
Dirumah Naomi Mama Dan Papa Naomi Telah Tiba dirumah ya hari ini Adalah pertemuan dua Keluarga Untuk membicarakan Tentang Tanggal Lamaran dan Pernikahan Naomi dan Danesh.
Naomi pun ikut serta ya karena ia disuruh masak dan membuat kue oleh mamanya jadi ia pun harus melakukannya.
Naomi ia tidak curiga mengapa Mama dan papanya sangat repot hari ini justru ia cemas karena seminggu ini Andriano tidak ada kabar.
Selesai Memasak Dan Membuat Kue Naomi pun di dandani dengan Sangatlah cantik.
Dirumah Danesh Mama Dan Papa Telah menyiapkan segala hal yang akan dibawa kesana ya mereka datang bertiga tentu anak-anak Danesh tidak diajak karena mereka dirumah bersama tantenya.
Perjalanan Menuju Rumah Naomi membutuhkan waktu 20 menit dari Rumah Danesh setelah sampai mereka pun segera turun tentu Danesh sangatlah Gugup Ini Adalah Hal pertama Danesh Meminta seseorang untuk ia jadikan istri.
Sedangkan Kamar Naomi ia pun tampak gelisah Karena Andriano tidak mengabarinya sama sekali ia cemas mengapa seperti ini sedangkan mereka akan melakukan lamaran dan kenapa Andriano malah menghilang.
Mama Fina pun menjembatani Putri kesayangannya ya ia mengatakan "Sayang apapun keputusan mama dan papa tolong kamu terima ya, pilihan mama dan papa ini yang terbaik untuk kamu" Kata Mama Fina
Naomi terdiam ia tidak mengerti apa yang dikatakan mamanya mengapa mama mengatakan itu semua.
"Maksud Mama bagaimana" Tanya Naomi
"Mama dan papa ingin putri kesayangannya mama ini menikah sayang namun dengan pilihan kami" Kata Mama
"ma Naomi sudah ada mas Andriano bentar lagi dia melamar Naomi kok mama gak perlu memilihkan calon untuk Naomi karena Naomi mencintai mas Andriano" Kata Naomi
"dimana Andriano kapan dia mau bertemu papa dan mama " Kata Mama
__ADS_1
"tapi maa"Kata Naomi
Mama Fina pun membawa Naomi untuk turun ya mau tidak mau Naomi harus menuruti keinginan kedua orang tuanya walaupun di hatinya sangat berat.
Betapa Terkejutnya ia melihat Danesh Bersama kedua orang tuanya yang sedang berbincang-bincang dengan papa.
"Naomi sini nak"Kata Papa Heru
Naomi pun segera duduk di sebelah kanan papa Heru tentu berhadapan langsung dengan Danesh .
"Kamu cantik sekali" Puji Danesh Dengan senyuman yang sangat manis.
"Langsung saja Naomi papa telah menerima Danesh dan kalian Minggu depan akan lamaran" Kata Papa Heru
"apa kamu bersedia sayang" Tanya Mama Yunia
"itu tidak masalah nak kalian bisa mengenal satu sama lain setelah menikah" Kata Mama Yunia
Naomi Pun memandu kedua orang tuanya terlihat mereka sangat bahagia apakah ia tega Menghilangkan Senyum bahagia di wajah mereka tentu Naomi sangat tidak tega sehingga ia mau tidak mau ia harus mengiyakan Ajakan Danesh untuk menikahinya.
"Bagaimana Naomi Bersediakah kamu menerima ajakan saya untuk Menikah Maukah kamu menjadi pendamping hidup saya sekarang dan selamanya" Kata Danesh
Naomi pun Memandang Danesh ia sangat gugup dengan hal ini bagaimana ini.
"saya menerima ajak mas Danesh untuk menikah, dan saya mau menjadi pendamping hidup mas Danesh sekarang maupun selamanya" Kata Naomi
__ADS_1
Terlihat Mereka Sangat-sangat Bahagia ketika Naomi Mengatakan Hal tersebut.
"Kita Besok Bisa Fitting Baju Untuk Lamaran dan Pernikahan" Kata Danesh
"baiklah" Kata Naomi
inikah yang diimpikan Naomi dulu menjadi istri Danesh dan dilamar oleh Danesh dan impian ini tercapai namun ini impian Naomi semasa SMA.
"Kamu Mau kita fitting baju di butik mana" Tanya Danesh
"Aku ingin di butik milikku saja mas jika kamu tidak Keberatan" Kata Naomi
"baiklah aku setuju" Kata Danesh
Dalam seminggu Naomi Memilih Kebaya Untuk Acara lamarannya dan Batik Untuk Danesh , Baju yang serasi yang dikenakan mereka berdua Tentunya.
Cincin Lamaran Ya Naomi telah Memilihnya Tentu Danesh selalu mengiyakan permintaan Naomi.
Impian Naomi ia akan dilamar oleh Andriano adalah salah sekarang ia malah di lamar Oleh Danesh.
Semua tidak direncanakan pertemuannya dengan Danesh pun tanpa disengaja.
Ketika Danesh Mengajak dirinya untuk serius mungkin banyak keraguan yang ada di benak Naomi sampai sekarang pun masih ada keraguan tersebut.
Namun Apabila Jodoh tidak akan kemana mungkin ini sudah takdirnya Naomi bersama Danesh.
__ADS_1
Naomi ia masih membenci Danesh mengapa? menurutnya karena Danesh ia harus kehilangan Andriano dan luka di masa lalu yang masih sangat membekas di hatinya.