Kembalinya Gadis Cupu

Kembalinya Gadis Cupu
Bingung


__ADS_3

Keanu benar-benar merasa penasaran dengan siapa sosok yang dia yakini wanita itu, karena jika dilihat dari lekuk tubuhnya itu pasti adalah wanita.


Walaupun memakai hoodie dan juga celana bahan yang terlihat Kedodoran di tubuh wanita itu, tetapi tetap saja Keanu yakin itu adalah wanita.


Keanu takut ada sesuatu hal yang akan terjadi, tentunya hal yang tidak diinginkan. Dengan cepat keluar dari dalam ruang kerjanya, lalu dia melangkahkan kakinya menuju taman belakang.


Saat dia tiba di taman belakang, ternyata di sana ada beberapa pengawal yang biasa ditugaskan untuk menjaga rumahnya. Lalu, kenapa bisa ada orang yang mengintai rumahnya. Padahal, di sana banyak pengawal, pikirannya.


Dengan cepat Keanu mendekati salah satu pengawal yang ada di sana, lalu pria itu menegur pengawal tersebut.


"Apa kalian sudah melakukan tugas dengan baik?" tanya Keanu.


"Tentu, Tuan. Kami sudah melakukan tugas dengan baik, sesuai dengan apa yang anda inginkan." Pria itu membungkuk dengan hormat setelah menjawab pertanyaan dari Keanu.


"Kamu pasti berbohong, karena aku bisa melihat di sebelah sana tadi ada wanita yang sedang menatap ke arah sini." Keanu nampak menunjuk di mana arah wanita yang sedang mengintai rumahnya.


Pengawal tersebut nampak mengikuti arah yang ditunjuk oleh Keanu, tetapi nyatanya di sana tidak ada siapa pun. Namun, Keanu sempat melihat ada bayangan hitam dan menghilang begitu saja.


Keanu sempat kaget melihat akan hal itu, karena dia melihat sosok wanita itu menghilang bukannya berlari.


"Sosok wanita itu ada di mana, Tuan? Saya tidak melihatnya sama sekali, dari tadi juga di sana tidak ada perempuan."


Keanu menolehkan wajahnya ke arah sang pengawal, dia menghela napas berat. Karena nyatanya di sana memang tidak ada siapa pun sekarang, ini benar-benar aneh, menurutnya.

__ADS_1


Akan tetapi, nyatanya dia sempat melihat sosok hitam yang tiba-tiba saja menghilang. Apakah pengawalnya itu tidak melihat sosok tersebut, tanyanya dalam hati.


"Apakah kamu benar-benar tidak melihat jika di sana tadi ada seorang perempuan yang sedang memperhatikan suasana sekitar rumah saya?" tanya Keanu.


"Tidak, Tuan. Dari tadi saya di sini tidak melihat siapa pun, bahkan hewan pun tidak saya lihat. Lagi pula, anda tenang saja. Pagar belakang dibuat secara otomatis, jika ada bahaya pasti tegangan listrik yang sudah saya pasang akan langsung menyengat tubuh orang yang akan berniat jahat kepada Tuan."


"Aku paham akan hal itu, tapi masalahnya tadi aku melihatnya. Tapi, kamu bilang di sana tidak ada siapa-siapa."


Keanu benar-benar kebingungan, dia bahkan sampai berkali-kali menolehkan wajahnya ke kanan dan ke kiri. Takut takutnya orang tersebut bersembunyi di tempat yang lain.


"Begini saja, Tuan. Bagaimana kalau kita mengecek rekaman CCTV saja," usul pengawal tersebut.


"Boleh, karena itu sepertinya akan lebih baik," jawab Keanu.


Saat Keanu masuk ke dalam tempat tersebut, pengawal itu langsung menyalakan rekaman CCTV. Keanu nampak anteng memperhatikan rekaman CCTV tersebut.


Benar apa yang dikatakan oleh pengawal itu, tidak ada orang yang berani mengintai rumahnya. Tidak ada sosok wanita yang memakai hoodie yang terekam oleh kamera CCTV.


Ini sangat aneh, pikir Keanu. Karena jelas-jelas dia melihat ada orang yang mengintai rumahnya dari arah belakang, lumayan lama walaupun dia tidak melihat wajahnya dengan jelas.


"Bagaimana, Tuan?" tanya pengawal tersebut.


Walaupun nyatanya dia ikut memperhatikan rekaman CCTV tersebut, dia tetap saja bertanya kepada pria itu untuk memastikan.

__ADS_1


"Tidak ada," jawab Keanu pada akhirnya.


Mungkin dia harus menceritakan hal ini kepada Kiara setelah istrinya itu bangun, karena dia merasa ada hal yang terjadi tetapi di luar nalar manusia.


Keanu sangat sadar jika istrinya memiliki kelebihan yang luar biasa, mungkin wanita itu bisa membantu dirinya dan menjelaskan tentang sosok wanita tersebut.


"Berjagalah dengan baik, aku pergi dulu." Keanu langsung keluar dari bangunan tersebut Lalu melangkahkan kakinya menuju kamar utama.


Pria itu nampak tersenyum kala melihat istrinya yang sedang menggeliatkan tubuhnya, sepertinya istrinya mulai terganggu dengan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar mereka yang mulai terasa panas dan menyengat di kulit.


Keanu langsung menghampiri Kiara, lalu dia duduk di tepian tempat tidur. Dia usap puncak kepala istrinya, lalu dia menunduk untuk mencium bibir istrinya dengan penuh kelembutan.


Mendapatkan ciuman dari suaminya, sontak saja Kiara langsung membuka matanya. Tangan kanannya terulur untuk bermain dengan telinga Keanu, sedangkan tangan kirinya mengusap rahang tegas suaminya tersebut.


"Sudah bangun?" tanya Keanu setelah pagutan bibir mereka terlepas.


Kiara tidak langsung menjawab pertanyaan dari Keanu, tetapi dia malah mengusap-usap dada sampai ke perut pria itu. Sontak saja hal itu membangkitkan hasrat Keanu, karena nyatanya dia adalah pria yang sangat normal.


"Jangan mancing-mancing terus, Sayang. Ini sudah siang, kamu belum sarapan loh." Keanu menangkap tangan istrinya dan mengecup punggung tangan istrinya itu beberapa kali.


"Maaf, abisnya enak," jawab Kiara tanpa malu.


"Nakal! Ayo bangun, perut kamu harus di isi. Biar kuat," ujar Keanu seraya membantu istrinya untuk bangun.

__ADS_1


"Aih! Aku itu wanita yang sangat kuat, apa kamu lupa akan hal itu?" tanya Kiara yang langsung mendorong tubuh Keanu sampai terlentang di atas tempat tidur.


__ADS_2