
Pagi-pagi sekali Kiara sudah terbangun dari tidurnya, dia langsung mandi, subuh dan segera pergi ke dapur untuk memasak. Pagi ini dia sengaja ingin membuatkan sarapan untuk calon suaminya.
Hal ini dia lakukan sebagai bentuk terima kasih untuk support yang selalu diberikan oleh Keanu kepada dirinya, walaupun Keanu adalah orang yang kaya akan harta, tetapi dia tidak menindas dirinya sebagai wanita.
Justru, pria itu terkesan begitu menghormati dirinya. Walaupun terkadang Keanu terlihat seakan tidak sabar untuk melakukan hal yang tidak semestinya dilakukan sebelum mereka sah.
Namun, Kiara bisa memakluminya. Karena Kiara paham jika Keanu sudah lama tidak melakukannya, wajar rasanya jika seorang pria berdekatan dengan wanita akan menginginkan hal itu. Terlebih lagi Keanu adalah seorang duda.
Akan tetapi, Kiara juga suka karena Keanu mampu menahan hasratnya. Pria itu tidak memaksakan kehendaknya, bahkan Keanu terkesan lebih menahan diri.
"Sudah siap!" ujar Kiara ketika melihat semua hidangan yang dia masak tertata rapi di atas meja.
Keanu yang baru saja keluar dari dalam kamarnya langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan, dia tersenyum kala melihat Kiara yang sedang tersenyum puas ke arah meja makan.
Keanu menghampiri Kiara, lalu dia memeluk wanita itu dari belakang seraya mengecup pipi wanita itu. Kiara sempat kaget dengan apa yang dilakukan oleh Keanu, beruntung dia tidak refleks untuk memukul Keanu.
Karena memang sepertinya pria itu sudah berjaga-jaga, Keanu memeluk Kiara seraya menggenggam kedua tangan wanita itu.
"Pagi, Sayang. Kamu masak?" tanya Keanu.
"Hem! Aku masak garang asem ikan nila sama bakwan udang," jawab Kiara.
Kinara pernah berkata jika ayahnya itu sangat suka makan garang asem ikan nila dan bakwan udang buatan ibunya, tetapi setelah ibunya meninggal Keanu tidak pernah memakan makanan itu lagi.
Bukan karena dia bosan, hanya saja istrinya, Kalish tidak bisa membuat kedua masakan tersebut. Sedangkan Keanu ingin dibuatkan makanan itu oleh orang yang dia cintai.
Maka dari itu Kiara memberanikan diri untuk membuat masakan yang disukai oleh Keanu, dia berharap jika makanan yang dia buat akan disukai oleh Keanu.
Walaupun dia belum yakin apakah Keanu menyukai masakan yang dia masak atau tidak, tetapi dia tetap percaya diri untuk memasaknya.
"Memangnya kamu bisa masak?" tanya Keanu.
"Bisa dong, ayo coba." Kiara melerai pelukannya dengan Keanu, lalu dia menuntun Keanu agar duduk di salah satu bangku yang ada di sana.
__ADS_1
"Coba cicipi dulu," ujar Kiara setelah dia mengendokkan garang asemnya ke dalam mangkuk.
"Siap, Sayang." Keanu langsung mengambil sendok dan langsung mencoba garang asem yang sudah dibuat oleh Kiara.
Setelah mencicipinya, Keanu nampak memandang Kiara dengan tatapan yang begitu sulit untuk diartikan. Kiara sampai takut dibuatnya.
"Kenapa kamu malah menatap aku seperti itu?" tanya Kiara was-was.
"Rasanya sangat enak, tolong endokan nasinya. Bakwan udangnya juga tolong ambilkan," pinta Keanu.
Kiara tersenyum karena ternyata Keanu menyukai masakannya, dengan cepat dia mengendokkan nasi dan juga mengambilkan bakwan udangnya.
"Makannya yang banyak, biar kuat." Kiara menepuk-nepuk pundak Keanu.
"Kuat apa? Memangnya kamu udah ngga tahan pengen aku perawani?" tanya Keanu tanpa filter.
"Astagfirullah! Hari ini kita akan pergi ke makam, setelah itu kita akan pergi ke agensi buat ngambil honor aku. Terus, kita juga akan pergi ke taman bermain. Karena Kia tadi pagi chat aku, katanya pengen main ke taman bermain."
"Yang, besok kita mau nikah loh. Hari ini bahkan kita tidak usah jemput Kia, karena sebentar Kala akan datang membawa Kia dan juga membawa orang-orangnya untuk menyulap taman belakang jadi pelaminan," jelas Keanu.
