
Mendengar kata kata ibu Salma Wisman terdiam. Memang benar Aisyah memang masih sangat muda dan dia masih punya masa depan yang panjang dan jika dia masih berjodoh pasti akan dipersatukan tuhan lagi.
" baiklah Aisyah mas ingin dengar jawaban mu sekali lagi dan mas harap kamu bisa menjawabnya dengan pikiran yang matang. Apa kamu tidak mau kembali lagi pada ku ? "
" maaf mas aku tidak mau maaf "
" baiklah kalua begitu " kemudian Wisman mendekati Aisyah
" boleh aku memelukmu untuk yang terakhir kalinya ?" Aisyah mengangguk.lalu Wisman memeluknya dengan erat.
" maafkan aku yang sudah banyak salah aku menyesal karena sudah mengabaikan mu maaf kan aku." kemudian Wisman melepaskan pelukannya dan meletakkan telapak tangannya di atas kepala Aisyah.
" Aisyah mulai hari ini kau ku ceraikan dan mulai hari ini aku bebaskan kau tidak lagi menjadi istri ku " ucap Wisman dengan suara sedikit bergetar.
" terima kasih mas aku berharap kamu akan mendapatkan sosok yang lebih baik dari ku " ucap Aisyah namun tidak dijawab oleh Wisman.
" baiklah aku pamit dan jika kamu butuh sesuatu jangan pernah sungkan untuk menghubungiku " Aisyah hanya mengangguk.
" kalau begitu aku pamit aku titip Aisyah tolong jaga dia dengan baik dia wanita baik dan sangat tulus " pesannya pada ibu Salma dan William.
" kamu tenang saja kami akan menjaga Aisyah dengan baik " jawab ibu Salma. Dan Wisman pun segera melangkah menuju pintu.
" mas Wisman tunggu..! " teriak Aisyah. Wisman segera membalikkan tubuhnya berharap Aisyah mau kembali padanya.
" ya ada apa Aisyah? " ucapnya
__ADS_1
" itu ada yang mau aku tanyakan tentang ibu panti karena kemarin waktu aku telpon ibu marah padaku. Sebenarnya apa yang mas katakan pada ibu panti" tanya Aisyah. mendengar pertanyaan Aisyah membuat Wisman sedikit kecewa.
" ah tentang hal itu ya aku hanya mengatakan kalau kau menghilang kau kabur "
" dengan laki laki lain begitu ? "
" bukan aku tidak mengatakan itu tapi .. "
" mba iren kan mengatakannya ke ibu "
" ya dan sekali lagi aku minta maaf karena aku tidak tau apa yang terjadi sebenarnya, tapi kamu tenang saja setelah ini aku akan menemui ibu di panti dan aku bisa pastikan aku akan menceritakan kejadian yang sebenarnya " kata Wisman.
" baguslah kalau begitu kamu tau kan mas Ibu panti itu adalah ibu aku, aku akan sangat hancur dan sedih ketika ibu kecewa dan marah padaku " ucap Aisyah lirih sambil menghapus air di sudut matanya. Ibu salma mendekat dan mengusap usap bahu Aisyah agar tenang.
" walaikum salam " jawab William dan ibu Salma.
Sepeninggal Wisman, Aisyah langsung duduk lemas di sofa ruang tamu.
" bu sekarang status ku janda ya sangat miris ya bu aku janda di usia yang masih sangat muda " ucapnya dengan senyum getir.
" sudah kamu jangan sedih, sekarang kamu sudah bebas dari suami kamu itu mulai sekarang kamu bukan lagi istrinya jadi kamu bisa tenang sekarang "
" ya bu, makasih ya sudah jadi pelindungku "
" oh ya Aisyah mengenai kata kata ibu tadi yang mau jadi ibu asuh buat kamu itu serius ibu dan bapak akan membiayai kuliahmu sampai lulus asal kamu janji akan serius belajar "
__ADS_1
" benarkah ..? "
" iya dan bapak juga setuju "
" terima kasih ya bu alhamdulillah banyak sekali kebaikan yang Aisyah dapat di rumah ini semoga ibu sekeluarga selalu dalam keberkahan dan lindungan Allah "
" aamiin, ya udah kamu tidur istirahat karena besok kamu harus ke restoran kan ? "
" ya bu "
" oh ya ibu dengar selama ibu ke kalimantan restoran ramai ya "
" ya alhamdulillah bu lumayan rame sampe sampe kita semua kewalahan "
" syukurlah kalau begitu, itu tandanya kamu bisa menghandle nya dengan baik "
" ya itu juga karena semua karyawan bekerja dengan baik bu "
" ya kamu benar sekarang kamu istirahat, ayo ibu juga capek banget"ajak ibu salma dan mereka naik ke lantai atas.
" oh ya bu bapak kok nggak pulang ?"
" bapak masih mampir sebentar ke kantornya tadi ada sedikit urusan dan kebetulan Will meeting di sekitar tempat itu jadi ibu minta jemput aja sama dia " tutur ibu salma sambil berjalan menaiki tangga sedang william memilih masuk ke dapur untuk mengambil air putih.
Hari hari Aisyah kini jauh lebih ceria dia sekarang menjalani hidupnya tanpa beban. Ia banyak menghabiskan waktunya dengan membaca buku disela sela pekerjaannya di restoran.namun hobinya menjahit tidak bisa dia lupakan begitu saja terkadang ketika ia gajian maka ia akan segera pergi ke pasar untuk membuatkan baju buat rekan rekan pekerja di rumah bapak Ilham. Tentu saja hal itu disambut gembira oleh seluruh pekerja yang ada di rumah tersebut. Aisyah bagai adik bungsu buat mereka semua menyayanginya. dan itu membuat Aisyah merasakan memiliki keluarga baru di sini.
__ADS_1