Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
Mencari tau


__ADS_3

Pagi harinya masih di panti saat semua orang sedang menikmati sarapannya, tiba tiba berhenti mobil box tepat di depan panti.


" permisi " suara seseorang dari pintu depan.


" biar Aisyah aja yang ngebukain pintu ibu dan mama silahkan lanjut makannya. ucap Aisyah lalu melangkah menuju pintu.


" ya pak ada apa ya ? "


" ini mba saya mau antar pesanan beberapa barang "


" pesanan barang ? Klo boleh tau barang apa ya ? "


" ini sepertinya barang kebutuhan anak anak juga ada beberapa bahan sembako "


" oh sebentar ya saya tanyakan dulu ke ibu " dan Aisyah melangkah masuk ke dalam


" bu itu ada mobil box katanya bawak pesanan apa ibu memesan sesuatu dari toko ? "


" tidak " jawab ibu panti


" trus itu .. "


" mama yang pesan syah buat panti di sini "


" oh alhamdulillah makasih ya ma semoga rezeki mama lancar terus "


" aamin "


" aduh makasih ya ibu salma, insya Allah ini akan sangat bermanfaat untuk anak anak "


" ya udah ayo kita lihat apa saja barang barangnya" ajak ibu salma.


Mereka berjalan ke luar mengecek barang batang yang sudah di pesan oleh ibu salma.


" saya kemaren mau pesan belum tau apa saja dan berapa banyak anak panti di sini makanya baru pesan tadi malam " tutur ibu salma.


" alhamdulillah ini banyak banget " ucap ibu panti sambil melihat barang barang yang di turunkan dari mobil box.


Ada peralatan sekolah tas buku alat tulis sepatu mainan pempers dan juga bahan bahan sembako lainnya.


" ma ini sih kita kayak mau bangun toko " celetuk Aisyah


" ya ini memang toko untuk anak anak panti dan bayarnya pake bacaan fatihah untuk mama dan keluarga agar semuanya sehat panjang umur dan rejekinya lancar "


" aamiin "


" ya udah ayo ini di masukkan semua " kata ibu salma


" sebentar saya panggilkan anak anak untuk bantu membawa ke dalam " kata ibu panti lalu masuk ke dalam memanggil anak anak panti guna mambantu memasukkan barang barang.


Setelah di tata lalu ibu panti dan Aisyah mulai membagikan kepada anak anak panti.


Menjelang sore hari Aisyah dan ibu salma pamit undur diri. Anak anak panti masih belum mau melepaskan pelukan mereka pada Aisyah.


" kak Aisyah jangan pergi lagi ..! " rengek Aim.


" Ibrahim sayang kakak harus pergi sayang, kakak janji nanti kalau kakak tidak sibuk dan libur kuliah kakak akan sering sering main ke sini "


" kak Aisyah bohong buktinya kemaren kak Aisyah nggak pulang pulang " komentar Tia gadis kecil berusia 7 tahun.


" iya tu karena kondisinya berbeda tapi sekarang kak Aisyah janji akan pulang satu bulan sekali, atau kak Aisyah akan sering sering telpon kalian gimana ? "


"tapi kami masih kangen... "

__ADS_1


" anak anak biarkan kak Aisyah pergi ya kasian nanti kemalaman di jalan " ucap ibu panti.


" tapi kami mau ka Aisyah di sini bersama kami bu " rengek Aim.


" dengarkan ibu, kak Aisyah harus sekolah harus kuliah supaya jadi orang hebat, jadi orang sukses nanti kalau sudah sukses kak Aisyah bakal sering datang ke sini mengunjungi kalian "


" beneran kak ? "


" iya kakak janji "


" janji ya ? " ucap Aim sembari mengaitkan jadi kelingkingnya pada Aisyah.


" iya kakak janji " balas Aisyah.


" jadi kakak boleh pergi ya kasian ibu salma kelamaan nunggunya "


" ya tapi kalau kakak ke sini lagi harus lama " ucap Aim lagi. Aisyah tersenyum.


" iya kakak janji "


" ya udah kakak boleh pergi tapi kakak ingat harus sering sering telpon kami "


" oke siap bos " lalu kemudian Aisyah memeluk Aim juga anak anak panti lainnya dan terakhir ibu panti.


" aku pamit ya bu "


" ya kamu jaga diri baik baik " ucap ibu panti sambari memeluk Aisyah.


" saya juga pamit bu " timpal ibu salma.