"Kalau hari ini kita kebanyakan pergi, aku takut kamu akan lemas. Bahaya nanti, bisa gagal malam pertama aku. Eh? Maksudnya setelah menikah aku mau langsung, jangan sampai kamu lemas."
Kiara hanya mampu mengerjapkan matanya mendengar apa yang dikatakan oleh Keanu, bisa-bisanya pria itu mengatakan hal tersebut. Padahal, mereka belum resmi menjadi suami istri.
"Kamu tuh berisik, udah sarapan dulu. Abis itu kita pergi, kalau memang kamu tidak mau pergi ke taman bermain, kamu bisa langsung jelaskan sendiri kepada Kia," ujar Kiara.
"Iya, Sayang. Sekarang kamu juga duduk, kita makan bersama. Terima kasih sudah mau memasak makanan kesukaan aku," ucap Keanu dengan tulus.
"Sama-sama, Sayang," jawab Kiara.
Akhirnya Kiara dan juga Keanu melaksanakan sarapan paginya, setelah itu mereka langsung pergi ke pusara terakhir Kalish. Tentunya mereka pergi bersama dengan Kinara, karena ketika mereka akan pergi Kinara datang bersama dengan Kala dan banyak orang juga yang Kala bawa.
Keanu dan juga Kinara memperkenalkan Kiara kepada Kalish, Keanu juga bahkan meminta izin kepada Kalish untuk menikah kembali. Walaupun Kalish sudah meninggal, tetapi rasanya Keanu tetapi harus meminta izin pernikahannya dengan Kiara berjalan dengan lancar.
__ADS_1
"Yang, tolong antarkan aku ke agensi tuan Kylen dulu. Aku mau ambil honor aku, lumayan buat ngajak Kia jalan-jalan," pinta Kiara.
Keanu yang sedang fokus dalam mengemudi langsung menolehkan wajahnya ke arah Kiara, dia mengusap puncak kepala Kiara dengan tangan kirinya dan berkata.
"Boleh, Sayang. Aku akan ikut masuk ke dalam kantor, takut-takutnya pria tua itu akan melakukan hal yang tidak-tidak," ujar Keanu.
"Ngga usah, kamu tunggu aja di mobil sama Kia. Percaya sama aku, aku tidak akan kenapa-kenapa," ujar Kiara.
"Baiklah! Tapi kalau ada apa-apa kamu langsung telpon aku," ujar Keanu pada akhirnya.
"Siap, Juragan!" ucap Kiara seraya terkekeh.
Keanu hanya menggelengkan kepalanya mendengar apa yang dikatakan oleh calon istrinya tersebut, sedangkan Kinara terlihat kebingungan lalu mendekat ke arah ibu sambungnya dan langsung bertanya.
"Bunda, memangnya pemilik agensinya kenapa? Kenapa Dad seakan takut jika Bunda akan terluka, apakah pemilik agensinya galak seperti singa lapar?" tanya Kinara.
"Tidak, Sayang. Dad kamu tuh hanya lebai aja," jawab Kiara.
"Hem! Dad sangat lebai, mau main aja ngga boleh. Katanya takut Bunda kenapa-kenapa, karena besok Bunda akan menikah dengan Dad." Kinara menghela napas berat setelah mengatakan hal itu.
"Jangan cemberut, Sayang. Nanti kita akan bermain di rumah saja sama Bunda, oke?" bujuk Kiara.
"Oke, Bun," jawab Kiara.
Tidak lama kemudian, mobil yang dikendarai oleh Keanu nampak berhenti tepat di depan kantor agensi milik tuan Kylen.
Dengan cepat Kiara turun, karena dia ingin segera menemui tuan Kylen segera meminta upahnya. Berbeda dengan Kinara dan juga Keanu, keduanya duduk anteng di dalam mobil.
"Tuan, Kiara datang. Maaf untuk tadi malam, bukan Kiara loh yang ngga mau jalan sama Tuan. Kiara ngga berani karena ada istri, Tuan." Kiara masuk ke dalam ruangan tuan Kylen.
Pria tua yang sedang duduk di atas kursi kerjanya nampak tersenyum sumringah, lalu dia bangun dan menghampiri Kiara. Dia bahkan nampak memindai penampilan Kiara dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Kiara memang hanya memakai kemeja berwarna putih dipadu padankan dengan celana panjang berwarna coklat, tetapi Tiara tetap saja terlihat seksi.
__ADS_1
Lekuk tubuh wanita itu terlihat menggoda, rasanya pria tua itu sudah tidak sabar ingin menikmati tubuh kiara.
"Duduklah, Sayang. Om mau bicara sesuatu," ujar Tuan Kylen seraya menuntun Kiara untuk duduk di atas sofa yang ada di sana.