama kemudian Revan pun menyusul dan melanjutkan pekerjaannya.


Apa lagi yang harus dia perbuat.sepertinya dia tak akan pulang ke kota kelahirannya untuk beberapa waktu ,Reyna pun sudah menunggu sangat lama dan masih berharap .


Sepi...sendiri sambil memegang gitar ,Reyna menyanyikan lagu sedih...namun tidak lama kemudian Panji datang menemaninya agar dia tidak sedih lagi.


"Sayang....aku temenin yahh...aku baru pulang kerja nihh tadi aku masuk pagi."


"iya boleh say...kamu mikirin apaan??enjoy aja ,kan ada aku di samping kamu."


"Gak apa-apa koq ..aku lagi BT aja."


"BT kenapa??apa ada yang salah sama aku??"


"Bukan ....tenang aja cuma masalah pribadi aja , kamu tau kan aku selalu banyak masalah.


"Ohh....yaudah kita Maen play station lagi aja yukkk...temenin aku Maen lagi."


"Siap bozzzzz .......readyyy.."


Setiap hari Reyna menyibukan diri bersama Panji agar tidak terlalu kefikiran si Revan.untung saja semua menjadi aman dan nyaman saat ada di samping Panji.


Setelah itu Reyna pun tertidur di rental PS,tapi...Panji membangunkannya.

__ADS_1


"Sayang...jangan tidur di sini doank..cepat masuk kamar sana ."


"Emmmhhh....aku ketiduran yah...aku bobo dulu yahh...sampe jumpa besok."


"Iya sayang....met bobo yahh."


lalu......Reyna pun pergi ke rumahnya untuk beristirahat dan tidur ,karena besok harus melanjutkan aktifitasnya ke sekolah.


"Huammmmzzzz......nyenyak juga tidur malam ini......haduhhhh kepala ku agak pusing nihhh sepertinya aku kurang tidur semalem.asyik Maen PlayStation sama si panji.'


Di basuh wajah mulusnya....sambil melihat ke cermin dan berkata..


"Kece juga yahh aku sekarang...makin syantikk....make up dikit ahh..."


Lipstik dan bedak tak lupa di bawa ke sekolah,lalu dia pun pergi menggunakan sedikit make up di wajahnya.


Telpon pun berdering lagi......


"Haloo sayang lagi apa??kamu dah berangkat??,Maaf yah pagi-pagi aku harus telepon .aku kangen sama kamu.'


"ini baru sampe sekolah say...baru mau masuk kelas."


"Ohhh...iya say...ada yang pengen aku omongin sama kamu."


"Masalah apa say...??,ngomong aja.."


"Aku sekarang udah pasrah sama keadaan di sini ,aku bebasin kamu ngelakuin apa aja yang kamu mau.dan jangan terlalu berharap yahh,aku gak bisa janji."


"Aku gak akan pulang lagi...entah sampai kapan ,aku harus di sini untuk waktu yang panjang,semoga kamu gak keberatan."


Reyna pun menangis dan pura-pura baik-baik saja,suaranya mulai berubah ,seluruh fikirannya ambyarrr....


Walaupun begitu Revan terus menghiburnya dan gak mau dia terluka ,karena sampai kapanpun Revan tidak akan pulang dengan pasti apalagi semua pekerjaannya berantakan dan belum selesai .


"Yaudah..kalo itu yang terbaik buat kamu aku mengalah saja.aku disini pasrah dan menunggu kamu kembali lagi."


"Iya sayang ..i Miss you....emmuahhh."


Handphone nya terjatuh,dan Reyna pun membasuh air matanya ,setelah itu dia pergi ke kamar mandi dan membasuh wajahnya ,setelah itu dia pun masuk kelas dan memulai pelajarannya.


