
Kini Namjoon, Clarissa, Hana dan meyjhun sudah berada di pesawat menuju ke Seoul, setelah perdebatan antara Namjoon dan Clarissa.
Akhirnya Namjoon mengalah mengikuti Clarissa untuk pulang ke Seoul. sementara Hana dan meyjhun tinggal mengikuti ke mana arah langka kaki boss mereka.
Setelah sampai di bandara Seoul, Clarissa dan Hana langsung berjalan keluar bandara karena mobil milik Hana sudah terparkir di luar bandara, walaupun Clarissa sudah menerima Namjoon tapi masi saja dia belum bisa menghilangkan rasa traumanya saat naik mobil bersama pria.
Sementara Namjoon dan juga meyjhun mau tak mau harus mengikuti mobil yang di bawah Hana menujuh ke aparteman Clarissa. Saat sampai di apartemen Namjoon juga turun dan mengandeng tangan Clarissa untuk masuk ke dalam lift meninggalkan meyjhun dan Hana saling bertatapan "selalu saja kita jadi korban 2 manusia itu" ucap meyjhun.
"Ayo pulang tak usah berharap mereka akan berbalik dan berterima kasih" ucap Hana masuk kembali kemobilnya.
Namjoon dan Clarissa hanya diam tak ada yang memulai pembicaraan didalam lift yang terus naik ke lantai 5, saat sampai pintu lift terbuka Clarissa memilih untuk berjalan keluar terlebih dahulu, Namjoon yang masi berada di dalam lift tak bergerak keluar, Clarissa yang merasa genggaman tanganya terlepas dia berbalik.
"Apa kau masi betah di dalam lift" ucap Clarissa.
"Jika kau ingin berbicara sebaiknya kita ke apartemen ku" ucap Clarissa lagi.
Namjoon yang di tawari untuk ke apartemen Clarissa langsung berjalan keluar dari lift melewati Clarissa yang menunggunya.
"Ayo cepatlah buka pintunya" ucap Namjoon saat dia sudah berada di depan pintu Clarissa.
Sebenarnya Namjoon tadi masi binggung apa yang harus dia lakukan, apa dia harus mampir ke apartemen Clarissa atau dia mengajak Clarissa ke apartemennya hingga dia enggan keluar dari lift.
Kini Namjoon sudah berada di dalam apartemen Clarissa dan duduk di sofa yang berada di ruang tengah melihat lurus ke arah bingkai foto Clarissa dan Lee Min-ah yang terpajang.
"Aku akan mengembalikan senyuman itu lagi" gumam Namjoon.
Selesai membersihkan badannya Clarissa turun untuk menemui Namjoon yang menunggunya di sofa tuang tengah.
"Apa yang kau lihat" tanya Clarissa saat sudah berjalan ke arah Namjoon yang menatap lurus kedepan.
"Tak ada hanya memikirkan mu saja" jawab Namjoon beralasan.
"Jangan terlalu banyak memikirkan ku" ucap Clarissa saat sudah duduk di samping Namjoon.
"Kau kan kekasihku" ucap Namjoon mengubah posisi duduknya menghadap ke Clarissa.
"Kau ingin makan atau minum apa?" Tanya Clarissa mencoba untuk mengahlikan pembicaraan mereka.
"Minum saja" jawab Namjoon.
"Baiklah tungguh disini" ucap Clarissa beranjak mengambil kaleng soda yang ada di kulkas.
Namjoon menatap punggung Clarissa dia tak bisa berkata kata lagi, karena Namjoon sadar Lee Min-ah masi menjadi pemenangnya.
__ADS_1
Clarissa kini sudah kembali dan memberikan kaleng soda ke Namjoon. Mereka masi duduk di sofa tapi sibuk dengan pikiran mereka masing masing.
"Bagaimana jika aku mengajak mu untuk tinggal bersama ku" ucap Namjoon tiba-tiba.
"Harus secepat ini" tanya Clarissa.
"Lebih cepat lebih baik" ucap Namjoon asal.
"Tapi....." ucapan Clarissa terpotong.
"Aku hanya ingin kau tak merasa bersalah, saat masuk ke apartemen ini" ucap Namjoon.
"Apa yang kau pikirkan tentang hubungan kita" tanya Clarissa lagi seakan akan mencari sesuatu alasan agar dia bisa menerima permintaan Namjoon.
"Aku hanya ingin kita saling menerima, tampa ada rasa bersalah atau penyesalan" ucap Namjoon.
