
Aisyah melangkah menuju ruang tamu
" siapa mak? "tanya Aisyah saat melangkah melewati ruang makan
" nggak tau katanya keluarga mu Aisyah " dan Aisyah pun melanjutkan langkahnya menuju ruang tamu.
" mas Wisman?? " ucapnya terkejut saat melihat laki laki yang berdiri di ruang tamu.
" Aisyah..! betul ini kamu Aisyah " ucap Wisman sambil melangkah mendekati Aisyah dan hendak memeluknya namun Aisyah melangkah mundur
" jangan mendekat...! mau apa kamu ke sini "
" Aisyah aku suami kamu..!"
" nggak aku nggak mau pergi kamu jangan ganggu aku..! pergi..! " teriak Aisyah histeris. William yang beru saja turun dari tangga bergegas ke ruang tamu.
" Aisyah ini aku suami kamu aku mencari kamu ke mana mana dan sekarang aku akan menjemput mu kita pulang ya..! " ucap Wisman lagi sambil berusaha meraih tangan Aisyah namun dengan cepat di tepisnya.
" nggak aku nggak mau..! "
" hey ada apa Ini anda siapa bung berani beraninya membuat keributan di kediaman ku " ucap William sambil menarik Aisyah dan menyembunyikan nya di belakang tubuhnya.
" oh jadi anda yang sudah menolong Aisyah malam itu "
" apa maksud mu? "
" oh ya kenalkan Aku Wisman suami Aisyah wanita yang sudah kamu tolong malam itu"
" oh jadi elu lakinya dasar laki laki brengsek.. ! bugh.. bugh.. " dua bogem mentah berhasil mendarat di wajah Wisman hingga ia tersungkur ke lantai. William belum puas ia kembali menarik kerah kemeja Wisman dan hendak memukulnya lagi, namun dengan cepat ibu Salma menahannya. sedang pak Ilham membantu Wisman untuk berdiri.
" cukup Will apa yang kamu lakukan.. "
" lepasin ma biar aku hajar laki laki brengsek ini "
" apa maksud kamu ..? " tanya Salma tidak mengerti
" dia ini laki laki brengsek yang sudah menjual Aisyah ke klub malam ma " ucap William berusaha menahan amarahnya.
__ADS_1
" anda salah faham tuan William saya sungguh tidak tau kejadian malam itu dan saya tidak tau menahu masalah itu, Aisyah percaya sama mas, mas nggak tau kalau Iren berniat jahat sama kamu "
" tapi bagaimana elu tau klo gua yang sudah menolongnya malam itu hah..? dasar suami laknat.. " umpat William.
" sungguh saya tidak tau kejadian malam itu dan saya juga tidak tau menau kajadian yang menimpa Aisyah dan saya baru tau kebenarannya satu bulan yang lalu "
" sudah sekarang kamu duduk dan kamu Will tenangkan dirimu, " ucap pak Ilham bijaksana.
" sekarang ceritakan siapa kamu dan ceritakan semuanya jelaskan secara jelas " kata pak Ilham lagi.
Aisyah masih terlihat pucat ia di bimbing ibu Salma untuk ikut duduk di samping nya.
" oke saya Wisman saya suami Aisyah. dan mengenai kejadian di klub itu sungguh saya tidak tau menau. malam itu saya memang pulang agak malam sekitar jam 7 malam. sampai di rumah saya tidak menemukan Aisyah dan juga Iren"
" selingkuhan mu " celetuk William.
" Will..! " Salma mengingat kan putranya.
" karena tidak menemukan orang di rumah saya berinisiatif menghubungi Iren namun tidak di angkat begitu juga Aisyah dan saat itu perasaan saya tidak enak dan langsung melacak keberadaan Iren melalui GPS dan ternyata dia berada di klub dan saya langsung menyusulnya. " lanjut Wisman
" saat saya masuk ke dalam klub saya mendengar laki laki yang bernama Jerry berteriak memanggil Iren dan mengatakan kalau wanita itu kabur. saat saya menoleh ke arah luar saya melihat Aisyah berjalan terseok menuju mobil anda dan lalu masuk ke dalam mobil anda "
" kenapa anda tidak berusaha menolongnya? " tanya William
" saya maunya begitu tapi melihat banyaknya anak buah Jerry saya rasa sulit untuk menyelamatkan nya, jadi saya memilih mengecoh mereka dengan mengarahkan mereka ke arah yang lain "
" apa keterangan mu bisa di percaya? " tanya William lagi.
