
Wajah Keanu nampak mengenaskan, kini kepalanya atas dan juga bawahnya terasa sangat sakit. tentunya hal itu bisa terjadi karena keperkasannya itu tidak bisa masuk ke dalam inti tubuh istrinya.
Sungguh dia merutuki apa yang dilakukan oleh Kiara kepada dirinya, karena wanita itu benar-benar memancing hasratnya. Namun, setelah hasratnya terpancing justru Kiara malah meninggalkan dirinya.
Dia paham jika hal ini terjadi bukan karena keinginan dari Kiara, karena istrinya tersebut juga begitu menginginkan penyatuan dengan dirinya.
Akan tetapi, karena adanya Kinara yang hendak masuk ke dalam kamar mereka. Namun, tidak bisakah Kiara mencari alasan untuk kembali lagi menemui dirinya, pikirnya.
Karena biasanya Kinara akan gampang dibujuk, tetapi nyatanya Kiara malah langsung menemui putrinya dan mengajak putrinya itu untuk masuk ke dalam ruang makan
Kinara beralasan jika dirinya begitu lapar, dia meminta putrinya untuk menemani dirinya makan. Walaupun nyatanya Kinara tidak makan, tetapi hanya menemani Kiara saja.
"Ck! kenapa dia keterlaluan sekali tanya Keanu seraya menatap wajah istrinya yang sedang asik makan.
Sesekali Kiara akan bercanda dengan Kinara, hal itu memang merupakan pemandangan yang begitu indah sekali. Akan tetapi, tetap saja dia tidak bisa menikmati keindahan pemandangan yang ada di hadapannya.
Karena nyatanya kini miliknya masih saja berdiri dengan tegak, dia sendiri sampai bingung bagaimana caranya untuk menidurkan miliknya tersebut.
Jika saja mau, mungkin Keanu akan bermain solo untuk menuntaskan hasratnya. Sayangnya, Keanu merupakan pria yang tidak suka bermain dengan keperkasaannya sendiri.
Menurutnya, itu adalah hal yang menyedihkan. Tuhan menciptakan wanita untuk memberikan kepuasan kepada laki-laki, itu artinya jika dia ingin menuntaskan hasratnya, tentunya harus bergumul bersama dengan pasangannya.
Bukan malah berusaha sendiri untuk menuntaskan hasratnya, rasanya itu benar-benar sangat menyedihkan dan memalukan.
Keanu pada akhirnya hanya bisa berdiri di ambang pintu menuju ruang makan, dia memperhatikan istrinya dan juga putrinya yang sedang bercanda bersama.
Tidak lama kemudian, Kiara menyadari keberadaan Keanu di sana. Wanita itu nampak menatap wajah Keanu yang menyedihkan, dia merasa kasihan kepada suaminya tersebut.
Namun, ketika dia melihat ke arah bagian bawah suaminya, Kiara nampak membulatkan matanya. Karena ternyata milik pria itu terlihat berdiri dengan tegak.
__ADS_1
Walaupun nyatanya pria itu memakai celana trainingnya, tetapi tetap saja milik pria itu terlihat mengembang dan itu membuat matanya terasa sakit.
Hal itu membuat dirinya ingin langsung menyeret Keanu masuk ke dalam kamar dan mengajak pria itu untuk bercinta, tetapi dia juga takut jika Kinara akan melihat milik suaminya yang terbangun itu.
"Sebentar ya, Sayang." Kiara mengusap puncak kepala Kinara, lalu dia menghampiri Keanu.
Dia tahu jika pria itu sangat menginginkan dirinya, tetapi bukan berarti pria itu harus menunggui dirinya di sana dengan miliknya yang begitu mengambang, karena takutnya nanti Kiara akan bertanya akan hal itu.
"Ngapain ke sini?" tanya Kiara.
Kiara berbicara dengan suara pelan sekali, karena takut apa yang dia bicarakan dengan Keanu akan terdengar oleh Kinara.
"Nyari kamu, aku mau itu. Mau itu juga," jawab Keanu seraya menatap dada dan juga milik Kiara secara bergantian.
Kiara ingin sekali tertawa, apalagi saat melihat wajah Keanu yang sangat menginginkan dirinya. Namun, hal itu dia tahan.
"Nanti aku nyusul, kamu masuk dulu gih. Jangan sampe Kia liat itu," tunjuk Kiara pada milik Keanu yang mengembang dengan sempurna.
"Beneran, ya?" tanya Keanu.
Keanu bukan anak kecil yang mau dibohongi, Kiara yang paham akan keinginan suaminya langsung menganggukkan kepalanya.
"Iya, Sayang. Secepatnya," jawab Kiara.
"Jangan lama, aku tunggu." Keanu mengecup ujung bibir Kiara, lalu segera pergi dari sana.
Kiara menggelengkan kepalanya mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya, lalu dia kembali menghampiri Kinara dan melanjutkan acara sarapan paginya yang dirapel dengan acara makan siangnya itu.
"Dad kenapa, Bun?" tanya Kinara dengan polosnya.
__ADS_1
Untuk sesaat Kiara nampak terdiam, karena dia harus mencari alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan dari Kinara. Tidak lama kemudian Kiara tersenyum lalu mengusap puncak kepala putrinya.
"Katanya dad ngga enak badan, mau dipijitin sama Bunda. Boleh ngga kalau Bunda temui dad?" tanya Kiara hati-hati.
Kinara nampak memonyongkan bibirnya, padahal dia sangat ingin bermain bersama dengan bundanya. Namun, dia tidak bisa menjawab pertanyaan bundanya dengan kata tidak. Karena Kiara berkata jika Keanu sedang sakit.
"Hem! Bunda pergi temui dad, tapi makanannya dihabiskan dulu." Kinara terlihat menunduk pasrah.
"Jangan sedih dong, nanti malam kita akan makan malam bersama di luar. Di Resto favorit Kia?" bagaimana.
Kiara mencoba bernegosiasi dengan Kinara, karena pasti putrinya akan sedih ketika dia tinggalkan. Namun, dia juga tidak bisa mengabaikan permintaan suaminya begitu saja. Karena walau bagaimanapun juga Keanu adalah suamimya.
"Beneran makan di luar, Bun?" tanya Kinara memastikan.
"Iya, Sayang. Kita akan makan di luar, terus nanti kita makan ice cream kesukaan Kia juga. Bagaimana?" tanya Kiara.
"Boleh, sangat boleh. Kia mau," jawab Kinara.
Kiara tersenyum senang karena akhirnya dia bisa membujuk Kinara, walaupun dia merasa bersalah karena harus meninggalkan putrinya tersebut.
Setelah menghabiskan makanannya Kiara langsung masuk ke dalam kamar utama, dia ingin menemui suaminya yang pastinya sudah sangat menginginkan dirinya.
Berbeda dengan Kinara yang langsung masuk ke dalam kamarnya, tentunya Kiara meminta bibi untuk menemani putri tercintanya tersebut.
"Sayang!" panggil Kiara seraya menutup pintu kamarnya lalu menguncinya.
Dia tidak mau mengambil resiko, dia tidak mau dikala dirinya sedang bercinta dengan Keanu, tiba-tiba saja Kinara masuk ke dalam kamar dan melihat apa yang sedang mereka lakukan.
"Akhirnya kamu datang juga, Yang. Sini," ujar Keanu seraya melambaikan tangannya.
__ADS_1
Keanu terlihat begitu bahagia saat melihat kedatangan dari Kiara, karena itu artinya sebentar lagi dia akan bercinta dengan wanita itu.