Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
mendapat perlindungan


__ADS_3

Wisman terpaksa kembali ke rumahnya tanpa hasil.ia mengemudikan mobilnya tanpa bicara sepatah pun


"dimana kamu Aisyah... " gumamnya pelan sambil mengemudikan mobil ya.


" sekarang kamu mau cari dia kemana lagi? " tanya Iren


" ntahlah aku juga tidak tau di jakarta dia tidak punya teman sama sekali, aku sungguh sangat khawatir"


" udah kamu nggak usah terlalu cemas Aisyah itu sudah besar dia pasti baik baik saja "


" ini semua karena kecerobohan kamu coba aja kamu tidak mengajaknya ke tempat itu "


" ya aku kan hanya ingin mengajaknya keluar untuk bersenang senang aja "


" kalau kamu mau mengajaknya bersenang senang bukan di tempat itu kamu kan tau Aisyah itu wanita seperti apa dan yang membuat aku bingung kenapa orang orang Jerry itu mengejarnya "


" ya mana aku tau "


" ingat aku belum bisa percaya 100 persen sama kamu, nggak mungkin kamu tidak tau apa yang terjadi sama Aisyah "


" terserah kamu ya, asal kamu ingat kalau aku memang berniat mencelakai Aisyah nggak mungkin aku ikut susah payah mencarinya " Iren membela diri.namun kali ini Wisman diam ia sungguh malas berdebat.


" kamu kenapa sih semenjak ada wanita itu kamu berubah sama aku " ucap Iren lirih. namun lagi lagi Wisman tak menjawab. ia juga bingung apa benar perasaannya hanya sebatas rasa bersalah atau hanya karena ia sudah berjanji pada ibu Zainab untuk menjaganya atau ada perasaan lain, ia sendiri bingung menjawabnya.


sesampainya di rumah iren langsung masuk ke kamarnya sedang Wisman memilih ke dapur minta secengkir kopi pada pelayan di sana.


semenjak hilangnya Aisyah hubungan Iren dan Wisman memang menjadi dingin.


di dalam kamar Iren langsung masuk ke kamar mandi mencuci wajahnya.


" sial kemana sih kamu Aisyah... ah sial...! " umpat nya di depan cermin.


dan bersamaan dengan itu tiba tiba ponselnya berdering. ia segera menggeser tombol hijau.

__ADS_1


" halo bagaimana ketemu perempuan itu "


" tidak ternyata dia tidak pulang ke panti "


" apa kau yakin? " tanya laki laki tersebut yang ternyata Jerry.


" iya aku sudah menanyakannya sama ibu panti juga pada beberapa anak kecil disana dan aku yakin mereka tidak mungkin bohong" jawab Iren


" Jerry coba kau kerahkan anak buahmu lebih banyak lagi untuk mencarinya masak mancari satu wanita saja kau tidak bisa "


" hey jangan sembarangan kau bicara, aku sudah berusaha mencarinya ke seluruh penjuru Jakarta tapi tetap hasilnya nihil. "


" apa tidak ada rekaman CCTV di sana saat kejadian? "


" aku hanya menemukan sedikit rekamannya dan sepertinya dia terluka karena aku menemukan jejak darah di jalan namun sialnya lagi CCTV di area parkir rusak jadi aku kehilangan jejaknya "


" apa kau sudah berusaha mencarinya di rumah sakit atau Klinik kesempatan? "


" sudah tapi tidak ada satu pasien pun yang datang sesuai dengan ciri ciri wanita itu "


" sekarang begini pokoknya aku nggak mau tau, jika dalam satu bulan ini dia tidak di ketemukan maka kau harus segera lunasi hutang hutang mu atau kau yang akan jadi gantinya. ingat itu " ucap Jerry kemudian mematikan ponselnya.


" ya tidak bisa begitu... halo halo..Jerry..! ah sial...! beraninya dia mulai mengancam ku" ucap Iren geram.


sementara di tempat lain Aisyah kini sudah bekerja di restoran milik Salma sebagai salah satu koki di sana.


dengan cekatan Aisyah menyiapkan bumbu dasar beberapa menu dan semenjak ada menu tambahan di restoran tersebut omset yang di dapatkan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


" Aisyah dua hari lagi saya akan kembali ke kalimantan jadi saya harap kamu bisa bekerja dengan baik nanti apa apa yang kamu butuhkan kamu tinggal bilang pada kepala restoran "


" baik bu, tapi kira kira ibu berapa lama di Kalimantan? "


" ya mungkin satu minggu dan setelah itu saya balik lagi ke Jakarta"

__ADS_1


" baik bu. ibu hati hati di jalan ya nanti"


" hem terima kasih. oh ya saya juga sudah berpesan pada pelayan agar kamu jangan di beri tugas bagian depan "


" ya makasih bu "


" Aisyah apa kamu tidak berniat melaporkan mereka ke pihak berwajib? karena saya perhatikan kamu selalu ketakutan jika berada di luar rumah "


" maunya begitu bu tapi saya tidak punya bukti "


" ya sih, tapi kammenggunakan nanti saya minta will untuk menggunakan"


" nggak usah bu saya begini sana sudah senang "


" tapi saya kasian liat kamu terus ketakutan kayaka nggak tenang gitu klo ke luar rumah " kata Salma dan Aisyah terdiam sebab apa yang dikatakan Salma itu benar adanya


" kamu tenang aja saya akan minta Will atau kalau perlu papanya sekalian campur tangan untuk membereskan masalah mu " kata Salma lagi.


Melihat perhatian Salma padanya Aisyah langsung meraih tangan Salma dan menciumnya


" bu terima kasih, terima kasih ibu sangat peduli sama aku " isaknya


" udah kamu jangan nangis begitu saya tidak bisa melihat orang teraniaya seperti kamu apalagi kamu masih sangat muda, udah kamu tenang ya serahkan ini sama saya " Aisyah mengangguk. lalu Salma meraih ponsel nya berusaha menghubungi William putranya.


" assalamualaikum ma "


" waalaikum salam, Will jam makan siang kamu bisa kan ke restoran mama! ada yang mau mama bicarakan dan sekalian mama mau minta tolong sama kamu"


" ya ma nanti aku ke sana "


" Oke sayang mama tunggu " lalu Salma menutup ponselnya.


" udah kamu tenang ya, udah sekarang kamu lanjutkan kerjaan kamu, Jangan sampai pelanggan menunggu terlalu lama "

__ADS_1


" Oke siap bu " jawab Aisyah kemudian kembali berkutat di dapur.


__ADS_2