LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam

LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam
Clarissa Menghilang


__ADS_3

Setelah mendengar Clarissa tak ada bersama Jungkook, Hana dan meyjhun menujuh aparteman lama Clarissa, Hana menekan belnya namun tak ada yang membuka pintu. Hingga Hana memutuskan untuk memanggil satpam apartemen untuk menanyakan apa kah Clarissa ada keapartemennya.


Jangan tanya Namjoon lelaki itu ikut, justru dia minta di antar ke aparteman dia dan Clarissa.


"Pak ada pernah liat bu Clarissa pulang kesini" tanya Hana saat satpam itu datang.


"Ibu Clarissa memang beberapa hari ini pulang kesini, terakhir saya liat bu Clarissa tadi pergi di jemput oleh temannya, kalau tidak salah bu jira dan belum kembali." ucap pak satpam itu.


"Baik terima kasih pak, maaf sudah menganggu bapak" ucap Hana.


"Tak apa-apa bu Hana, saya pamit turun bu" ucap pak satpam itu.


"Berarti selama ini dia kembali kesini, tapi saat ini dia kemana" ucap Hana.


"Mungkin dia pulang ke rumah orang tuanya" ucap meyjhun.


"Tak mungkin dia kerumah orang tuanya saat dia sedih seperti ini" ucap Hana lagi.


"Sayang sebaiknya kita telpon Jira, mungkin Clarissa pergi bersamanya" ucap meyjhun.


Meyjhun menelepon Jira.


"Hallo Jira" ucap meyjhun saat panggilannya di angkat.


"Iya hallo pak meyjhun ada yang bisa sy bantu" tanya Jira.


"Kau ada dimana" utanya meyjhun lagi.


"Saya sedang berada di apartemen pak" ucap Jira.


"Apa kau bersama Clarissa" tanya meyjhun.


"Tidak pak, saya tak bertemu ibu Clarissa setelah pesta selesai hanya sempat bertemu Pak Jungkook yang memberikan ponsel bu Clarissa" ucap Jira menjelaskan.


"Apa ponsel Clarissa masi ada pada mu" kali ini Hana yang bertanya.


"Ponsel bu Clarissa, baru saja di ambil oleh pak Namjoon, tadi juga pak Namjoon datang mencari bu Clarissa" ucap Jira lagi.


"Ohh baiklah Jira maaf sudah mengganggumu" ucap Hana lalu mematikan panggilannya.


"Awas saja jika terjadi sesuatu kepada Clarissa aku orang yang pertama kali yang akan menuntut boss mu itu" ucap Hana dengan kesal.


"Clarissa aku harus mencari mu kemana lagi" gumam Hana saat turun ke lobby apartemen Clarissa.


"Sayang tenangkan diri mu, ingat kau sedang hamil" ucap meyjhun yang khawatir melihat Hana yang strez akibat ulah sepupunya yang tak tau terbuat dari apa itu.

__ADS_1


Namjoon menelusuri jalan kota Seoul, untuk mencari keberadaan Clarissa rasa penyesalan kini dia rasakan.


Dengan sangat kencang, mencari di setiap sudut kota mungkin saja Clarissa pergi menenangkan dirinya.


Sementara Meyjhun dan Hana memutuskan untuk pulang, meyjhun tak mau Hana kenapa-kenapa.


"Sayang tolong, bantu aku mencari Clarissa untuk ku, dia satu-satunya saudara ku" ucap Hana melihat ke arah meyjhun.


"Aku akan mencarinya untuk, tapi kau harus janji kau harus tidur ini sudah sangat larut.


Saat semua orang sibuk mencarinya, Clarissa masi betah duduk di lantai, memeluk lututnya dia tak beranjak dari krematorium itu Clarissa lebih memilih untuk duduk di sana lebih lama dan dia tertidur, dia sangat lelah dengan semua ke adaan ini, rasanya badanya di paksa untuk berjuang lebih keras lagi.


Dengan posisi seperti itu Clarissa memejamkan matanya, dengan harapan akan ada hari yang cerah setelah badai ini.


Namjoon masi di dalam mobilnya, dia menepih di sungai Han.


"Sayang tolong maafkan aku" ucap Namjoon.


"Sayang kau dimana" ucap Namjoon lagi yang sudah mulai putus asa mencari ke beradaan Clarissa.


"Aku harus mencari mu dimana lagi sayang" ucap Namjoon yang mulai meneteskan airmatanya. Dia benar-benar sangat menyesal dengan semua ucapnya pada Clarissa.


Kepala Namjoon pusing memikirkan tempat yang kemungkinan Clarissa datangi, dia sudah ke aparteman lama Clarissa tapi wanita itu tak ada.


"Sayang tolong kau dimana" ucap Namjoon.