"Jika kau terus berada di sini, aku hanya tak ingin kau merasa bersalah saat melewati foto itu" ucap Namjoon lagi.
"Baiklah aku akan tinggal bersama mu" ucap Clarissa.
Setelah medengar ucapan Clarissa tadi, tampa menunggu lebih lama Namjoon mengajak Clarissa untuk ke apartemennya.
Namjoon akan secara perlahan mengobati luka dan trauma yang di alami Clarissa dengan caranya sendiri, dia ingin Clarissa lepas dari bayangan masa lalunya.
Malam ini, Clarissa menginap di apartemen Namjoon rasa canggung menyelimuti keduanya.
"Tak apa kita tidur disini saja, biarkan aku terbiasa" ucap Clarissa.
"Baiklah, tidurlah dengan nyaman" ucap Namjoon yang mengangkat selimut untuk menutupi badan Clarissa.
"Terima kasih" ucap Clarissa.
"Selamat malam" ucap Clarissa lagi.
"Selamat malam" balas Namjoon kepada Clarissa.
Mereka tidur bersama dalam satu ranjang, saling membelakangi, rasanya mereka memang harus saling terbiasa seperti itu, apa lagi mereka baru saja jadian, dan harus saling menerima.
Kini Namjoon dan Clarissa sudah tertidur dengan nyenyak, tampa ada pelukan hangat seperti pasangan pada umumnya berpacaran.
Jam menunjukan pukul 3 dini hari Clarissa terbangun dengan keringat yang membasahi wajahnya, Clarissa memimpikan kejadian kecelakaan yang menimpanya 2 tahun lalu. Dan untung saja Namjoon dengan sigap terbangun mendengar pergerakan Clarissa.
"Are you oke?" tanya Namjoon mengengam tangan Clarissa.
__ADS_1
"Yahhh aku baik-baik saja" ucap Clarissa.
"Kau bermimpi buruk?" Tanya Namjoon lagi.
"Yahhh aku bermimpi buruk" ucap Clarissa.
"Minumlah jangan pikirkan, itu hanya halusinasi, kau hanya kecapean" ucap Namjoon mencoba menenangkan Clarissa.
"Terima kasih" ucap Clarissa.
"Mau ku peluk?" Tanya Namjoon.
Clarissa hanya mengangguk tanda setujuh.
Namjoon memeluk Clarissa dengan hangat, dia terjaga sepanjang malam, karena dia takut nanti Clarissa terbangun seperti tadi.
Hingga pagi menjelang Namjoon masi setia memeluk Clarissa, dengan sesekali dia akan tertidur, dan terbangun kembali.
Clarissa bergerak membuka matanya di lihatnya Namjoon yang menahan kantuknya.
"Kau tak tidur?" Tanya Clarissa dengan suara has bangun tidur.
"Aku tertidur sebentar" ucap Namjoon.
"Mau ku buatkan sarapan, dan setelah itu kembali lah tidur" ucap Clarissa tak enak terhadap Namjoon.
"Nanti aku akan tidur" ucap Namjoon.
"Maaf aku merepotkan mu" ucap Clarissa.
"Jangan berkata seperti itu, aku ini kekasihmu, jadi sudah tugas ku menjaga mu dan menerima semua yang ada pada dirimu" ucap Namjoon.
Clarissa memeluk Namjoon dengan erat, dan dibalas Namjoon memeluknya dengan sama eratnya.
Namjoon dan Clarissa sudah mulai terbiasa akan kehadiran satu sama lain dalam hubungan yang mereka jalani.
"Jadi mulai sekarang aku akan memanggil mu sayang, dan kau juga harus Memanggilku sayang" ucap Namjoon.
"Jadi sayang mau sarapan apa?" Tanya Clarissa.
"Apa pun yang di buat kekasih ku, aku akan memakannya" jawab Namjoon.
"Hari ini kita sarapan roti dan sereal saja yahhhh" ucap Clarissa.
__ADS_1
"Ayo ke dapur" ajak Namjoon.
Di dapur Clarissa mulai memanggang roti dan juga kopi buat Namjoon sementara dia memakan sereal dan juga susu coklat kesukaannya. Mereka makan dengan tersenyum ke arah masing-masing, apa lagi Namjoon yang tak berhenti menatap ke arah Clarissa karena dia ingin memastikan senyuman yang di keluarkan Clarissa dia bibirnya adalah senyuman yang tulus.