
William sedang beristirahat di kamarnya. sedang Aisyah kini ikut sibuk di dapur untuk menyiapkan makan siang.
" Aisyah sudah kamu istirahat aja biar aku dan mba ida yang masak kamu pasti capek kan abis dari rumah sakit " kata lana
" nggak kok aku nggak capek lagian di rumah sakit kita juga nggak ngapa ngapain "
" ya udah kalau gitu kamu bantu potong sayuran itu aja ya "
" oke siap " jawabnya lalu mengambil sayuran dan memotongnya.
" hari ini kok masak banyak ya apa mau ada acara? " tanya Aisyah.
" ya ibu mau ngundang anak yatim buat syukuran mas William nanti sore " jawab Sri.
" oh " katanya lagi
tepat jam dua belas siang menu makan siang sudah siap semua anggota keluarga berkumpul di meja makan. bahkan semua pekerja rumah pun diajak makan bersama di satu meja yang sama.kecuali William.
" Aisyah nanti selesai makan kamu tolong bawakan makan siang untuk Will ya! " perintah ibu Salma
" ya ibu "
" kamu tungguin dia makan dan minum obatnya biasanya anak itu sulit sekali kalau di suruh minum obat" kata ibu Salma lagi.Aisyah tersenyum geli mendengar penuturan ibu Salma.
" kayak anak kecil aja bu nggak mau minum obat "
" ya itu makanya kamu paksa dia supaya mau minum obatnya "
" siap bu " jawab Aisyah sambil meletakkan tanggan di keninggnya
selesai makan mak sumi menyiapkan menu makan siang untuk William.
" ini Aisyah kamu bawa ke atas "
" ya mak, eh tapi kalau mas Will nggak mau gimana mak? "
" ya kamu cari cara gimana supaya mas Will mau minum obat"
" ya udah deh mana mak biar Aisyah coba" ucap Aisyah sambil mengambil alih nampan yang di bawa mak sumi lalu membawanya ke lantai atas menuju kamar William.
" permisi mas saya bawakan makan siang untuk mas Will " ucap Aisyah sambil melangkah menuju ranjang William.
__ADS_1
" kenapa bukan mak sumi yang bawa? "
" mak sumi sibuk mas, nyiapin persiapan acara tasyakuran nya mas Will nanti sore" jawab Aisyah sambil meletakkan nampan berisi makan siang di atas nakas.
" ya udah kamu keluar sekarang, nggak baik perempuan di kamar laki laki "
" ya mas sebentar lagi saya keluar. lagian mas Will kan nggak mungkin mau ngapa-ngapain saya kan ? " jawab Aisyah santai.
" ck kamu itu anak kecil "
" eh tapi biar anak kecil tapi saya sudah menikah lho mas " jawab Aisyah.
" ya tapi sebentar lagi jadi janda "
" mas Will kok ngomong nya gitu,"
" ya udah kamu keluar sekarang "
" tapi ibu berpesan saya nggak boleh keluar sebelum mas minum obat"
" ya nanti saya minum obatnya sekarang kamu keluar "
" nanti kalau ibu nanya gimana? "
" saya bohong dong mas..! nggak saya nggak mau bohong "
" kamu jadi orang kok ribet banget sih "
" ya udah sekarang mas makan atau mau saya suapin? "
" nggak usah.. ! saya bisa makan sendiri "
" ya udah ayo makan " ucap Aisyah dan William pun mengambil piring di atas nampan kemudian mulai memakan makan siang nya.
Aisyah memperhatikan seisi kamar William. lalu ia mendekati beberapa foto yang terpajang di rak buku milik William.
" mas Will ternyata dulu atlet bulu tangkis ya? "
" hem" jawab Will sambil menikmati makan siangnya.
" ini saat kapan mas? " tunjuk Aisyah pada salah satu foto William yang memegang piala "
__ADS_1
" saat masih SMA"
"wah mas dulu ganteng juga ya..! ups... he he "
" sekarang juga ganteng "
" iya sih sekarang malah tambah ganteng " jawab Aisyah polos masih memperhatikan beberapa foto. sedang William mukanya sedikit memerah mendengar pujian Aisyah.
" mas ini foto siapa cantik banget.. " tanya Aisyah lagi sambil mengambil salah satu foto wanita yang sedikit tersembunyi diantara beberapa foto. wanita cantik dengan rambut panjang sebahu.
" jangan sentuh barang barang saya. letakkan foto itu dan sekarang kamu keluar ..! " ucap William sambil berdiri dan mengambil foto yang dipegang Aisyah.
" maaf tapi Aisyah kan cuman nanya"
" udah kamu nggak usah banyak tanya sekarang keluar..! " usir William.
" nggak Aisyah nggak mau keluar sebelum mas minum obatnya "
"keluar nggak atau aku seret kamu dari kamar aku! "
" seret aja kalau berani ntar Aisyah teriak bilang kalau mas Will macam macam sama Aisyah "
" gila kamu ya..! "
" biarin...! sekarang mas Will minum obatnya atau Aisyah tetap di sini "
" terserah..! " ucap William putus asa .dan kemudian duduk di sisi ranjang mengambil obat.
" sini Aisyah bantu minum obatnya " sambil mengambil alih dua butir obat yang dipegang William.
" sekarang mas makan pisang ini " William patuh ia memakan pisang hingga habis.
" sudah terus? "
" ya jangan di telan dulu...! ini ulang lagi...! dikunyah trus biarkan di ujung tenggorokan.. nah gitu sekarang letakkan obatnya di atas pisang nah telan..! " Aisyah memberikan intruksi.dan " glek " satu butir obat berhasil masuk.
" nah bisakan..? sekarang satu lagi. kayak tadi "dan William pun kembali mengunyah pisang dan meletakkan obat dan tanpa aba aba Aisyah menyetil tenggorokan William dan
"glek " kembali obat masuk dengan mulus. kemudian Aisyah memberikan segelas air pada William sambil tersenyum puas.
" kamu kok nyentil tenggorokan ku? " William protes setelah selesai ritual minum obatnya.
__ADS_1
" abis mas lama banget kayak anak kecil aja..! udah Aisyah turun dulu sekarang, karena misi sudah selesai" ucapnya sambil membereskan bekas makan William. lalu melangkah keluar dari kamar tersebut. sedang William hanya geleng geleng kepala melihat tingkah konyol Aisyah.