
Wanita cantik itu nampak menatap Keanu dan juga Kiara secara bergantian, tidak lama kemudian dia juga menatap Kinara yang kembali asik memakan makanannya.
Wanita itu sebenarnya merasa lucu dengan respon dari Kiara dan juga Keanu, tetapi wanita itu tidak tertawa. Dia malah menggenggam tangan Kiara dengan begitu erat, lalu dia berkata.
"Apakah kamu tidak ingat dengan suaraku, Kiara?"
Kiara terdiam seraya mengerutkan dahinya, dia seolah-olah sedang mengingat ingat suara siapa yang dia dengar saat ini.
Tidak lama kemudian, dia tersenyum dan hendak membuka suaranya. Akan tetapi, dengan cepat wanita yang cantiknya seperti bidadari itu langsung menutup bibir Kiara dengan jari telunjuknya.
"Ya! Kamu benar, aku adalah Kiki. Akhirnya kamu mengingat diriku juga, tolong diam dan dengarkan aku. Karena aku, ingin mengatakan sesuatu hal yang penting kepada kamu dan juga suami kamu."
Keanu dan juga Kiara kembali saling pandang, mereka benar-benar penasaran dengan apa yang akan dikatakan oleh Kiki. Akan tetapi, mereka tidak berani bertanya ataupun mengeluarkan suara.
Kiki terkekeh melihat respon dari keduanya, lalu tanpa ragu Kiki meneruskan ucapannya yang sejak tadi ingin dia katakan.
"Satu minggu lagi akan terjadi gerhana matahari total, aku harapkan kamu tidak keluar dari rumah. Karena jika kamu keluar dari rumah, maka semua kekuatan kamu akan hilang."
Kiara terdiam seraya mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kiki, dia hanya bisa menganggukkan kepalanya tanpa bersuara.
Sebenarnya Keanu merasa bingung dan juga heran, dia merasa tidak kenal dengan sosok wanita yang cantiknya seperti bidadari itu. Dia juga merasa kurang paham betul dengan apa yang dikatakan oleh wanita tersebut.
Namun, tetap saja dia tidak berani mengatakan apa pun. Dia hanya terdiam seraya memperhatikan apa yang ingin dikatakan lagi oleh wanita tersebut.
"Bagus kalau kamu paham, satu hal lagi. Tiga hari sebelum terjadi gerhana matahari total, kamu akan merasakan lemas karena efek dari gerhana yang akan datang. Jangan aneh jika kamu merasakannya, karena itu adalah hal yang wajar."
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu, Kiki langsung menghilang. Keanu sampai terkaget kaget dibuatnya, dia bahkan sampai tersedak luudahnya sendiri dan terbatuk- batuk.
Dengan cepat Kiara mengambilkan air minum dan memberikannya kepada Keanu, Kiara merasa kasihan karena wajah pria itu sampai memerah.
"Minumlah terlebih dahulu," ucap Kiara.
Keanu tidak menjawab perkataan dari Kiara, tetapi dia langsung mengambil air putih tersebut dan meminumnya hingga tandas.
Ini adalah kali pertama dirinya melihat makhluk tak kasat mata menghilang di depan matanya tanpa jejak sama sekali, hal ini benar-benar membuat tubuhnya gemetar.
"Jangan takut, lanjutkan makannya," ucap Kiara seraya mengusap lengan suaminya.
Aih! Kiara mah nggak paham sih kalau Keanu baru kali ini melihat makhluk tak kasat mata, kaget dong. Kalau dia gemetaran rasanya sangat wajar sekali, karena dia merasa takut sekali.
Bahkan, jika tidak malu rasanya Keanu ingin berteriak takut. Namun, dia masih mempunyai rasa malu yang besar. Keanu tidak mau ditertawakan oleh istrinya tersebut.
Kiara akhirnya melanjutkan acara makan malamnya bersama dengan Kinara, berbeda dengan Keanu yang hanya terdiam seraya mencoba untuk menenangkan dirinya.
Setelah Kiara dan juga Kinara selesai makan malam, Keanu langsung tersenyum ke arah kedua wanita cantik berbeda generasi yang sangat ia cintai itu.
"Jadi begini, sebenarnya Daddy mempunyai kejutan untuk kalian. Daddy ingin mengajak kalian berlibur ke Paris, sesuai dengan keinginan dari Kia sejak lama."
Mendengar apa yang dikatakan oleh ayahnya tersebut, Kinara langsung tersenyum bahagia. Lalu, dia memeluk Ibu sambungnya dengan erat. Keanu ikut bahagia melihat kebahagiaan di wajah kedua wanita tersebut.
"Apa kalian senang?" tanya Keanu.
__ADS_1
"Sangat, Dad!" jawab Kinara yang langsung menghampiri Keanu dan memeluk pria itu.
Keanu langsung mengangkat tubuh mungil Kinara dan mendudukannya di atas pangkuannya, dia usap puncak kepala putrinya lalu dia kecup keningnya.
"Daddy bersyukur karena kamu merasa bahagia, semoga kita bisa secepatnya untuk pergi ke Paris. Tolong jangan marah, karena Daddy ingin melihat jadwal di kantor dulu," ujar Keanu beralasan.
Padahal, pada kenyataannya Keanu ingin mengajak Kiara dan juga Kinara tiga hari lagi untuk pergi ke Paris. Akan tetapi, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Kiki, rasanya lebih baik dia pergi ke Paris setelah gerhana matahari selesai.
Wajah ceria Kinara berubah sendu, dia pikir Keanu akan mengajak dirinya ke Paris dalam waktu yang dekat.
"Kira-kira kapan, Dad?" tanya Kinara.
"Mungkin delapan atau sembilan hari lagi, kan' Kia harus dapat izin dulu dari bu guru," ujar Keanu beralasan.
"Ah! Dad benar," ucap Kinara pada akhirnya.
Kiara tersenyum melihat Keanu yang sedang berusaha untuk menenangkan hati putrinya, Kiara sangat paham jika suaminya tersebut pasti ingin menghindari dulu gerhana matahari total. Maka dari itu mengatakan hal seperti itu.
Kiara mencondongkan tubuhnya, lalu dia berbisik tepat di telinga suaminya tersebut.
"Terima kasih," ujar Kiara dengan senyum hangat di bibirnya.
Keanu membalas senyuman dari istrinya tersebut, lalu dia melakukan hal yang sama seperti istrinya. Dia berbisik tepat di telinga istrinya tersebut.
"Hem! Nanti kalau kita sudah sampai di Paris, bersiaplah untuk membuat dedek bayi tanpa henti."
__ADS_1
Wajah Kiara langsung memerah mendengar apa yang dikatakan oleh Keanu, karena bisa-bisanya pria itu berkata seperti itu di saat ada putrinya. Beruntung hanya dalam bisikkan.