LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam

LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam
Liburan


__ADS_3

Akhirnya hari keberangkatan Namjoon dan Clarissa untuk berlibur kejepang tiba. Setelah begitu banyak drama yang menyebabkan keberangkatan mereka tertunda 2 hari akibat rapat yang tak bisa Namjoon tinggalkan dan juga paspor Namjoon yang hilang entah kemana.


Kini Namjoon dan Clarissa sudah berada di dalam pesawat pribadi milik keluarga Namjoon.


Nyonya jung ibu Clarissa mengantar putrinya dan ke kasihnya itu ke bandara, di temani juga oleh Hana sementara meyjhun tidak bisa karena alasan yang tak di ketahui.


Sebelum memasuki pesawat tadi, ibu Clarissa berpesan pada putrinya dan Namjoon.


"Baik-baik disana, nikmati liburan kalian jangan pikirkan apapun, dan ibu titip Clarissa pada mu" ucap nyonya jung dan melihat ke arah Namjoon.


"Baik bu" ucap Clarissa memeluk ibunya.


"Kau jangan lupa menyusul ku" ucap Clarissa lagi melihat ke arah Hana.


Hana hanya memperlihatkan senyuman nya dan simbol oke dari jarinya.


Kini pesawat yang di naiki oleh Namjoon dan Clarissa sudah take off. Meninggalkan Korea menujuh kejepang.


Clarissa selama perjalan tertidur, sementara Namjoon sibuk di iPad di tanganya karena setelah nanti mereka tiba Namjoon akan lebih fokus ke Clarissa bukan ke perkerjaannya.


Setelah memakan waktu 2 jam lebih pesawat milik Namjoon kini tiba di Jepang tepat pukul 17.00.


Clarissa dan Namjoon berjalan untuk turun, di luar sudah terlihat beberapa mobil yang menjemput mereka termaksud mobil yang nantinya akan Namjoon dan Clarissa gunakan selama di Jepang.


"Sayang ayo masuk kita ke hotel sekarang" ucap Namjoon saat sudah membuka pintu mobil untuk Clarissa.


Clarissa tersenyum ke arah Namjoon "terima kasih" ucap Clarissa.


Semua kebutuhan mereka saat di Jepang sudah di atur oleh meyjhun, termaksud destinasi wisata yang akan mereka kunjungi nanti, dan juga fila yang sudah di boking oleh meyjhun, Clarissa dan Namjoon tinggal menikmati liburan mereka.


(Orang kaya mah bebas).


Saat sampai di hotel, tak perlu menunggu Namjoon dan Clarissa langsung masuk kedalaman lift yang sudah di siapkan untuk mereka dan langsung menujuh kamar pribadi Namjoon yang berada di lantai 30 lantai teratas hotel ini.


"Sayang koper-koper kita kemana?" Tanya Clarissa karena penasaran.


"Koper-koper kita nanti ada orang yang akan mengantarnya ke sini" ucap Namjoon memeluk pinggang Clarissa.


"Ohh baiklah" ucap Clarissa yang juga membalas pelukan Namjoon.


Selama di dalam lift Clarissa tak henti-hentinya tersenyum ke arah Namjoon yang selalu setia memeluknya dimana pun dan kapan pun.

__ADS_1


"Sayang kau tau aku sangat bahagia" ucap Namjoon.


Clarissa tersenyum.


"Sayang bahagia?" Tanya Clarissa .


"Yahh sangat bahagia, karena bisa menjadi bagian dari dirimu" ucap Namjoon sambil menujuk dada Clarissa.


Clarissa masi saja hanya bisa tersenyum karena dia tak menyangka akan sebahagia ini bisa memiliki ke kasih sperti Namjoon yang di kenal dingin.


Posisi Namjoon dan Clarissa saat di dalam lift itu berada di pojokan. Clarissa berdiri di pojok sementara Namjoon mengurung Clarissa jadi wajah mereka itu saling bertemu.


Tak lama mereka sampai dilantai 30, dilantai ini hanya terdapat 1 kamar yaitu kamar Namjoon sendiri jadi akses ke kamar ini juga pribadi, tak ada yang berani naik ke sini kecuali jika itu seorang OB yang di suruh untuk membersihkan.


"Sayang itu kamar kita" ucap Namjoon menujuk ke arah pintu besar yang berhadapan langsung dengan pintu lift.


