
setelah tiga jam berkutat di dapur akhirnya beberapa menu sudah tersaji di atas meja makan.
beberapa menu rumahan tentunya yang dapat menggugah selera
" sudah bu semua sudah tersaji silahkan di cicipi bu " kata Aisyah.
" sebentar tunggu sebentar lagi kita tidak tunggu William dulu "
" jadi mas Will mau ke sini bu? " tanya Aisyah
" iya dia saya minta untuk jadi salah satu tim penilai masakan mu "
" aduh saya kok jadi grogi ya "
" udah tenang aja Aisyah masakan mu memang enak mas Will aja nggak pernah protes sama masakan mu walau dia jarang memuji tapi mak tau dia suka sama masakan mu " ujar mak Sumi.
" ah semoga aja ya mak " ucap Aisyah.
lima belas menit kemudian Willam datang bersama dokter Fatir.
" assalamu'alaikum ma " William
" assalamu'alaikum tan " Fatir sambil mencium tangan Salma.
" wassalamualaikum ayo kalian lama banget masakannya keburu dingin ini " kata Salma. lalu mengajak semuanya duduk di meja makan.
" semuanya silahkan kalian cicipi satu persatu makanan di meja dan kalian beri nilai. nilai tertinggi 100 dan terendah 50. di depan kalian sudah ada kertas dan bulpoin silahkan kalian tulis nama masakannya dan nilainya. saya mau kalian jujur karena ini menyangkut kemajuan restoran nanti " Salma memberi arahan.
" oke silahkan kalian makan "
" boleh nambah nggak tan? " tanya Fatir
" boleh " jawab Salma.
" Aisyah sini duduk sama kakak, udah kamu nggak usah tegang kek gitu kakak yakin masakan mu enak kok, kakak kan udah pernah makan masakan kamu " kata Fatir
" ya kak aku di sini aja " jawab Aisyah sambil berdiri di pojok meja makan.
kini semua mencicipi masakan Aisyah setiap menu yang mareka makan langsung mereka beri nilai.
" Aisyah ayo kamu makan juga kamu cicipi masakan mu " ajak Salma
" iya bu " dan Aisyah pun akhirnya ikut mencicipi masakannya.
setelah hampir satu jam semua hasil penilaian di kumpulkan.
" gimana Will menurut kamu masakannya "
" lumayan enak ma aku rasa cocok juga jika ini jadi menu tambahan di restoran mama, karena sekarang ini mungkin orang orang bosan dengan menu western jadi kadang mereka sesekali ingin menikmati menu rumahan kayak gini tapi mungkin penyajiannya aja di tambahkan misal dengan daun pisang misalnya"
" wah ide bagus Will "
" atau bisa juga tan ikan yang di sajikan itu ikan yang masih hidup jadi masih ada di kolam ikan atau akuarium jadi nanti pembeli bisa langsung memilih ikannya dari akuarium dengan begitu masakannya masih fress"
" oke juga ide kamu, oke nanti ini akan jadi pertimbangan, kalau soalnya rasa bagaimana? "
__ADS_1
" mak sum? Ida, lana dan sri? "
" rasanya sudah pas cuman tadi ikannya itu terlalu empuk jadi kayak hancur gtu mungkin terlalu banyak di aduk, trus sayurnya juga terlalu matang " komentar mak sum "
" kalau saya bu sama dengan mak sumi " jawab Ida
" kalau saya enak aja bu " jawab sri begitu pula dengan lana
" mungkin bisa di tambah menu nya tan sayur kelor dan ikan asin, karena sayur kelor itu kan sehat dan di jakarta sekarang ini jarang ada yang punya dan menanam pohon kelor "
" ya kamu benar Fatir, selain enak kelor juga menyehatkan "
" kalau kelor saya setiap hari masak bu selain anak anak panti suka juga murah karena tinggal metik aja "
" oke kalau begitu nanti kita catat menu tambahannya. "
" oke ma aku kayaknya aku nggak bisa lama lama dan harus kembali ke kantor, oh ya tadi teman aku yang desain interior itu bilang nanti sore dia akan menemui mama"
" oke nanti langsung ketemu aja di restoran "
" ya ma nanti aku kasi tau dianya " ucap Will pamit begitu juga dengan Fatir yang harus kembali ke rumah sakit.
