Kembalinya Cinta Pertamaku

Kembalinya Cinta Pertamaku
Episode 6 "menikmati bersama denganmu"


__ADS_3

bab 6


Hari mulai gelap jam menunjukan pukul 21:00,terlihat seorang pria berbadan tegap sedang duduk di ranjang sambil menatap handphone.ternyata Revan masih belum bisa tidur,malam itu dia ingin sekali SMS dan menelpon Reyna ,tapi Revan mengerti kondisi Reyna saat itu sedang kurang enak badan di tambah fisiknya yang gampang sakit,


akhirnya dia pun mulai berbaring dan memejamkan mata,"haruskah aku telepon Reyna....??"tangannya terus menggenggam sebuah ponsel,"tak lama kemudian dia mulai melepaskan genggaman tangan nya dan meletakan handphone di meja,wajahnya mulai pucat karena kelelahan,matanya mulai mengantuk,dan dia pun tertidur,suasana terasa sepi di malam hari,selimut tebal menyelimuti tubuhnya,udara semakin dingin


hanya ketukan suara jam dinding yang terdengar,,,


keesokan harinya Reyna pun terbangun dari tidurnya ,dia masih mengenakan baju tidur duduk dengan mata setengah terbuka,hal pertama yang dia ingat adalah ponselnya,karena semalam dia tidak sempat mengabari revan karena kelelahan,rambutnya yang terurai panjang menutupi wajah cantiknya,walaupun tanpa make up Reyna masih terlihat cantik,


setelah itu reyna langsung membuka pesan dari Revan ,ternyata jam 05:00 pagi tadi Revan sudah mengirimkan pesan teks yang berisi ucapan selamat pagi,,"ya ampun ini cwo bangun nya pagi amaaatt...aku salut sama Revan ,jarang-jarang ada cwo yang rajin bangun pagi gini."Reyna pun langsung menjawab SMS dari Revan,setelah itu dia bersiap-siap untuk pergi ke sekolah,seragam putih abu telah di siapkan di lemari oleh ibu nya,Reyna pun berjalan ke kamar mandi,kepalanya terasa agak pusing akhirnya dia pun mandi air hangat,karena merasa agak demam,


setelah mengenakan seragam sekolah dia pun memakai jaket agar badannya terasa hangat,tidak lupa minum segelas susu dan roti keju kesukaan nya,,"apa lagi yahh yang harus aku bawa??,ohh iya jaket Revan aku gantung di belakang,aku harus mengembalikannya,sepertinya masih basah.mungkin nanti pulang sekolah aku kembalikan,"seperti biasa Reyna pun berangkat sekolah dengan berjalan kaki,di temani tetangga teman sekolah nya,di perjalanan Reyna pun membalas pesan teks yang di kirim Revan..tiba-tiba dari kejauhan ada seorang pria sedang duduk memperhatikan reyna.


awalnya dia tidak mengira bahwa selama ini ada yang memperhatikannya saat berjalan melewati rumahnya.ternyata ada pria dewasa 7 tahun di atas dia nya.selalu tersenyum saat dia melewati rumahnya,Reyna pun tidak tau siapa sosok pria itu,akan tetapi Reyna cuek dan tidak memperdulikannya,setibanya di sekolah handphone Reyna berbunyi,


ternyata Revan menelpon karena dia tahu bahwa aku sudah di sekolah,aku pun langsung menepi ke sebuah warung di belakang sekolah,hari masih pagi semua siswa belum sepenuhnya datang,aku mencari tempat yang agak sepi,malu kalo ketahuan teman,"haaalloo....assalamualaikum Revan.." "waalaikum salam sweety ku,bagaimana kabarmu??udah sampe ke sekolah."


" sudah Revan barusan,kepalaku agak pusing sedikit mungkin masuk angin kemarin,tapi masih bisa ke sekolah koq," "kamu udah sarapan belum??minum obat warung dulu aja,nanti pulangnya aku anterin pulang yahh.""tadi aku sudah sarapan,gak usah repot-repot nanti aku pulang sama Leny," "gpp,,

__ADS_1


aku khawatir sama kamu nanti pulang sekolah aku jemput,aku tahu koq sekolah kamu,nanti jam 02:00 siang aku tunggu di gerbang yah," "iya Revan..makasih banyak yah,aku mau masuk dulu nihh,bel sudah bunyi,assalamualaikum" "iya ,,semangat belajarnya yah,,Walaikum salam",setelah itu Reyna langsung berlari menuju kelas,di depan kelas dia hampir menabrak teman sekelasnya,,