Di sisi lain ,Revan berbaring kesakitan dan semakin stress menghadapi keadaan saat itu,dia pun tidak bisa mengubah keadaan yang ada.dia pun menyadari atas kesalahannya selama ini .


karena dia tidak mau mendengar semua yang Reyna bicarakan sebelum berangkat ke Kalimantan ,apalah daya,Revan pun harus mengatasinya.


"Ya tuhan....aku kasian sama Reyna ,pasti dia terluka banget gara-gara aku.aku benar-benar pengen pulang .."


Terdengar suara teman-temannya sedang sibuk untuk mempersiapkan pekerjaannya,Revan bergegas pergi dan memulai pekerjaannya.tapi....bos nya meminta Revan menemaninya ke lapangan.


"Aduhhh .......ada apa lagi tuhh si bozzz...pake acara ke lapangan segala.data aku kan belum beres ....aku harus beresin ini dulu."


Dengan nada tinggi bos Revan memanggilnya dari luar kantor dan menyuruhnya segera keluar dan ikut ke lapangan.

__ADS_1


"Revan....sini kami,ikut saya cek barang di lapangan ."


"Iya pak....sebentar ..aku kesana."


"Tinggalin dulu pekerjaan itu..ini lebih penting lagi.nanyi saya kasih bonus untuk tambahan uang jajan kamu."


"iya bozz..makasih banyak."


Di perjalanan bos nya mengajak bicara empat mata dengan Revan ,dia pun mulai tegang dan takut.ternyata bos nya baik,tidak seperti yang dia bayangkan.


"ohhh...iya gimana kabar orang tua kamu sekarang Van??"


"Alhamdulilah sudah baikan..."


"Maaf yah Van sikap saya kemarin...untuk bulan sekarang sampai 4 bulan ke depan kamu belum bisa pulang dulu yah..masih banyak yang harus di selesaikan."


"Engga apa-apa koq pak...aku siap..aku yang berbuat,aku juga yang bertanggung jawab.aku juga pengen meraih cita-cita untuk menjadi sukses."


"Bagus itu...kamu masih muda harus semangat dan berjuang ...yaudah kamu fokus kerja yah...jangan di sia-sia kan kesempatan ini,selama kamu kuat dan sehat."


"iya pak...makasih support nya..."


"Tuhhh udah sampai lokasi pertambangan ayo kita turun kesana ."


"Siappp...pak..."


Mereka pun melanjutkan aktifitasnya ,penggalian tambang batu bara telah di lakukan sejak dulu,tapi ada beberapa karyawannya yang tidak kuat dengan pekerjaan itu.tapi semangat Revan tidak pernah padam.


Dia akan terus melanjutkan perjuangannya.apapun yang di hadapinya dan apapun resiko dan konsekuen sinya .dia tidak peduli ,yang penting sukses.


Hari demi hari Reyna lalui dengan ceria danntanpa beban,dia mulai happy dengan teman-temannya ...dia memutuskan untuk bermain bersama temannya di sebuah tempat wisata.


Sebentar lagi kelulusan sekolah,Reyna dan teman-temannya megadakan studytour ke pantai dan tempat edukasi lainnya.


Hatinya senang dan gembira karena bertemu banyak Teman dan melupakan semua masalahnya.seolah-olah dia melupakan Revan dan tidak kefikiran Revan terus.


"Kenapa sihhh...aku harus nangis lagiii...


?????huammmz.....BT banget sihhh....."


"Kenapa Rey....Fira temenin yah"


"Katanya si Revan gak akan pulang lagi untuk beberapa waktu aku kan BT banget...."


"Biasanya dia bulan ini pulang....aku kang kangen banget sama dia..."


"Udah jangan di dikirim terus .aku kan ada di sini temenin kamu,lagian ..kita kan mau study tour,sekalian bersenang-senang di sana,"


"ohhh...iya yahh...kita kan nginep 4 hari...bener juga yahh....okkk lahhh...aku akan terima semua ini,dan happy-hapyy sama kamu dan yang lainnya.."


"Gituu donkkk....senyummmm...."

__ADS_1


__ADS_2