Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
Rindu kelaurga panti


__ADS_3

Ke esokan harinya saat selesai menyiapkan sarapan Aisyah mencoba menghubungi ibu panti. Sungguh ia rindu pada ibu panti dan juga orang orang panti yang sudah menjadi keluarganya.


" gimana diangkat ? " tanya ibu salma yang ikut duduk di samping Aisyah . Aisyah menggelengkan kepalanya


" kamu coba lagi mungkin ibu panti sedang sibuk "


" ya bu " kembali Aisyah mencoba mengubungi nomor panti dan setelah mencoba untuk ketiga kalinya barulah panggilannya diangkat.


" hallo ..! Siapa ni ? " terdengar suara anak kecil dari sambungan telpon.


" assalamualaikum ahmad ya ..! "


" ya betul.. ini siapa ya ..? " tanya balik


" ini kak Aisyah mad..! "


" kak Aisyah ..! kaaak... Ahmad kangen kak..! kakak kenapa nggak pernah pulang ke panti...? "


" iya maaf kakak sedang sibuk sekarang, insya Allah nanti kakak akan main ke panti " ucap Aisyah sembari menghapus air mata yang mulai menggenang di ujung mata.


" kamu apa kabar ? Bagaimana kabat saudara saudara di panti ?


" alhamdulillah aku baik kak dan teman teman di panti juga baik " saut ahmad.


" siapa Mad ..? " tersengar suara ibu panti dari panggilan telpon


" kak Aisyah bu "


" mana ibu mau bicara " ibu panti pun mengambil alih panggilan telpon tersebut.


" assalamualaikum..! "


" waalikum salam. Ibu Aisyah kangen ..! " sapa Aisyah


" kamu kenapa Aisyah ? Kamu kemana saja, kenapa pake kabur segala hah ibu kecewa sama kamu ibu malu sama Wisman, kalau memang kamu nggak mau menikah sama dia seharusnya kamu bilang dari awal bukan seperti ini kamu kabur kaburan segala apalagi kata suami mu kamu kabur sama laki laki lain. Sungguh ibu malu, ibu merasa gagal sudah merawat dan membesarkan kamu Ai ..! " ucap ibu panti.


" bu...Aisyah minta maaf Aisyah tidak bermaksud membuat ibu kecewa tapi .. "


" tapi apa ? tapi kamu tidak mencintai Wisman ? Ya ibu tau pernikahan kamu dan Wisman berlangsung sangat singkat tapi ibu kira kamu akan bisa menjaga diri kamu sebagai seorang istri. Tapi tidak kamu malah kabur kaburan "


" maaf bu bukan maksud Aisyah untuk kabur tapi karena .. "


" kamu mencintai laki laki lain ya..? "

__ADS_1


" bukan bu.. "


" sudahlah sekarang terserah kamu yang jelas ibu kecewa sama kamu " dan ibu panti pun langsung menutup telponnya.


" halo..! Hallo bu..! "


" kenapa ? " tanya ibu salma


" ibu panti sepertinya marah sama aku bu .. dan dia menuduh aku kabur dengan laki laki lain "


"kenapa bisa begitu ? "


" ini mungkin mas Wisman dan mbak iren ngadu yang tidak tidak sama ibu panti "


" bisa jadi, ya udah kamu jangan sedih nanti kamu temui ibu panti dan kamu jelaskan semuanya ibu yakin ibu panti akan mengerti"


" makasih ya bu ibu selalu menenangkan aku, apa aku boleh peluk ibu? "


" tentu ...sini.. " ibu salma membentangkan tangannya dan Aisyah segera memeluk ibu salma.


" kalian kenapa ? mama kenapa pelukan kayak gtu ? " tanya willian yang beru turun dari tangga.


" nggak papa Aisyah hanya kangen saudaranya di panti "


" itu kamu mau kemana sudah rapi begitu? "


" aku mau ke kantor ma banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan "


" apa ?kamu mau kerja hari ini ? Will luka mu itu belum kering benar nanti kalau infeksi bagaimana ? Udah pokoknya kamu jangan kerja dulu suruh aja karyawan mu membawakan pekerjaanmu ke sini "


" tapi maa..! "


" udah nanti mama suruh mang hasan sama sama pak yanto buat mindahin barang barang di kamar satunya itu biar kamu pake buat ruang kerja "


"Ma kerjaan aku sangat banyak"


" ya mama tau tapi kesehatan dan kesembuhan mu itu jauh lebih penting. Lagian kamu kan belum sembuh benar, udah jangan ngeyel nanti lukamu tambah parah siapa yang susah coba "


" ya udah terserah mama aja " ucap William pasrah dan kembali ke kamarnya.


" ya udah kamu naik sana istirahat " perintah sang mama.


" Aisyah kamu tolong panggilkan pak yanto sama mang Hasan suruh kemari "

__ADS_1


" baik bu " Aisyah melangkah menuju pos satpam memanggil pak yanto dan juga mang Hasan.


" mang tolong ini mesin jahit dan ranjang serta lemari pakaian ini di pindahkan ke gudang ya ..! "


" baik bu "


" mesinnya rusak ya bu ? " tanya Aisyah sambil memeriksa meain jahit di pojok kamar tersebut.


" nggak tau Aisyah tapi dulu sih masih bagus ini ibu pakai buat belajar menjahit tapi yah ibu ternyata nggak laten "


" tapi sepertinya masih bagus bu tinggal di bersihkan aja "


" bener mba Aisyah ini kayaknya masih bagus " timpal mang Hasan.


" Aisyah boleh pake nggak bu, Aisyah pingin jahit jahit lagi "


" boleh kamu pake aja " jawab ibu salma


" makasih bu, pak Yanto mesinnya taro di kamar Aisyah aja ya nanti kalau ada yang butuh bantuan untuk menjahit pakaiannya yang robek biar Aisyah yang jahitin "


"Oke siap mba, kebetulan Mang Hasan punya beberapa celana yang robek "


"Mang Yanto juga besok mamang bawa ya "


"Oke tapi Aisyah cek dulu ya mesinnya Apa masih bisa dipakai apa tidak."


" Emang kamu bisa jahit Aisyah?"


"bisa Bu dulu di Panti Aisyah sering menjahit pakaian adik-adik yang robek bahkan banyak warga sekitar nyuruh Aisyah untuk menjahitkan pakaian mereka yang robek"


"Ya udah kamu pakai aja itu mesinnya dan itu mang sama Pak Yanto kalau kalian mau ambil ranjang sama almarinya ambil aja sekalian bawa pulang"


" baik bu nanti saya bawa pulang kebetulan di rumah kasurnya sudah tipis " saut mang Hasan


" saya ambil lemarinya bu, buat tempat pakaian anak saya. " saut pak yanto.


" ya boleh, kalian ambil aja trus ini tolong di tata nanti saya mau kasi meja kerja di sini buat ruang kerja si William "


" emang mas William mau tinggal di sini lagi bu ? " tanya mang Hasan.


" ya paling tidak sampai lukanya sembuh benar " tutur ibu salma. sambil mengecek barang barang yang harus di keluarkan.


Setelah hampir seharian kini salah satu kamar tamu sudah di sulap menjadi ruangan kerja untuk Willam.

__ADS_1


__ADS_2