"aaaaaa....Reyna hati-hati doank kalo jalan." "iya maaf aku takut terlambat," "jam pelajaran pun di mulai,guru pelajaran sejarah sudah memasuki ruang kelas,Reyna pun mengeluarkan buku sejarah dari tas nya,terlihat wajahnya yang putih terlihat pucat dan keluar keringat dingin,badannya pun lemas,


tapi dia tidak pernah menyerah walaupun sakit dia selalu datang ke sekolah ,absen nya pun tidak pernah kosong,karena dia ingin sukses dan bertapa berharganya pendidikan untuk masa depan.para siswa mulai mengerjakan tugas,Reyna pun bisa menyelesaikan tugas sampai akhir,jam istirahat pun tiba,dia langsung keluar membeli makanan dan obat warung,karena badannya mulai tidak enak.leny pun membatunya membelikan makanan dan obat parasetamol,"


mending ke UKS aja Reyna,disana kamu bisa tiduran dan minum obat istirahat." "gpp koq Leny aku sakitnya gak parah banget,," "yaudah kalo gitu kamu duduk aja di kelas yah,,"setelah itu Reyna meminum obat dan menelpon Revan,"Hallo...kamu lagi apa Revan??aku masih di sekolah lagi istirahat," "aku juga mau telpon kamu,aku lagi jajan siomay nihh..kamu mau" "aku baru makan dan minum obat barusan.ini lagi duduk di kelas"


"ohh..yaudah kamu istirahat aja.aku pasti jemput kamu koq,mau aku anter berobat sekalian?." " gak usah Revan Alhamdulillah aku udah rada enakan minum obat barusan.aku cuma pengen dekat kamu aja ,supaya sembuh,,heehee...," "haahaaa...kamu bisa aja..iya nanti aku peluk kamu biar anget..,


yaudah kamu lanjutin aja yah belajarnya nanti kabari aku lagi kalo sudah beres." "iya sayang..nanti aku telepon lagi,,bye.." "iya sweetyku sayang...love you".


"Akhirnya badanku aga enteng nihh.kepalaku juga mulai enakan,aku bentar lagi pulang,jam pelajaran terakhir terasa lamaaaa...."setelah itu Revan bersiap untuk menjemput Reyna,kaos hitam bergambar dengan kelana jeans membuat Revan terlihat keren.di tambah kulitnya putih bersih dan mulus.


meluncurrrrr......setelah itu revan pun berangkat menuju apotek.dia membeli beberapa parasetamol untuk Reyna,"wahh...antri nihh,gpp deh demi sweety ku sayang,,"sejam kemudian dia tiba di gerbang sekolah Reyna ,dia duduk di warung kecil sebelah sekolah,di sana banyak siswi SMA yang sedang jajan dan ngobrol.matanya Mamuju ke arah Revan sambil tersenyum,akan tetapi revan tidak merespon nya.


dia duduk cuek dan menunggu Reyna keluar gerbang,setelah itu ada salah satu wanita yang duduk mendekatinya.pura-pura membeli minuman ringan,Revan langsung berdiri memalingkan wajahnya.ternyata wanita itu suka sama Revan,dari kejauhan terlihat siswa-siswi keluar dari pintu gerbang sekolah.revan pun senang akhirnya Reyna pulang juga.


"mana yah...koq belum kelihatan.." trilingggg....suara telpon Reyna berdering.""Hallo Reyna kamu dmn??aku sudah di luar gerbang nihhh.." "sebentar aku ke toilet dulu yahh..tunggu 5 menit lagi" " baiklah.." tidak berselang lama Reyna pun keluar menuju gerbang sekolah,terlihat pria tampan memakai kaos oblong putih duduk diatas motor sambil melihat ke arahnya..

__ADS_1


"wahhhh.....ganteng banget.."ucap Reyna sambil tersenyum" Revan pun melambaikan tangannya,sambil tersenyum manis kulit nya yg putih bersinar di bawah teriknya matahari.


"Reyna...Reyna...sini..aku daritadi nunggu kamu"Reyna pun mendekati Revan dan menghampirinya,Revan langsung menggenggam tangannya."badan kamu hangat Reyna ..wajah kamu juga agak pucat."Revan membelai rambut Rena sambil memegang keningnya,terlihat wajah Reyna memerah,Revan pun langsung meyuruhnya duduk sebentar untuk meminum obat.


