Kembalinya Gadis Cupu

Kembalinya Gadis Cupu
Akhir Yang Indah (End)


__ADS_3

Hidup Keanu terasa begitu sempurna karena dia memiliki istri yang begitu cantik dan juga hebat seperti Kiara, terlebih lagi setelah memiliki empat jagoan sekaligus. Keanu merasa hidupnya lebih berarti lagi.


Kini dia memiliki lima anak yang pastinya membuat rumahnya benar-benar terasa begitu ramai, tentunya hal itu membuat Keanu tidak lagi merasa kesepian.


Dia bahkan membuatkan taman bermain khusus untuk anak-anaknya, hal itu dia lakukan agar semua anak-anaknya betah tinggal di rumah dengan fasilitas yang disediakan.


Dia juga membuatkan taman bermain mini di belakang rumahnya, taman belakangnya dia sulap menjadi taman bermain khusus untuk anak-anaknya. Tentunya semua anak-anaknya begitu betah jika sedang bermain di sana.


Begitupun dengan Kiara, wanita itu merasa hidupnya begitu sempurna. Walaupun dia terkadang merasa jika Tuhan terlalu berlebihan memberikan kebaikan kepada dirinya, tetapi terlepas dari apa pun itu Kiara benar-benar sangat bersyukur.


Selamat dari kematian bukan membuat dia terpuruk, tetapi justru membuat dia menjadi wanita yang begitu kuat dan juga tangguh. Bahkan, wanita itu diberikan jodoh yang sangat tampan dan juga memperlakukan dirinya dengan penuh cinta.


Sungguh Kiara sangat bersyukur kepada Tuhan, bahkan wanita itu dalam setiap bulannya akan pergi ke panti asuhan untuk berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung itu.


Kini usia keempat putranya sudah menginjak lima tahun, sedangkan Kinara kini sudah berumur sebelas tahun. Keempat putranya bersekolah di sekolah tk, sedangkan Kiara kini sudah duduk di bangku kelas enam sd.


Padahal, keempat putranya masih sangat kecil. Mereka akan terlihat begitu manis sekali di hadapan orang-orang, tetapi jika sudah kesal, hal yang tidak terduga pasti akan terjadi.


Maka dari itu Keanu dan juga Kiara berusaha sekuat tenaga untuk mengontrol kekuatan keempat putranya, karena mereka takut jika nantinya kekuatan besar itu akan menjadi bumerang untuk keempat putra mereka tersebut.


"Tidurlah sayang-sayangnya, Bunda. Besok kalian akan sekolah," ujar Kiara setelah dia membacakan dongeng kesukaan keempat putranya.


"Ya, Bunda!" jawab keempat putranya dengan kompak.


Walaupun mereka memiliki kekuatan yang begitu besar, tetapi mereka selalu menurut kepada ayah dan juga Ibunya. Tidak pernah sekalipun mereka membantah apa yang dikatakan oleh Kiara dan juga Keanu.


"Bagus, Bunda tinggal. Jangan mainan lagi," pesan Kiara kepada empat putranya.


Kini keempat putranya terlihat tumbuh dengan baik, keempat putranya yang dulu terlihat mungil dan begitu menggemaskan kini sudah mulai tumbuh menjadi anak-anak yang sehat.


Kiara bahkan sudah memindahkan kamar keempat putranya tersebut, lebih tepatnya dia menjadikan dua kamar menjadi satu.

__ADS_1


Lalu, wanita itu menyiapkan empat ranjang untuk keempat putranya. Hal itu dia lakukan agar keempat putranya bisa tidur di dalam kamar yang sama.


Pasalnya Kiara sempat memisahkan keempat putranya itu untuk tidur di dalam dua kamar, tetapi mereka malah menolaknya. Mereka beralasan tidak bisa tidur jika tidak bisa bersama-sama.


Sebenarnya Kiara takut, dia takut jika keempat putranya sudah besar nanti ingin tetap berada di tempat yang sama, dia juga merasa takut jika keempat putranya itu akan mencintai wanita yang sama.


Akan tetapi, keempat putranya kini masih sangat kecil. Mungkin jika sudah mulai besar nanti Kiara akan mulai memisahkan tempat putranya itu untuk tidur di dalam kamar yang terpisah.


"Iya, Bunda. Kami tidak akan nakal!"


Kembali keempat putranya menjawab dengan begitu kompak, Kiara sampai menggelengkan kepalanya menyaksikan hal itu.