"Selamat datang" ucap Namjoon lagi saat membuka pintu untuk Clarissa.


"Terima kasih sayang" Clarissa masuk namun dengan sengaja dia mengecup bibir Namjoon sekilas.


Namjoon tersenyum kaku saat mendadak di cium oleh Clarissa. Karena selama mereka pacar Clarissa tak akan pernah memulai kecuali Namjoon yang terlebih dulu menciumnya.


"Sayang ayo masuk" teriak Clarissa dari dalam.


"Sayang menyukainya" tanya Namjoon.


Clarissa menganggukkan kepalanya.


"Terima kasih sayang" ucap Clarissa.


Kini mereka berbaring di kasur empuk yang besar, setelah tadi selesai membersihkan diri dan makan malam.


Apa lagi koper koper mereka juga sudah di antar ke kamar.


Clarissa dan Namjoon memutuskan hari ini mereka akan beristirahat terlebih dulu sebelum besok mereka akan memulai liburan mereka selama di Jepang.


Namjoon memeluk Clarissa kebiasa yang dilakukan oleh Namjoon saat mereka tidur.


"Sayang apa kau bahagia" tanya Namjoon di selah pelukan mereka.


Pertanya yang sering Namjoon tanyakan pada Clarissa berulang-ulang. namjoon hanya ingin menjamin bahwa Clarissa bahagia.

__ADS_1


"Aku bosan pertanyaanya itu terus, bagaimana kalau aku bertanya pada mu" ucap Clarissa.


"Apa sayang bahagia saat bersama ku" tanya Clarissa balik kepada Namjoon.


Namjoon mendekatkan keningnya ke arah kening Clarissa.


"Aku tak pernah sebahagia ini, rasanya aku menjadi lelaki yang paling beruntung bisa mendapatkan wanita sepertimu" ucap Namjoon.


"Tapi aku punya masa lalu yang" ucapan Clarissa terputus.


"Jangan pernah membahas masa lalu mu, biarkan itu menjadi bagian dari perjalan hidup mu, sekarang mari fokus ke kehidupan kita berdua saja" ucap Namjoon.


Clarissa terdiam.


"Aku sangat, sangat, sangat mencintai mu aku tak perduli dengan apa pun itu, selama kau berada disamping ku, aku rasa itu sudah cukup" ucap Namjoon lagi.


Clarissa meneteskan air matanya saat Namjoon mengatakan itu semua.


"Sayang sudah memberikan apapun untuk ku, dan sekarang biarkan aku juga memberikan semua yang kupunya kepada mu" ucap Clarissa.


"Ada satu hal yang ingin ku beritahukan pada mu" ucap Clarissa ragu, tapi dia pikir harus memberitahukan ini kepada Namjoon.


Namjoon mengangkat kepalanya dan melihat kearah mata Clarissa.


"Tak perlu di jelaskan aku sudah mengetahui maksud dari ucapan itu" ucap Namjoon.


"Aku bisa menerima semua itu sayang, jangan khawatirkan soal itu" ucap Namjoon lagi.


Clarissa makin meneteskan air matanya.


"Sudah hentikan air mata itu, kita kesini untuk bersenang-senang bukan untuk bersedih" ucap Namjoon menempel ap air mata Clarissa.


"Ayo tidur" namjoon memeluk Clarissa.


Clarissa kini sudah tertidur dengan pulasnya di pelukan Namjoon sementara Namjoon masi terjaga, dia memikirkan satu hal yang nantinya akan terjadi tapi dia sangat ingin mengucapkannya.


Apa Clarissa nanti akan menerimanya atau justru meninggalkannya.


Namjoon masi binggung sementara dia sudah menyiapkan semuanya, ahhh Namjoon makin binggung.


"Sayang aku mohon kerja samanya, ini semua demi ke bahagian mu dan juga masa depan kita berdua" ucap Namjoon berbisik di telinga Clarissa yang sedang tertidur pulas namun Clarissa tak terganggu dengan ucapan Namjoon tadi.

__ADS_1


"Tuhan jika ada ke hidupkan ke dua, aku mohon pertemukan aku dan dia lebih awal, biar aku bisa menjamin ke bahagian di hidupnya" ucap Namjoon sebelum dia mengikuti Clarissa berada di alam mimpi.


__ADS_2