"ini Makan dulu obatnya tadi aku belikan di apotek..aku juga beli bubur ayam buat kamu" "tadi pagi udah Revan..makasih yah..ini mau aku makan bubur sama obatnya,"Reyna pun duduk di sebuah toko kebetulan ada bangu untuk bersantai.dia pun menghabiskan bubur dan meminum obatnya.revan pun menyuapinya sedikit demi sedikit,wajah Reyna terlihat senang setelah bertemu Revan seolah-olah Revan adalah obat yang paling mujarab,


Revan mengajak Reyna berobat tapi dia takut ke dokter,tidak lama kemudian Revan mengajak Reyna ke rumahnya.tapi Reyna menolak karena belum biasa ke rumah cwo."Reyna ..mau gak kamu ikut ke rumah aku aja .daripada kamu pulang gak ada orang.aku takut kamu kenapa-kenapa.nangi sore aku anterin kamu ke rumah.di rumahku gak ada orang koq .cuma Ade aku yg cwo aja.semuanya sudah berumah tangga.pada jauh rumahnya


,"beneran gpp Revan .kepala aku juga aga pusing dikit.yaudah aku ikut aja dulu biar aku bisa tiduran sebentar"setelah itu Revan langsung mengajak Reyna ke rumahnya,Reyna pun mau dan mereka pergi bersama,di perjalanan Reyna pun berbisik dalam hati,indahnya saat bersama mu Revan,lalu Reyna memeluk erat Revan dan tidur di pelukannya,Revan pun merasakan dekap erat tubuhnya,dan menggengam erat tangan nya.setibanya di rumah Revan ,


Reyna pun berkata "aku malu takut ada orang tua kamu Revan", "sini masuk aja mereka sibuk di luar koq.duduk dulu di sini yah..aku ambilakn minum,"iya..",Reyna pun memasuki rumah Revan dan duduk di sebuah sofa ,ada sebuah aquarium berisi ikan-ikan berwarna-warni,karena Revan suka sekali binatang peliharaan.setelah itu Revan membawakan teh manis hangat dan beberapa cemilan untuk Reyna."minum dulu sayang teh nya.badan kamu udah enakan?"Revan duduk di sebelah Reyna sambil mengusap kening reyna.


teh buatan Revan pun di minumnya,setelah itu Reyna menyuruh Revan tidur di kamarnya,"kamu tiduran dulu aja di kamar aku,nanti aku kompres dulu biar panasnya reda yah."iya ..sebelah mana kamarnya?" " itu di ujung .kamu masuk aja .aku ambilkan kompres dulu,"setelah itu Reyna memasuki kamar revan.kamarnya sih gak begitu luas tapi rapi dan bersih .terlihat kasur dan penataan barangnya sangat rapi.reyna pun tidur berbaring di kasur revan.tak lama kemudian Revan datang duduk di sampingnya sambil mengompres keningnya,dan menyelimuti badan Reyna yang kedinginan,


"kamu tidur dulu aja sebentar yah,nanti pulangnya sore aku anterin,"cupp...ciuman di pipi reyna,lalu Reyna pun tertidur ,Revan duduk menemaninya sambil memandanginya.sambil memegang erat jemari tangan nya.


Dua jam kemudian Reyna terbangun,suhu badannya mulai turun.keringat membasahi tubuhnya.


selimut tebal yang di pakai terasa panas.revan pun menyapanya sambil tersenyum,"kamu udah bangun sayang?" "iya ...aku udah sembuh kayaknya"Reyna pun duduk bersandar di kasur Revan,membuka selimut tebalnya ,Revan masih setia mendampinginya,"kamu mau makan lagi gak??aku punya makanan di dapur.mau aku ambilin ga?" "gak usah Revan,aku lagi kurang ***** makan,kamu udah makan belum??"

__ADS_1


"udah tadi waktu kamu tidur" "ohhh...bagus kalo gitu.kamu juga jaga kesehatan yah sayang..." "Revan pun mengelus kening Reyna,sambil duduk di kasur di sampingnya.revan ingin Reyna lebih lama di rumahnya.tapi dia juga kawathir orang tuanya marah,dia langsung mengajak Reyna pulang,takutnya orang tua dia pulang,


mereka pun keluar kamar menuju halaman rumah Revan,setelah itu Reyna bersiap pulang ,Revan mengambil kunci motor ke dalam,"kamu mau anter kau sampai rumah gak?jaket kamu ketinggalan.kamu mampir aja sebentar gpp.orang tua aku pasti belum pulang," setelah itu Revan mengantar Reyna dan mengambil jaket miliknya.....Reyna pun sangat senang saat berada bersama dengannya.....


__ADS_2