Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.

Ketulusan Dan Kesucian Aisyah.
Mencari bukti.


__ADS_3

saat makan siang William datang ke restoran orang tuanya


" ada apa tumben minta aku datang ke restoran mama " ucap Will sambil menyendok makanan ke atas piringnya.


" udah kamu makan dulu nanti mama jelaskan " ucap salma yang ikut makan bersama putranya.


" gimana dengan restoran apa ada perubahan omset setelah ada menu baru? " tanya Will sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


" ya Alhamdulillah naiknya cukup signifikan, ternyata benar masyarakat sekarang juga kangen dengan makanan rumahan, karena di Jakarta sekarang ini kan sangat jarang ada menu menu seperti ini "


" apalagi kalau mama bikinnya di pinggir sawah atau pantai pasti lebih seru ma "


" ya mama juga sempet berfikir begitu.nanti mama akan minta papa mu buat mencarikan mama lokasi yang bagus"


" papa kapan pulang sih ma kok kerasan banget di Kalimantan? "


" besok mama balik ke kalimantan kasian papa mu sendirian di sana "


" ma papa kan sudah tua udahlah suruh berhenti kerja biar aku saja yang kerja " ucap Will


" ya mana mau papa mu, papa mu itu kan pekerja keras, mama aja sering di tinggal sendirian di rumah nyesal mama cuman punya anak dua seandainya saja adikmu masih ada pasti mama nggak kesepian"


" ma udah ya jangan sedih gitu kan udah ada aku "


" ya tapi kan kamu juga sibuk gitu, makanya cepetan kamu nikah trus kasi mama cucu, mungkin kalau papa mu sudah ada cucu dia akan sibuk sama cucunya saja "


" ya ma "


" kamu ya ya aja..! teman teman yang seumuran kamu lho sudah banyak yang punya anak, apa jangan jangan kamu masih mengharap wanita itu?"


" apa sih ma "


" Will wanita seperti itu nggak usah di tunggu bagaimana mungkin dia pergi ninggalin kamu saat acara lamaran mu mama kalau ingat itu mama masih sakit hati "


" ma udah ya jangan bahas ini lagi lagian kita nggak tau alasannya dia pergi mungkin ada alasan lain "


" jangan jangan dia pergi sama laki laki lain "


" astaghfirullah ma nggak boleh suuzhan kayak gitu "


" abis kamu tu kayak nggak bisa move on dari dia "

__ADS_1


" bukan nggak bisa move on ma tapi ini aku masih mencari yang cocok yang tepat " ucap Will sambil meneguk air di gelasnya lalu membersihkan mulutnya dengan tisu.


" sekarang apa yang mau mama bicarain sama aku " tanya Will yang tidak ingin mamanya membahas masa lalunya.


" oh ya jadi begini, mama mau kamu menangani kasus Aisyah, mama kasian sama dia, dia selalu ketakutan kalau di luar rumah. mama mau kamu laporkan orang orang itu mama yakin pasti banyak perempuan perempuan di luar sana yang jadi korban seperti Aisyah "


" ya ma nanti aku minta teman aku menyelidiki kasus nya "


" pokoknya mama mau Aisyah itu aman dan terbebas dari rasa ketakutannya "


" sebenernya aku sudah berusaha mencari tau jaringan mereka ma cuman mungkin aku akan menambah orang orang ku agar kasus ini cepat selesai "


" kalau kamu butuh bantuan papa nanti biar mama suruh papa mu juga turun tangan "


" sepertinya jangan dulu ma insya Allah aku masih bisa mengatasinya nanti sekiranya aku butuh bantuan papa aku akan bilang langsung ke papa "


" oke mama tunggu kabar baiknya, jujur mama kasian liat Aisyah kemana mana harus pakai kaca mata hitam pake masker agar orang orang tidak mengenali dirinya, mama mau dia seperti manusia umumnya yang bebas pergi kemana saja tanpa dihinggapi rasa takut "


" ya mama benar aku pun kasian juga sama dia apalagi dia adalah wanita baik baik "


" pokoknya mama tunggu hasilnya dari kamu secepatnya "


