Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
Liontin.


__ADS_3

" bu kak Aisyah bu ..! Kak Aisyah pulang " teriak aim alias Ibrahim. Ibu panti yang sedang di dalam rumah segera keluar


" Aisyah ...! "


" ibu... " ucap Aisyah dengan mata yang mulai mengembun


" ya Allah Aisyah ini benar kamu nak gimana kabar mu, kenapa nggak pulang ke panti sayang " ucap ibu panti sembari memeluk dan membelai Aisyah


" maafin Aisyah bu " kata Aisyah sambil menangis dipelukan ibu Titin ibu panti


" nggak nak ibu yang minta maaf karena sudah menerima lamaran Wisman, sungguh ibu menyesal nak karena mendengarkan tuduhan mereka "


" nggak papa bu "


" ibu minta maaf karena kemaren sempet marahin kamu Aisyah "


" iya bu aku ngerti aku faham mungkin mendengar cerita mereka membuat ibu kecewa sama aku "


" tapi kamu baik baik saja kan " sambil memutar dan memeriksa tubuh Aisyah.


" aku baik baik saja kok bu "


" ah syukur lah kalau begitu. trus ini..! " sambil melihat ke arah ibu salma


" eh ya kenalkan saya salma ibu angkat Aisyah, saya mama pemuda yang sudah menolong Aisyah malam itu " tutur ibu salma memperkenalkan diri.


" oh ya saya ibu Mihartini yang mengurus panti di sini, kalau begitu ayo masuk dulu kita ngobrol di dalam saja. Aim sekarang pergi bersihkan tubuh mu dan ajak saudara saudaramu untuk makan siang. " perintah ibu salma.


" baik bu, kak.. Kakak jangan pergi ya aku mau mandi dulu abis gitu kakak temani aku main "


" ya .. sana mandi dulu ..! " dan Aim pun melesat masuk ke dalam asrama panti.


" ayo silahkan duduk " ajak ibu panti.


" Aisyah ibu minta maaf sekali lagi atas kesalah fahaman dulu sungguh ibu tidak menyangka mereka setega itu sama kamu dan menuduh mu yang bukan bukan "

__ADS_1


" iya bu Aisyah mengerti itu karena ibu tidak mengetahui kejadian sebenarnya. "


" lalu bagiamana kau bisa kabur dari orang orang jahat itu Aisyah "


" aku melompat bu dari lantai tiga, malam itu aku berfikir lebih baik aku mati daripada ternodai dan alhamdulillah Allah menolongku bu jadi aku tidak jatuh ke tanah melainkan ke dalam bak sampah besar yang berada tepat di bawah kamar itu dan saat itu kaki ku terluka tapi aku tidak memperdulikannya aku terus berlari kemudian aku melihat ada seseorang yang hendak menjalankan mobilnya Langsung saja aku menggedor pintu mobil tersebut saat laki lak itu membuka mobilnya aku langsung masuk dan setelah itu aku tidak sadarkan diri dan aku baru tersadar setelah di rumah sakit. Itulah awal aku kenal denga mas William dan juga keluarganya mereka adalah orang orang baik bu mereka inilah yang sudah banyak menolong dan membantu Aisyah. "


" ibu salma saya selaku orang tua Aisyah mengucapkan banyak terima kasih "


" ya bu sama sama memang sudah seharusnya kita itu saling tolong menolong lagian saya sudah jatuh cinta sama Aisyah dia anak yang baik sholehah pula karena itu saya di sini juga sekalian ijin akan mengangkat Aisyah menjadi anak angkat kami. kami akan menguliahkan Aisyah dan membiayainya sampai dia lulus "


" Alhamdulullah kalau begitu.ya Aisyah memang begitu orangnya dia dari kecil memang sangat baik santun "


" kalian jangan menguji Aisyah seperti itu Aisyah kan malu "


" ha ha " tertawa mereka bersama sama.


" oh ya ibu saya juga sekalian mau ambil ijazah untuk daftar nanti" ucap Aisyah


"ijazah mu sudah siapkan dari kemaren karena ibu tau kau ingin kuliah dan si Wisman kan berjanji akan mengulaihkan mu makanya sudah ibu siapkan "


" kalau begitu ayo kita makan siang dulu kalian pasti lapar karena menempuh perjalanan jauh." ajak ibu panti. dan mereka bertiga di giring menuju ruang makan.