My Misterius


Sayang aku sangat mencintai mu melebih apapun itu, aku selalu melangitkan cinta kita dan berharap orang-orang tau bahwa kau adalah kekasihku -kekasih Clarissa jung- tapi baru saja aku mengisi kembali rumah baru ku, kembali aku harus di tarik paksa dari dalam rumah ku sendiri. Setiap hari aku berharap kau datang mencari ku, namun sepetinya itu hanya lah ke inginan ku yang terlalu tinggi dan membuat ku sadar.


Sayang hari ini aku memutuskan untuk menyerah.


Isi pesan Clarissa.


Namun tak pernah sampai pada Namjoon karena Namjoon telah memblokir nomor ponsel Clarissa.


Namjoon kembali membuka pesan yang di kirim Jungkook ke ponsel Clarissa.


Tak ada yang aneh, Clarissa hanya berusaha untuk menghargai rekan bisnisnya.


Makin membuat Namjoon frustrasi harusnya dia mendengarkan penjelasan Clarissa, bukan mala menuduh calrissa macam-macam.


Dan selama ini Clarissa tak pernah menganti gambar walpaper ponselnya masi foto mereka berdua saat mengunjungi krematorium dan pikiran Namjoon langsung menangkap keberadaan calrissa dimana.


Dengan yakin Namjoon menyalahkan mesin mobilnya, dia sangat yakin Clarissa berada di krematorium. Namjoon membelah jalan kota Seoul yang masi ramai walau jam kini menujukan pukul 03.00 tengah malam.

__ADS_1


Saat sampai Namjoon langsung memarkirkan mobilnya, lalu turun dengan tergesa-gesa tampa mematikan mesin mobilnya dan menutup pintunya. Namjoon lansung berlari kedalam. Menyusuri lorong dengan hati yang sangat terluka dia melihat Clarissa memeluk tubuhnya duduk di lantai dan di bawah pantulan cahaya yang redup.


Sungguh hati Namjoon sangat merasa bersalah melihat Clarissa seperti itu, apa lagi disaat musim dingin seperti saat ini.


Namjoon mengahampiri Clarissa dengan cepat.


"Sayang maafkan aku, sungguh maafkan aku, kau boleh memukul ku sayang" ucap Namjoon memeluk Clarissa.


Clarissa merasakan, pelukan hangat itu mengangkat wajahnya yang kini berhadapan langsung dengan wajah Namjoon.


"Aku mungkin sangat lelah hingga aku berharap dia datang mencari ku" gumam Clarissa dengan air mata yang kembali membasahi pipinya.


Clarissa menyentuh wajah Namjoon, rasanya seperti nyata.


"Sayang aku sangat merindukan wajah ini, mimpiku terlalu indah aku tak ingin bagun" ucap Clarissa lagi.


"Sayang ini aku, maafkan aku yang bodoh ini sayang" ucap Namjoon lagi.


"Sayang ayo pulang bersama ku, rumah mu telah menjemput mu" ucap Namjoon mengajak Clarissa untuk pergi.


Namun tangan Namjoon di lepaskan oleh Clarissa.


"Aku tak ingin pulang, biarkan aku disini" ucap Clarissa.


"Rumah ku kini sudah pergi" ucap Clarissa lagi.


"Sayang maafkan aku, aku yang bodoh seharusnya aku mendengarkan penjelasan mu, seharusnya aku tak terpancing dengan rasa cemburu ku, aku sangat bodoh membuat mu seperti ini" ucap Namjoon juga ikut menangis.


"Seharusnya kau mendengarkan ku, aku tak akan mungkin menduakan mu, aku tak mungkin mencari rumah yang baru, saat aku sudah sangat nyaman dengan mu, aku tak pernah pergi kemana pun tampa Jira, karena aku menghargai mu sebagai kekasih ku, aku tak ingin kau salah paham padaku, tapi tetap saja kau marah dan membenci ku" ucap Clarissa.


"Sayang aku mohon jangan menyerah dulu" ucap Namjoon.


"Maafkan aku, sungguh maafkan aku" ucap Namjoon yang sangat menyesali perbuatannya.


"Apa kau akan mendengarkan ku" tanya Clarissa.


"Ya aku akan selalu mendengarkan mu, ini akan menjadi kesalahan ku yang terakhir" ucap Namjoon.


"Ayo kita pulang, kita mulai kembali semuanya" ucap Namjoon dengan yakin.


"Tapi aku lihat kau bergandengan dengan Hyuna" ucap Clarissa yang sudah mulai menghentikan tangisannya.


"Itu hanya tak sengaja bertemu, tapi aku tak berniat mengajaknya, dia yang terus mengikutiku" ucap Namjoon.


"Baiklah, ayo kita pulang aku sangat lelah" ucap Clarissa mengajak Namjoon untuk pergi.

__ADS_1


Tapi sebelumnya di berpamitan pada guci abu milik Lee Min-ah.


Begitulah Clarissa dia mudah memaafkan seseorang yang sudah sangat menyakiti hatinya, karena menurutnya permintaan maaf itu sangat penting. Dan jika salah satu dari mereka berniat untuk meminta maaf maka kita wajib memafkannya.


__ADS_2