
Saat ini Clarissa sudah berada di dalam pesawat bersama Hana menujuh ke Jeju karena akan menghadiri peresmian hotel yang di bangun oleh perusahaan Indigo.corp yaitu perusahaan milik Namjoon.
Namjoon dan meyjhun sudah lebih dulu berangkat karena harus memeriksa semua kembali persiapan peresmian hotel baru perusahaannya. Apalagi eomma dan appa Namjoon juga datang ke acara tersebut.
Namjoon sudah menyiapkan draiver cewek untuk menjemput Clarissa dan Hana di bandara karena Namjoon sudah tau akan kondisi Clarissa, dan meyjhun juga ikut menjemput, awalnya clarissa menolak biar nanti Hana saja yang menjadi draivernya, tapi Namjoon berkeras dan tak mau di bantah.
Saat sudah sampai di bandara Jeju Clarissa langsung di sambut oleh meyjhun dan juga draiver wanita yang pernah menjemput Clarissa dulu.
"Meyjhun kau disini" tanya Clarissa saat melihat meyjhun menyapanya.
"Ini perintah langsung dari boss" ucap meyjhun tersenyum ke arah Clarissa.
"Ohhh,,, maaf kalau sudah merepotkan kalian" ucap Clarissa tak enak.
"Tak apa asalkan boss saya itu senang" ucap meyjhun lagi.
Sementara itu Hana hanya terdiam melihat interaksi meyjhun dan juga Clarissa, karena baru kali itu Clarissa bisa seakrab itu dengan seorang lelaki.
Yang terlintas di pikiran Hana bahwa meyjhun lah yang menyukai Clarissa namun dia salah ternyata Namjoon diam-diam telah memiliki rasa kepada Clarissa.
Begitu pun sebaliknya Clarissa sebenarnya sudah memilik rasa terhadap Namjoon namun masi berusaha dia tepis karena di hatinya masi penuh akan kenangan masa lalunya.
Di perjalanan menujuh ke hotel meyjhun duduk di belakang bersama Clarissa sementara Hana duduk di depan bersama draiver wanita tadi.
Hana masi melirik ke belakang dan sesekali menyanbung pembicaraan Clarissa dan meyjhun yang asyik bercerita.
Sesampainya di hotel, Namjoon sudah berdiri menunggu kedatang Clarissa. Meyjhun yang melihat Namjoon di depan lobby hotel mengeluarkan senyuman jailnya.
Saat Clarissa keluar tiba-tiba saja meyjhun menggengam tangan Clarissa di depan Namjoon seketika itu juga wajah Namjoon berubah seperti menahan emosinya yang ingin meledak.
"Meyjhun" panggil Namjoon.
"Iya boss" jawab meyjhun tampa perduli tatapan mematikan Namjoon.
Clarissa yang melihat tatapan Namjoon memilih melepaskan tangannya dari genggaman meyjhun dan menyapa Namjoon.
"Haiii teman aku sudah menepati janji ku untuk datang" sapa Clarissa pada Namjoon.
"Masuk lah acara sebentar lagi di mulai" ucap Namjoon dan mengambil tangan Clarissa untuk dia genggam masuk ke dalam ruangan acara berlangsung.
Meyjhun dan Hana saling menatap.
"Kau pasti heran melihat mereka berdua akan" ucap meyjhun ke pada Hana.
"Aku baru mengetahuinya" ucap Hana.
__ADS_1
"Tapi syukurlah jika seperti itu, setidaknya aku lega karena Clarissa kini memiliki kembali hidupnya" ucap Hana yang masi melihat punggung Namjoon dan Clarissa masuk terlebih dahulu ke dalam.
"Memangnya se trauma apa Clarissa"
"Aku tak pernah lagi melihatnya tersenyum tulus setelah kepergian calon suaminya itu, tapi sekarang sepertinya badai itu akan berakhir" ucap Hana.
"Sedalam itu yah?" Tanya meyjhun lagi.
"Jika nanti kau melihatnya mengunakan gaun berwarna hitam dan memegang bunga tulip berwarna merah itu tandanya dia sedang merindukan calon suaminya" ucap Hana lagi.
"Dan tolong sampaikan itu ke pada Namjoon agar dia tak menyalahkan Clarissa saat itu terjadi" ucap Hana lagi.
"Aku baru tau ada cinta setulus itu" ucap meyjhun.
"Maka bersyukurlah Namjoon jika dia bisa memiliki hati Clarissa" ucap Hana.
"Mengapa kita mala membasah tentang mereka" tanya Hana yang tersadar dengan pembicaraan dia dan meyjhun.
"Ayo kita masuk" ajak meyjhun.
Di dalam tempat perayaan peresmian banyak tamu-tamu undangan yang memandang ke arah Clarissa dan juga Namjoon saat mereka bersama-sama masuk ke dalam ruangan itu apa lagi mereka melihat Clarissa menggandeng tangan Namjoon saat masuk.
Semua mata tertujuh pada mereka tak terkecuali orang tuan Namjoon yang melihatnya juga terkejut, para wartawan yang awalnya fokus pada peresmian hotel kini mala fokus menyoroti Namjoon dan juga Clarissa yang terlihat seperti sepasang ke kekasih.