" oke Aisyah tadi sudah kamu dengar kan komentar dari semuanya dan dari penilaian mereka semua memberikan nilai yang tinggi "
" jadi gimana bu saya bisa bekerja di restoran Ibu? "
" bisa mungkin minggu depan kamu mulai bisa bekerja karena sekarang saya masih harus mendesain dulu ruangannya "
" oke siap makasih bu "
" tapi nggak papa bu "
" udah nggak papa Aisyah kamu istirahat saja masalah beberes serahkan ke kita aja " ucap sri
" hemm makasih ya kalau gitu aku istirahat dulu " pamit Aisyah kemudian masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri dan istirahat.
sore harinya Aisyah diajak Salma ke restoran nya yang baru. di sana sudah tiba beberapa pekerja dan juga seorang desain interior yang akan mensetting ruangan tersebut.
sementara di tempat lain tepat nya di kediaman Wisman
" mas kamu kok masih diemin aku sih aku kan sudah bilang aku tidak tau menahu atas hilangnya Aisyah " ucap Iren namun wisman tak menjawab
" mas ngomong dong kamu kok terus aja cuekin aku "
" lalu kenapa kamu membawanya ke tempat itu kamu tau kan dia itu wanita polos yang tidak pernah tau dunia malam "
" ya aku hanya ingin mengajaknya bersenang senang mas "
" jangan bohong kamu terus kenapa orang orang Jerry mencarinya dan aku dengar mereka menyebut nama Aisyah "
" ya ampun mas aku tidak tau mungkin saja memang Aisyah itu yang memang ingin kabur dari kamu setelah dia tau kamu hanya dapat sedikit dari harta ibu Zainab "
" Aisyah tidak seperti itu "
" ya kamu belain aja terus dia "
__ADS_1
"sekarang jujur kamu tidak punya niat jahat kan sama dia "
" ya nggak lah masak aku tega, aku nggak sejahat itu ya, oke kalau kamu nggak percaya ayo kita cari dia sama sama pertama kita cari dia ke panti pasti dia kabur ke panti " ajak Iren.
" oke kita cari dia ke panti dan jika ketemu aku mau bawa dia kembali ke rumah ini dan kamu harus Terima itu "
" iya terserah kamu " jawab Iren dengan senyum devil.
Wisman dan Iren masuk ke dalam mobil dan segera menuju panti.
dua jam kemudian mereka tiba di panti dan langsung disambut oleh ibu panti.
" nak Wisman apa kabar " sapa ibu panti
" baik bu "
" lho Aisyah mana? trus ini siapa? "
" ini Iren bu dia saudara saya " bohong Wisman
" oh nak Iren saya ibu siti ibu panti di sini " sambil mengulurkan tangannya.
" oh ya Aisyah mana kenapa tidak ikut padahal ibu dan anak anak kangen sekali sama dia "
" itu dia bu Aisyah kabur dari rumah sudah beberapa hari ini "
" apa..? tapi bagaimana bisa dia kabur, apa dia sudah buat masalah atau jangan jangan mas Wisman tidak memperlakukan dia dengan baik "
" tidak kok bu mas Wisman sangat sayang sama Aisyah saya saksinya, tapi ya begitu bu dalam berumah tangga pasti kan ada cekcok dan salah faham ya mungkin Aisyah kurang bisa memahami maklum lah bu Aisyah kan masih sangat muda " jawab Iren.
" ya nak Iren benar, nak Wisman ibu selaku ibunya minta maaf jika Aisyah punya salah tolong di maafkan "
" ya bu tentu makanya itu maksud kedatangan saya ke sini ingin mencarinya mungkin Aisyah ada disini saya akan jemput nya bu "
" Aisyah tidak pernah datang ke sini semenjak nak Wisman membawanya. "
" apa dia pernah menelpon ibu? "
" tidak dia bahkan tidak pernah menelpon "
" ya sudah bu kalau begitu nanti kalau dia pulang ke sini tolong kabari saya bu "
" ya tentu nak wisman ibu akan segera kabari atau jika perlu ibu sendiri yang akan mengantarnya ke nak Wisman "
" baik bu terima kasih, kalau gitu kita pamit, oh ya ini ada sedikit uang untuk anak anak panti " ucap Wisman sambil menyodorkan amplop coklat berisi uang.
" aduh nggak usah repot repot kan setiap bulan sudah di kirim "
" ya ini ambil saja buat tambahan anak anak panti "
" baiklah Terima kasih nak wisman "
" sama sama bu klo begitu kita pamit, assalamu'alaikum "
" waalaikum salam " dan Wisman pun pamit kepada ibu panti dan langsung balik ke jakarta.
__ADS_1