
"Aih! Aku itu wanita yang sangat kuat, apa kamu lupa akan hal itu?" tanya Kiara yang langsung mendorong tubuh Keanu sampai terlentang di atas tempat tidur.
"Wow!" pekik Keanu seraya terkekeh.
Memiliki istri seperti Kiara membuat Keanu merasa tidak terduga, dia sempat mengira jika wanita itu akan malu-malu dan tidak berani mengungkapkan keinginannya.
Namun, nyatanya Kiara berbeda dengan wanita yang lainnya. Rasanya tidak ada wanita yang seagresif istrinya tersebut, tidak ada wanita yang di malam pertamanya malah dia yang ingin menggagahi suaminya.
Tidak ada wanita yang tidak kesakitan saat pertama kali melakukannya, Kiara bukannya kesakitan, justru dia malah merasa kegelian. Tidak lama kemudian Kiara malah merasa keenakan, ini benar-benar di luar nalar manusia biasa.
Bahkan, Kiara bukan hanya mengerang penuh nikmat. Akan tetapi, wanita itu menjerit-jerit keenakan setiap kali dirinya menghentak inti tubuh wanitanya.
Beruntung kamar Keanu kedap suara, kalau tidak, sudah dapat dipastikan semua orang yang ada di rumah tersebut pasti akan terbangun.
"Kamu mau apa?" tanya Keanu ketika melihat istrinya menurunkan celana training yang dia pakai.
Kiara tersenyum seraya mengerling nakal, tidak lama kemudian Kiara mengurut milik pria itu dengan kedua tangannya. Dia urut milik pria itu dengan begitu perlahan.
Keanu langsung memejamkan matanya, rasanya sangat nikmat sekali. Bahkan, keperkasaannya dengan cepat bereaksi. Berdiri dengan begitu tegak.
Kiara tersenyum melihat milik suaminya yang berdiri dengan gagahnya, bahkan tanpa sadar Kiara langsung mengecup ujung jamur milik pria itu.
"Yang!" erang Keanu seraya merapikan rambut Kiara.
__ADS_1
Kiara langsung terpancing hasratnya ketika mendengar erangan penuh nikmat dari bibir pria itu, tanpa ragu dia bahkan langsung menyesap ujung jamur milik Keanu.
Entah dari mana Kiara mempelajari hal itu, Keanu tidak tahu. Akan tetapi, ini rasanya benar-benar sangat nikmat.
Terlebih lagi ketika Kiara menaik turunkan kepalanya, tentu saja hal itu membuat milik Keanu masuk setengahnya ke dalam liang bergerigi milik istrinya. Keanu sampai tidak bisa berkata-kata.
"Yang, ini sangat--"
Tok! Tok! Tok!
"Bunda! Bunda udah bangun apa belum? Kalau udah bangun, Kia boleh masuk nggak?" tanya Kinara yang sejak tadi mengharapkan Kiara cepat bangun.
Gadis kecil itu begitu merindukan ibunya, ia ingin bermain dengan ibunya. Karena biasanya Kinara akan bermain seharian dengan ibunya tersebut.
Keanu terlihat menatap Kiara dengan tatapan yang begitu menyedihkan, karena saat ini miliknya sudah berdiri dengan begitu tegak. Miliknya sudah siap untuk penghentak inti tubuh milik istrinya tersebut.
Namun, jika Kiara mengizinkan Kinara untuk masuk, itu artinya dia tidak akan bisa bercinta dengan istrinya tersebut. Pastinya Keanu akan merasa tersiksa dengan hal ini.
"Yang!" panggil Keanu.
"Maaf ya, Sayang. Nanti malam kita lanjutkan lagi, soalnya Kia sudah menunggu. Kia pasti merindukanku," ujar Kiara.
Keanu langsung menggelengkan kepalanya, jika bisa Kiara jangan keluar dulu dari dalam kamar. Sungguh kepalanya kini berdenyut nyeri, tentunya bukan hanya kepala atasnya saja. Akan tetapi, kepala bawahnya juga ikut berdenyut-denyut.
__ADS_1
"Jangan keluar dulu, Yang! Akunya belum apa-apa, dianya juga belum masuk," pinta Keanu dengan penuh permohonan.
"Maaf, Sayang. Tidak bisa, kasihan Kia. Kia sudah menunggu, dia pasti--"
Belum sempat Kiara menyelesaikan ucapannya, tetapi Kinara sudah kembali mengetuk pintu kamar utama. Gadis kecil itu mengetuk pintu kamar utama dengan tidak sabar.
Tentunya hal itu dia lakukan bukan karena tanpa alasan, tidak ada jawaban dari dalam kamar tersebut. Tentu saja hal itu membuat Kinara khawatir, karena Kinara melihat Keanu masuk ke dalam kamar tersebut.
Dia takut jika Keanu menyakiti Kiara, itulah hal yang terlintas di otak gadis dikecil tersebut. Pemikiran anak kecil yang begitu polos.
"Bunda! Bunda sudah sembuh, kan? Bunda sudah bangun, kan? Kia mau masuk loh, boleh nggak sih?" tanya Kinara dengan tidak sabar.
"Kamu dengar, Sayang? Maaf ya, untuk saat ini aku tidak bisa melanjutkannya. Aku janji nanti malam akan memberikan servis terbaik kepada kamu, oke!"
Setelah mengatakan hal itu, Kiara langsung menunduk. Lalu, dia memberikan ciuman yang begitu mesra kepada Keanu. Tentu saja Keanu tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Dia membalas ciuman dari istrinya tersebut, bahkan dengan cepat dia membalikkan tubuh istrinya dan hendak menurunkan celana yang dipakai oleh istri cantiknya. Namun, dengan cepat Kiara menahan tangan suaminya.
"Jangan sekarang, Sayang. Maaf, nanti malam baru boleh."
Kiara mendorong tubuh Keanu, lalu dengan cepat dia turun dari tempat tidur dan segera menarik selimut untuk menutupi milik Keanu, sebelum dia keluar dari dalam kamar tersebut.
"Yang!" teriak Keanu dengan wajah frustasi.
__ADS_1