LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam

LANGIT CERAH Di Balik Awan Hitam
Berkunjung Ke Indigo.corp


__ADS_3

Pagi ini Namjoon terbangun lebih awal, tangannya masi memeluk Clarissa. Namjoon bergerak perlahan untuk bangkit dari kasur dan berjalan ke arah kamar mandi, haru ini Namjoon ingin olahraga meregangkan otot-ototnya yang sudah lama tak berolahraga.


Clarissa masi terlelap dalam tidurnya setelah semalam dia lembur dan Namjoon dengan setia menemaninya.


Namjoon berjalan menuruni tangga hendak mengambil air mineral. Namun langkahnya terhenti melihat buket bunga tulip yang di letakan begitu saja di meja makan.


"Mungkin dia masi rindu" gumam Namjoon tak memperdulikan.


Setelah minum Namjoon berjalan keluar aparteman mereka, masuk ke dalam lift menujuh lantai 2 ruangan gym.


Sikitar 30 menit Namjoo berolahraga, dia memutuskan untuk kembali ke aparteman nya yang berada di lantai 8 gedung ini. Dengan menaiki lift yang sama Namjoon masi kepikiran atas bunga yang dia lihat dia atas meja tadi hati sedikit kecewa.


Sementara Clarissa terbangun dari tidurnya, merabah sisi lain kasurnya, dibukanya mata secara perlahan mencari sosok Namjoon namun tak menemukannya, di lihatnya ponselnya jam menujukan pukul 07.00.


"Sayang" Clarissa berteriak memanggil Namjoon.


"Sayang"...


namun tak ada sahutan dari Namjoon, Clarissa beranjak dari kasurnya menujuh keluar kamar, menuruni tangga mencari Namjoon mungkin saja dia di dapur tapi tetap tak menemukan Namjoon.


"Apa dia sudah pergi ke perusahaan" gumam Clarissa berbalik untuk naik ke kamar kembali.


Namun saat ingin naik terdengar suara pintu yang di buka lalu di tutup kembali Clarissa berjalan kearah pintu, di lihatnya Namjoon yang mengunakan pakaian olahraga yang cukup basah akibat berkeringat.


Clarissa langsung menghampirinya.


"Sayang" ucap Clarissa memeluk Namjoon.


Namjoon membalas pelukan Clarissa.


"Sudah bangun" ucap Namjoon.


"Aku mencari mu" ucap Clarissa .


"Aku hanya pergi berolahraga" ucap Namjoon.


"Sayang aku lihat bunga tulip yang ada di atas meja, kau membelinya" tanya Clarissa pada Namjoon.


Namjoon yang di tanya seperti itu heran, karena dia menyangka bahwa Clarissa yang membelinya dan membawahnya pulang semalam.


"Bukanya sayang yang membawahnya semalam" tanya Namjoon balik.


"Aku tak pernah membeli bunga, buat apa sayang semalam saja pekerjaan ku banyak, mana sempat aku memikirkan hal seperti itu" ucap Clarissa.

__ADS_1


"Terus bunga itu dari siapa" tanya Namjoon.


Clarissa mengangkat bahunya tanda dia tak tau siapa yang membawah bunga itu.


"Sayang mau sarapan" tanya Namjoon mengahlikan pembicaraan mereka.


"Seperti biasa sereal dan segelas susu" ucap Clarissa.


"Ayo kita ke dapur" ajak Namjoon namun masi dalam posisi memeluk Clarissa.


Sampai di meja makan Clarissa menyingkirkan bunga itu, di letakannya di rak sepatu karena tak tau itu dari siapa.


"Makanlah, setelah itu bersiap-siap aku akan mengantar mu ke perusahaan" ucap Namjoon meletakan semangkok sereal dan segelas susu di depan Clarissa.


Sementara Namjoon memakan roti dan segelas kopi.


"Sepertinya hari ini aku tak akan ke perusahaan, aku sangat lelah Hana juga belum kembali dari Jepang" ucap Clarissa.


"Baiklah, Istirahatlah setelah ini dan aku akan pulang saat jam makan siang" ucap Namjoon.


Kini Clarissa di sibukan dengan memasak makan siang mereka nanti dan setelah itu membersihkan apartemen mereka, karena setelah itu dia akan beristirahat sambil menunggu Namjoon datang untuk makan siang.


Clarissa masuk ke dalam kamar membersihkan dirinya mengunakan pakaian santai kaos oversize celana pendek.