Setelah memastikan keempat putranya mulai memejamkan matanya, Kiara langsung melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kamar putranya tersebut.


Lalu, dia melangkahkan kakinya menuju kamar Kinara. Kamar putri kecilnya yang kini sudah mulai tumbuh menjadi putri remaja.


"Lagi apa, Sayang? Boleh Bunda masuk?" tanya Kiara seraya mengetuk pintu kamar dari putrinya tersebut.


"Boleh, Bunda," jawab Kinara seraya membuka pintu kamarnya.


"Belum, Bun. Masih ngerjain tugas, sekarang Kakak sudah kelas 6 sd. Kakak harus rajin belajar karena sebentar lagi bakalan ujian," jawab Kinara.


"Anak Bunda memang sangat pandai, belajar yang rajin ya. Biar nanti bisa jadi juara kelas," ucap Kiara menyemangati.


"Siap, Bund." Kinara nampak memeluk Kiara, wanita yang sudah seperti ibu kandungnya sendiri bagi Kinara.


"Bunda tinggal dulu, kamu belajar lagi aja. Jangan terlalu malam untuk tidur," ujar Kiara menasehati.


"Ya, Bun," jawab Kinara.


Setelah berbicara dengan putri kecilnya, Kiara kakinya menuju kamar utama. Karena dia sudah lelah dan ingin tidur, tetapi saat dia masuk ke dalam kamar dia terlihat begitu kaget. Karena dia melihat Keanu yang sedang merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

__ADS_1


Pria itu nampak tidak memakai sehelai benang pun, bahkan pria itu nampak sedang mengurut miliknya yang kini sudah berdiri tegak.


"Astagfirullah, Yang! Kamu lagi apa?" tanya Kiara.


Wanita itu bertanya seraya menatap milik suaminya, lalu dia melangkahkan kakinya untuk mendekat ke arah suaminya tersebut.


"Mau ngajakin kamu bikin dedek bayi lagi, mau?" tanya Keanu.


Kiara nampak tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh Keanu, karena dia sudah memiliki lima anak. Rasanya untuk menambah jumlah anak lagi seakan enggan, bukan menolak rezeki.


Namun, terkadang dia kesusahan untuk mengatur keempat putranya. Karena untuk Kinara, putrinya itu begitu patuh dan gampang diatur.


"Goyangnya mau, Yang. Tapi, untuk nambah dede bayi lagi kayaknya engga. Sudah cukup," jawab Kiara.


"Baiklah, kalau begitu mari kita olah raga malam saja," ajak Keanu.


Kiara nampak tertawa dengan ajakan dari suaminya tersebut, lalu tanpa ragu dia langsung melucuti kain yang melekat di tubuhnya.


"Bersiaplah, Sayang." Kiara langsung melompat ke atas tubuh suaminya.


Keanu langsung tertawa mendapatkan perlakuan seperti itu dari Kiara, tetapi tidak lama kemudian suara tawanya berubah menjadi desahann kenikmatan ketika Kiara mulai menunduk dan bermain dengan milik pria itu.


Malam ini kembali mereka berpeluh, bercinta dengan penuh gairah. Baika Kiara ataupun Keanu, keduanya nampak berlomba untuk mendapatkan puncak kenikmatannya.


"Terima kasih," ujar Keanu dengan tulus ketika dia sudah menyemburkan lelehan susu vanila ke dalam inti tubuh Kiara.


"Sama-sama, Sayang." Kiara langsung menyambar bibir suaminya, bibir pria yang selalu membuat dirinya candu.


Kebahagiaan tidak akan datang begitu saja, karena kebahagiaan akan datang sesuai dengan perjuangan yang kita lakukan. Walaupun awal kehidupan dirasa sangatlah menyedihkan, tetapi kita tidak boleh berputus asa.


Karena sejatinya dalam kehidupan itu pasti ada yang namanya kesedihan, kebahagiaan, tantangan dan juga rintangan. Maka dari itu bijaklah dalam menghadapi kehidupan, jangan pernah menyerah karena merasa terpuruk dalam keadaan.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca karya Othor yang dirasa konyol ini, terima kasih juga untuk kalian yang selalu meninggalkan jejak komentar dan juga likenya.


Terima kasih juga untuk kalian yang suka memberikan vote dan juga hadiahnya, karena jika tidak ada kalian Othor bukan siapa-siapa. Love sekebon kembang untuk kalen.


__ADS_2