
Setelah berpamitan pada eomma dan appa Namjoon dan Clarissa, pulang ke aparteman mereka kembali ke keaktifitas mereka masing-masing.
Namun sebelum mereka benar-benar pulang, Namjoon dan Clarissa menyempatkan diri untuk singga ke partai menikmati pemandangan sore hari.
Kini mereka sudah sampai di aparteman seperti biasa merek akan menikmati waktu berdua sebelum besok kembali bekerja.
Namjoon dan Clarissa memilih untuk berendam di bethap bersama.
Selesai berendam mereka memilih untuk langsung beristrihat.
"Sayang besok aku akan ke perusahaan mu untuk makan siang bersama" ucap Clarissa.
"Aku akan menungguh mu" ucap Namjoon memeluk Clarissa.
"Apa sayang tak sibuk" ucap Clarissa.
"Tak begitu sibuk, hanya ada sedikit pekerjaan" ucap Namjoon.
"Besok kita akan makan siang bersama" ucap Clarissa.
Namjoon tersenyum dan makin mengeratkan pelukannya sebaiknya kita tidur.
...****************...
Pukul 07.00 Clarissa kini sudah bangun, setelah mandi dan berpakaian Clarissa menyiapkan sarapan untuk dirinya dan Namjoon, tak lupa Clarissa membalas pesan yang di kirim kak Andre untuknya.
Namjoon juga kini sudah bangun dengan pakaian yang rapi Namjoon turun menghampiri Clarissa mencium kening Clarissa.
"Good morning sayang" ucap Namjoon memeluk Clarissa menghirup aroma tubuh Clarissa.
"Selamat pagi sayang" balas Clarissa.
"Ayo kita sarapan" ucap Clarissa lagi.
Mereka sarapan bersama setelah sarapan kini Namjoon dan Clarissa sudah berada di mobil.
Namjoon mengantar Clarissa, sebelum turun clarissa mencium pipi Namjoon, stelah itu baru dia akan turun.
Sementara Namjoon kini kembali melajukan mobilnya menujuh perusahaannya.
Meyjhun semudah menungguh ke datang Namjoon di lobby.
Saat melihat mobil Namjoon, meyjhun langsung menghampirinya.
"Apa jadwal hari ini" ucap Namjoon saat sudah bersampingan dengan meyjhun.
"Hari ini tak ada jadwal rapat hanya saja berkas yang ada di meja mu, harus segerah kau tanda tangani.
"Oke baiklah" ucap Namjoon sambil berjalan memesuki lift menujuh lantai ruangannya.
"Bagikan kabar Hana" tanya Namjoon lagi.
__ADS_1
"Dia baik-baik saja dan kandungannya pun juga baik-baik saja" ucap meyjhun.
"Eomma menanyakan kapan kalian menikah" ucap Namjoon.
"Apa eomma dan appa ku akan merestui ini" tanya meyjhun yang mulai bimbang.
"Jangan khawatir eomma akan mengurusnya" ucap Namjoon.
"Baiklah" ucap meyjhun pasra.
Saat sampai di ruangannya Namjoon kini sibuk dengan berkas yang menumpuk di atas meja kerjanya.
Waktu terus berjalan tampa Namjoon sadari sekarang waktunya makan siang namun tiba-tiba meyjhun masuk keruangannya.
"Namjoon sepertinya, kita harus rapat dadakan" ucap meyjhun.
"Baiklah, siapkan semua aku akan masuk ke ruangan rapat 10 menit lagi" ucap Namjoon.
Sebelum masuk keruangan rapat Namjoon mengirimi Clarissa pesan.
My Awan Hitam
Sayang aku sedang rapat, jika sayang sudah sampai masuk lah ke ruangan ku, jika sayang bosan masuk ke kamar yang ada ruangan ku tunggulah disana pasword kuncinya tanggal lahir mu 14021993.
Pesan yang di kirim Namjoon, Clarissa membacanya karena kebetulan ia sedang memegang ponselnya.
Clarissa tersenyum melihat isi pesan dari Namjoon.
Sementara Jira harus pergi bertemu dengan Jungkook untuk makan suang bersama sekalian ingin membicara kan kerja sama yang sudah terjalin beberapa minggu ini.
Semenjak Clarissa mengakui bahwa dia dan Namjoon berpacaran Jungkook sudah tak pernah lagi menelponnya atau menegirimi pesan, hanya sesekali itu pun hanya bertanya tentang pekerjaan saja.