"Mungkin kalau aku pergi ke perusahaan Namjoon sekarang pasti saat jam makan siang aku sudah sampai di sana" ucap Clarissa yang segerah menganti celana yang dia pakai menjadi celana panjang jins, namun tak menganti bajunya tinggal mengunakan topi dan juga tas ranselnya.


Clarissa turun ke dapur menyiapkan kotak makan siang, yang akan dia bawah ke perusahaan Namjoon.


Mengunakan bus Clarissa turun di halte yang tak jauh dari perusahaan Namjoon hanya tinggal berjalan sedikit dia akan sampai.


Saat sampai di perusahaan Namjoon Clarissa kembali melihat jam yang ada di ponselnya.


"Jam 10.45, belum terlambat" ucap Clarissa berjalan menujuh ke meja resepsionis.


Semua mata memandang Clarissa karena penampilannya yang di anggap tidak sopan, seperti seorang berandalan.


"Permisi, apa pak Namjoon nya ada" tanya Clarissa rama.


Resepeionis tersebut tak langsung menjawab pertanyaan Clarissa dia mala melihat penampilan clarissa dari ujung kaki sampai kepala.


"Sudah buat janji" tanya resepsionis judes.


"Belum, tapi bilang saja Clarissa ingin bertemu" ucap Clarissa mulai risi dengan tatapan sang resepsionis.

__ADS_1


"Jika tak memiliki janji dengan pak Namjoon sebaiknya ada pergi atau duduk di sana" ucap resepsionis itu dengan menunjuk sofa yang ada di lobby perusahaan itu.


"Ahhh baiklah" ucap Clarissa berjalan sofa yang di tunjuk resepsionis tadi, sambil menghubungi Namjoon untuk mengabarkan bahwa dia berada disini.


Clarissa mencoba menelpon Namjoon beberapa kali namun tak di angkat, hingga Clarissa memutuskan untuk pulang saja karena dia juga sudah mulai tak nyaman dengan tatapan orang-orang ke arahnya.


Namjoon berada di dalam lift bersama meyjhun untuk pulang ke aparteman, dia tak menyadari jika ponselnya ketinggalan di dalam ruangannya yang terjebak diantara berkas berkas yang ada di mejanya.


Saat pintu lift terbuka meyjhun langsung menyadari keberadaan Clarissa yang kini sudah berjalan keluar dari perusahaan Namjoon. Dengan langkah cepat meyjhun mencoba menghentikan Clarissa.


"Sedang apa kau disini" tanya Meyjhun.


Clarissa yang kaget berbalik dan melihat meyjhun.


"Aku ingin bertemu Namjoon" ucap Clarissa.


"Kenapa tak menelpon ku atau menelpon kekasihmu itu" ucap meyjhun.


"Aku sudah menelponnya tapi tak di angkat" ucap Clarissa.


"Namjoon kemana" tanya Clarissa saat tak melihat Namjoon.


"Ahhh dia masi berbicara dengan disebelah sana" menujuk kearah sofa yang di duduki Clarissa tadi.


Meyjhun membawah Clarissa mendekati Namjoon.


"Sayang" ucap Namjoon saat melihat Clarissa berjalan bersama meyjhun.


"Saya permisi pak" ucap karyawan yang tadi berbicara dengan Namjoon.


"Kenapa tak memberitahu ku untuk datang kesini, biar aku bisa menjemput mu" ucap Namjoon dan memeluk Clarissa.


"Tadinya aku menelpon mu namun tak di angkat" ucap Clarissa.


Namjoon mencari ponselnya.


"Ahhh sepetinya ketinggalan di ruangan ku" ucap Namjoon.


"Aku baru ingin pulang bersama meyjhun tapi kau sydah sini" ucap Namjoon mengengam tangan Clarissa masuk kedalam lift menujuh ruangannya.


"Sayang itu sangat lama, dan juga aku bosan menunggu mu di aparteman jadi aku memutuskan untuk datang ke mari" ucap Clarissa memeluk Namjoon.


Clarissa sangat manja terhadap Namjoon, dia tak akan pernah malu untuk memeluk Namjoon di mana pun saat dia sangat rindu.

__ADS_1


Kini mereka sudah berada di ruangan Namjoon untuk makan siang, sementara meyjhun memilih untuk makan siang di cafe depan perusahaan mereka.


__ADS_2