" saya berani sumpah saya tidak bohong berhari hari saya mencari istri saya dan saya ingat dengan mobil yang anda gunakan dan saya tau mobil jenis itu hanya ada beberapa orang saja yang memilikinya dari situlah saya mulai melakukan pencarian karena itu satu bulan terakhir ini saya meminta anak buah saya untuk mengikuti anda"
" tadi anda mengatakan baru mengetahui kalau Aisyah di jual oleh perempuan simpanan mu apa betul kamu tau kasus ini? karena aku sedang menyelidiki kasus perdagangan manusia dan juga perjudian di klub tersenyum dan aku sedang mencari siapa saja orang orang yang terlibat dalam bisnis tersebut "
" oke saya bersedia jadi saksi, dan perlu anda ketahui bahwa Iren menjual Aisyah pada Jerry karena ia memiliki hutang judi yang lumayan besar karena itu dia berniat menjual Aisyah untuk membayar hutang judinya pada Jerry " tutur Wisman.
" baiklah saat ini aku percaya sama kamu dan nanti mungkin aku akan membutuhkan kesaksian mu aku akan menjebloskan orang orang itu ke dalam penjara, apa kau keberatan jika kekasih mu aku jebloskan ke dalam penjara? "
" tentu saja tidak saat ini aku sudah tidak peduli padanya aku muak dengan segala kebohongannya "
__ADS_1
" dan sekarang aku ingin mengajak istri aku untuk kembali ke rumah kamu mau kan Aisyah kembali ke rumah bersama ku " Aisyah menggelengkan kepalanya dengan cepat
" aku nggak mau mas aku takut jika mba Iren kembali berbuat jahat sama aku, aku takut "
" aku akan menjaga mu Aisyah kita pulang ya kita mulai dari awal lagi ya..! "
" nggak mas aku nggak mau aku nggak bisa "
" kenapa Aisyah? bukannya aku ini masih suami mu, aku janji akan melindungi dan menjaga kamu dengan baik "
" nggak mas aku nggak mau, bu tolong aku aku nggak mau bu aku takut kalau harus kembali ke rumah itu aku nggak mau bu " ucap Aisyah sambil menangis memeluk Salma.
" maaf tuan Wisman saya tau anda masih suami Aisyah tapi anda lihat kan dia masih trauma jadi tolong saat ini jangan di paksa dia mungkin masih shock atas kejadian kemarin jadi menurut saya saat ini biarkan dulu dia di sini nanti jika sudah lebih tenang anda bicarakan lagi baik baik dengan Aisyah "
" tapi Nyonya..! "
" percaya sama kami, kami akan menjaga Aisyah dengan sangat baik anda tenang saja " kata pak Ilham menimpali.
" baiklah kalau begitu saya pamit terima kasih sudah menjaga dan melindungi istri saya dengan baik. Aisyah mas pulang dulu mas harap kamu mau kembali ke rumah kita tinggal bareng lagi " ucap Wisman sedang Aisyah masih menyembunyikan wajahnya ke dalam pelukan Salma.
Wisman melangkah menuju pintu dan keluar meninggalkan kediaman pak Ilham.
" Sudah suami kamu sudah pergi, ayo sekarang kita sarapan " ajak Salma
" bu aku takut bu aku nggak mau balik sama mas Wisman tolong aku bu, pak.. mas Will "Aisyah memohon.
" udah kamu tenang aja kita akan menjaga dan melindungi kamu" kata pak Ilham.
" udah ayo kita sarapan, kamu hari ini nggak usah ke restoran dulu nanti kalau hatimu sudah tenang barulah kamu kerja lagi " ucap Salma
" tapi aku takut bu gimana kalau dia datang lagi sama mba Iren maksa aku untuk pulang aku nggak mau bu" tangisnya.
" kamu di rumah ini aman kok, ada satpam di depan udah kamu tenang aja nanti kalau ada apa apa telpon saya " kata Salma lagi berusaha menenangkan.
" ya Aisyah percaya sama kita nanti biar bapak minta bodyguard jaga di depan rumah kalau perlu, sekarang kamu tenang insya Allah kamu aman " kini pak Ilham menimpali sedang William hanya terdiam menatap iba pada wanita yang pernah di tolongnya.
kini Aisyah terlihat lebih tenang dan ia pun akhirnya mau di ajak sarapan bersama.
__ADS_1