
Setelah badai pasti akan selalu ada pelangi dan langit cerah.
Setelah semua tangisan Clarissa kini terganti dengan sebuah senyuman.
Meja tempat Clarissa dan Namjoon berada di ujung berhadapan langsung dengan jalanan namun terpisah akan kaca jendela.
Hari ini Clarissa mengajak Namjoon, untuk menemaninya bertemu Jungkook setelah tadi Jungkook mengajaknya untuk makan siang bersama, dan kebetulan Namjoon dan Clarissa juga ingin makan siang.
Kaki Jungkook berjalan dengan ringan masuk ke cafe tempat yang telah di beritahukan Clarissa kepadanya, Jungkook tak pernah berfikir bahwa Clarissa datang bersama Namjoon.
Mata Jungkook melihat ke arah Clarissa, namun sedikit heran dengan seorang lelaki yang duduk di samping clarissa.
"Kenapa Namjoon ada disini" ucap Jungkook saat matanya bertemu dengan tatapam mata Namjoon yang ingin segerah menerkam mangsanya.
Jungkook mendatangi meja tempat Clarissa, mood nya tadi cerah seketika hilang.
"Apa kalian sudah lama" tanya Jungkook berbasa basi.
"Aku dan Clarissa baru saja sampai" ucap Namjoon.
"Aku dan Clarissa juga sudah memesan makan siang kami, jika kau ingin memesan silahkan pesan itu menunya" ucap Namjoon lagi.
Tatapan Jungkook beralih ke Namjoon.
"Sayang" ucap Clarissa tak ingin Namjoon terbawah emosi.
Jungkook terdiam saat Clarissa dengan lembut memanggil Namjoon dengan sebutan sayang "sepertinya memang benar aku harus menghentikan ke gilaan ini" ucap Jungkook di dalam hati.
Namun tiba-tiba suara Namjoon terdengar.
"Sepertinya dunia ini sempit kita selalu saja di pertemukan dengan ke adaan yang serba salah" ucap Namjoon menatap Jungkook.
"Yahh sepertinya memang begitu" jawab Jungkook.
"Seharusnya dulu aku tak mengenalnya" ucap Jungkook lagi.
"Tapi dia memilih mu dan meninggalkan aku, tapi aku senang disaat dia pergi Tuhan mengirim wanita ini pada ku" ucap Namjoon mengelus pipi Clarissa.
Jungkook tersenyum menanggapi ucapan Namjoon.
"Ternyata dia tak sebaik harapan ku" ucap Jungkook lagi.
"Jungkook kau memang sudah kalah dari awal" gumam Jungkook.
Clarissa tak tau arah pembicaraan Namjoon dan Jungkook dia memilih untuk mendegarkan saja.
"Dan aku ingin kau berhenti mencari tahu, tentang kekasih ku, apa lagi sampai harus mengajaknya makan siang bersama, karena aku lihat kau sangat menginginkan ke kasih ku" ucap Namjoon tegas.
Karena dari tadi dia sudah memendam emosi yang bergejolak.
__ADS_1
"Kali ini aku tak akan memrebutnya" ucap Jungkook.
"Nikmati makan siang kalian, maaf aku harus pergi" ucap Jungkook berlalu pergi tampa menghiraukan makan yang sudah dia pesan tadi.
Clarissa melihat kepergian Jungkook dia tak bisa menahannya, dia takut jika nanti Namjoon marah padanya.
"Jangan pikirkan dia, ayo makan makanan mu" ucap Namjoon melihat ke arah Clarissa.
Clarissa menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Sungguh dia merasa bersalah jika seperti ini, tapi dia juga tak ingin lagi bertengkar dengan Namjoon pagi, itu sangat menyakitinya.
Saat Jungkook sudah berada di dalam mobilnya dan menelpon seseorang.
Lama panggilan Jungkook baru di angkat.
Saat sudah di angkat, Jungkook langsung mengeluarkan sumpah serapannya.
"Dasar kau wanita ular, wanita gila, sampah, penganggur, kau memanfaatkan ku memang sudah benar Namjoon tak cocok bersama mu, dan satu lagi jangan paksa aku untuk mendekati Clarissa, aku tak ingin berurusan dengan mantan kekasih mu itu" ucap Jungkook.
"Kau tak mengingat kesenangan kita" ucap wanita itu.
