Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
kedatangan Mama Willam.


__ADS_3

beberapa hari kemudian luka di kaki Aisyah sudah sembuh benar kini ia bisa berjalan bebas tanpa ada keluhan sakit.


Aisyah masih tinggal di apartemen dengan di temani mak sumi dan ia hanya sesekali saja pulang ke rumah utama. dan hari ini kebetulan mak sumi harus kembali ke rumah utama karena ada beberapa hal yang harus ia urus. tinggallah Aisyah di apartemen bersama William.


pagi itu Aisyah menyiapkan sarapan pagi karena sehabis subuh mak sumi pamit kembali ke rumah utama. dan mak sumi sudah mempercayakan Aisyah untuk menyiapkan segala keperluan William selama mak sumi tidak berada di rumah.


selesai memasak nasi goreng untuk sarapan Aisyah segera menghidangkan nya di atas meja. William turun dari tangga dengan setelan jasnya sambil membawa tas kerjanya. dan duduk di meja makan


" mana mak sumi ? "


" mak sumi sedang di rumah utama mas " jawab Aisyah. kemudian melanjutkan mencuci piring.


" Aisyah sini duduk temani saya makan "


" eh iya mas " Aisyah segera melap tangannya yang basah dan ia pun duduk di meja makan menemani William.


" sepertinya kakimu sudah sembuh benar, sekarang apa rencanamu? " tanya William di sela makannya.


Aisyah terdiam hanya menggelengkan kepalanya.


" kan nggak mungkin kamu tinggal di sini terus " ucap will lagi


" saya nggak tau mas tapi klo boleh saya mau bekerja di sini aja jadi pembantu di sini nggak papa saya masih takut keluar rumah takut suami dan pacarnya masih mencari saya " tutur Aisyah.


" ya tapi kamu nggak mungkin di sini terus kalau mama saya tau itu bahaya "


" tapi saya nggak tau harus kemana, atau begini saja tolong telponkan kak Fatir biar saya minta tolong sama kak Fatir saja karena dia sudah janji mau bantu saya "


" nggak kamu kalau sama Fatir bahaya ya udah nanti saya pikirkan lagi solusinya. " ucap William.


selesai sarapan William segera berangkat ke kantornya.


sedangkan Aisyah melanjutkan pekerjaannya membereskan meja makan dan dilanjutkan mengerjakan pekerjaan rumah lainnya.


siang harinya saat Aisyah sedang mengepel lantai tiba tiba bel pintu apartemen berbunyi Aisyah segera menuju pintu.


" ya mas cari siapa? " tanya Aisyah kepada laki-laki yang seperti seorang kurir.


" ini saya mau membawakan paket untuk tuan William "


" oh ya mana..! tapi mas will masih di kantor "


" ya nggak papa saya titip saja "


" oke nanti saya sampaikan "


" baik terima kasih mba kalau begitu saya permisi " dan sang kurir itu pun pamit dan berlalu pergi.

__ADS_1


sementara di tempat lain sore hari nya William masih berkutat di depan laptop membuka beberapa file dari klien dan tiba tiba saja ponselnya berdering.


" mama.. " gumamnya pelan


" halo ma "


" assalamu'alaikum " saut sang mama melalui video call


" waalaikum salam, ada apa ma? "


" siapa perempuan itu? "


" perempuan..? perempuan siapa? "


" siapa perempuan yang kamu simpan di apartemen kamu ? ingat ya will mama melarang kamu melakukan dosa zina will, kalau kamu mau nikah sama siapa aja mama akan setuju tapi kamu jangan kumpul kebo kayak gitu will dosa..! "


" ma perempuan apa sih mama jangan ngaco deh " elak will sedikit gugup.


" udah nggak usah bohong,mama sekarang balik ke Jakarta awas aja kalau bener wanita itu ada di apartemen kamu , sekarang kamu ada dimana? "


" di kantor.. tu liat aja klo nggak percaya " ucap William sambil mengarahkan ponsel nya ke sekitar ruangannya.


" aku jemput ya ma jam berapa mama tiba di bandara "


" nggak usah mama pulang sendiri"


" lha mama nggak bareng papa pulangnya "


" ya udah mama hati hati "


" hem assalamu'alaikum "


" waalaikum salam " kemudian panggilan pun berakhir.


willam kembali memencet ponsel nya menghubungi mak sumi


" assalamu'alaikum mak "


" ya mas ada apa? mak kayaknya nggak bisa bermalam di sana mamanya mas will mau pulang besok "


" itu dia mak, mama tadi nanyain perempuan yang ada di apartemen mama kok bisa tau ya..?"