Selesai menikmati makan siang ibu salma istirahat di kamar tamu sedang Aisyah memilih bercengkrama dengan anak anak panti.


Malam harinya selesai makan malam ibu Salma dan ibu Titin berbincang di ruang administrasi panti.


" maaf ibu Halimah apa boleh saya menanyakan sesuatu ? "


" ya silahkan "


" ehm ini mengenai Aisyah, apa ibu tidak tau siapa kedua orang tua Aisyah ? " tanya ibu Salma. Mendengar pertanyaan Ibu Salma, ibu Halimah menarik nafas panjang.


" saya tidak tau bu karena sewaktu ia di bawa kemari oleh warga mereka mengatakan bahwa kedua orang tuanya meninggal saat kecelakaan dan mobil mereka masuk ke dalam jurang dan kedua orang tuanya meninggal di tempat, namun sebelum meninggal menurut warga yang menolong ibunya sempat menyebut nama Aisyah. berkat kekuasaan Allah Aisyah tersangkut di atas pohon dan segera di tolong oleh warga." cerita ibu panti.


" apakah selama ini tidak ada keluarganya yang mencari ? "

__ADS_1


" tidak ada karena beberapa bulan setelah itu panti mengalami kebakaran hingga panti ini di relokasi ke daerah ini awalnya lokasinya bukan di daerah ini melainkan di kecamatan sebelah " imbuhnya lagi.


" oh... "


" tapi sebentar Aisyah waktu kami temukan ia memakai kalung yang terdapat liontin dan di dalam liontin itu terdapat poto kedua orang tuanya dan itu mungkin bisa dijadikan petunjuk, sebentar saya ambilkan " kata ibu panti kemudian beranjak membuka lemari dan mengeluarkan kalung menyerahkannya pada ibu Salma.


ibu Salma membuka liontin tersebut


ia perhatikan foto yang ada di dalam liontin tersebut.


" sebentar bu saya seperti sangat mengenal orang yang ada di foto ini"


" oh ya ? "


" ya dia seperti teman baik saya waktu sekolah dulu, coba saya cocokkan " dan ibu salma membuka galeri foto dari ponselnya mencari foto sang sahabat.


" nah ini bu coba perhatikan mereka sangat mirip kan ? "


" ya benar "


" dan memang sejak ia menikah kita memang mis komunikasi, dan saya baru ingat dulu pernah dengar kalau dia menikah pada laki laki biasa dan tidak disetujui oleh ayahnya. apa mungkin ini adinda teman saya dulu ya ? ini sangat mirip kan bu ? "


" ya mirip tapi kalau ibu ingin tau identitasnya mungkin ibu bisa mencari informasi ke polsek setempat "


" oh ya ibu benar nanti saya coba cari tau. kalau ini benar teman saya betapa senangnya saya bisa membantu putrinya, pantas saja pertama kali bertemu dengan Aisyah saya merasa kayak sudah dekat gitu semacam ada ikatan batin. "


" ya bisa jadi ibu itu memang putri sahabat anda.ya udah ini sudah malam sebaiknya kita istirahat, apa ibu salma jadi pulang besok ? "


" ya bu soalnya kita di jakarta banyak sekali yang harus di kerjakan, dan Aisyah dua hari lagi juga harus daftar kuliah "


" padahal anak anak masih kangen sama kakaknya Aisyah. Bagi anak anak Aisyah itu seperti ibu kedua mereka, dia itu bisa menjadi teman kakak dan juga ibu bagi anak anak panti "


" ya saya mengerti nanti jika ada waktu lagi saya akan sering sering mengantar dia kemari " ibu titin mengangguk. Lalu mereka segera keluar dari ruang tersebut kemudian bergabung bersama Aisyah dan juga anak anak panti.


Ibu salma memperhatikan interaksi antara Aisyah dan anak anak panti. Mereka banyak bercerita dan berkeluh kesah kepada Aisyah. dan diam diam ibu salma menghubungi seseorang. Setelah itu ia kembali ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2