" saya titip Aisyah ya bu "


" tentu saya akan menjaganya dengan baik lagipula dia sudah saya anggap seperti anak kandung saya sendiri "


Setelah berpamitan Aisyah dan ibu salma masuk ke dalam mobil. Dengan mang Hasan sebagai sopirnya. mobil pun perlahan bergerak meninggalkan panti.


Jam 8 malam mereka tiba di rumah dan disambut pak Ilham.


setelah berbincang sebentar Aisyah langsung masuk ke kamarnya begitu pula ibu salma dan pak Ilham.


" ma apa yang mau mama kasi tau papa, papa kok penasaran " tanya pak Ilham setelah mereka berada di dalam kamar.


" gini pa, papa inget nggak sama teman deket mama dulu ? "


" siapa ? "


" itu lho sahabat mama waktu sekolah sampe kuliah dulu ? " .


" siapa ? cewek cowok ? "


" ya cewek lah pa...! coba liat ini " sambil menunjukkan liontin yang sempat ia foto sewaktu di panti tadi.


" iya papa inget ini kan teman baik mama, siapa da namanya...? "


" Amanda pa "


" ah iya bener, tapi dimana mama dapat foto liontin ini ? "


" ini mama dapatkan di panti asuhan nya Aisyah. Dan papa tau ternyata dia ini mama nya Aisyah pa "


" oh ya ? "


" ya tapi belum pasti juga sih karena dulu waktu terjadinya kecelakaan yang menyebabakan kedua pasangan suami istri itu meninggal dan saat itu Aisyah menggunakan liontin ini pa makanya mama yakin ini amanda sangat mirip kan pa ? "

__ADS_1


" iya sih mirip" saut pak Ilham


" tapi sayangnya pihak panti tidak memiliki data yang akurat tentang siapa nama korban yang mengalami kecelakaan waktu itu" tutur ibu salma.


" terus .."


" ya itu mama mau minta tolong papa mencari tau siapa nama korban kecelakaan waktu itu "


" wah itu sudah lama benget ma udah tujuh belas tahun yang lalu "


" ya mama tau, makanya mama mau minta tolong sama papa atau will "


" oke besok mama minta will untuk membantu karena dia kenal dengan beberapa petinggi kepolisian dan dia juga punya orang orang yang bisa di andalkan. "


" ya tapi mama mau merahasiakan dulu hal ini pada Aisyah "


" ya sebaiknya begitu " timpal pak Ilham.


Keesokan harinya ibu salma mendatangi William di perusahaannya


" lho ma kenapa nggak telpon aja kan aku bisa datang ke restoran nemuin mama" sapa William ketika melihat mamanya sudah berada di ruangannya


" ya nggak papa sekalian mama mau lihat perusahaan anak mama "


" oh ya ada apa ni pasti ada hal penting "


" ya begini Will mama mau minta tolong sama kamu "


" buat nyariin informasi siapa orang tuanya Aisyah ? " celetuk William


" lho kok kamu tau ? "


" ya tadi subuh sepulang dari masjid papa cerita"


" ya jadi gimana kamu bisa kan bantuin mama "


" ya insya Allah bisa ma semoga aja orang orang yang menangani kasus itu masih bertugas di sana "


" ya amin pokoknya mama minta tolong banget sama kamu buat cari tau siapa nama penumpang saat kecelakaan itu terjadi "


" ya aku akan berusaha ma tapi ini tidak bisa cepat jadi mama harus sabar "


" iya mama akan sabar tapi jangan lama lama. Trus mama juga minta kamu jangan dulu membicarakan hal ini sama Aisyah"


" ya ma, tapi apa mama yakin orang yang ada di foto liontinnya Aisyah itu teman mama ? "


" iya mama yakin wong dia itu sahabat mama mulai SMA sampe kita kuliah kok "


" oh ya udah nanti aku bantu mencarikan informasi yang mama pinta "


" oke makasih sayang, kalau begitu mama mau kembali ke restoran dulu"


" ya ma, mama hati hati "


" eh kamu emangnya nggak mau titip salam gitu sama Aisyah "


" apa sih ma toh nanti malam juga ketemu, kayak orang pacaran aja pake salam "


" ya kan mama pingin nya gitu "


" udah deh ma jangan mulai "


" iya ya.. Mama balik dulu assalamualaikum.. "

__ADS_1


" waalaikum salam" dan kemudian ibu salma melangkah keluar dari ruang kerja William.


__ADS_2