"Kesenangan kau bilang, lelaki mana yang akan betah dengan wanita seperti mu wanita yang suka memberikan tubuhnya pada siapa saja, dan aku dengar kau mengucapkan jika kau meninggalkan Namjoon karena ku, kau harus ingat kita hanya sebatas pemuas nafsu jadi jangan berharap banyak padaku, dan satu lagi aku mengikuti maumu karena aku pikir Namjoon tak cocok untuknya, tapi jika kuperhatikan Namjoon sangat menyayangi wanita itu" ucap Jungkook panjang lebar.
"Dan satu lagi, berhenti datang ke apartemen ku" ucap Jungkook.
Setelah mematikan panggilannya, Jungkook langsung menyalahkan mesin mobilnya dan berlalu pergi dari cafe itu.
Yang di telepon Jungkook adalah Hyuna mantan kekasih Namjoon, wanita itu mencoba untuk menyuruh Jungkook mendekati Clarissa dia menjelaskan bahwa Clarissa sering di siksa oleh Namjoon, jadi demi kedekatannya kembali dengan Namjoon Hyuna berbohong.
Dan yang menjadi selingkuhan Hyuna adalah Jungkook, namun hubungan mereka tidak seserius itu mereka hanya sebatas penghangat ranjang, tak pernah betul-betul berpacaran.
"Dasar lelaki bodoh, aku sudah memberi tubuhku padanya tapi dia tetap saja bodoh" kesal Hyuna saat Jungkook mematikan panggilanya secara sepihak.
Ternyata selama ini, masalah yang terjadi pada Namjoon dan Clarissa itu adalah ulah Hyuna.
Kembali ke cafe.
Sementara Namjoon dan Clarissa memilih untuk makan tampa memikirkan pendapat orang orang yang berada di sekitarnya.
"Sudah selesai" ucap Namjoon.
"Sudah ayo pulang" ucap Clarissa.
"Tungguh sebentar aku ingin memebayar terlebih dahulu" ucap Namjoon mengambil dompet di kantong celananya.
Mengeluarkan kartu debit.
"Meja nomor 10" ucap Namjoon.
__ADS_1
"Sudah di bayar pak" ucap kasir tersebut.
"Siapa" tanya Namjoon lagi.
"Bapak Jungkook" ucap kasir dan memberikan catatan.
Isi catatan Jungkook.
"Anggap ini sebagai pembayaran kesalahan ku, jangan sering meninggalkan Clarissa" tulis Jungkook saat tadi meninggalkan cafe ini.
Namjoon tersenyum miring.
"Kenapa" tanya Clarissa menyadari Namjoon sangat lama.
"Tak ada, kita kembali keperusahaan mu" ,cap Namjoon melangkah keluar cafe senang Clarissa di sampingnya.
Mobil Namjoon kini sudah kembali keperusahaannya setelah tadi sudah mengatar Clarissa keperusahaannya.
Meyjhun dengan sigap, mengantar berkas yang di butuh kan Namjoondia melihat meyjhun dengan datar.
"Pak robi ingin menemui mu besok" ucap meyjhun.
"Katakan padanya aku belum bisa Menemuinya besok.
"Ini sudah ke tiga kalinya kau menolak bertemu dengan pak robi" ucap meyjhun.
"Tapi aku sangat malas" ucap Namjoon mengejek.
"Aku ingin ke rumah eomma dan appa ku hari Jum'at dan Sabtu sabtu, jadi kosongkan jadwal ku di hari Rabu, dan jum'at" ucap Namjoon.
"Bersama Clarissa" tanya meyjhun.
"Dan kapan jadwalku keluar kota" ucap Jungkook.
"Biar aku mengaturnya lagi" ucap meyjhun.
"Baiklah, kerjakan saya" ucap Jungkook.
"Dan jangan lupa kabari eomma dan appa" ucap Namjoon lagi.
Setelah itu Namjoon duduk dengan tenang di tempatnya, dan akan menjemput Clarissa kembali saat jam pulang nanti.
Saat ini Clarissa mengirimi ucapan permintaan maaf kepada Jungkook me lalui pesan suara di ponselnya.
Tadi juga sudah berpamitan pada Namjoon saat mereka di mobil.
...****************...
Haiiiiiii teman teman para pembaca ku semua, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian saat membaca tiap bab novel ini, dan terima kasih atas duduk dan kalian semua, semoga nanti setelah ini, aku punya ide yang baru untuk menulis novel lagi.
__ADS_1