Clarissa menyadari tatapan orang orang menujuh ke arahnya dan Namjoon segerah melepaskan gandengan tanganya membuat Namjoon melirik jatah Clarissa.
"Tak enak jika di lihat para kolega mu apa lagi nanti akan ada gosip yang menyebar" ucap Clarissa kepada Namjoon.
"Kenapa kau memikirkan tatapan orang-orang itu, kau kan teman ku jadi jika nanti itu terjadi serahkan pada ku biar aku yang menyelesaikannya" ucap Namjoon mencoba menyakinkan Clarissa.
"Ayo" ajak Namjoon mengambil kembali tangan Clarissa untuk mengandengnya berjalan ke depan dan duduk di meja bersama orang tuanya.
Sementara itu meyjhun sudah naik ke atas panggung untuk memulai acara peresmian tersebut dan Hana kini duduk terpisah dengan Clarissa, Hana memilih duduk dengan seseorang yang kebetulan dia kenal.
Kini Namjoon dia sudah berdiri di belakang podium untuk menyampaikan kata sambutan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung atas pembangunan hotel ini dan terakhir Namjoon mengatakan.
"Jangan ada yang bersalah sangka atas kedekatan dia bersama Clarissa, hanya sebatas teman tak lebih dari itu" ucap Namjoon biar nanti tak ada gosip yang beredar di luar saba tentang malam ini apa lagi harus membahas ke masalahku Clarissa.
Clarissa yang mendengar itu merasa tersentuh saat Namjoon mau menjelaskan tentang kedekatan mereka tapi entah kenapa Clarissa merasa kecewa saat Namjoon mengatakan bahwa mereka hanya sebatas teman.
Entah apa yang ada dipikirkan Clarissa saat itu, rasa nyeri seketika menjalar ke hatinya saat mengingat ucapan Namjoon.
Eomma Namjoon melihat ke arah Clarissa yang menatap Namjoon dengan tatapan yang begitu dalam tersenyum " ternyata kau menyukai anak ku, tapi kau menyembunyikannya " gumam eomma Namjoon.
Setelah Namjoon menyelesaikan ucapan sambutanya kini mereka sedang melakukan pengguntingan pinta yang menandakan hotel ini telah resmi di buka.
__ADS_1
Semua para tamu yang hadir bertepuk tangan meria. Namjoon yang mencari sosok Clarissa yang menghilang entah kemana.
"Eomma Clarissa kemana" tanya Namjoon pda eomma nya.
"Katanya dia ingin keluar sebentar" ucap eomma Namjoon.
Namjoon yang mendengar ucapan eomma segera berjalan ke arah luar dan mencari Clarissa ke taman hotel mungkin Clarissa disana. setelah menemukan Clarissa Namjoon menghampirinya yang duduk di bangku taman hotel.
"Clarissa apa yang kau lakukan disini" tanya Namjoon saat sudah duduk di samping Clarissa.
"Didalam rasanya sedikit sesak, jadi aku memutuskan untuk mencari udara di luar" jawab Clarissa.
"Seharusnya kau bilang pada ku jika kau ingin pergi kemana-mana" ucap Namjoon lagi.
Clarissa merasa heran dengan ucapan Namjoon tadi.
"Baiklah" jawab Clarissa singkat.
"Ayo kita masuk lagi" ajak Namjoon.
Dengan berat Clarissa mengikuti Namjoon kembali masuk kedalam.
Kali ini Clarissa tak menyangkal rasa yang timbul di dalam hatinya saat bersama Namjoon, benar ternyata dia juga menyimpan rasa terhadap namjoon. Tapi dia masi ragu terhadap Namjoon.
Kini acara telah selesai, para tamu undangan sudah pulang, tinggalah eomma dan appa Namjoon, meyjhun, Hana, Clarissa juga Namjoon, dan ada juga beberapa kolega yang memilih untuk menginap di hotel yang bari di resmikan ini.
"Sepertinya aku harus kembali ke kamar" ucap Clarissa kepada Namjoon.
"Tante aku pamit untuk kembali ke kamar ku" ucap Clarissa berpamitan kepada eomma Namjoon juga di ikuti Hana yang juga berpamitan.
Namjoon kini melihat punggung Clarissa yang sudah berjalan menujuh lift.
"Ibu lihat kau memiliki rasa dengannya" ucap eomma saat melihat Namjoon yang menatap ke arah Clarissa yang sudah masuk ke dalam lif.
"Eomma, jika aku menyukainya apa kah eomma menyetujuinya?" Tanya Namjoon kepada eommanya.
"Jika dengan memilikinya kau bahagia dan membuat kutub utara itu mencair ibu merestuinya, tapi jangan memaksanya" ucap eomma.
"Karena jika ibu liat dia juga memiliki rasa untuk mu tapi dia masi mencoba untuk melupakan masalalunya.
"Aku sudah mendapat restumu eomma, tinggal bagaimana caranya aku akan mendapatkannya" ucap Namjoon.
Namjoon kini sudah berada di lantai kamarnya paling atas. Mengengam ponsel di tanganya mengirimi Clarissa pesan.
My Awan Hitam ( nama Clarissa di ponsel Namjoon ).
__ADS_1
*mari bertemu lagi".