" ya mak juga nggak tau mas, trus gimana? "


" apa kita sembunyikan Aisyah mak kita carikan rumah kontrakan saja "


" tapi mas kalau orang orang jahat itu masih nyariin dia gimana apalagi dia sendirian "

__ADS_1


" emak benar, aduh aku bingung mana mama mau pulang sekarang lagi "


" mas apa nggak sebaiknya mas ceritakan aja kejadian sebenarnya mama pasti ngerti kok "


" ya emak kan ngerti gimana mama. mama itu orangnya ribet banyak maunya banyak nanya, apalagi kalau dia tau selama ini Aisyah tinggal bareng aku di apartemen pasti dah mama itu pikirannya negatif "


" udah mas Will nggak usah panik nanti kalau mama nanya nanya biar mak yang bantu jelasin lagian kasian ini sudah mau sore mau di bawak kemana Aisyah nya mak masih takut kalo dia sendirian di luaran sana "


" ya udah lah mak terserah mak saja" pasrah William.


sementara di apartemen Aisyah baru saja selesai menyetrika pakaian William dan menatanya di dalam lemari. atas seijin mak sumi Aisyah kini di perbolehkan membereskannya segala urusan di apartemen.


Aisyah keluar dari kamar William setelah ia meletakkan pakaian serta merapikan kamar tersebut.


" hey anda siapa kenapa anda bisa masuk ke apartemen ini? " tanya Aisyah dengan sedikit kaget


" saya yang harusnya nanya kamu siapa kamu pacar anak saya iya? "


" hah..? bu bukan bukan bu "


" trus kamu siapa lancang masuk kamar anak saya "


" ehm itu apa saya...saya pembantu di sini, ya saya pembantu di sini, oh jadi ibu mamanya mas Will ? "


" oh ya kok sumi nggak bilang sama saya kalo sudah mempekerjakan kamu " bersamaan dengan itu William tiba di apartemennya.


" mama..? kapan nyampe ma? " tiba tiba William muncul dari balik pintu diikuti mak sumi. ia segera meraih tangan sang mama dan menciumnya.


" apa ini kamu sudah bohongin mama..! "


" ma bukan begitu ma aku nggak bermaksud membohongi mama "


" kamu juga sumi aku tau kamu sayang sama Will tapi bukan begini caranya membiarkan dia melakukan apa saja sampai melanggar norma "


" ma dengerin dulu penjelasan aku "


" penjelasan apa hah? memang selama ini kamu nggak pernah menganggap mama ini mama kamu"


" ma... bukan begitu ma Will sayang kok sama mama sungguh "


" bu maaf kalau saya tidak menyampaikan hal ini lebih awal tapi saya berani jamin William tidak pernah melakukan hal hal aneh lagian saya selalu menemaninya disini jadi ibu salma tenang aja "


"alah kamu memang selalu begitu sumi berusaha menutupi kesalahannya " ucap salma.


" maaf ibu maaf mak mas will ini semua salah saya maaf jika kehadiran saya di sini semuanya jadi ribut tapi sungguh saya tidak bermaksud seperti itu. sebetulnya mas will sudah meminta saya pergi dari rumah ini semenjak luka di kaki saya mulai sembuh, tapi saya menolaknya.karena saya masih takut orang orang jahat itu menemukan saya. tapi jika kehadirannya saya membuat suasana jadi tidak tenang saya akan pergi dari sini " ucap Aisyah. kemudian hendak masuk ke kamarnya


" tunggu sebentar! " ucap Salma.

__ADS_1


" oke sekarang katakan dan jelaskan siapa kamu sebenarnya dan ingat jangan ada yang di tutupi ? " kata Salma lagi. mak sum segera membimbing Aisyah untuk duduk di sofa


" Saya Aisyah bu saya wanita yang di tolong mas Will sewaktu saya melarikan diri dari laki laki yang akan menodai saya " dan kemudian Aisyah mulai menceritakan semua kejadian yang menimpanya hingga ia di tolong oleh William. sedangkan Salma mendengar kan dengan tenang.


__ADS_2