
Acara peluncuran produk baru berjalan dengan sangat lancar, Kiara bisa dengan baik mempromosikan produk baru tersebut. Sampai-sampai banyak perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan besar itu.
Kiara juga mendapatkan banyak pujian atas kecantikannya, selain itu dia juga mendapatkan pujian atas kepiawaiannya saat berlenggak-lenggok di depan kamera untuk mempromosikan produk tersebut.
Setelah acara promosi hampir selesai, pihak perusahaan juga memamerkan foto-foto Kiara yang sedang meminum minuman yang dikeluarkan dari perusahaan tersebut.
Semua orang yang ada di sana nampak bersorak dan memuji Kiara, tetapi tidak dengan Kaesang dan juga Kayesa. Keduanya terlihat semakin kesal saja saat banyak orang yang memuji Kiara.
Di sana juga ada tuan Kylen yang nampak begitu kesal, karena istrinya terus saja menempel kepada dirinya. Tentu saja hal itu membuat ruang gerak tuan Kylen begitu terbatas.
Bahkan, hanya sekedar untuk menyapa dan mengucapkan selamat kepada Kiara saja begitu sulit rasanya.
Berbeda dengan Kiara, gadis itu terlihat begitu bahagia. Bahkan, Kiara sempat menampilkan senyum termanisnya kepada Kayela. Dia juga sempat menganggukkan kepalanya dengan begitu hormat kepada wanita itu.
"Selamat ya, Sayang. Acaranya berjalan dengan lancar, setelah acara penutupan kita pulang." Keanu merangkul pundak Kiara lalu tersenyum karena sebentar lagi mereka akan pulang ke kediaman Wijaya.
Terus terang saja Keanu merasa tidak nyaman berlama-lama berada di sana, dia benar-benar merasa cemburu karena banyak pasang mata yang menatap kecantikan Kiara dengan penuh kekaguman.
Rasanya dia ingin membawa pulang calon istrinya tersebut jika saja Kiara bukan sedang bekerja, rasanya dia tidak rela jika banyak orang yang terlihat begitu mengagumi kecantikan calon istrinya tersebut.
Bahkan, banyak pria yang menatap tubuh Kiara dengan penuh minat. Rasanya setelah ini dia akan meminta Kiara untuk memakai baju tertutup setiap wanita itu keluar dari dalam rumah.
"Iya, Sayang. Kita tingg--"
Belum sempat Kiara menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba saja Kayesa naik ke atas panggung seraya membawa mikrofon di tangannya. Tidak lama kemudian wanita itu tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah semua orang yang hadir di sana.
"Selamat malam semuanya, di sini saya ingin curhat sedikit. Sebenarnya pada awalnya saya-lah yang akan menjadi brand ambassador di peluncuran produk ini, tetapi wanita yang sok cantik dan sok baik itu mengambil pekerjaan saya."
Kayesa terdiam setelah mengatakan hal itu, dia ingin melihat respon dari orang yang hadir di sana. Orang-orang yang ada di sana nampak terdiam, tetapi mata mereka langsung beralih menatap Kiara.
"Wanita itu adalah wanita penggoda, dia bahkan rela menjual tubuhnya untuk bisa tenar. Dia menyingkirkan aku karena ingin menjadi wanita simpanan dari tuan Kylen, dia juga merupakan wanita simpanan dari banyak pejabat."
__ADS_1
Kembali Kayesa terdiam, dia menunggu respon dari semua orang yang ada di sana. Mereka menatap Kiara dengan tatapan mencemooh, Kayesa tersenyum dengan begitu lebar lalu kembali berkata.
"Jika kalian tidak percaya kepadaku, aku akan memberikan buktinya.''
Kayesa langsung menghampiri pria yang beberapa waktu lalu dia berikan tugas dengan upah yang lumayan besar, lalu dia berbisik kepada pria itu.
Pria itu nampak menganggukkan kepalanya dengan senyum canggung di bibirnya, karena pada kenyataannya flash disk yang diberikan oleh Kayesa sudah hancur tidak terbentuk.
"Kamu mengerti!" ujar Kayesa.
"Ya, Nona."
