Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
Tragedi mangga


__ADS_3

" Aisyah kamu dari mana ? " tanya lana saat melihat Aisyah muncul dari halaman belakang


" aku habis olah raga mba dan lihat aku banyak menemukan mangga jatuh sepertinya sudah tua semua, kenapa tidak di petik ya "


" ya itu karena tinggi dan nggak ada yang bisa mengambilnya kecuali mas yanto. "


" ya udah aku mau bersihin ini dulu trus mau di buat jus " ucapnya lagi lalu berlalu masuk ke dalam dapur mengolah mangga yang masak tadi menjadi jus mangga.


" Aisyah kamu nanti berangkatnya bareng William ya ibu mau nemani bapak meeting sebentar " saat mereka sarapan bersama.


"siap bu "


" tapi ma aku ke kantor agak siangan "


" ya nggak papa "


" kalau tidak aku naik taksi aja bu "


" nggak usah ibu masih khawatir Wisman akan mengganggumu nanti"


" Will ingat antar Aisyah ke restoran nanti "


" ya ma " jawab Will malas.


" papa meetingnya sampai jam berapa ? "


" mungkin juga 1 jam lagian Will rekan papa itu dia mengajak istrinya jadi papa nggak enak kalau tidak mengajak mamamu juga"


" iya pa "


" ma sarapannya jangan terlalu banyak nanti di sana kita bakal sarapan lagi "


" ya pa mama cuman makan sedikit juga "


" ini jus mangga siapa yang bikin "


" Aisyah pak ? Kenapa kemanisan ya ? Itu Aisyah dapat dibelakang pada jatuh semua kasian kalau di buang tapi kondisinya masih bagus kok nggak ada yang rusak hanya kulitnya aja agak lecet "


" enak seger"


" Aisyah boleh ambil nggak mangganya lagi ? "


" boleh "


" makasih pak nanti Aisyah mau kasi rekan rekan di restoran trus sekalian mau dibuatkan daftar minuman baru jus mangga nggak papa kan bu ? "


" wah kamu memang pintar baca peluang bisnis Aisyah. Tentu saja boleh "


Selesai sarapan tuan Ilham dan ibu salma segera meninggalkan kediaman mereka.


" Aisyah jam 9 kita berangkat jangan telat sampai telat aku tinggal "


" iya mas lagian ini juga belum jam 7 Aisyah nggak akan telat kok " ucap Aisyah kemudian ikut membereskan meja makan bersama pekerja rumah lainnya.


" mba lana sini ! "


" ada apa Aisyah "


" bisa bantu Aisyah nggak buat jagain mangga yang jatuh "


" maksudnya mba harua nunggu di bawah mangga berjam jam gtu nungguin mangga jatuh ? Ogah ntar kerjaan mba nggak selesai yang ada ibu dan mak sumi marahin mba "


" ya bukan begitu mba aku yang metik mba jagain di bawah, ni aku sudah siapkan kantong beras buat ngumpulin mangganya "


" oh gtu, tapi kamu mau pakai apa metiknya ? "

__ADS_1


" ya manjat lah "


" emang kamu bisa "


" ya elah mba di panti ada pohon jambu dan pohonnya jauh lebih tinggi dari ini, udah mba lana tenang aja pokoknya mba jagain mangga yang aku petik oke"


" ya oke oke " dan Aisyah pun segera berjalan mendekati pohon mangga lalu kemudian mulai memanjatnya.


" mba lana ini tangkap "


" ya siap Aisyah ... Wah ini kayaknya sudah matang" ucap lana setelah berhasil menangkap mangga yang di lempar Aisyah dari atas pohon.


" Aisyah yang itu agak ke timur itu banyak buahnya "


" iya mba "


" wah ini sudah matang semua ya pantas aja pada jatuh " sambil terus menangkap mangga yang di lempar Aisyah ke bawah.


" Aisyah ini kantongnya sudah penuh"


" sudah banyak ya mba padahal ini masih banyak "


" ya tunggu sebentar mba ambil kantong beras dulu "


" ya mba " saut Aisyah dari atas pohon.


William yang baru saja selesai mengadakan rapat via zoom mendengar teriakan Aisyah dan Lana membuatnya sedikit terganggu


" ada apa sih kok ribut banget. " gumamnya lalu melihat keluar jendela kamarnya. Dan betapa terkejutnya ia melihat Aisyah sedang berada di atas pohon mangga sedang lana menunggu di bawahnya.William segera turun kebawah.


" hey kamu apa yang kamu lakukan?" tanyanya dengan tatapan tajam


" mas Will maaf saya menemani Ays.. "


" sudah kamu masuk ..! "


" mba lana ini aku dapat lagi tolong di tangkap ya ..! " teriak Aisyah tanpa menoleh lalu langsung melemparkan mangga yang sudah berhasil ia petik.


" " awww..! " pekik William.