Clarissa juga mulai membatasi perkerjaannya, bukan tak ingin bertanggung jawab, hanya sja dia ingin sedikit bersantai karena 2 tahun ke belakang, dia sangat fokus untuk pekerjaannya.
Dan disini lah Clarissa sekarang, di lift menujuh ruangan Namjoon, saat membuka pintu Clarissa heran melihat sosok Hyuna duduk dengan tak tau dirinya di kursi ke besaran Namjoon.
"Apa yang kau lakukan disini" ucap Hyuna saat melihat Clarissa masuk keruangan namjoon.
Clarissa memilih untuk tidak menjawabnya. Justru berjalan masuk ke kamar Namjoon yang terpisah dari ruangan kerjanya.
"Hei kau tuli yah,,,," ucap Hyuna.
Namun Clarissa tetap mengabaikannya, menekan pasword dan masuk ke dalam kamar itu.
"Apa yang perempuan itu lalu akan disini" gumam Clarissa.
Clarissa memcoba untuk tak termakan emosi.
"Atau mungkin saja wanita ular itu yang datang sendiri" ucap Clarissa lagi.
Sambil menungguh Namjoon, Clarissa mengeluarkan iPadnya memeriksa kembali semua laporan yang dikirim Jira.
__ADS_1
Cukup lama Clarissa menungguh, terdengar suara pintu di buka.
Meyjhun dan Namjoon serentak kaget, saat melihat Hyuna sudah duduk di kursinya, lalu kemana Clarissa.
Panik Namjoon saat tau Clarissa tak berada di ruangannya.
"Apa yang kau lalukan disini" ucap Namjoon, sambil mengambil ponsel menghubungi Clarissa.
"Aku menungguh mu" ucap Hyuna pede.
Namun justru Namjoon menyuruhnya untuk pergi dari sana.
"Aku sudah pernah katakan pada mu, berhenti mengganggu kehidupan ku, dan ingat kau hanya sampah" ucap Namjoon menahan amarah yang bergejolak di dirinya.
"Sebaiknya kau pulang, sebelum aku menyeret mu keluar dari tempat ini" ucap Namjoon penuh penekanan.
"Jangan seperti itu, aku hanya ingin bicara baik-baik padamu" ucap Hyuna.
"Cepat katakan" ucap Namjoon namun menarik Hyuna dari kursinya.
Kini Namjoon sudah duduk.
Mendengar ada keributan Clarissa membuka ruangan istirahat Namjoon.
Namjoon terkejut, dia pikir Clarissa akan pergi apa lagi disini ada Hyuna.
"Sayang" Namjoon memanggil Clarissa untuk duduk di pangkuannya sementara Hyuna dengan wajah memerah menatap Clarissa dan Namjoon.
"Apa yang kau lihat, pergi sana ke datangkan mu tak pernah tak di harapkan disini, atau kau ingin melihat kemesraan kami" ucap Namjoon lagi yang makin emosi.
"Kau berikan apa pada Namjoon hingga dia berani memarahi ku" ucap Hyuna menunjuk Clarissa.
"Jaga bicara mu, dia tak memberikan apa pun pada ku, justru aku yang memberikan apapun yang dia ingin kan, agar dia bisa bersama ku" ucap Namjoon.
"Dan segerah lah pergi dari sini kau mengganggu makan siang kami" ucap Namjoon lagi lalu menekan tombol interkom memanggil satpam untuk mengusir Hyuna.
"Namjoon kau tega mengusir ku" ucap Hyuna tak terima.
"Jika tak ingin diusir secara tidak hormat, sebaiknya kau segerah pergi dari sini" ucap Namjoon lagi.
Sementara Clarissa yang berada di pengkuan Namjoon, hanya diam.
Sebenarnya dia tak tega Hyuna dia buat seperti itu tapi mengingat Hyuna sangat kejam menuduhnya tang bukan-bukan Clarissa mencoba untuk tak peduli.
Meyjhun membuka pintu ruangan Namjoon, dengan 2 orang satpam di belakangnya.
"Selamat siang pak" ucap kepala satpam tersebut.
"Aku ingin kau bawah wanita itu pergi dari sini, dan jangan pernah lagi membiarkannya masuk ke perusahaan ini lagi, masukan dia ke dalam daftar hitam" ucap Namjoon.
Semangat wajah Hyuna makin marah, karena Namjoon benar-benar mengusirnya.
__ADS_1
"Tungguh saja aku akan membuat kehidupan kalian hancur" ucap Hyuna berjalan dengan sendirinya keluar dari ruang Namjoon.