Kembalinya Gadis Cupu

Kembalinya Gadis Cupu
Hari Bahagia


__ADS_3

Hari yang ditunggu oleh Keanu akhirnya datang juga, hari ini adalah hari di mana Keanu menikah dengan Kiara. Pria itu kini sedang duduk di hadapan pak penghulu, wajahnya terlihat begitu tegang dan juga gugup.


Padahal, ini adalah pernikahan keduanya. Namun, tetap saja pria itu terlihat begitu gugup. Bahkan, dia terlihat meremat kedua tangannya yang basah dengan keringat secara bergantian.


Pak penghulu yang ada di hadapan Keanu sampai terkekeh dibuatnya, dia merasa lucu melihat tingkah pria yang sangat tampan dan juga bertubuh atletis itu begitu gugup.


Menurutnya, sikap yang ditunjukkan oleh Keanu itu berbanding terbalik dengan tubuhnya yang begitu kekar dan rupanya yang menawan.


"Jangan gugup dan jangan tegang, Nak Keanu. Lihatlah, calon mempelai wanita yang sudah datang." Pak penghulu tersenyum seraya menuju ke arah Kiara yang datang bersama dengan Kinara.


Mendengar apa yang dikatakan oleh pak penghulu, sontak saja Keanu langsung menolehkan wajahnya ke arah Kinara dan juga Kiara.


Keduanya terlihat begitu cantik, sangat memesona. Terlebih lagi saat ini Kiara memakai riasan di wajahnya, wanita itu benar-benar terlihat seperti bidadari.


Seulas senyum langsung terbit di bibir pria itu, dia benar-benar mengagumi kecantikan dari wanita yang sebentar lagi akan dia halalkan itu.


Terlebih lagi ketika Kiara kini sudah berada di sampingnya lalu duduk dan tersenyum ke arah pria itu, sungguh Keanu begitu bersyukur karena akan menikah dengan wanita yang begitu cantik seperti Kiara.


Bahkan, kepribadian Kiara juga begitu cantik. Wanita itu selalu bersikap begitu baik kepada putrinya, Kiara juga selalu berusaha untuk memahami dirinya.


"Kamu sangat cantik,'' puji Keanu dengan tangan yang terulur dan hendak mengusap pipi Kiara.


Namun, hal itu tidak bisa terlaksana karena tiba-tiba saja tangan mungil Kinara menepis tangan sang ayah.


"Dad! Jangan sentuh, aku lihat Bunda didandaninya lama loh. Kasihan tante MOA kalau make up-nya nanti luntur," ujar Kinara.

__ADS_1


Dahi Keanu nampak berkerut dengan dalam, dia sampai berpikir dengan begitu keras ketika Kinara menyebutkan nama 'tante MOA'. Siapa wanita itu, pikirnya. Karena Keanu merasa tidak mengundang wanita tersebut.


Keanu hanya mengundang para karyawannya saja, karyawan dari perusahaan Wijaya. Namun, walaupun karyawannya begitu banyak, tetapi Keanu masih ingat jika dia tidak memiliki karyawan yang bernama tante MOA.


"Siapa tante MOA?" tanya Keanu dengan raut wajah bingung.


Kinara langsung menepuk jidatnya mendengar apa yang ditanyakan oleh Keanu, gadis kecil itu bahkan langsung mengerucutkan bibirnya. Lucu sekali tingkahnya.


"Dad, payah! Itu loh, tante yang bertugas mendandani Bunda," jawab Kinara.


Keanu ingin sekali tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh putrinya, tetapi dia begitu sadar jika putrinya memang masih sangat kecil.


"Oh! Begitu ya, maafkan Dad," jawab Keanu dengan senyum di bibirnya.


"Oke!" jawab Kinara.


"Nona Kia silakan duduk di samping Bunda Kiara, karena sebentar lagi acara akan dimulai," ujar Pak penghulu.


"iya," jawab Kinara dengan patuh karena itu artinya sebentar lagi Kiara akan resmi menjadi ibunya.


Pak penghulu tersenyum ketika melihat Kinara duduk dengan anteng di samping Kiara, lalu pria itu mengulurkan tangannya ke arah Keanu. Tentu saja Keanu dengan cepat menerima uluran tangan dari pak penghulu.


"Bagaimana Nak Keanu? Sudah siap menuju SAH?"


Aih! Jangan ditanya kalau masalah itu, babang Keanu bukan sudah siap lagi. Namun, pria bersetatus sebagai duda beranak satu itu sudah tidak sabar untuk memperistrikan Kiara.

__ADS_1


Bahkan, Keanu sudah tidak sabar untuk menjadikan Kiara sebagai miliknya seutuhnya. Dia juga sudah tidak sabar untuk segera memberikan adik untuk Kinara.


"Sudah!" jawab Keanu yakin.


"Baiklah, kalau begitu kita mulai saja acaranya."


Pak penghulu tidak langsung melaksanakan acara ijab kabul, karena pak penghulu mengajari Keanu terlebih dahulu. Takut-takutnya pria itu salah berucap ketika melaksanakan ijab Kabul.


Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya acara ijab kabul pun dilaksanakan. Setelah pak penghulu mengatakan kalimat ijabnya, dengan satu kali tarikan napas saja Keanu mampu mengucapkan kalimat kabulnya.


"Bagaimana para saksi, SAH?" tanya Pak penghulu.


"SAH!" teriak semua yang datang.


Kinara yang mendengar akan hal itu langsung memeluk Kiara dengan erat, gadis kecil itu terlihat begitu bahagia sekali. Karena itu artinya Kiara sudah resmi menjadi ibunya, itulah pikirnya.


Kinara bahkan tanpa ragu mengecupi setiap inci wajah Kiara, tentu saja hal itu membuat Keanu ingin melakukan hal yang sama.


"Yang, aku boleh cium juga ngga?" tanya Keanu seraya menoel-noel pundak istrinya.


Kiara hanya diam saja karena malu dengan apa yang dia dengar, walaupun nyatanya mereka sudah menikah, tetapi tetap saja Kiara merasa canggung dan malu.


"Sabar, Nak Keanu. Silakan tanda tangani berkas-berkasnya terlebih dahulu, setelah itu tukar cincin dan Nak Keanu boleh memberikan kecupan di kening istrinya."


Pak penghulu yang ternyata menjawab pertanyaan dari Keanu, Kinara langsung menjulurkan lidahnya. Kiara sampai tertawa dibuatnya, berbeda dengan Keanu yang malah cemberut.

__ADS_1


"Hem!" jawab Keanu pasrah.


__ADS_2