" mas William...??? "


" Aisyah turun..! Turun kamu sekarang..! Liat kepalaku terkena lemparan manggamu, bener bener ni anak ...! Kamu tu cewek tapi tingkahmu seperti laki laki "


" mas Will kenapa di sana, mana mba lana ? "


" turun kata ku atau ini pohon aku tebang sekarang "


" ya mas.. ya .. Aisyah akan turun sekarang " dan Aisyah pun segera turun dari pohon mangga namun karena gugup Aisyah salah menginjak ranting dan alhasil.


" aaahk...! "


" buuugh.. " Aisyah terpeleset dan jatuh dari pohon namun dengan cepat William menangkapnya namun karena kurang seimbang mereka pun jatuh berdua dengan Aisyah berada di bawah sedang William berada di atas tubuh Aisyah. untuk beberapa detik mereka saling tatap. Aisyah merasa ada gelenyar aneh dalam tubuhnya.


" Aisyah kamu tidak apa apa..? " teriak lana dan juga mak sumi yang berlari melihat apa yang terjadi.


" apa aku terjatuh..? " ucap Aisyah sambil mengerjapkan matanya. William yang baru sadar segera bangkit dan merapikan pakaiannya.


Untungnya mereka terjatuh di atas rumput sehingga tubuh Aisyah merasa tidak terlalu sakit.


Lana segera membatu Aisyah duduk begitu pula mak Sumi.


" ada apa ini sebenarnya apa yang terjadi ? " tanya mak sumi


" maaf mak Aisyah hanya metik mangga dan tiba tiba mas Will datang marah marah nyuruh Aisyah turun ya karena keburu akhirnya jatuh"

__ADS_1


" siapa yang mengijinkan mu naik ke atas pohon mangga hah ? " ucap Will


" kan Aisyah sudah ijin ke bapak dan kata bapak boleh "


" tapi tidak harus kamu sendiri yang naik ke atas pohon kalau jatuh gimana ? "


" kan emang udah jatuh dan alhamdulillah Aisyah nggak papa mas Will juga kan ? "


" ya untung aku menangkap mu kalau tidak mungkin tulang tulangmu itu remuk patah semua "


" ya Aisyah jatuh juga karena mas Will marah marah dan nyuruh cepet cepet turun coba kalau tidak Aisyah yakin nggak bakal jatuh "


" nggak usah ngeles kamu, apa kamu mau menyalahkan aku sebab jatuhnya kamu ya ..! "


" nggak kok "


" udah mana magganya gara gara ini semua jadi rusuh. Mang Hasan sini ..! "


" ya mas " dengan cepat mang Hasan menghampiri.


" kamu singkirkan ini mangga terserah kamu mau apain buang kek kasiin orang kek terserah. "


" aduh mas jangan dibuang kasian lagian ini mau Aisyah kasiin teman teman di restoran "


" nggak ada hari ini kamu nggak ke restoran hari ini kamu di hukum tidak boleh keluar rumah karena sudah bikin ribut pagi pagi "


" tapi mas... "


" nggak ada tapi tapian, ayo masuk ke kamar mu " ucap William tegas. Dan Aisyah pun tak berani melawan.


Aisyah masuk ke kamarnya sambil menghentakkan kakinya


" mas Will jangan terlalu keras sama Aisyah biar bagaimanapun dia itu masih remaja jadi jiwa ke kanak kanaknnya masih ada "


" tapi mak tingkahnya itu lho kayak anak laki manjat pohon mana pohonnya tinggi lagi. Caba aja tadi aku tidak menangkapnya kan bisa bahaya mak "


" ya mak tau " dan saat mak sumi berbicara pada willam tiba tiba telpon mak sumi berdering


" ya assalamualaikum bu salma "


" sum Aisyah sudah berangkat ke restoran ? "


" belum bu "


" lho kok belum ? Will masih di rumah kan ? Tadi aku telpon tidak diangkat "


" ya masih bu ini kebetulan ada di samping saya, mas mama mau bicara " dan mak sumi menyerahkan ponselnya pada mak sumi.


" ya ma '


" wil kenapa kamu belum antar Aisyah ke restoran kamu tau sekarang di restoran sedang ramai ada yang boking buat acara ultah "


" tapi ma dia udah bikin ulah "


" udah deh pokoknya mama nggak mau tau kamu antar Aisyah ke restoran sekarang "


" ya ma " jawab Will malas. Sementara dari balik pintu kamar Aisyah menguping pembicaraan William dan mamanya.


" yes..! berhasil. " ucap Aisyah kegirangan karena tadi ia sudah mengadu pada ibu salma bahwa Will tidak mau mengantarkan nya ke restoran dan Aisyah segera bersiap siap di dalam kamar.


" tok.. Tok.. Aisyah cepet siap siap sepuluh menit lagi aku antar ke restoran..! "


" bukannya Aisyah di hukum nggak boleh keluar rumah " sambil membuka pintu kamarnya


" udah nggak usah banyak tanya mau ke restoran nggak "

__ADS_1


" ya ya.. Mau"


" ya udah cepetan " ucap Will lalu segera berlalu dari depan kamar Aisyah.


__ADS_2