Keris Leluhur

Keris Leluhur
ch 46. mengemban tugas


__ADS_3

Pagi menyapa, kicauan burung saling bersahutan desa Jatirejo nampak asri dan cerah kejadian kemarin para warga juga sudah lupa karena cakra menghapus ingatan mereka pada malam hari dimana penyerangan terjadi.


"kalian sudah bangun ?, sini kalian ngopi temani kang sabrang" ucap sabrang pada Asep dkk.


"iya kang" lalu mereka duduk di bersama sabrang di baliho depan padepokan.


"kalian sudah memahami dan melatih beberapa jurus hingga kalian benar-benar mahir, jika kang sabrang beri kalian tugas apa kalian sanggup?" ucap sabrang sembari memakan singkong rebus.


"jika itu yang kang sabrang mau, insyaallah kami akan menjalankan sekuat dan sebisa kami"


"betul, kami akan berusaha sebisa kami" balas asep


"kalau begitu pergilah ke desa jamping"


"desa jamping!!" ucap mereka serempak dan melirik satu sama lain.


"iya benar"


"t-tapi kang...."


"aku tau, maka dari itu nanti malam kalian ke sini kang sabrang akan memberikan kalian sesuatu" potong sabrang.


Flashback


Alam bawah sadar sabrang, "aduh dimana ini ?" tanya sabrang dengan memegang kepalanya yang sakit.


"sudah sadar" ucap seorang kakek-kakek berjanggut putih dan bersorban.

__ADS_1


"ini dimana kek ?" tanya sabrang


"ini gubuk kakek nak, kamu adalah keturunan ki badrus" jawab kakek tua tersebut dengan tertawa kecil.


"kakek kok tau" balas hanum heran.


"tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah menghendaki"


"lalu kenapa aku bisa disini kek ?" tanya sabrang.


"kakek buyut mu menitipkan kamu padaku cucuku" jawab kakek tersebut.


"huh" sabrang tersentak kaget.


"kamu tidak usah kaget, semua ini sudah menjadi garis takdir mu yang tertulis di lauhulmahfuz, jadi terima saja"


"berendam lah di sini, kakek akan pergi sebentar" lalu sabrang tanpa membantah masuk dan berendam di air yang ada di telaga tersebut.


Saat sabrang berendam sabrang merasakan sensasi yang tenang dan nyaman, airnya tidak dingin juga pula tidak panas maupun hangat.


Tapi air di telaga itu membuat pikiran sabrang tenang dan rileks, badannya yang tadi capek menjadi bugar dan lebih fresh.


Beberapa saat berlalu kakek tadi kembali dengan membawa buah-buahan segar, "sudah cu kemari lah temani kakek makan buah-buah ini" lalu sabrang menyudahi berendam nya dan menghampiri kakek tadi.


Saat keluar dari telaga pakaian sabrang tiba-tiba sudah kering, badannya juga terlihat tidak basah seakan-akan sabrang tidak pernah berendam di telaga tersebut.


"kamu jangan banyak tanya dulu, lebih baik makan buah-buahan ini" lalu kakek tersebut memberikan sabrang apel.

__ADS_1


Saat pertama kali menggigit apel tersebut sabrang langsung di buat melayang akan rasanya, rasanya semanis madu dan membuat tenggorokannya menjadi lebih plong.


"enak kek" ucap sabrang.


"kalau begitu habiskan lah, kalo kurang ambil lagi kakek sengaja mengambilnya untukmu" balas kakek tersebut.


"kek Sabrang mau tanya, lauhulmahfuz itu apa sih kek ?, sabrang pernah denger tapi tidak tau apa artinya" ucap sabrang sembari memakan buah apelnya.


"jadi lauhulmahfuz itu adalah kitab yang dimana Allah mencatat semua kejadian di alam semesta ini seperti, siapa jodohmu,rezeki mu bahkan ajal mu sudah tertulis di sana"


"lauhulmahfuz juga di sebut di dalam Al-Qur'an sebanyak 16 kali, yang muncul di Al-Qur'an surah Al buruj yang menghubungkannya dengan Al-Qur'an itu sendiri."


"jadi gitu kek"


"iya sabrang, apa kakek buyut mu tidak mengasih tau ?" tanya kakek itu.


lalu sabrang menggelengkan kepalanya, "kakek buyut hanya memberiku kitab tebal" jawab sabrang.


"pelajarilah suatu saat itu akan berguna untukmu, sekarang tubuhmu sudah suci seperti seorang bayi baru lahir"


"kakek tidak punya apa-apa, yang bisa kakek berikan padamu semoga ini bisa membantumu" lalu kakek tadi menyuruh sabrang untuk duduk bersila dan memejamkan matanya.


"selesai sekarang, utus atau kamu yang pergi ke desa jamping untuk melakukan dakwah di sana" lalu sabrang langsung terbangun dari tempat tidurnya.


Flashback end


"jika kalian siap maka datanglah, jika tidak kang sabrang tidak memaksa" lalu sabrang menyeruput kopinya.

__ADS_1


"sekarang kalian pikirkan baik-baik jika sudah datang kembali saat malam hari"


__ADS_2