Pria itu langsung memasukkan flash disk yang Kiara berikan pada laptopnya, Keanu yang melihat akan hal itu nampak ketar-ketir. Dia bahkan mengelus-elus punggung Kiara, tentunya dia berusaha untuk memberikan dukungan kepada wanita itu.
Namun, tidak ada raut ketegangan di wajah Kiara sama sekali. Dia malah menampilkan senyum terbaik di hadapan sama orang, Kayesa yang melihat akan hal itu hanya berdecih.
"Tidak usah pura-pura bersikap tenang seperti itu, bersiaplah untuk mendapatkan kejutan yang begitu manis malam ini." Kayesa tersenyum lalu menganggukkan kepalanya kepada pria tadi.
Awalnya foto Kayesa terlihat sangat cantik dengan gaun yang dia pakai, tetapi tidak lama kemudian muncullah foto-foto Kayesa yang sedang dalam keadaan polos.
Semua orang yang ada di sana nampak ricuh, mereka tidak menyangka jika foto yang ditampilkan justru bukan foto Kiara tetapi foto Kayesa.
Bahkan, tidak lama kemudian ada video di mana Kayesa sedang bergulat di atas tempat tidur bersama dengan beberapa pejabat. Tentunya wajah pejabat tersebut di blur, karena tujuan Kiara hanyalah mempermalukan Kayesa saja.
Kayesa yang melihat akan hal itu langsung memundurkan langkahnya, tubuhnya tiba-tiba saja terasa lemas. Kayesa yang tidak mampu menopang tubuhnya dengan kakinya langsung jatuh terduduk, Kaesang langsung menghampiri Kayesa dan menuntun wanita itu untuk duduk.
"Cih! Jadi selama ini kamu bukan hanya berselingkuh dengan tuan Kylen? Kamu juga tidur dengan banyak orang?" tanya Kaesang dengan kesal.
Jika saja dia tidak mengingat jika dirinya datang bersama dengan Kayesa, sudah dapat dipastikan jika dia tidak akan mendekati wanita itu.
Semua orang yang ada di sana nampak menyoraki Kayesa, bahkan ada beberapa orang yang melemparkan cake ke baju dan wajah wanita itu.
__ADS_1
"Huuu! Dasar wanita jalangg! Teriak jalangg tapi sendirinya wanita Salome," ujar pengusaha A.
"Wajahnya doang cantik, akhlaknya ngga ada."
"Bisa-bisanya mengatakan wanita lain sebagai wanita simpanan, ternyata dia sendiri yang merupakan wanita sampah!"
Banyak sekali orang yang bener yaki Kayesa dengan kata-kata kasar, bahkan ada juga yang menyiram wajah Kayesa dengan minuman.
Kaesang yang merasa kasihan dengan cepat menuntut wanita itu agar keluar dari dalam perusahaan tersebut, walaupun hatinya merasa dongkol tetapi tetap saja dia merasa kasihan.
"Mau aku antar ke mana?" tanya Kaesang.
"Ke apartemen saja!" jawab Kayesa ketus.
Saat ini Kayesa sedang menahan amarah yang begitu luar biasa di dalam hatinya, Ia benar-benar tidak menyangka jika apa yang sudah dia rencanakan gagal total.
Kaesang hanya bisa menghela napas berat, lalu dia melajukan mobil tersebut menuju apartemen Kayesa. Tiba di apartemen, Kaesang tanpa permisi langsung pergi dari sana.
Kayesa dengan cepat menghentikan langkah pria itu, dia berdiri tepat di hadapan Kaesang seraya merentangkan kedua tangannya.
"Mau ke mana kamu?" tanya Kayesa.
Enak sekali Kaesang mau pergi begitu saja meninggalkan dirinya, padahal saat ini dia benar-benar sedang membutuhkan dukungan dari pria itu.
"Mau periksa ke dokter, takutnya aku terkena penyakit kelaminn setelah tidur dengan kamu," jawab Kaesang.
Plak!
Satu tamparan langsung mendarat dengan sempurna di pipi Kaesang, Kayesa benar-benar merasa tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh Kaesang.
"Apa maksud kamu, hah?" tanya Kayesa dengan perasaan marah yang sudah tidak bisa dibendung lagi
__ADS_1