" wah ide bagus ini baru anak mama"


" trus kemaren kemaren bukan anak mama? " protes Will


" ya anak mama juga tapi ini keren banget " kata Salma sambil mengacungkan ke dua jempolnya.


beberapa hari kemudian William sudah mulai menemukan titik terang tapi dia masih mencari bukti bukti yang kuat agar dapat menyeret orang orang yang sudah terlibat dalam kasus perdagangan manusia.


dimana klub malam milik Jerry hanya sebuah kedok belaka. di dalamnya terdapat transaksi perdagangan manusia bahkan anak anak di bawah umur dan di sana juga menjadi ajang perjudian dan juga transaksi narkoba.


William terus berusaha dengan mengarahkan anak buahnya untuk mencari bukti bukti yang kuat atas kejahatan yang dilakukan oleh Gerry dan kelompoknya.bahkan ia menyewa detektif dan juga bekerja sama dengan aparat kepolisian.


sementara di kediaman Wisman Iren sendirian di dalam rumah. hari ini ia tidak masuk kerja karena merasa kurang enak badan.


saat sedang santai di depan TV terdengar suara pintu di ketuk. pelayan wanita segera membukakan pintu.


" siapa mbok? " tanya Iren tanpa menoleh


" aku " jawab Gerry yang berjalan dan langsung duduk di samping Iren.

__ADS_1


Iren yang sedang tiduran segera duduk


"ck mau apa kamu ke sini kalau Wisman tau bisa mampus aku "


" ha ha apa itu penting buat aku?" ucapnya sembari mengelus pipi Iren. dan dengan cepat Iren menepis tangan Jerry.


"dan aku rasa itu bukan urusan ku. urusan ku adalah kamu bayar semua hutang utang judi mu ke aku karena wanita itu sudah kabur jadi aku anggap utangmu masih utuh, dan kamu harus bersyukur karena aku tidak menambahkan bunga untuk itu"


" gila kamu mana bisa kau menambahkan bunga. lagian kau yang bodoh menanggani satu wanita bodoh itu saja kau tak bisa "


" hey jaga bicaramu Iren. aku sudah sangat berbaik hati padamu, dan sekarang bagaimana hemm..? kapan kau akan lunasi utang hutangmu ?. " dan kini semakin berani menempelkan dagunya di bahu Iren. pelayan yang hendak membawakan minuman sedikit kaget dan buru buru meletakkan minumannya.


" ayolah jangan seperti itu" tolak Iren.


" mbok dia saudaraku dia memang seperti ini selalu manja "


" oh ya nona, kalau begitu saya kembali ke dapur " pamit pelayan wanita tersebut.


" Jerry tolong jaga sikap kamu " hardik Iren setelah pelayan krmbali ke dapur.


" ayolah dia kan hanya seoarang pembantu "


" tapi kalau dia ngadu sama Wisman bagaimana? " Jerry hanya menaikan bahunya.


" sekarang begini kamu pulang sekarang aku janji akan membayar semua hutang hutang ku "


" dengan apa? yang aku dengar kekasihmu itu sekarang hanya pemilik 20 persen dari saham perusahaan "


" ya aku akan mencari wanita itu lagian kemana sih dia bisa kabur "


" sudahlah tidak usah pikirkan wanita itu karena saat ini aku sangat menginginkan mu "


" Jangan gila kamu "


" ya aku memang gila, aku tergila gila padamu sejak dulu sayang ayolah..! hutang hutangmu akan aku lunas asal kau mau menjadi penghangat ranjang ku, bagaimana?" bisiknya di telinga Iren.


" jangan mimpi kamu..! aku sudah punya wisman dan aku mencintainya "


" ayolah apa yang bisa kau harapkan dari laki laki miskin seperti dia, dibandingkan aku dia tidak ada apa apanya buktinya membayar hutangmu segitu saja dia tidak bisa" ejek Jerry.


" hutang apa maksudmu? " tiba tiba Wisman muncul dari balik pintu dan sontak kedua orang di ruang tamu tersebut kaget melihat kehadiran Wisman secara tiba-tiba.

__ADS_1


__ADS_2